Thank God, I Found You [Part2]

——————————

Cast:

  • Kim Kibum
  • Cho Kyuhyun
  • Han Nara

Length: Part 2

Genre: Friendship, Romance, Family

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

Backsound: Coagulation – Super Junior KRY

—————————

aku seperti De Javu menatapnya. Kyuhyun panik melihat Nara pingsan. sudah 1 jam lebih ia pingsan dan kami benar-benar takut membawanya pulang dengan keadaan begini

.

*cekreeeek*

.

“kibum!!” ujar seseorang dari arah pintu depan

“nugu??” teriak Kyuhyun dan berjalan ke arah pintu depan, sedangkan aku menunggu Nara siuman

.

“appa? eomma?” ternyata Kyuhyun bersama appa dan eomma

“siapa dia Hyunie??” tanya eomma panik pada Kyuhyun saat melihat Nara pingsan di sofa

“Hye Jin, cepat ambil kompres, dan handuk!! Kyuhyun cepat ambil selimut dan bantal di kamar tamu!!” perintah appa sigap

.

“ada apa dengan yeoja ini?? ini siapa??” tanya appa penasaran

“dia Nara yg pernah aku ceritakan. dia, dia, ah aku juga tak tau dia kenapa!” jelasku panik

“itu mengapa foto berserakan, bumie??” tanya eomma sambil mengompres kening Nara

“ah, yeoja bodoh itu yang membolak-balikannya eomma” sahut Kyuhyun menggantikanku menjelaskan pada eomma. Appa melirik Kyuhyun karena menyebut nara yeoja bodoh~

“membolak-balikkan photo? tuk apa?” tanya eomma

“tak tahu~~” sahutku dengan kyuhyun bersamaan

.

Kyuhyun dan Donghae dari dulu memang slalu memanggil eomma dan appa seperti aku memanggil mereka. karena kami bersahabat sudah sangat lama. Jadi kami semua adalah satu~

.

“yeoja ini~ mirip kau saat kecil, bumie~” ujar appa sambil membelai rambut Nara

“tuh~ tuh~ ada yang aneh padanya” bisikku pada Kyuhyun lalu ia menoyorku

“kalian jangan bercanda!” eomma mencubitku dan kyuhyun lalu kami diam dan sabar menunggu Nara terbangun dari tidurnya

.

** 20 minutes later **

.

“ugh~~”

.

“Nara???” Nara siuman. aku langsung membangunkan eomma dan appa, dan memanggil Kyuhyun yang sedang mengganti air kompresan

.

“Nara?” panggilku pelan

“agasshi??” panggil appa pada Nara. saat matanya benar2 terbuka ia tersenyum manis, bahagia, sangat bahagia. itu yang tersirat di senyumannya saat ini, dan Kyuhyun merasa aneh dengan yeoja ini

.

“maaf merepotkan~” ujar Nara lalu duduk di sofa, dan tiba2 eomma memeluk Nara erat

“he?? eomma ada apa?” tanya Kyuhyun penasaran

“neo gwenchana agasshi??” tanya appa ramah dan ia mengangguk

.

setelah ia sadar, dan beristirahat, aku dan Kyuhyun mengantarnya pulang. ternyata ia tinggal dengan paman dan bibinya, karena orang tuanya sudah meninggal. Paman dan bibinya sangat ramah. Dan ternyata Nara orang berada!! Sangat berada~ pantas ia selalu cantik

.

** The 7th, 8th, 9th, 10th day in summer **

kami berkeliling seoul tanpa Nara. Sunye tiap hari ke rumahnya di antar Donghae. ia selalu memberi kabar keadaan Nara, ia bilang Nara sudah sehat dan hari ke 12 ia ingin ikut kami ke pantai busan. Rasanya sepi tanpa senyumannya

.

aku mengupload photo di me2day dan blog.naver agar ia bisa melihat apa saja yang kami kerjakan. ia tak mau camfrog, hanya chatting. ia bilang ia jelek saat sakit, jujur aku khawatir padanya!

.

“entah sejak kapan, aku mulai mencintaimu, Han Nara~”

.

“kau sedang apa?” tanya Kyuhyun merusak lamunanku

“buang sampah!!” ujarku asal, lalu ia menggeretku beserta kursiku

“yaa!! Kau sedang apa?” teriakku

“membuang sampah!!” serunya di telingaku dan aku hampir saja budek

.

“dasar~” ternyata yg ia maksud buang sampah adalah aku.

akulah sampahnya. dasar namja sinting~

.

“saranghae?” ujar Kyuhyun ramah dan itu membuatku shock

“hee???”

“maksudku NARA, dasar bodoh~” ujar Kyuhyun menoyor-noyor kepalaku “jangan seperti Gikwang dan Eunhyuk lah bodohnya!!” imbuhnya kesal dan aku hanya diam memandang photo terakhir kami dengan Nara saat di pantai

.

“baru hampir 2 minggu, kau sudah mencintainya~” ujar Kyuhyun sambil menepuk bahuku

“seperti sudah mengenalnya lama~” ujarku pasrah, dan Kyuhyun tertawa melihatku, aku paham itu

.

“Kibum!! Kyuhyun!!” panggil eomma dari arah bawah

“kajja~ eomma berteriak seperti gorilla!!” ujar Kyuhyun yang langsung berlari meninggalkanku menuju suara eomma dan aku mengikutinya di belakang

.

“waeyo?” tanyaku dan Kyuhyun bersamaan

“annyeong~” sapa yeoja di belakang eomma

“Nara??” seruku dan Kyuhyun

“aku ingin berterima kasih karena berkat Ahjumma, Ahjussi, Kyuhyun, dan Kibum aku sudah tak apa-apa” ujarnya sambil membungkuk 45derajat, dan aku kagum melihatnya seperti itu

“woow” ujar Kyuhyun saat melihatnya membungkuk sedalam itu

.

“ah, gwenchana, nara. mainlah kesini kapanpun kau mau, arasso??” ujar appa ramah dan ia hanya tersenyum dan mengangguk

“sepertinya kau sudah di restui, bumie. hehe~” bisik Kyuhyun dan aku hanya tersenyum malu menatap Nara

“boleh aku photo keluarga disini??” tanya Nara pada eomma

“he?” ujar eomma kaget

“appa & eommaku sudah tak ada. tapi kalian membuatku merasa sedang di dalam keluarga yg begitu hangat” ujarnya semangat. kalimat itu bisa ia ucapkan dengan ramah, yeoja ini. sungguh membingungkan

“tentu~ kajja yeobo, Kibum, Kyuhyun, Nara~” ujar eomma semangat

“ah, kemarikan kameramu~ biar ku photo kalian” ujar Kyuhyun

“tak bisakah kita photo bersama?” Nara memohon pada Kyuhyun

“nanti~ kalian dulu. arasso??” dan Nara menurut apa yg Kyuhyun ucapkan

“aku di sampingmu ya Bumie-ah?” ujar Nara ramah

.

**deg**deg**

.

“bumie?” tanyanya lagi dan kyuhyun tersenyum meledek

“ah, ne~ cepat kemari” aku menggandeng Nara di lengan dan ia tersenyum sangat manis

.

saat berjejer seperti ini aku seperti merasakan hal-hal yang lama telah kembali. hal yang hilang telah di ketemukan. senyuman itu, tawa itu, semangat itu, aku seperti sangat terbiasa. Nara, ada apa denganmu? mengapa aku selalu De Javu?

.

** 30 minutes later **

.

Kyuhyun

sesi foto-foto selesai, entah mengapa aku melihat kesedihan di raut wajah eomma “sssttt” aku menyenggol kibum dan melihat ke arah eomma

“gwenchana, eomma??” tanya Kibum pada eomma

“waeyo, Hyejin?” imbuh appa

“ah, aniyo, gwenchana~ aku senang ada yeoja di rumah ini” jawab eomma dengan senyuman ramah seperti biasa

.

** 4 hours later **

“ahjumma, ahjussi, jeongmal gamsahamnida~ aku pulang dulu” ujar Nara saat di pintu lalu ia melambai dan menjauh. raut appa aneh, aku jadi sedih melihat appa begini

“hey, kau knp aneh?” tanya kibum padaku

“kau yang aneh~” bantahku, dan ia bingung

“wajahmu itu, entah mengapa, aigoo sulit ku jelaskan” ujarku bingung, lalu ia memegang dan menepuk-nepuk wajahnya

“bukan itu~ mirip!” akhirnya kalimat itu keluar juga dari mulutku

“saat donghae melihat photo mereka, ku yakin pasti itu benar” bathinku saat melihat photo Nara & Kibum yang sedang photo berdua

“matamu juga mirip. Saat ia memandang sesuatu dengan serius mirip sepertimu!” ujarnya tegas “kenal saja tidak, langsung bilang mirip. mengapa tak sekalian kau sebut kami kembar??” imbuh Kibum dengan nada sebal

.

** pryaaangg **

.

“mwo??” aku dan kibum berlari ke dalam melihat suara apa itu

“gwenchana, hyejin?” tanya appa pada eomma. wajah eomma pucat dan membuat kami panik

“Kyuhyun, tadi kau bilang apa?” tanya eomma gemetaran

“kembar??” ujarku ragu-ragu, dan wajah appa juga berubah

.

“annyeong!! eomma?!!” Donghae datang dan langsung shock melihat eomma pucat “hey, bodoh, eomma kenapa?” Donghae menoyor Kibum

“mollayo~” jawab Kibum kesal

“kajja eomma” aku memapah eomma ke kamar. suara eomma sesak, dan seperti tangisan yang tertahan. aku tidak mengerti apa-apa. sepertinya ada sesuatu hal besar yang di sembunyikan di keluarga ini

.

Kibum

setelah memapah eomma, Kyuhyun memanggil Donghae dan memperlihatkan photo-photoku dengan Nara tadi

“he??” teriak Donghae saat melihat photo di hpku

“untung hpmu iPhone~” ujar Kyuhyun menatapku, dan membuatku bingung. akhirnya aku mendekati mereka

“apa hubungannya?” tanyaku pada Donghae

“diam!!” bentak donghae. wajahnya sangat serius menatap photoku dan Nara tadi

“ku suruh mereka pose sama, dan itu  beberapa hasilnya!” ujar Kyuhyun mengarahkan donghae

“tadi sunye menelponku, ia bilang senyum samping Nara benar-benar mirip senyum sampingmu. saat itu juga aku berlari kesini, dan aku langsung di perlihatkan photo-photo ini. astaga~” senyum samping? ya aku dari SD memang terkenal sebagai killer smile atau senyum samping. semua orang menyukai senyumku, dan itu juga yang ku pikirkan saat pertama kali bertemu dengannya

“aku penasaran! apakah Nara mengenalmu sebelum kami mengenalmu?” tanya Kyuhyun tegas mengacung-acungkan iPhoneku

“kalau aku tau, aku tidak mungkin menyeret kalian dalam masalah ini~” ujarku tegas

“sudahlah~ kebenaran pasti terungkap” ujar Donghae sambil melihat ke arah jendela luar. ada rahasia yang di sembunyikan di balik masalah ini. tapi apa ??

.

** summer **

.

liburan musim panas akan berakhir dalam 4 hari. baru 12 hari, tapi sudah banyak terjadi kejadian unik yang tidak terduga. membuatku pusing bukan main~

.

* Seoul Park *

janji bertemu dengan yang lain saat jam makan siang. tapi aku terlalu cepat. bahkan ini baru jam 10 lebih. seperti orang bodoh~

“bosan!” gerutuku sambil mengetuk kursi

“i’m coming to be with you, Kibum~” ujar seorang yeoja dengan suara lembut, kurasa aku tau siapa dia. ku dongakan kepala dan melihat siapa yang berbicara

“Nara?” ternyata benar

“cepat sekali kau datang” imbuhku padanya, lalu ia duduk di sampingku

“kau juga~” ujarnya sambil tersenyum ramah. ah iya, mantul sekali pertanyaanku tadi

“geurae, hahaha, mianhae~” ia mengabaikan jawabanku. matanya memandang anak kecil berlarian dan bermain-main di kotak pasir

“neo gwenchana?” matanya berkaca-kaca

“aku ingin seperti mereka~ bermain bersama kakak atau adiknya~” ujarnya sedih

.

*deg*deg*deg*

.

entah saat ia bicara seperti, dadaku sakit. hampir sesak napas melihatnya berkaca-kaca. rasanya ingin menangis juga~ dengan alasan yang absurd tentu saja

“mau main di pasir?” ujarku mengajaknya

“ha? ingat umur, bumie-ah” ujarnya meledekku, dan ternyata aku lebih suka senyuman seperti ini. aku merasa hangat

“gwenchana” aku langsung menariknya ke kotak pasir, dan bermain bersama anak kecil itu. membuat istana, dan lain-lain. baju kami penuh dengan pasir

.

** 40 minutes later**

.

“oppa, eonni, kalian suka bermain pasir?” tanya salah satu anak laki-laki

“ne~ waktu kecil aku dan oppaku sering sekali bermain~ dan HAP jadilah!” dan HAP jadilah?? aku seperti sangat familiar mendengar kalimat itu, dan saat mengatakan kalimat itu wajah Nara sangat bahagia. ada apa denganmu, Han Nara??

“kau punya oppa?” tanyaku kaget, dan ia hanya tersenyum menatapku. saat ia tersenyum seperti ini, baiknya ku hentikan pertanyaan tentang “oppa” nya

“wah, menyenangkan!! kalian sering bermain apa, noona?” tanya anak kecil yang lain, dan aku sibuk membuat istana pasir dengan yang lainnya

“istana pasir, dan membuat kolam~ tapi disini tidak boleh basah. tempat umum jaga dengan baik lho” ujar Nara mengingatkan anak itu dan mereka semua menuruti Nara

“kalimatmu seperti familiar di telingaku, Nara” ujarku menatap Nara, dan senyum sampingnya keluar, membuatku salah tingkah menatapnya

“kau tau, ini alasan aku sangat menyukaimu, Nara. saranghae” bathinku saat menatapnya

“noona neomu yeppo~ kalau sudah besar aku mau menikahimu!!” ujar seorang anak dengan suara lantang, dan kami hanya bisa tertawa dengan tingkah mereka

.

tiba-tiba aku ingat bayangan anak kecil terlintas lagi di pikiranku, membuatku limbung

———————–

“bumie-ah!!”

“aku mau main oppa!!”

“dijaga baik-baik lho~”

“HAP jadilah!”

“kau suka?”

“Kyuppa!”

“gamsa oppa~”

————————

Kalimat itu?? sekilas dalam memoriku terputar percakapanku saat masih kecil dengan seorang yeoja. aku tak tau dia siapa, namun aku merasa dia adalah aku!

.

—-

“saranghanda oppa”

“janji kau selalu menjagaku~”

“gamsahamnida~”

“saranghae, bumie”

.

“bumie, kemari”

“bumie!!!!”

.

“bumie, tolong aku!!!”

“bumie, aku takut!!!”

“aaaaaa, bumie-ah!!”

—-

.

“bumie-ah??”

“bumie-ah??”

.

Ku buka mata dan semua putih. suara anak kecil tadi membuat kepalaku berputar-putar “ah, kepalaku pusing”

“kau tak apa-apa?” itu suara Nara, dan yang lainnya

“kau membuatku panik!” teriak Donghae “bodoh!!” imbuh siwon dan Gikwang bersamaan

“tadi kau pingsan di kotak pasir, lalu aku menelpon sunye, dan ia memberitahukan ke yang lain~” ujar Nara hampir menangis dan menggenggam tanganku

“aku mendengar suara anak kecil tadi~” ujarku pada Kyuhyun. ia, eunhyuk, dan sunye terus menatapku heran

“anak kecil??” ujar eomma menyela

“ne~”

“siapa??” tanya appa

“mollayo. saat aku masih kecil. yeoja itu mengikuti aku terus” ujarku pada appa & eomma. tatapan eomma sedih melihatku

“apa yang kau ingat?” tanya appa, dan eomma menarik pelan baju appa

“eomma, gwenchana??” tanyaku bingung, lalu eomma tersenyum dan pergi keluar dengan appa, Kyuhyun, dan teman-teman yg lain, kecuali Nara

“cepat sembuh, oppa” ujarnya semangat

“cepat sembuh, oppa?” bathinku

.

aku seperti pernah di panggil dan di beri semangat seperti ini.

oppa, oppa, dan oppa. mengapa saat ia memanggilku oppa, hatiku sesak~

saat dia batuk, tenggorokanku yang  terasa gatal. hey, Nara. ada apa denganmu?

“ada apa??” tanya nara penasaran

“ah, aniyo~” jawabku “ah, kau tidak makan??”

“nanti saja, bumie” ujarnya ramah. Kau tau Nara, aku merasakan hangat saat di sampingmu

“hey, Nara, I Love You”

“ha??”

“aku tau kau belum bisa menjawab”

“bukan tidak bisa~”

“lalu?”

“aku tak mungkin menjawab~”

“maksudmu?”

.

Nara terdiam, lalu menghela nafas panjang

.

“aku tak mungkin mencintaimu!!”

“tak mungkin??” “memangnya kenapa??”

“aku tak bisa, bumie!!” “karena,,,,,,, “

.

 “karena apa??”

“karena aku lebih memilih mencintai Kyuhyun~!!”

.

“oh ternyata kau mencintai Kyuhyun?” tanyaku dengan nada mencoba sabar dan tegar

“ne~ mianhae~” ia menunduk dan menangis

“hey, jangan menangis. Kalau dengan Kyuhyun aku tak apa~” ujarku menariknya dalam pelukanku

“benarkah??” ia tersenyum lalu menatapku

“iya, sudahlah. Kau makan sana. Setelah makan kembalilah kesini, ara??” ujarku saat mendorongnya pelan menjauhi tempat tidurku

“oke, oke. I’ll be back soon~” ia melambai dan pintu kamar ini menutup

.

“kenapa Kyuhyun?”

“kau bisa mencintai yang lain. Donghae, atau Gikwang, atau Siwon yang jauh lebih tampan”

“tapi mengapa harus kyuhyun??”

.

2 Days Later

.

Kyuhyun

Bocah gila ! apa yang Kibum katakan padanya hingga ia jadi menempel kemanapun aku pergi

“hey, itu, itu, ada apa sih??” gerutu Donghae saat melihat kedatangan Nara

“namja sinting itu! Pasti ia berbicara sesuatu~” aku mulai aneh dengan sikap Nara

.

“Kyuhyun!!!” teriak Nara, ia bergelayut manja di lenganku

“hey, kau suka pada Kyuhyun?” ujar Donghae frontal.

Walauapun aku sudah melotot donghae tetap usil pada Nara

“tentu~ ne~ Kyuhyun!” ia tetap bergelayut manja padaku. Aish

“sssttt, kau tau, mata dan tatapan matanya sepertimu, Kyuhyun~” bisik donghae

“ha??”

“geurae~ tatapan matanya yang tegas benar-benar sepertimu” ya, aku memang merasa sejak ia memandang Siwon bingung saat pertama kali masuk ke kelas. Tapi apa masalahnya?? Hanya kebetulan mirip kan mataku dengan matanya?

“yo~” Kibum mendatangi kami, aku berusaha melepaskan pelukan Nara tapi ia tetap bergelayut padaku

“ah, kibum, ini bisa ku jelaskan” aku tak mau ia salah paham

“waah, kau centil sekali nara~” ujar Kibum, he? Dia tidak cemburu? Senyuman tulus itu??` astaga, ada apa ini

“hati-hati, mantannya galak lho” imbuh Kibum, dan Donghae tertawa. Ya, aku tau maksud namja ini ‘Chaerin’

“aku tak peduli, sekarang Kyuhyun denganku!” ujar nara tegas. Oke, entah mengapa aku merasa sedikit aneh dengan yeoja ini

.

“aish, kajja~” Kibum berjalan di depan Nara dan tertawa. Sekarang aku yang bingung. Senyuman itu?

.

“Kibum!! Awas !!!”

.

*jegeeeerrrr*

.

“kibum!!!”
“oppa!!”

.

Aku dan Donghae berlari ke arah kibum. Ia terdiam dan tergeletak di aspal

.

“hey, hey, bertahan!!” Kibum tersenyum, dan nara terus terdiam

“ya, nara, panggil ambulans. Ppalli!!!”

“ya! Nara!! Ppalli!!”

“ne~”

ia langsung menelpon ambulans dan tak lama kemudian ambulans pun tiba. Para medical membopong Kibum. Memang tidak parah, tapi, aku khawatir dengan sahabatku ini~

.

** bruuuk**

.

“Nara!!!” aku shock melihat Nara tiba-tiba terjatuh di depanku

“astaga!! Bawa dia sekalian!!” ujar salah satu suster dari ambulans, dan aku membopongnya ke ambulans

.

@ Rumah Sakit

“ya!! dua orang bodoh itu ada apa??” Eunhyuk dan Gikwang berlari ke arahku dan aku hanya terdiam memandang kamar mereka

“semoga mereka tak apa-apa” Siown duduk dan berdoa, rasanya jika ada dia aman

.

“maaf, maaf!! Apa ada salah satu di antara kalian yang golongan darahnya B- ??” suster keluar dari ruangan dengan panik. tak ada satupun dari kami yang bergolongan darah B-

.

“hanya Kibum!” ujar Donghae “tapi ia namja yang di dalam!!”

“aduh, kami tak mungkin mengambilnya. Tubuhnya lemah” suster itu panik

“untuk siapa suster??” tanya siwon “biasanya B- itu untuk kembar identik tapi tidak satu ovum~”

“nara golongan darahnya B- !!” ujar Sunye spontan, dan suster itu tersenyum. Ia langsung kembali ke dalam ruangan

“hey, Nara dan Kibum B- ?? tanya Donghae padaku

Kibum memang B-, tapi nara??” aku berpikir satu hal, dan aku merasa yakin, perasaan ini adalah benar!

Nara juga B- !” imbuh Sunye, dan Siwon langsung tersenyum

“aku rasa semua itu benar” ujarnya yakin “setelah ini, aku harus pastikan sesuatu”

.

“Kyuhyun! Hasil ini??” eomma berlari ke arahku dengan wajah sangat absurd

“ada apa eomma??” tanya Donghae dan eomma memberikan hasil lab Nara dan Kibum pada Donghae

“yang benar saja!!!!” donghae berteriak dan aku langsung mengambil kertas itu. Aku terdiam membaca hasil lab. Gikwang mengintip hasil lab dan shock

“oh my god!!” ia mengambil kertas itu dari tanganku

.

“ahjumma??” tanyanya pada eomma, dan eomma hanya terdiam

“Hyejin! Jeongmal uri yeoja~” appa memeluk eomma. aku tidak mengerti semua

“Kyuhyun, kau juga B- bukan!!!” ujar appa dengan tatapan tegas, aku mengangguk. Donghae dan yang lain shck mendengarnya. Oleh karena itu aku ingin memastikan ini!! Aku B-, Kibum B-, dan Nara B- , ada apa sebenarnya!!!

.

[author]

eomma dan appa Kibum merasa janggal dan aneh dengan hasil lab nara dan kibum. Kyuhyun dan siwon malah sudah merasa aneh sejak Nara hadir di tengah-tengah mereka. Kibum tidak mau jauh dari nara, tetapi Nara tidak mau jauh dengan Kyuhyun.

Menurut Kyuhyun, senyuman dan wajah nara mirip dengan Kibum. Tapi menurut Donghae, mata dan tatapan nara mirip dengan Kyuhyun. Tidak ada yang tau siapa nara yang sebenarnya, tidak ada yang bisa menebak bagaimana itu Nara~ ada apa dengan seorang nara??

.

.

.

To Be Continued!!!

.

Thanks God I Found You [Part 1]

Cast:

  • Kim Kibum
  • Cho Kyuhyun
  • Lee Donghae
  • Han Nara

Length: Part 1

Genre: Friendship, Romance, Family

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

.

——————————————–

Mencintai adalah hal lumrah bagi dan untuk semua orang. namun bagaimana jika aku mencintainya?

Dirinya yang mengerti aku.

Dirinya yang selalu ada di setiap langkah hidupku.

Dirinya yang selalu mengisi hariku.

Dan dirinya yang ternyata adalah bagian dari diriku??

.

.

* Korean International Sosial Study *

@ Kelas 3 – 2

.

Donghae

“hey, katanya ada murid baru!!!” teriak Eunhyuk di telinga kiriku.

aku langsung terbangun dan mengangkat kepala

“aish !! nugu??” ku buka mata dan di depanku sudah ada Sunye memandangku aneh

“mwo??” tanyaku pada Sunye. dia menutup hidungnya lalu menoyor kepalaku

“yaa!!! Lee Hyuk Jae, kenapa tak kau rapikan anakmu sebelum sekolah!!” teriak Sunye tepat di depan wajahku

“tidak ada sabun yang pas, lagi pula kau tak pantas pakai sabun mandi. Maaf ya nak!” imbuh Kyuhun dengan tatapan sinisnya

“hahahaha” seluruh kelas menertawakanku. Aku hanya bisa mendengus kesal melihat Sunye tertawa sangat puas seperti itu~

.

 Seungri seonsangnim datang dan langsung memukul meja agar kami semua diam

.

* bruk bruk bruk * (begitulah bunyinya)

.

“kalian akan mendapatkan teman baru. silahkan agassi” ujar Seungri seonsangnim pada seseorang di balik pintu kelas

.

Yeoja dengan paras cantik memasuki kelas. roknya sedikit pendek, namun sesuai dengan tubuhnya yang mungil. senyumnya seperti seseorang.

.

“annyeong, na neun Han Nara imnida. bangapseumnida” ujar yeoja itu sopan sambil membungkuk 45 derajat ke arah kami

.

“kok sepertinya aku kenal ya” ujar Eunhyuk yakin

“kau selalu mengenal semuanya!! Playboy bantal~” bantah siwon lalu melemparkan buku tulis ke arah Eunhyuk

“apa ada playboy bantal?” gerutu Sunye

“tuh” ujar Siwon sambil mendengus ke arah Eunhyuk, tapi Eunhyuk tetap fokus dengan yeoja itu

“seperti tidak asing” imbuh Gikwang

“masa??” ledek Kyuhyun

.

“eh, aku juga mengenalnya!!” ujar Sunye sambil memandang ke arah yeoja itu

“mwo?? sok tau” aku menoyor Sunye berkali-kali karena kesoktauannya

“waeyo?” tanya Seungri seonsangnim bingung, karena satu kelas ribut saat yeoja ini datang

.

“seperti Kibum!!” teriak Gikwang tiba-tiba

“tapi yeoja!!” imbuh Eunhyuk yakin

lalu semua murid benar-benar memperhatikannya. sampai-sampai seungri seonsangnim melepas kacamata gayanya hanya tuk melihat wajah yeoja itu, dan Seungri seonsangnim ikut mengangguk. Dan yeoja itu tetap diam kebingungan~

.

** kreeeek **

.

“annyeong!! Maaf ter..lam..bat. waeyo??” Kibum masuk ke kelas dengan wajah bingung. semua memperhatikannya dengan seksama

“……” ia bingung menatapku dan aku hanya mengangkat bahu

“jangan tatap aku seolah-olah aku kurir pizza yang kalian tunggu!!” ujar Kibum sedikit kesal, dan memang benar, Nara seperti Kibum versi wanita

.

“annyeong” sapa Nara mendekati Kibum. kibum pun tersenyum melihat Nara

“sudah, sudah, nanti saja di lanjutkan lagi. keluarkan buku kalian!!!” ujar Seungri seonsangnim menyela keadaan. Kibum dan Nara duduk berdampingan di depan Siwon & Sunye

.

“hey, apa mereka kembar?” bisik Kyuhyun dari samping

“tak mungkin! Kembar dari mana?!” ujarku membantah

“kita mengenalnya sejak lama” ucap Kyuhyun sambil menatap mereka berdua

“aku hanya berpikir aneh~ mirip!” memang benar apa yg di katakan Kyuhyun, mereka sangat mirip jika di sandingkan

.

Kibum

“annyeong!” sapa tiba-tiba yeoja yang tidak ku kenal berdiri di depan kelas bersamaku. Seungri seonsangnim menyuruh kami duduk di depan Siwon & Sunye. Donghae dan yg lain terus menatap kami takjub

“kau pikir aku apa di lihat satu kelas seperti itu?” bathinku menatap Donghae dan Kyuhyun

.

** ring ding dong ** ** ring ding dong **

.

sudah jam istirahat. lalu Donghae berjalan ke arahku, di ikuti Kyuhyun, Eunhyuk, Gikwang, Sunye, dan Siwon. yeoja yang di sebelahku diam saja dari tadi, aku takut

.

“ya! kibum! alarm mu rusak lagi?” ujar Kyuhyun meledek, ah aniyo, seperti menghinaku. Dia memang selalu menghina. Tapi dia sangat amat baik kepada kami semua

“ne~” ujarku malas

“kalian seperti kembar!” ujar Gikwang tiba-tiba, Donghae & Kyuhyun mengangguk setuju

“maaf??” tanya yeoja ini

“are you twins ??” tanya Sunye dalam bahasa inggris dengan logat khasnya

“of course not!! Eh?” ujar kami berbarengan. lalu semua tertawa

“bodoh!! Apa bedanya pertanyaanmu dengan Gikwang!” ujar kyuhyun sambil menjewer kuping Sunye. Dan Sunye hanya menatap tajam Kyuhyun

“cho neun kim kibum imnida” ujarku sambil mengulurkan tangan

“Han Nara imnida” dia menyambut tanganku dan tersenyum. kalo di pikir-pikir senyumnya mirip seseorang, dan saat ia menyambut tanganku, rasanya hangat dan seakan-akan aku tak mau jauh darinya~

.

“kalian mirip ya?” ujar Siwon kepada Nara. ia hanya tersenyum. senyumnya sangat manis. Yeoja ini hanya diam dan memperhatikan semua pertanyaan dan pernyataan kami yang tidak jauh dari kata-kata ‘kembar, mirip’

.

“hei, kenapa kau pindah ketika lusa kita libur musim panas?” ujar Eunhyuk penasaran.

ya 2 hari lagi musim panas, dan sekolah menerapkan liburan musim panas, tidak seperti sekolah lainnya. Hanya sekitar 2 minggu, tapi itu sangat cukup untuk istirahakan otak~

“tak apa. ingin merasakan musim panas dengan teman baru” ujar yeoja ini polos. aigoo, lucunyaa

.

“kau sudah mengenal mereka?” tanyaku pada Nara

“……..” Nara hanya diam dan menggelengkan kepalanya

“ini Sunye, Eunhyuk, Siwon, Kyuhyun, Gikwang, dan ini Donghae” ujarku memperkenalkan sahabat-sahabatku

“annyeong~” sapa Nara tersenyum

.

** Ring Ding Dong **** Ring Ding Dong **

.

“hey, besok libur!! tambahan libur musim panas!! yeaaah!!” teriak Na Eun dari ujung pintu sambil bergoyang

“yes!!” “cool!!” “great!!” seru kami dan teman-teman sekelas

“gomawo, Na Eun-ah!” teriak Kyuhyun sambil melambaikan tangannya

“puji Tuhan!” hanya Siwon yg bersyukur dengan sangat baik, dan Nara tersenyum bingung memperhatikan kami

.

“sekarang saja perginya!!!” ujar Donghae sambil menepuk pundakku

“kemana??” tanya Sunye

“stupid!!” ujar Kyuhyun sambil menjitak keras kepala Sunye

“iyaa, iyaa! no marah plis!!” Sunye meringis kesakitan karena ulah Kyuhyun

“kajja” ajak siwon

“kajja, nara!!” ajakku. dia tersenyum tapi tak bergeming dari tempat duduknya

“aish, kajja!!” Eunhyuk langsung menarik Nara, dan kami semua langsung menuju ke tempat Tujuan

.

**  Myeongdong Park **

.

Kyuhyun

sudah lama kami tidak kemari. tempat ini punya memori yang tak akan terlupakan untuk kami. Terutama bagiku, donghae, dan kibum

“ini dimana?” tanya Nara bingung

“dulu waktu smp kami selalu kesini sepulang sekolah. lihat! itu gubuk kecil kesayangan kami” jelas Sunye sambil menunjuk rumah kecil yang kami namakan “little Room”

“kajja!!” aku menarik Nara ke arah gubuk kecil.

Eunhyuk & Gikwang membuka gembok, lalu membuka pintu

.

*kreeeekeeettt*

.

“sudah lama tak di buka, pintu ini bermasalah!” ujar donghae sambil mengecek pintu dengan Kibum

“oh!” ujar Sunye membulat

“seperti otakmu! Bermasalah!” imbuhku kesal

“he?” ujar Nara bingung

“preeett!!!” bantah Sunye dengan kalimat andalannya.

Kibum memperhatikan wajah nara yang tertawa. Entah mengapa ada rasa yang berbeda pada gadis ini. Apa hanya perasaanku saja??

.

** 4 hours later **

.

Donghae

Hujan yang sangat deras menahan kami lebih lama disini. disini kami lebih mengenal siapa Nara. Siswi cerdas pindahan dari Mokpo yang mengikuti paman dan bibinya tuk di tinggal disini. yeoja yang sangat ramah. dan lagi-lagi aku berpikir, Yeoja ini ketika tersenyum dan tertawa mirip sekali dengan Kibum ketika SD. Dan aku jadi merasa tak asing dengannya, walaupun baru beberapa jam bersamanya

.

** cetaaaaarrrr **

.

“hey kalian~~” ujar seseorang di balik pintu di barengi dengan suara petir menggelegar

“waaaa!!!”

 “eomma!!!!”

“huwaaaah”

“Tuhan lindungi kami!!!”

kami berteriak saking takutnya dengan seseorang yang berjubah hitam yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan

.

“sssttt, berisik!!!” ujar seseorang itu, lalu membuka tudungnya

“eomma??” teriak Kibum

“ahjumma??” sapaku pada Kibum eomma

“haduh, hampir mati aku~” lega Kyuhyun

.

Eunhyuk & Kyuhyun langsung menghembuskan napas lega. Kibum menghampiri eommanya. agak lama berbincang, lalu Ahjumma melihat ke arah Nara, dan Nara tersenyum

.

“annyeong, nara” sapa ahjumma pada Nara

“annyeong, ahjumma” senyum Nara. kami semua melihat senyum Nara. Kalau di perhatikan nara memang mirip Kibum

“ah, sudah reda. kajja!!” panggil Kibum. kami semua keluar gubuk dan menghirup udara setelah hujan

.

Kibum

“segarnya disini!!” ujar Nara semangat

“hahaha. kau tau, jarang sekali lho hujan menjelang musim panas, tapi malah hujan deras seperti itu” ujar Kyuhyun sambil merangkul pundak Nara

“jeongmal??” tanya Nara semangat

“geurae. hujan ringan terjadi sekitar 4 atau 5 hari sebelum musim panas tiba” jelasku sambil tersenyum

“uhuuk, uhuuk” Nara terbatuk

“gwenchana??” tanyaku khawatir

“ne~. aku pulang yaa. besok kita main tidak?” tanya Nara padaku

“aniyo. Lusa kita berkumpul disini, jam 10 pagi” ujar Siwon sambil mengacungkan ibu jarinya ke arah Nara

“kemana?” Tanya Nara

“Lotte!” jawab Sunye semangat

“swalayan??” Tanya Nara memastikan

“…….” Kami terdiam menahan tawa melihatnya mengatakan ‘swalayan’

“ah, aniyo. Lotte World~” ujarku menjelaskan tujuan kita pergi

“bhahahaa….” Kyuhyun tertawa puas sekali. Di ikuti Gikwang, Siwon, dan Eunhyuk

“ah, mianhae. Hehehe~” ujar Nara polos dan senyuman yang sangat hangat.

Astaga. Ada apa dengan yeoja ini

“jangan telat, Nara” ujar Eunhyuk mengingatkan

“hati-hati!!” teriak Sunye dengan suaranya yang keras & tegas. Gikwang & Kyuhyun yang tepat di sebelah Sunye menutup kuping dengan sekuat tenaga

“berisik~ ku jahit mulutmu!!!” ancam Kyuhyun sambil mengepalkan tangannya ke arah Sunye

“upss!!” ejek Sunye menutup mulutnya

.

“kau tak mengantarnya?” tanya Donghae menggodaku

“…….” aku diam saja melihat Donghae yg terus tersenyum tidak jelas

“bodoh!!” ujar Kyuhyun dengan kalimat kasarnya (seperti biasanya)

“hey, hubunganmu dengan Chaerin bagaimana?” tanya Siwon

“putus 2 hari yg lalu” jawab Kyuhyun datar. kami pulang bersama, karena rumah kami hanya berjarak 3 sampai 10 rumah. jadi selalu bersama

“kok bisa?” tanya Donghae penasaran

“tentu!!!” ujar Kyuhyun datar

“aish, kajja”

kami semua berlari menuju rumah, dan seperti biasa Sunye terlambat, dan Siwon tercepat

.

** 2 days later **

.

** The 1st day of summer**

Kibum

sejak bertemu yeoja itu entah mengapa aku senang. senyumnya sangat manis. menurut donghae ia mirip denganku saat SD, dan ku pikir matanya mirip mataku. yeoja yang tak banyak bicara, membuatku penasaran akan hidupnya. uri chingu-ah, Han Nara !!!

.

“hey, sedang melamunkan Nara??” sapa Kyuhyun dari belakang

“kau menyukainya?” tanya Gikwang tiba-tiba

“tak secepat itu. kibum tidak seplayboy LEE DONGHAE!” ujar Sunye menekan kata Lee Donghae. donghae menyipitkan matanya lalu menendang Sunye

“jangan main kasar” ujar Siwon dari jarak 5 meter “hah, kajja, nanti tak kebagian tiket” imbuh siwon mengingatkan

.

kami bergegas ke Taman bertemu Nara. setelah menjemput Nara, kaiu langsung ke Taman bermain. tempat tujuan utama kami.

.

“jam 12 saja sudah ramai. aigoo~” keluh Gikwang

“aku & Sunye beli tiket. Siwon dan Eunhyuk beli makanan. sisanya tunggu di gerbang” ujar Donghae. lalu kami semua berpencar

.

“hey, kau suka cokelat?” tanya Kyuhyun sambil menawarkan cokelatnya

“aniyo, gomawo. aku tidak suka cokelat, aku lebih suka strawberry” ujar Nara

“waeyo??” tanya Gikwang penasaran

“biasanya yeoja suka cokelat” imbuhku. nara tersenyum

“seperti hidup” ujar Nara

“he??” aku, gikwang, dan kyuhyun terdiam memandang nara. kami bingung mau bertanya apa lagi

“lebih baik diam saja” ujarku berbisik pada Kyuhyun, dan ia mengangguk.

Kyuhyun tidak bisa kasar terhadap yeoja yang jarang berbicara padanya. Ia merasa takut dan aneh. Oleh karena itu kami semua memilih diam dan menunggu yang lain

.

** 10 minutes later **

.

“ah, itu mereka” ujar Nara menunjuk kedatangan Siwon dan lainnya

“kajja” Sunye berlari menggandeng Nara

“ready go!!” kami semua berlari menuju gerbang

.

** 5 hours later **

@ 7 PM

kami bermain di hampir semua wahana di Lotte World hingga malam

.

“aduh, aku capek! tapi senang sekali” ujar Nara semangat. di wajahnya tersirat kebahagiaan yg sangat amat. membuatku bingung dengan yeoja ini

“kajja! time to go home. Hey, hari ke 3 musim panas ke pantai saja yaa!!” usul Eunhyuk

“ayoo!!” ujar Gikwang bersemangat.

kami pun pulang dengan berjalan kaki hingga halte bus. cukup jauh, sekitar 3 KM, tapi kami bersenda gurau hingga waktu berjalan sangat cepat. lama-lama aku merasakan hal yang aneh pada yeoja ini. Kerinduan yang teramat sangat. Ada apa ini??

.

“senyumnya, tingkahnya, tawanya, manjanya, mirip seseorang. namun siapa??” bathinku

“waeyo?” tanya donghae

“ah, aniyo. itu bus kita, kajja” ujarku mengalihkan pembicaraan, hal yg seorang Lee Donghae tidak sukai

“aku di jemput disini, chingu. bertemu di taman lg yaa!!” ujar Nara sembari melambaikan tangan

“oke, jam 9 pagi. bye!!” kami semua melambaikan tangan melewati jendela bis

 .

kebahagiaan hari ini belum tentu bisa ku dapatkan esok hari, dan aku bersyukur

.

** The 2nd Days of SUMMER **

Hari ini aku hanya di rumah menyiapkan jadwal tuk besok. yang ku lakukan hanya chating dengan Nara. sorenya kami berwebcame ria. rasanya rindu padanya, entah mengapa. padahal aku baru bertemu, tapi sepertinya aku mengenalnya sangat lama. eomma menyuruhku mengajak Nara dan yang lainnya ke rumah, ku pikir boleh juga. saat pertama kali eomma melihatnya, eomma juga merasa kenal. aku jadi bingung

.

** The 3rd  Days of SUMMER **

“Nara!!” teriakku dari kejauhan. dia sudah menunggu kami lama

“aduh, aku capek berlari” keluh Sunye sambil meminum air mineral

“olahraga!! dasar gendut!” ketus Kyuhyun, yang langsung di lempar sepatu oleh Sunye

“tidak~” bantah Sunye keras

“kenyataan!!!” imbuh Kyuhyun ketus, Sunye pun hanya bisa diam melihat kami semua tertawa

.

“annyeong, chingu!!” sapa Nara hangat. seperti biasa, senyumnya full, tak pernah setengah-setengah (?)

“waaah, kau cantik sekali” ujar Eunhyuk sambil mengacak-acak rambut Nara

“siap?? kajja!!” ajakku sambil menggandeng Nara

“woooo???” seru Gikwang, Sunye, Kyuhyun, Donghae, Siwon, dan Eunhyuk

“eh, mian!” aku langsung reflek melepaskan gengamanku. Nara hanya tersenyum biasa melihatku. yeoja aneh.

“hahaha!!!” Gikwang tertawa puas sekali. aku langsung menarik Nara dan meninggakan mereka

.

* Beach *

“astaga, panas sekali!!” ujar Donghae sambil menganga lebar

“bau!!~” teriak Sunye dengan suara besarnya

“yaa!! aku tidak, mwo??” kami semua berpaling ke arah Sunye. ternyata ia sedang mencium hot dog yang ia & Nara pesan

“ku kira ia menghinaku lagi!” gerutu donghae.

Kyuhyun & Siwon langsung tertawa terbahak-bahak. Jika Sunye sudah mengatakan bau atau menghina seseorang atau sesuatu satu-satunya yang ia hina adalah Donghae. Walau begitu mereka adalah sahabat baik

.

“yaa! nara, chua aniya??” tanya Gikwang tiba-tiba. Kyuhyun, Siwon, Donghae, dan Eunhyuk langsung menatapku

“ah, molla, aku hanya merasa mengenalnya. tak tau dimana. aku merasa dekat” yaa, aku tak tau mengapa, yang jelas aku tak mau ia jauh. alasan yang ini tak akan ku ungkapkan pada mereka, termasuk kedekatanku di luar jalan-jalan ini

.

“kau menyukainya? atau mencintainya? atau ingin memilikinya? atau auuu!!!” teriak Donghae kesakitan karena di tending oleh Kyuhyun

“berisik!!” ujar Siwon. Donghae hanya bisa diam. mereka semua menatapku

“waegeurae??” tanyaku bingung

“dasar labilisasi!! ayoo ke Nara, ambil hot dog bagian kalian” ajak Eunhyuk, lalu menggandeng tangan Donghae (?)

“ini bagianmu, Eunhyuk. ah, baik. satu lagi??” seru Nara dengan suara lucunya. tawanya, entah mengapa membuatku bahagia. ada apa denganmu, Han Nara??

.

“ini punyamu” ujar Nara yg sudah tepat di hadapanku

“ah, go gomawo” sahutku terbata-bata. mulut mungilnya mampu melahap hotdog sebesar itu

“ada apa?” tanyanya saat ku memperhatikan ia makan, aku hanya menggeleng dan tersenyum

“oh” mulutnya membulat. Ada apa dengan dirimu, nara??

.

“hey, ayoo main!!” ajak Sunye. Nara langsung menyeretku agar mengikutinya (?)

“lempar bola! Hup!” Gikwang melempar bola ke Donghae, lalu Donghae ke Kyuhyun.

.

selain main lempar tangkap, kami berenang, dan berphoto. aku berphoto di samping Nara. entah mengapa, aku seperti De Javu. Ada apa dengan Yeoja ini!

.

“see you tomorrow!!” ujar Nara saat di mobilnya.

kami bahagia dengan kehadirannya, terutama Sunye. mereka terlihat sangat akrab. aku? entah mengapa aku sangat senang melihatnya

“semoga” bathinku

.

** The 4th, 5th, 6th day in summer **

3 hari aku di rumah. appa & eomma keluar kota, jadi aku harus menjaga rumah. 3 hari ini semuanya berkumpul di rumahku. termasuk Nara juga

.

di saat tertentu saat aku bermain & tertawa bersama Nara, entah mengapa aku benar-benar merasa De Javu. Donghae & Kyuhyun melihat kami heran. kami seperti kembar, begitulah kata Gikwang. ya senyum & mata kami kebetulan segaris, jadi hampir mirip

.

“Sunye bilang kalau wanita & pria mirip berarti jodoh”

aku mengingat pernyataan Sunye ketika perjalanan pulang dari pantai waktu itu. Aku stress, bahkan aku sampai berhari-hari memikirkan ini. Jodoh? Apakah aku dan dia berjodoh atau ada hubungan di kehidupan masa lalu?

.

“hey, ini siapa?” suara Nara membuyarkan lamunanku. ia menunjuk photoku ketika TK

“itu aku” jawabku singkat. dia terus menerus menatap photo-photoku ketika TK. ku tanya ada apa, dia tak menjawab. akhirnya ku tunggu sampai matanya lepas dari photo-photoku

.

** 30 minutes later **

“kami pulang ya, sudah sore” ujar Siwon & yang lainnya

“Nara??” tanya Sunye padaku

“biar ku antar ia pulang” sahutku

“ada apa dengan yeoja itu??” tanya Gikwang bingung. dan aku hanya menggeleng menanggapi pertanyaan Gikwang. Akhirnya hanya tersisa aku dan nara berdua di rumah. Matanya tidak lepas dari photo-photo itu. Ia bolak-balik lembaran perlembaran.

.

* 1 hour later *

“nara, kau sudah 2 jam lebih memandang semua photo TK ku. ada apa??” tanyaku mulai penasaran dengan sikapnya

“aku seperti mengenal namja ini” ujarnya sambil menunjuk beberapa photoku

“tentu, itu aku” jelasku. ia terus menggeleng, dan mengucapkan ‘namja ini’. Sungguh, kali ini aku benar2 takut

“chakkanman!” aku berlari ke kamar lalu menelpon Kyuhyun agar ke rumahku. rumahnya paling dekat dari rumahku, sekitar 3 rumah dari rumahku.

.

* 3 minutes later *

.

“bumie-ah!!” Kyuhyun memanggilku pelan dari arah pintu masuk, aku pun menghampirinya

“masih??” tanyanya bingung sambil mengamati nara

“aku bingung!” ujar Nara sambil merapikan kembali photo-photoku. Aku dan Kyuhyun menghampiri nara yang sedari tadi meilhat photoku tanpa lelah

.

“waeyo?” Tanya Kyuhyun

“namja ini?” Tanya Nara lagi

.

“itu photo TK ku” ujarku lagi menjelaskan padanya bahwa itu adalah aku ketika TK

“bukan karena ini photo TK Kibum, tapi aku benar-benar seperti mengenal namja ini. Bahkan sangat!” ujar nara dengan tatapan yakin bahwa ia mengenalku saat kecil

“di??” tanyaku menanyakan dimana ia bertemu denganku

“suatu tempat! Nyaman!” ujar nara mengingat sesuatu dengan menutup matanya. Dia tersenyum dalam diam. Aku dan Kyuhyun memperhatikannya. Kyuhyun menyipitkan matanya ke arah Nara

“aneh!” ujarnya berbisik kepadaku

“apakah aku mengenalmu, kibum??” tanyanya tiba-tiba. Kyuhyun langsung menarikku menjauh dari Nara

“otaknya konslet yaa??” bisik Kyuhyun

“mollayo. Dia bilang dia mengenalku, dan aku merasa memang mengenalnya” aku mengingat semua perasaan dan hawa aneh saat aku bertemu dengannya pertama kali. Seperti De vaju

“seperti De Javu!” imbuhku menatap Kyuhyun

“ya!! lagu SS501 kenapa kau bawa-bawa?” ujar Kyuhyun sambil  mengepalkan tangan ke arahku

 “aniyo, hanya….”

.

** bruuukkk **

.

“he? Apa itu?” kami langsung berlari ke ruang tamu

“astaga!!” nara pingsan dan jatuh tepat di atas kursi kayu

“Nara! Nara! Nara!”

.

Aku mengendongnya di punggungku menuju ke kursi. Bajunya basah keringat.

Aku tak tau apa yang di pikirkan yeoja ini. Ia terus menggenggam fotoku bersama appa dan eomma. Ia menangis, tapi aku tak mengerti apa yang ia tangisi. Rasanya aku pernah begini.

Semuanya pernah terjadi ‘De Javu’ !

hey, ada apa denganmu, Han Nara!!!

 .

 .

.

To Be Continued 😉