Ever Lasting Friends (Last Part)

“gwenchanayo!!!” chaerin berteriak

yesung kaget, semua kaget. terutama aku & kibum. chaerin blm pernah spt ini. diantara kami, memang aku & chaerin yg paling dekat. dia sedih menatapku. sedangkan aku hanya menunduk karena aku mungkin menyaitinya tanpa sepengetahuanku

“waeyo, chaerin?” tanyaku sambil menghampirinya. dia tetap diam

“chagi, kau kenapa?” tanya kyu panik

“aniyo, kyu. gwenchana, nara” jawab chaerin pelan

“apa ini salahku??” kibum tiba2 mendekat & menunduk

“aigoo, ada apa sih?” tanya donghae sambil menarik kemeja yesung

“mollayo, hae. chagi, ada apa sebenarnya?” tanya yesung sambil menggengam tangan mone

“aish, nado molla, chagi” jawab mone panik

 

“aku benci kau, kibum!!” chaerin mendekati kibum & menatapnya nanar

“mwo?” “hah??” “lha?” “aish” “chagi?” “tto??” kami semua kaget. tentu saja, selama ini sifat chaerin yg paling tenang & tak pernah ribut, tapi kali ini dia dg tegas mengatakan dia membenci kibum, yg saat ini adalah namjaku

“chaerin, waeyo??” tanyaku pelan

“kibum, kau berbuat apa sampai yeojaku begitu?” kyuhyun menyenggol pelan bahu kibum. kyu sampai kaget & tak bicara. eunsya & nadya hanya diam

“aku tak tau, kyu. chaerin-ah, apa salahku??” tanya kibum mendekati chaerin. chaerin hanya diam tapi dia mendekati kibum dg tatapan tajam

“oh my god, aku kira chaerin hanya yeoja lugu” ucap eunsya pelan kepada nadya. namun sepelan-pelannya ia bicara, aku yg berjarak 3 meter dari dia tetap bisa mendengarnya

“oettohkke? oettohkke?” nadya merespon pertanyaan eunsya sambil menari Magic Girl-nya Orange Caramel

 

“kau tau, salahmu apa, kim kibum?” tanya chaerin pada bumie

“tidak?” jawab kibum tegas

“please, stop. aku pusing chagi. aku stress melihatmu begini” kyu menggandeng lengan chaerin. namun tak di hiraukan oleh chaerin

“dari awal kau salah!!” tegas chaerin

“oleh karena itu, jelaskan” jawab kibum tenang

 

“chaerin, chaerin, tenang!” mone menarik tangan chaerin. tapi chaerin melepasnya

“yeoja pendiam kalau marah seram” celetuk donghae

“chagi, mulutmu akan ku sumpal sepatu jika tak bisa diam” nadya membekap mulut hae

“benar, tenanglah. jangan ribut” imbuh eunsya. suasana benar-benar tegang. namun chaerin tiba2 mulai tersenyum. senyum samping kesukaanku

“harusnya kau memberitahu aku dulu, kibum. hahaha” chaerin tersenyum lalu tertawa sambil menepuk bahuku & kibum. mwo??

“chukae, nara-ah, bumie-ah” chaerin memelukku erat

“astaga, aku berasa mau mati!!” “nado, chagi” eunsya & chulie terduduk karena kaget melihat ekspresi chaerin

“aku hebat tidak tadi chagi??” tanya chaerin pada kyuhyun

“yaa!! kau hampir membuatku stress, chagi. oh my shit” kyuhyun meletakkan kepalanya di bahu nadya

“oh oh astaga !” donghae memukul kepalanya sendiri berulang kali

“chaerin??” tanyaku pelan

“nee, maaf membuat heboh. aku baru baca FF jadi terbawa perasaan, nara-ah, bumie-ah. hahaha. mianhae” ternyata chaerin mengerjai kami. kami benar2 tak berkutik. kami tertawa di taman. tak peduli semua orang melihat ke arah kami. tak peduli semua orang membicarakan kami. tak peduli suara kami habis karena hari ini.

 

yesung, mone, & nadya terdiam melihat kami. namun tiba2 nadya berulah

“bhaahahaha” tawa khas nadya muncul mengagetkan kami. lalu dia duduk & tiduran di taman di ikuti yg lainnya

“chagi, jangan kau tiru! ara??” yesung langsung melirik mone

“mwo? aniyo, aniyo. hahaha” mone langsung memeluk yesung

 

“kau hampir membuatku jantungan, chaerin. but, thanks” kibum mengucapkan terima kasih ke chaerin, lalu menggenggam tanganku. so perfect

 

“janji menjaga nara ya, bumie” ujar chaerin sambil tersenyum

“tentu dia akan menjagaku” jawabku

“tentu saja. haha” imbuh kibum

 

“jika kau sakiti dia sedikit saja, ku bunuh kau kim kibum!!” ujar mone dg raut muka serius. kalimat itu sukses membuatku, kibum, yesung, chaerin, & lainnya kaget & memandang mone. suara mone tegas, ketika dia mengatakan bunuh. seakan-akan dia akan benar2 membunuhnya

 

“chagi??” lirik yesung dg nada khawatir

“hahaha. just kidding. aku percaya” ujar mone yg langsung menjulurkan lidahnya

“astaga, kau & chaerin hampir membuatku gila!!” eunsya berteriak, & melemparkan sepatunya ke arah mone namun meleset

“wets, tak kena. haha” elak mone

“chagi??” lirik yesung

“ah, mian” mone langsung terdiam. yesung tertawa. di ikuti aku, chaerin, & yg lainnya

 

ya, begitulah kami. dari dulu pst ada saja masalah. tapi kami selalu berusaha dewasa menyingkapinya. karakter kami tak sama, tapi kami saling melengkapi

 

Jo Chaerin & Cho Kyuhyun : pasangan yang berbeda sifat, namun hati mereka selalu sabar menghadapi cobaan. yeoja yang ramah, dan namja yang tidak selalu ramah

 

Kim Heechhul & Cho Eunsya : pasangan aneh yg selalu tertarik dg hal-hal gothic (emo), namun tetap menunjukkan sisi cute. setiap saat selalu berulah, namun selalu semangat dalam mengahadapi apapun bersama-sama

 

Nadya (Kkot Min Ah) & Lee Donghae : pasangan autis yg sama-sama playboy & playgirl. namun sangat saling setia. donghae terhadap nadya & nadya terhadap donghae

 

Song Mone & Kim Jongwoon (Yesung) : yesung kini terbiasa dg mone. sifat mone & yesung hampir sama. sifat setia dari mereka, patut di jadikan contoh. pasangan yang baik, kurasa

 

Han Nara (Aku) & Kim  Kibum : sifat kami bertolak belakang. aku yg urakan & kibum yg tenang. namun aku akan mencoba mengimbangi kibum. aku kan melakukan hal yg terbaik untuknya, gamsahamnida

 

Sifat yg berbeda

kehidupan yg berbeda

 

itulah gambaran persahabatan kami. latar belakang & sifat dari masing2 yg susah disamakan, membuat kami susah di jelaskan. namun 1 hal yg bisa mendeskripsikan kami, Ever Lasting Friends. keinginan tulus & ikhlas tuk menjalin persahabatan dengan baik selamanya 🙂

 

 

– FIN –

 

mohon commentnya yaa  😀

gamsahamnida …

Advertisements

Ever Lasting Friends (Part 3)

“aku menemukan seorang gadis. gadis yg tulus & baik. gadis yg mulai saat ini adalah satu-satunya di dalam hatiku. nara, i’m in love with you at the first sight” bathinku

 

“whoaa” aku kaget karena nara tiba2 dekat sekali dg wajahku

“waeyo, nara??” tanyaku pada nara dg hati yg msh deg-degan

“harusnya aku yg bertanya, bumie-ah. knp melamun? hahaha” nara bertanya sambil menyentuh lenganku

“gwenchana, kajja” aku merangkul lengan nara, dia tertawa.

 

ya, mulai sekarang aku akan mencintaimu denagn sederhana, nara-ssi. akan ku buat kau lupa dengan namja yg bernama yesung

 

** 6 bulan kemudian **

 

author

semua masalah tidak berlanjut. semua aman terkendali. chulie dg eunsya, kyu dg chaerin, donghae dg nadya, dan mone dg yesung. yesung sudah bisa mencintai mone dg tulus, & mone semakin mencintai yesung. nara & kibum ? mereka dalam pengawasan mone & yg lainnya. mone berikrar akan melepaskan nara ke namja yg tepat. hubungan kibum & nara jg jauh lebih dekat. nara yg selalu bersikap wajar, sedangkan kibum mulai tak bisa lepas dari nara, dan mulai menampakkan perhatiannya pada nara. hal itu di rasakan eunsya & nadya

 

** SIHS Park **

mone

sepertinya kibum serius pada nara. tapi nara sama sekali tak bergeming. apakah dia masih mencintai & mengharap yesung?

 

“oettohkke?? aku tak ingin menyakiti dua orang yg sangat ku sayang” bathinku

 

“mone, waeyo??” tegur yesung, yg langsung membuatku kaget

“ah, aniyo, aniyo, gwenchana” aku tersenyum pada yesung. di awal-awal kami bersama, aku sering melihatnya termenung. aku hanya ingin bertanya, apa kau menyesal bersamaku. tanpa sadar air mataku mengalir

“yaa!! mone, waeyo?? barebwa” yeye memelukku erat, lalu mencium keningku

“saranghaeyo, jongwoon. jeongmal saranghaeyo” aku melepas pelukannya & menatapnya serius

“hahaha. arasso. nado, chagi” nado, chagi?? mwo?

“jinja??” tanyaku

“geurae, saranghaeyo, song mo ne” yesung mengacak-acak rambutku. ketika dia mengucapkan kalimat itu. aku mengerti mengapa nara sangat mencintai namja ini

“kau begitu tulus, jongwoonie” bathinku. aku sangat amat bahagia mendengarnya, karena ini kali pertama yesung mengatakannya langsung padaku

 

“yaa!! ada apa peluk-peluk begini??” ujar chaerin yg tiba2 di belakangku

“woaahh” aku & yesung teriak kaget. yesung langsung menutup mulutnya

“hahaha, chagi. ku kira kau polos yaa” celetuk kyuhyun ke yeojanya

“mworago?? aish, jinjaa. yaa!! babo” chaerin memukul-mukulku & kyuhyun. ya, aku sekarang paham, mengapa nara sangat menyayangi chaerin. yeoja yg sangat polos & baik hati seperti ini, memang langka. namun lebih langka lg dia harus bersama evil kyuhyun. hahaha.

 

“hana, dhul, shet” suara teriakan eunsya & nadya dari kejauhan

“yaa!! eunsya, babo yeoja, berisik!!” gerutu Kyu sambil mengangkat tangan kanannya

“mianhe, oppa” eunsya akan diam bila sudah berurusan dg kyu

“hey, kalian lihat nara??” tanya chulie

“aku mencarinya sepanjang hari” imbuh nadya

“chagi, bkn sepangjang hari. tapi sejak bel istirahat” celetuk donghae merapikan kalimat yeojanya

“aku & mone tak lihat. kibum tak bersama kalian??” jawab yesung

“kan tadi nara bersamamu kyu?” tanyaku

“dia pergi duluan” jawab kyu

 

** suasana hening menghinggapi pembicaraan mereka **

 

“hei kaliaaan” suara itu? tak salah, nara. aku & yg lainnya melihat nara berlari dg kibum yg sdg melambaikan tangannya

“mwo??” “omo?” “ha?” “lha??” berbagai ucapan kaget dari kami

“kenapa bisa sama kibum, na-chan?” tanya chaerin

“ah, tak apa, kebetulan” jawab nara & kibum bersamaan. kami kemudian tertawa

“babo nara. hahaha” yesung tertawa geli sekali

“hahahaha” donghae & kyuhyun juga tertawa geli, di ikuti chulie

“mwo, chulie, obatmu habis?” tanya eunsya sambil menyentuh kening namjanya

“yaa!! kau pikir aku kenapa??” chulie menjitak eunsya

“molla, molla, mollayo” ucapku & nadya bersamaan. yg tdk tertawa ataupun berkomentar hanya chaerin. dia diam memperhatikan nara & kibum tanpa sepatah katapun. lama kelamaan kami pun konsen ke chaerin. kalau sudah begini, kami semua hanya bisa terdiam

“bisa jelaskan??” tanya eunsya pada nara & kibum

 

“chukae, nara, chukae kibum” ucap chaerin & yesung tiba2

 

“mwo??” aku & yg lain kaget setengah mati. nara & kibum hanya tersenyum

“chagi, kau tau??” tanyaku pada yesung

“tentu saja” jawabnya singkat

“tapi nara??” tanya nadya & chulie bersamaan

“bukan nara yg berubah, tapi kibum. hahaha” ujar eunsya & langsung membuat kami semua paham

“chuke, nara-ah” aku memeluk nara erat. yah, aku akan perlahan lepaskan nara, krn aku tau kibum pantas tuk nara

 

Nara

** Taman SIHS **

“chuke, nara-ah” mone memberiku selamat yg pertama. spt aku yg memberikan ucapan selamat padanya waktu itu. semua ribut. eunsya, nadya & heechul. yah, awalnya mereka bertiga seperti aku, yesung, & mone. bedanya adalah heechul murni memilih maya. yg tau masalah ini hanya aku seorang. namun tak lama Nadya pun bersama donghae. yah, seberat apapun masalah yg kami hadapi kami akan selalu sama-sama.

 

chaerin hanya diam memandangku & Kibum. keadaan hening. tiba2 aku ingat beberapa saat yg lalu ketika Kibum mengatakannya

 

*flashback*

** di halaman belakang **

 

“ya, nara-ah, kau merasa aneh?” tanya kibum tiba2

“aniyo, wae??” jawabku singkat. kibum mendekat, lalu menggenggam tanganku. matanya tajam menatapku

“waeyo, bumie-ah??” sorotan matanya sangat serius. astaga, jantungku mau copot

“aku akan melepaskanmu!” ujar kibum

“mwo?? lepaskan?” tanyaku heran

“melepasmu dari jeratan hatimu kepada yesung!!” ucap kibum tegas. aku hanya diam memandangnya

“omo?? kenapa dia tau?” bathinku

“aku tau sejak pertama mengenal kalian. tatapanmu beda ketika melihat yesung” kibum menarikku & memelukku. aku hanya diam

“saranghae, nara-ah. jeongmal saranghaeyo!” omo?? apa-apaan ini?

“bumie-ah??” tanyaku pelan

“aku serius! berilah aku kesempatan. mulai skg bukalah hatimu untukku! lepaskan yesung!” kibum mengeratkan pelukannya

“kau tau, aku sudah mulai membukanya sejak kau datang & mengisi hidupku” bathinku. jujur aku senang. aku harap ini adalah awal dari hidup yg indah. walaupun sedikit berat mengatakan “nado saranghae”, pst suatu saat akan terucap juga

“janji menjagaku?” tanyaku

“pasti” jawab kibum

“janji mencintaiku selalu?” imbuhku

“aish, sudah jelas!” gerutu kibum lalu melepaskan pelukannya & tersenyum padaku

“can we start now, kim kibum?” tanyaku

“memulai apa?” tanya kibum balik. aigoo, namja ini

“lupakan!!!” aku meninggalkannya

“aigoo, chakkanman. arasso, arasso” kibum mengejarku & memelukku dari belakang

“gomawoyo, Han Nara” semoga aku bisa terus mencintainya & melupakan yesung. jujur yesung tak akan bisa tergantikan, namun aku akan mencoba mencintai kibum selamanya

*flashback end*

 

“yaa, chagi, waeyo??” tanya kyuhyun merangkul chaerin dari samping. kami semua memandang chaerin

“aniyo” jawab chaerin singkat

“aigoo, aigoo, no way” “geurae, sikapmu terlihat jelas, chaerin-ah. waeyo?” nadya & eunsya pun ikut bertanya

“chaerin-ssi, waeyo?” tanya yesung sambil membelai rambut chaerin

“gwenchanayo!!!” chaerin berteriak

yesung kaget, semua kaget. terutama aku & kibum. chaerin blm pernah spt ini. diantara kami, memang aku & chaerin yg paling dekat. dia sedih menatapku. sedangkan aku hanya menunduk karena aku mungkin menyaitinya tanpa sepengetahuanku

 

 

To Be Continued 😀

Ever Lasting Friends (Part 2)

“hey, kalian sedang apa? oppa, gomawo, game mu ku kalahkan” sapa eunsya, & langsung melempar psp ke arah kyu. walaupun eunsya seumuran dengan kyu & kami semua, eunsya selalu memanggil kyu dengan sebutan oppa. karena menurut silsilah keluarga, Kyu lebih tua dari Eunsya.

“ya!! babo, main lempar saja!” ketus kyu pada eunsya. sedangkan eunsya tenang menanggapi teriakan kyu

“ini murid baru, silahkan” heechul bersama seorang namja

manis, matanya bersinar, & rapi. Senyuman yang membuatku jatuh cinta pada yesung dulu untuk pertama kalinya. Senyuman yang membuat aku terdiam sesaat letika dia tertawa dengan heechul. Siapa namja ini?

“annyeonghaseyo, kim kibum imnida, mohon bantuannya” astaga, namja ini manis sekali. senyumnya hampir membuat jantungku berhenti berdetak, aku terdiam sejenak memandang namja ini

“ah, kau manis sekali, kibum” ucap nadya, dia mudah terkesima dengan namja yg tersenyum manis, seperti kibum sekarang

“hey, kau milikku. kau milikku. ku milikku. kau milikku” donghae mengucapkan kau milikku berulang kali & menarik-narik lengan nadya. nadya hanya melirik tajam ke donghae

“cih, manjanya” ketus kyu melirik ke arah donghae

“annyeong, kibum-ssi” senyum ramah chaerin menyapa kibum

“tau tidak, kita sekelas dengan kibum. aigoo, senangnya” heboh eunsya sambil bergelayut manja dg chulie

“akhirnya kita semua genap. hahaha. 10 orang, yes” ucap chulie girang

“mwo? genap?” tanya kibum

“geurae. 10 orang. na, chaerin, eunsya, nadya, mone, kyuhyun, donghae, heechul, yesung,  dangshin, kibum-ssi” lanjutku sambil menepuk bahu kibum yg tegap

 

“ah, itu mone dg yesung. wah, pasangan baru” teriak nadya. kami semua langsung fokus ke yesung & mone yg sdg berjalan kemari

“cuit cuit, pulang sekolah bisalah makan-makan” imbuh eunsya

“aku juga mau jika makan” imbuh kyu girang yg langsung di pelototi chaerin

“ah, mian, chagi” kyu menunduk

 

“chukae, yesung, mone” “chukae” teriak heechul & chaerin. mone menggandeng lengan kiri yesung. yesung memperhatikanku

“seharusnya aku kan yg di sampingnya” bathinku, ah, bicara apa aku

“chukae~ yesung, mone. traktir yaa” aku langsung berlari ke arah yesung & mone, memeluk mereka

“gamsahamnida nara-ah, chingudeul” mone memelukku lalu berlari ke arah eunsya & lainnya

“chukae yesung” aku merangkul lengan yesung, dia melihatku, dia tersenyum. senyuman favoritku

“bukankah ini kau yg minta, nara-ah??” jawab yesung tenang. aku shock mendengarnya. dia sedikit terdiam melihatku merunduk. lalu dia tersenyum & menarikku ke arah teman-teman. mereka heboh sekali. maklum ini adalah hari pertama mone & yesung, & sedikit tiba2 mungkin

 

“namja ini diam saja” bathinku. aku memperhatikan kibum dari tadi, dia tanpa suara, hanya mengamati semuanya

“hey, gwenchana, bumie-ah??” aku menegurnya

“ah, gwenchanayo, nara” jawab kibum. aku tak tau mengapa, ia melihatku seperti, ah, tak tahulah

“mwo?? nuguseyo??” mone melihat kibum, lalu mendekat ke kibum

“ah, mianhae, annyeong kim kibum imnida. aku murid baru disini” ucap kibum ke arah mone & yesung

“kim jong woon imnida, panggil aku yesung” yesung memperkenal dirinya

“na neun, song mo ne imnida” imbuh mone

“annyeong” jawab kibum

“5 namja, 5 yeoja. aigoo, bagusnya. pasangan” celetuk mone

“yaa! mone-ah, kita harus mencarikan mereka pasangan” ucap donghae & nadya melirik ke arahku & kibum

“mwo??” “mwoo??” “what??” ucap chaerin, chulie, & kyuhyun berbarengan. semua jadi melihat ke arahku & kibum. eunsya senyum-senyum saja, ada niat terselubung pasti. jika dia mulai begitu, rasanya ingin ku tarik saja hidungnya

“ah, sudah, aku tak peduli. hey, kibum, ayo ku antar kau mengelilingi sekolah” aku menyela pembicaraan mereka & mengajak kibum pergi

“ah, gomawo. aku permisi ya” kibum & aku beranjak dari tempat kami berdiri & meninggalkan mereka. meninggalkan yesung & cintaku mulai detik ini

 

chaerin Pov

aku tidak melihat nara sedih ketika yesung datang. aku hanya melihat matanya bicara. dia mengajak kibum berjalan-jalan mengelilingi sekolah. aku tau itu hanya trik nara agar dia bisa bebas dari obrolan tentang yesung & mone, walaupun mungkin dia jg ingin tau kebahagiaan mone. yeoja yg sangat aneh. tak pernah jujur dg hatinya & selalu menganggap semua pst baik-baik saja. padahal hatinya sangat sakit

 

“ah, sudah. mone, eunsya, nadya, kajja kita ke kelas. tapi ke kamar mandi dulu yaa” aku mengajak para yeoja ke kelas, karena aku berpikir, para namja harus bicara. sorot mata kyu yg mengatakan bahwa aku harus mengajak mereka pergi dari sini. semua ini salah, menurutku sangat salah

“bye, my cloud” ucap mone

“bye my fishy” ucap nadya

“bye my cinderella” ucap eunsya

aku hanya diam tapi melambaikan tangan pada kyu. aku hanya tersenyum. rasanya, tak tahulah sedih, senang, marah, kesal, bercampur

 

Kyuhyun

setelah kibum, nara, dan para yeoja pergi. aku terdiam, semua hening. yesung, donghae, & heechul merapat.

 

**buaakkk*

aku berdiri lalu memukul keras yesung, dan ia hampir terjatuh, tapi di tangkap heechul

 

“yaa!! kenapa? sakit?” bentakku

“woot woot woot (khusus chulie, baca: wait wait wait) jangan main tanganlah” chulie melerai kami

“sudah sudah, kita bicara saja” donghae menarik tubuhku menjauhi yesung yg sdg kesakitan ku pukul

“pukullah lagi. sebanyak & sekeras yg kau mau, kyu” aku mendengar suara yesung spt menantangku. aku diam untuk fokus & tdk emosi, spt kata chaerin

“aku bingung. aku tak tahu!!” bentak heechul

“harusnya kau bisa lebih jujur, yesung” ucap donghae pelan. aku hanya diam & melihat mereka duduk

“kau sadar kan??” tanya chulie, tapi yesung hanya diam

“ya!! barebwa!!” bentak donghae

“mollayo, donghae, chulie” jawab yesung bergetar

“harusnya kau mengerti. bukankah sudah ku bilang, utarakan, utarakan!!” bentakku

“sudah!! tapi aku terlambat, mone keburu cerita pada nara, bahwa mone cinta padaku. oettohkke, kyu? oettohkke??” aku diam, chulie menutup mata, donghae rebahan di rumput dan menghela nafas

“kau tau, nara sangat mengharapmu” ujar chulie

“aku & nadya pikir kau bersama nara ketika aku mendengar gosip kau menjalin hubungan tadi pagi” ucap donghae menepuk bahu yesung

“dia yg menyuruhku menerima mone!!” papar yesung tiba2

“mworago??” ucap kami berbarengan

“ayolah, jangan bercanda!” donghae kaget & bangkit dari tidurnya

“geurae. dia bilang, mone sangat cinta padaku. dia ngotot & menangis di hadapanku. aku tau cinta mone tulus padaku, namun aku bimbang. kau kan tau dari dulu, aku cinta pada nara. waktu itu nara meyakinkanku, bahwa aku pst bahagia dengan mone. sungguh, aku tak bisa melihatnya menangis” papar yesung. ah, namja ini, rasanya aku ingin menenggelamkannya ke sungai amazon biar di makan piranha atau di telan anaconda. tiba2 aku ingat kata2 chaerin “tahan emosi, jaga diri, dan sabar, chagi” untung saja yeojaku paham bagaimana mengendalikanku

 

** buuakkk **

 

donghae memukul perut yesung, aku diam saja wlpn kaget setengah mati melihat seorang donghae memukul yesung, yg notabene sahabatnya sejak kecil

“babo!! jeongmal babo namja” donghae menangis. memukul2 tanah sambil menangis

“mianhae, hae” yesung menunduk

“kau harus menjalani dengan mone, benar?” imbuh chulie menepuk bahu yesung

“nee, arasso. aku tak mau menyakiti hati siapapun lagi” jawab yesung

“ku perjelas, disini hanya mone yg tak tau masalah ini. jangan sampai kau keceplosan. arasso” aku menepuk kepala yesung & tersenyum

“hah, kajja, kita ke kelas. tapi cuci muka dulu ya. aku malu ketauan nangis sama nadya. nanti dia mengolokku” pinta donghae

“crying baby??” tanyaku

“aigoo, tak usah di sebutkan” donghae menunduk malu

“hahaha. kajja” aku membangunkan chulie & yesung. dan semua kami anggap selesai. toh jika nara & yesung menganggapnya selesai, kami tak bisa apa-apa juga

 

aku tau hati yesung sakit. namun hati nara jauh lebih sakit & hancur dari pada yesung. yah, biarlah waktu menjawab

 

** di kelas **

Mone

hari ini hari pertama aku menjadi kekasih yesung. aku bahagia, & semua bahagia. nara yg pertama kali ku beritahu tentang ini, & dia bahagia. nara, eunsya, chaerin, nadya, adalah sahabatku. mrk tau seluk belukku & mrk jg tau aku & nara mencintai namja yg sama. mrk pura2 tak tau & bersikap biasa. walaupun yesung & nara lebih lama bersama. namun aku tak ingin melepaskan yesung. mereka semua tertawa & bahagia denganku, spt tak ada masalah

 

“aku tau aku jahat. jangan di kira aku tak tau hati nara yg hancur. melihatnya tersenyum & tertawa di saat hatinya hancur, sungguh aku paham sifatnya. tapi sungguh aku tak bermaksud menyakitinya. saranghae nara, mianhanda. aku tak mau menambah sesaknya jika ia tau bahwa aku sudah mengetahui ia & yesung saling sayang” bathinku

 

“yaa!! kau jangan melamun. yesungmu masih di bawah. Hahaha” tegur eunsya, & yg lainnya langsung tertawa

“kyu lama sekali. dasar” chaerin menggerutu karena kyu & yg lainnya lama

“ah, nara masih blm kembali?” tanya nadya

“molla, dia bersama kibum tadi” “ah, iya benar” jelasku & chaerin

“mereka berjalan-jalan, mengelilingi sekolah. kibum kan murid baru, perlu bimbingan. hahaha” celetuk eunsya. aku rasa eunsya yg paling mengerti hati nara. walaupun eunsya sikapnya dingin, namun hatinya hangat. hangat ke semua, terutama ke nara. namun ia bersikap bahwa semua baik-baik saja. benarkah itu??

“nara & kibum serasi ya. senyum kibum mempesona, sama seperti sifat nara” papar nadya

“bagaimana kita jodohkan??” ucap chaerin tiba2

“molla” jawabku singkat

“molla knp?? benar jg. mereka cocok. dari luarnya kurasa pas, hanya tinggal dalamnya” ujar eunsya menjelaskan

“lihat nanti saja. kita blm kenal kibum, jgn paksa nara” jawabku tenang. yg lain hanya mengangguk tanda setuju, eunsya hanya tersenyum

 

aku rasa mereka benar. semoga kibum orang yg tepat tuk nara. aku tak akan melepas & menyerahkan nara sahabatku ke tangan yg salah. karena aku sendiri yg akan menghajar namja itu jika membuat nara sedih. karena mulai sekarang, aku yg akan menjaga nara

 

** taman belakang **

 

kibum

Sepanjang perjalanan, nara menjelaskan bangunan2 di sekolah ini. ucapannya fokus, tapi apakah hatinya juga?? ketika namja yg bernama yesung datang, senyuman riangnya berubah, aku bisa merasakannya

 

“kau tak apa, nara?” tanyaku

“ah, kenapa tanya begitu, bumie??” jawab nara. dia tersenyum

“hahaha, tak apa hanya bertanya. gomawo sudah mengantarku” aku mengucapkan termia kasih pada nara, dia tertawa. sorotan matanya menandakan ketulusan hatinya

“tak apa, mulai skg kita akan selalu bersama bukan” papar nara

“kajja, bumie-ah, kita kembali” dia tersenyum & merangkul lenganku

“mulai sekarang jika ada apa-apa, kau harus beritau aku atau yg lainnya. satu untuk semua dan semua untuk satu. arasso” imbuhnya

 

“yes, i found them. teman yg bisa bersama saat suka dan duka”

 

“aku menemukan seorang gadis. gadis yg tulus & baik. gadis yg mulai saat ini adalah satu-satunya di dalam hatiku. nara, i’m in love with you at the first sight” bathinku

 

 

To Be Continued  😀

Ever Lasting Friends (Part 1)

Dedicated for my lovely friends 🙂

Karina

Poespitha

Oenn Maya

Nadya

 

“astaga, ternyata susah banget deskripsiin sifat-sifat kalian yg baru aku tau. walaupun aku baru kenal kalian, aku coba tuk jelasin sedikit watak kalian. tapi aku agak merubah sifat kalian 🙂 jadi maaf kalau ada yg beda 🙂 aku butuh sekitar 1 minggu tuk buat FF ini. udah 3 kali gagal, tapi terus aku ulang-ulang. maaf ya kalau gak seperti apa yg kalian mau. maaf juga kalo ceritanya aneh & lelet. karena, balik ke asal, aku baru banget pemula di dunia FF. jeongmal mianhae, chingudeul”

 

” oKEY, selamat membaca 😀 ”

 

** Ever Lasting Friends **

Cast :

> Han Na Ra

> Kim Ki Bum

> Nadya Putri (Kkot Min Ah)

> Lee Donghae

> Song Mo Ne

> Kim Jong Woon (Yesung)

> Cho Eun Sya

> Kim Hee Chul (Chulie)

> Jo Chae Rin

> Cho Kyuhyun

 

**bersahabat itu mudah, namun mempertahankannya tidak semudah menjalinnya**

 

** Shinhwa International High School Park **

 

Nara Pov

“nara!!! yesung mau menerimaku” teriak & lambai mone padaku dari jauh

“mwo??” aku kaget mendengarnya.

yah, dari dulu aku sangat menyukai yesung. namja ramah & baik hati. dari awal yesung juga sudah memberiku sinyal. tapi sahabatku song mo ne juga menyukainya. akhirnya aku harus mengalah, tak apalah

 

“chukae, mone” ucapku semangat

“gomawoyo, nara-ah” mone memelukku. aku tau yesung pst bahagia, cinta mone padanya besar. namun knp ya hatiku sakit, pdhl aku yg minta yesung menerima mone jika mone menyatakan cintanya

“kenapa yesung mau denganmu ya, mone?” imbuh Kyuhyun. kyuhyun adalah sepupu eunsya, sahabatku juga. tak tahu, apakah memang keturunan atau bagaimana, eunsya & kyuhyun cocok sebagai kakak & adik, ketus & cueknya maksimal. jika aku tak terlihat, aku geruk mereka!!

“mwo?” celetuk chaerin. chaerin adalah kekasih Kyuhyun. terkadang aku bingung, bagaimana chaerin bisa sangat amat mencintai namja tanpa perasaan ini

 

“karena aku cantik, kyu. haha. ah, aku ingin ke yesung dulu ya. annyeong” mone melambai & berlari meninggalkan aku, chaerin, & kyuhyun. aku terdiam sesaat, hatiku sesak, aku hanya menunduk & menutup mata

“na-chan, gwenchana??” sapaan akrab chaerin

“babo yeoja!! kau tak berguna! semudah itu menyerah?” ketus kyuhyun memaki aku sambil melempar kacang yg ia makan

“omo chagi, rem sedikit ketusmu. ku mohon” ujar chaerin sambil mencubit keras kyuhyun

“aish, sakit, chagi. ah, arasso. yaa, nara, kau harus relakan yesung dg mone. jalani hidupmu, ara??” imbuh kyuhyun dengan nada pelan

“nee, arasso. sudahlah, kalian ini, seperti aku akan mati saja. hahaha” jawabku semangat

“memang!!” tiba-tiba suara keras heechul mengagetkanku

“hah??” aku & chaerin kaget, lalu melihat ke sumber suara

“sudahlah. aku tau kau & yesung saling sayang, tapi tak ada salah satu dari kalian berani bilang. mati kau, nara” heechul menjitakku keras, dan rasanya sangat sakit

“appoo!!” aku mengelus kepalaku, lalu chaerin ikut mengelusku. aish, sahabatku yg ini hatinya sangat perasa. beda jauh dengan namjanya

“yaa, chulie, kau!!” bentak chaerin membelaku

“dimana babo eunsya?” tanya kyu pada chulie

“aish, yeoja itu. sibuk dengan yg PSP mu, kyu” ucap heechul menunjuk-nunjuk eunsya yg sedang duduk di sebrang fokus dg PSP kyuhyun

“chulie, jgn seperti itu lagi. jika memang kau tau, diamlah, & anggap tak ada apa-apa” paparku tenang menjelaskan semua

“ah, mana mungkin begitu. kau cinta yesung, yesung cinta kau. kalian sama-sama tau itu!!” chaerin menangis & memelukku erat. aku hanya tersenyum pilu. heechul & kyuhyun melihatku agak marah

“aigoo, ada apa ini??” tegur nadya yg sdg berlari menghampiri kami dengan donghae. nadya adalah sahabatku dari indonesia. oemmanya indonesia, & appanya korea. Nama Indonesianya Nadya Putri, namun nama koreanya Kkot Min Ah. Tapi dia lebih suka di panggil nadya. Aku dan yang lain butuh waktu lama tuk terbiasa memanggil “Nadya”, terutama eunsya. otaknya sangat pintar, oleh karena itu nadya bisa masuk ke SIHS dg beasiswa penuh. dia jg sahabat eunsya, chaerin, & mone. donghae adalah namjanya. pasangan autis, ya begitulah mereka

“yaa, kyu, ada apa yeojamu menangis” tanya donghae pada kyu

“yg seharusnya menangis adalah nara. aku jg tak tau chaerin tiba2 menangis” jelas heechul yg lalu memandang tajam kami

“yaa!!! chaerin milikku, untuk apa kau jawab?” bentak kyu, lalu menarik chaerin. dia kaget, lalu menggembungkan pipinya & melirik tajam kyu

“aish, oke, pst pokok masalah bukan KYUHYUN” imbuh nadya menekan kata kyuhyun dengan mimik jutek andalannya

“mwo?? tto, nadya-ssi!!” kyu menyatukan keningnya pada kening nadya

“hush, sudah. disini tak ada masalah. gwenchana. gwenchana. hahaha. dasar kalian selalu berulah” aku mencoba meredam kehebohan karena masalahku

“ah, geurae, tak apa. hahaha” imbuh chaerin sambil memeluk erat kyu. & kyu tersenyum lebar sekali. kami hanya bisa menatap pasangan ini. romantis di saat yg tak terduga

yah biasa, dia itu manusia tertengil yg pernah ku kenal. rasanya ingin ke jejalkan batu koral kolam ke mulutnya saja. evil kyu. hahaha

“dasar kau. hahaha” chulie mengacak-acak rambutku

“mwo?? itu eunsya dengan siapa?? namja baru kah??” donghae menunjuk ke arah sebrang, ku lihat eunsya sedang berjalan kemari beriringan dg seorang namja

“mwoo?? nuguseyo !! yaa!! itu yeojaku” heechul langsung berlari ke arah eunsya, & menarik eunsya menjauh dari namja itu. mereka berhenti sejenak, mengobrol. tak lama kemudian heechul tertawa bersama namja itu. Namja yang belum pernah kami lihat disini.

“pasangan aneh” celetuk kyu

“kyu, kyu, kyu, eunsya kan sepupumu, ingat!” ucap nadya mengingatkan

“oh iya ya. jjinja, babo yeoja!” imbuh kyuhyun

“mwo? kalau eunsya babo yeoja, kau babo namja ya, kyu? hahha” celetuk donghae

“ah, geurae, geurae. hahaha” nadya ikut tertawa, lalu kami semua pun tertawa. entah kenapa, jika ada nadya & chaerin, semua masalahku hilang. mone itu pandai menyusun kegiatan yg menyenangkan, dan eunsya selalu semangat dengan cerewetnya setiap hari

“chagi, maaf, aku setuju. haha” ucap chaerin pelan sambil menepuk-nepuk bahu kyu

“ah, ara, ara, gwenchana” jawab kyu datar, & langsung membuat chaerin tertawa

“hey, kalian sedang apa? oppa, gomawo, game mu ku kalahkan” sapa eunsya, & langsung melempar psp ke arah kyu. walaupun eunsya seumuran dg kyu & kami semua, eunsya selalu memanggil kyu dg sebutan oppa. karena menurut silsilah keluarga Kyu lebih tua dari Eunsya.

“ya!! babo, main lempar saja!” ketus kyu pada eunsya. sedangkan eunsya tenang menanggapi teriakan kyu

“ini murid baru, silahkan” heechul bersama seorang namja

 

manis, matanya bersinar, & rapi. Senyuman yang membuatku jatuh cinta pada yesung dulu untuk pertama kalinya. Senyuman yang membuat aku terdiam sesaat letika dia tertawa dengan heechul. Siapa namja ini?

 

 

 

To Be Continued 😀