[FF] TIME MACHINE (Part 1)


TIME MACHINE

.

Main Cast:

  • OH SEHUN
  • CHO NARA

Support Cast: Find them by yourself 🙂

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

.

********************************

“i never thought that something like this would happen in our relationship. and i never thought that my life would be like this. we used to love each other, and you really leave me just like this? am i just your unimportant life part? how can you do such a cruel thing like this to me!!”

 .

**4 YEARS LATER**

4 tahun sejak kejadian itu. aku begitu trauma jika mengingat masa lalu.

aku memang mencintainya. tapi ia malah pergi dariku begitu saja.

jika ia menganggapku teman, paling tidak jujur sedikitlah padaku

 .

“Nara,,,,” seru Taemin dan Kai dari bus “kami duluan yaa”

“yoo,,,,” aku melambai pada mereka. mereka begitu exited ketika diterima di universitas Kyunghe. mempelajari art dance dan music adalah impian mereka

“hati-hati,,,,” teriak mereka lagi sebelum akhirnya bus mereka tak terlihat lagi

“kalian juga, sahabat,,,” aku pasti akan sangat merindukan kalian. Baik-baik ya di asrama

 .

“Nara,,, mau berangkat kuliah?” tegur Minho ssaem

“nee, ssaem. hehe”

“selamat ya kau akhirnya bisa kuliah di Universitas impianmu”

“nee, gamsahamnida~” percapakan ringan kami pun selesai. dan Minho ssaem melanjutkan perjalanannya kesekolah, dan aku masih menungguh bus menuju kampusku

 .

ya, sekarang kami sudah kuliah, sudah dewasa bukan.

saatnya aku mencari penggantimu, Sehun

 .

**SEOUL UNIVERSITY, ENTERING GATE**

**First Building, A-1**

 .

“WELCOME TO SEOUL UNIVERSITY, class A-1”

 .

itulah banner besar yang terpampang di depan gedung kelas A-1.

aku takjub melihat besarnya gedung di depanku ini. tunggu? A-1?

“di gedung ini semuanya A-1, atau khusus Fakultas Ekonomi, atau khusus yang baru masuk??”

 .

*sigh*

tak ada temanku yang lolos masuk di universitas ini, hanya aku seorang.

harusnya aku tidak memilih universitas ini di kotak ujian pertamaku.

paling tidak, aku memilih Kyunghee, dan tetap bersama Taemin dan Kai!!

 .

“annyeong,,,” sapa seseorang, dan aku berbalik melihatnya. sepasang mata indah menatapku, ia tersenyum melihatku

“a,, a,, annyeonghaseyo”

“kelas A-1 ya?”

“,,,,,,,,” aku mengangguk cepat

“aku juga,,,, jurusan apa?”

“aku International Bussiness Management. apa gedung ini khusus kelas A-1?”

“menurutmu?” ujarnya ramah, dan aku mengangguk “ini adalah gedung khusus A-1 class. ada 5 lantai di gedung ini. lantai 1 untuk para pengajar dan datasource, lantai 2-5 untuk kelas 1-4”

“oh begitu yaa,,,,”

“masa kau tidak tau??”

“,,,,,,,,,,,,”

 .

malunya aku saat dia bilang ‘masa kau tidak tau’. rasanya aku ingin bersembunyi di tempat sampah depan gedung. aku memang tak tau apa-apa!! annoying!

 .

“ayoo ke atas,,,,”

“lewat?”

“tanggga lah”

“mwo,, mworagoyo?? tangga?!”

“kita hanya di lantai 2. kalau lift khusus staff pengajar dan asisten. tunggu sampai kelas 4, baru bisa gunakan lift. haha”

“,,,,,,”

 .

sejenak aku berpikir, jadi apa aku jika sudah di tingkat 4.

menaiki anak tangga sebanyak itu. aarrghh, tidak!!

 .

**lantai 2**

“ini kelasnya. IBM-1, A-1” ujarnya sambil menunjuk ruangan kelas yang begitu amazing fasilitasnya

“IBM-1, A-1?”

“haduh, bagaimana kau ini. Int Bussiness Management semester 1, class A-1. lain kali baca buku panduan”

“,,,,,,,,,,,,,,”

“harusnya tanpa buku panduan, kau sudah tau tentang universitas, dan kelas ini. ckck”

“,,,,,,,,,,,,”

 .

lagi-lagi, aku merasa sangat malu.

di buku panduan perasaan tidak ada. dan memang aku tak tau apa-apa.

eomma!! mau pulang saja~

 .

“cho neun Park Sang Il imnida” ujar namja ini ramah “kau?”

“Nara, Cho Nara imnida. dimana kelasmu?”

“kelasku? Hmm, mau lihat?” dan aku mengangguk “darawa,,,,”

“,,,,,,,,,,,”

 .

ia menarikku ke dalam kelas.

huuh, ternyata kami sekelas. ya paling tidak aku mengenal seseorang disini. ia langsung duduk, di bangku kosong. dan aku memilih duduk di bangku kosong yang ada di sampingnya. ia sangat hiperaktif, tapi ia ramah

 .

“fiuuuh, ternyata hanya segini ya satu kelas” ujarnya santai “nyamannya,,,” lucu sekali namja ini

 

“segini” gumamku bingung. aku memperhatikan sekelilingku “ige mwoya??” ujarku shock saat melihat hampir semua temanku adalah namja! hanya 3 yeoja termasuk aku “,,,,,,,,”

 .

“kenapa hanya ada 3 wanita ya disini?” ujar seseorang di depanku, lalu ia tersenyum sangat ramah “hai, namaku Luhan. aku dari hongkong, mohon bantuannya ya”

“hee? hongkong? mau apa kau sejauh itu kemari? aigoo~”

“ya kuliah,,,”

“tapi kan itu,, ja,,uh,,”

“hehehe, kau sangat ekspresif ya. dan, kau siapa?” ujarnya santai, dan aku tertawa

“Nara, Cho Nara” ujarku ramah

“senang bertemu denganmu, babyboo”

“ba,, baby,, babyboo??”

“ah babyboo? hahaha, hai Luhan, aku Sangil”

“nee~”

 .

apa-apaan namja hongkong ini. ia tiba-tiba memanggilku babyboo, sungguh hari yang aneh. satu kelas hanya terdiri dari 14 orang. dan, apa-apaan juga kampus ini. eh tunggu masih ada satu bangku kosong di belakangku!

 .

“ya tuhan”

“ada apa Nara??”

“be,, belakangku kosong, Sangil. eottohkkae??”

“tenang, aku akan menjagamu. kau akan baik-baik saja. nee”

“janji ya?”

“tentu. kau sahabat pertamaku disini~”

“aku juga akan menjagamu, uri babyboo” imbuh Luhan sambil mengangkat ibu jarinya

“nee~” tak apalah dipanggil babyboo

 .

.

**kreeeek**

ada seseorang dengan pakaian rapi memasuki kelas.

ia terlihat manis, tapi juga tegas. apa ia dosen kami?

 .

“annyeonghaseyo”

“annyeonghaseyo!!!”

“waah kalian semangat sekali ya”

“tentu~” ujar Luhan santai, dan kami tertawa

 .

“selamat datang para A-1 di Universitas Seoul. Cho neun Woohyun, Nam Woohyun imnida. saya sebagai dosen kalian hari ini, dan juga wali kelas kalian”

“woaaa, nee. annyeong seonsangnim!!!” ujar kami semangat. dosen ini terlihat masih sangat muda. aih aku senang melihatnya

“berhubung masih baru, dalam 2 jam ini, saya akan meringkas 3 pelajaran untuk kalian. jadi kalian bisa istirahat lebih lama dari yang lain. kalian senaaang???”

“yeeaaah!!!”

“let’s begin”

 .

aku melihat senyum manis Sehun pada Woohyun ssaem.

eerrghh,,,, buang pikiran bodoh itu jauh-jauh~

 .

**braaaak**

suara pintu kelas di buka tiba-tiba, dan kami reflek melihat ke arah pintu

 .

“aaasshh, maaf ssaem, saya terlambat” ujar seorang namja yang baru saja masuk

“ah tak apa,,, oh iya, kau perkenalkan dirimu”

“apa mereka sudah memperkenalkan diri??” ujarnya santai. ih namja ini benar-benar deh

“belum sih. di mulai denganmu saja, nee??” ujar ssaem ramah “silahkan”

 .

namja itu memutar-mutar bola matanya, dan melihat kesegala arah.

lalu matanya berhenti, dan menatapku.

astaga, ingin ku congkel matanya!!

 .

“annyeonghaseyo”

“annyeonghaseyo!!”

“cho neun Cho Kyuhyun imnida”

 .

*glek*

aih marganya sama.

malasnya!

 .

“woo, sama denganmu ya babyboo” celetuk Luhan, dan semua orang tertawa “Cho Nara, Cho Kyuhyun”

“cieee,,,,”

“hahahha”

 .

Luhan!! errghhh!!

ampun Tuhan, ampun!

 .

“chakkanman,,, oh hanya kalian ya yang bermarga Cho di A-1 angkatan ini” ujar ssaem. tapi seperti meledek “congrats”

“apanya yang congrats,,,,” gumamku melihat Woohyun ssaem, dan ia tersenyum kecil melihat kami berdua

“tak masalah” ujar namja yang bernama Kyuhyun ini santai “annyeong Nara”

“nee” ia menyapaku ramah. namja yang lucu, dan manis *ups*

 .

“sudah,,, sekarang dimulai ya belajarnya??”

“nee~”

 .

Kyuhyun?

heemmm,,,,

 .

**BACKSOUND: LOVEY DOVEY ; T-ARA**

 .

**2 hours later**

yap, that’s lecturer so amazing. nice, funny, and super smart. he teaching us without books and said to us that if we have a dreams, we have to reached it no matter how high the dream is.

 .

“Woohyun ssaem lucu yaa”

“Nara,,, jangan bilang kau suka dia?”

“,,,,,,,,,”

“hei Nara,,, kenapa margamu Cho?” tanya Kyuhyun keluar konteks

“bhahaha,,,,” sangil tertawa “waeyo babyboo??”

“ya mana ku tahu!!!” aku geregetan dengan mereka bertiga

“babyboo,,,,,”

 .

 .

**1 month later**

sudah 1 bulan kami semua berteman.

aku, sangil, Kyuhyun, dan Luhan juga sudah sangat dekat.

dalam 1 bulan kami sudah melakukan banyak hal. hahaha

 .

*IBM 1, A-1*

**lunch**

baru saja Woohyun ssaem selesai mengajar kelas kami.

astaga! ternyata kuliah itu bebannya berat ya. kasihan otak kami.

Apalagi Luhan yang masih butuh banyak kosakata baru. aigoo~

 .

“ah kita istirahat berapa lama?” tanya Luhan sambil memegang perutnya

“aashhh,,, lapaar” imbuh Kyuhyun

“hmm, sekitar 2 jam” ujar Sangil setelah melihat jam “aku juga. butuh nutrisi”

“ayo ke cafe dulu, makan siang” ajakku, dan mereka dengan tampang anak kecil langsung sigap berdiri

“eh cafe baru yang dekat stasiun itu sepertinya enak yaa”

“jauh itu!! nanti pingsan dijalan” gerutu Sangil. Kyuhyun dan Luhan tertawa “dasar gila”

“pulang kuliah saja kita kesana. hahha. tapi aku harus ke Hansel and Gretel dulu”

“kalau begitu kesana saja sekalian nanti~”

“ah iya ya, Luhan pintar~” ujar Kyuhyun dan Sangil dengan nada meledek

“jangan suka membully-ku!!” gerutunya. ah namja ini super lucu. hahaha

 .

*kreeeek*

“he?” baru saja kami berdiri dari duduk kami, pintu kelas terbuka dari luar.

ternyata Woohyun ssaem lagi. ada apa ya??

 .

“ada teman lagi untuk kalian. nah sekarang kelas ini jadi pas 15 mahasiswa”

“nugu?” ujarku penasaran pada Woohyun ssaem

“kau penasaran ya babyboo? ” ujar ssaem mengejekku, aku hanya memutar bola mataku menghindari tatapannya “hahaha,,,,”

“,,,,,,,,,,”

“hei,, silahkan masuk”

 

*deg*

“annyeonghaseyo”

“annyeonghaseyo!!!”

 .

*pleetak*

“hey bodoh!! ponselmu jatuh itu!!” aku mendengar suara Kyuhyun. tapi seseorang di depan kelas lebih membuatku,,,,,

 .

“cho neun Oh Sehun imnida. aku pindahan dari Amerika. bangapseumnida”

“nee~”

 .

SEHUN!!! is that really you, SEHUN?

am i dreaming??

 .

“kau duduk di belakang babyboo ya. di pojok sana”

“babyboo??”

“ah maksudku Nara. haha”

“,,,,,,,,,”

 .

ia melihatku dan terus menatapku.

aku menatapnya dengan perasaan marah, dan, tak taulah apa namanya.

ia berjalan ke arahku dan terus melihatku

 .

*kreeet*

aku mendengar ia memundurkan kursi, lalu duduk.

kenangan itu,, aku benci!!

 .

“hey yoo, cho neun Sangil imnida, dia Luhan, dia Kyuhyun, dan gadis ini,,”

“Nara,,, Cho Nara” ujar Sehun, dan membuat yang lain kaget

“he??”

 .

Kyuhyun, Sangil dan Luhan dengan tampang polos terus saja melihatku. aku mengalihkan pandanganku ke kiri. keterlaluan!

 .

“apa kabar Nara??” tegur Sehun dari arah belakang “lama tidak bertemu”

 .

aku berbalik menatapnya,

wajah itu, senyum itu,

sama persis seperti dulu,

 .

“aku sangat baik. ya sudah lama tidak bertemu” ujarku santai “Kyuhyun, Luhan, Sangil, ayo kita makan siang”

“nee~ ah Sehun mau ikut. kita bisa,,,”

“Luhan, biarkan ia adaptasi dengan teman lainnya saja dulu”

“tapi,,,,”

“lain kali saja Luhan, aku ingin disini dulu. kalian duluan saja”

“hmm, baiklah. kajja~”

“,,,,,,,”

 .

aku langsung menarik Luhan yang sedang berbicara dengan Sehun. dengan perasaan kesal aku menuruni tangga. kenapa harus seperti ini??

 .

“Nara,,,” seseorang menepuk bahuku “Nara!!

“ah nee” ternyata Sangil

“lho mana Luhan?? Kyuhyun?” tiba-tiba Luhan tidak ada disampingku

“kan mereka sudah bilang tadi padamu, bagaimana sih!”

“ha??”

“orangtua Luhan datang, ia mau makan siang bersama mereka. kalau Kyuhyun ada urusan, ia absen kuliah nanti”

“oh,,”

“ ayo sekarang kita mau makan dimana??”

“,,,,,,,,,,,”

 .

**10 minutes later**

“sudah, makan disini saja. kau dari tadi jalan terus, kakiku mau lepas ini rasanya” ia langsung menarikku masuk ke restaurant di sebelahku

“hee??”

 .

i really need a time machine

God, how can you bring him back!!

Please throw him into the unknown world!!

 .

 .

SEHUN

setelah 4 tahun lebih meninggalkan Korea, aku kembali dan kuliah disini. tak kusangka, aku bertemu dengan Nara. seseorang yang pernah sangat aku cintai. namun karena keegoisan dan kebodohanku, ia jadi membenciku. maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, dan maaf

 .

“Sehun,, ah kau Sehun kan??” tegur namja yang tadi bersama Nara

“nee,,, kau Luhan kan??”

“nee”

“kemana Nara, Kyuhyun, dan Sangil?”

“Kyuhyun absen, kalau Nara dan Sangil masih diluar. masih sekitar 1 jam lagi kok”

“apa mereka memiliki hubungan??”

“di kelas ini kami berempat memang sangat dekat. ah kau bagaimana bisa mengenal babyboo??”

“ba,, babyboo?? kenapa kau dan ssaem memanggilnya begitu?”

“seluruh anak di kelas ini juga memanggilnya begitu”

“,,,,,,,,”

“senyumnya seperti anak kecil, ia ramah dan unik. selain itu dia juga maknae kelas ini. hahaha”

“oh begitu. dulu kami pernah sekelas di SD selama 2 tahun, dan 2 tahun di smp”

“waaaw, lama juga ya”

“nee”

“tapi ia terlihat marah saat melihatmu tadi. ada apa??”

 .

namja ini apa sih maunya?

tiba-tiba datang, tiba-tiba menanyakan hal pribadi.

apa jangan-jangan ia menyukai Nara??

 .

“,,,,,,,,,,,,,”

“ah mianhae, salah bicara. sudah, sudah, lupakan pertanyaan tadi”

“nee, gwenchana,,,,”

“tapi sungguh lho tatapannya tadi mengisyaratkan jika ia membencimu”

“,,,,,,,,,”

“eh, jika ada apa-apa, aku ada di lorong kelas ya”

“nee~”

 .

ia langsung keluar lagi,

mungkin ia benar mengenai tatapan Nara padaku.

i lost my mind!!

 .

**40 minutes later**

Nara dan Sangil kembali dari makan siang. ia tersenyum pada Luhan, lalu tanpa memandangku, ia langsung duduk di kursinya

 .

“kenapa tidak makan siang?” tegur Sangil ramah

“aku tidak lapar” ujarku ramah

“hmm, makanlah ini” Sangil memberikanku kue sus “ini enak lho”

“nee? tidak udah tidak apa-apa” ujarku menolak dengan halus

“makanlah. setidaknya harus diisi agar bisa belajar dengan baik” ia tetap menaruh 2 kue sus di mejaku beralaskan tissue “cepat,,”

 .

*deg*

kalimat itu?

kalimat itu adalah milik Nara!

dulu ketika aku malas makan, ia selalu membawakan kue sus, dan mengatakan hal yang sama.

apa itu, Nara??

 .

“nee, gamsahamnida”

“,,,,,,,,,,”

 .

masih ingatkah kau dengan makanan ini? Nara,,,

aku semakin bersalah padanya. dulu aku merasa bersalah. tapi seiring berjalannya waktu, aku semakin dewasa, dan aku mengerti aku sangat menyakitinya. jika aku minta maaf, akankah pintu maaf itu terbuka untukku??

 .

I’m going to embark on a time machine

If I would be able to go meet you again

If I can jump through time and space and be able to meet you

Say, even if we come to the same conclusion,

There wouldn’t be any regrets for sure.

I need a Time Machine

 .

 .

**4 DAYS LATER**

tak ada perubahan apapun.

jangankan mengobrol, melihatku saja dia enggan.

aku harus bicara padanya! masalah ribut atau tidak, nanti saja

 .

**pulang sekolah**

ia berjalan beriringan dengan Kyuhyun. aku melihat Nara begitu dekat dengannya.

marga mereka sama, sifat bodoh mereka pun sama, dan mereka tampak baik saat bersama.

rasanya malas melihatnya. walaupun harus akui mereka tampak serasi

 .

“Nara,,,” aku berlari mengejar Nara. dan mereka berhenti

“,,,,,,,,,,,”

“bisa bicara sebentar??” tanyaku padanya, ia diam memandangku

“ya sudah kalian bicara saja. kalau begitu aku duluan ya” ujar Kyuhyun santai

“,,,,,,,,,,,”

“terima kasih”

“yoo,,,,” ia melambaikan tangannya ke arah kami

 .

entah bagaimana mengungkapkannya.

tapi, berjalan beriringan bersamanya seperti ini,

benar-benar seperti masa lalu

 .

**City Garden**

sepanjang jalan ia hanya diam menatap jalan.

aku rindu padamu yang cerewet. sungguh

 .

“duduklah” ujarku mempersilahkannya duduk

“,,,,,,,,,,,” lagi-lagi ia hanya diam. apapun yang aku katakan hanya dijawabnya dengan bahasa tubuh. mana bahasa hatimu, Nara??

 .

“maafkan aku” ujarku lantang tanpa memandang matanya

“,,,,,,,,,,” ia tetap saja diam di posisinya

“maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf” ujarku berulang kali, dan akhirnya aku beranikan menatap matanya

 .

*deg*

ia menatapku tajam,,,

matanya berkaca-kaca.

ia terus menatapku dengan mata tajam itu

 .

“maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf,,,,,” ia membekap mulutku. ia menghela napas panjang, dan mengalihkan pandangannya ke arah lain

“,,,,,,,,,,,,,”

“Nara,,, bicaralah padaku” aku menggenggam tangannya. namun ia melepasnya. rasanya sakit. sangat amat sakit “aku benar-benar menyesal”

 .

“jakku nunmuri nanda, sirin nunmuri nanda. gaseum apaseo neo ttaemune apawaseo” tanpa menatapku, ia menyanyikan lagu itu. lagu yang menurutku maknanya terlalu dalam, dan memang seperti itulah hatinya. Maaf,,,

 .

“Nara,,,,,,”

 .

“niga geuriun naren itorok geurieun naren. bogoshipo, tto nunmuri nanda” aku mendengarkan setiap nada yang keluar dari mulutnya. nada pilu yang membuatku merasa jahat

 .

ya, aku jahat. aku sadar dulu aku jahat padanya karena melepasnya begitu saja. namun saat ini aku lebih sadar, bahwa aku ini sangat amat jahat, tidak punya hati, dan keterlaluan. maafkan aku Nara. hanya itu yang bisa ku katakan

 .

“maafkan aku Nara,,,” “hanya itu yang bisa ku katakan saat ni. maaf,,,,”

“,,,,,,,,,,,,,,” ia bangkit dan menatapku datar

 .

ia langsung pergi meninggalkanku.

Nara, tolong izinkan aku menginap di hatimu.

buka pintu hatimu sekali lagi, ku mohon.

you are the only one i love until now.

 no one can replace you in my heart, don’t care how perfect the woman is.

you’re still the best. comeback please

 .

 .

**1 MONTH LATER**

one month go by just like this. eventough i always smile and even say hi to her, she always rejected it directly without see my eyes. must i go back and let you life happily??

 .

“hei,,,” tegur Sangil ramah

“yooo”

“kau ada masalah dengan Nara?”

“nee??”

“hanya padamu Nara bersikap begitu dingin. dia kan temanmu di sd dan smp, hal buruk apa yang kau lakukan hingga ia seperti itu??”

 .

*deg*

ke,, kenapa itu bisa tau?

apa Nara menceritakannya?

tapi, ia bukanlah tipe yang,,,,

.

“ah itu,,,, se,, sebenarnya,,,”

“aku hanya menerka”

“nee??” menerka? maksudnya?

“namun reaksimu,,, agak shock dan berlebihan”

“,,,,,,,,,,”

“selama ini ia sangat amat ramah dan baik kepada semua orang. senyumnya adalah semangat bagi orang di sekitarnya”

“,,,,,,,,,,,,” ya senyumnya adalah milik semua orang. bahkan saat ia milikku

“hingga ia mendiamkanmu seperti ini, pasti ada alasan yang sangat kuat. atau dulu kau pernah membuatnya terluka terlalu dalam” imbuh Kyuhyun dengan tatapan tajam “right?”

 .

*deg*

“,,,,,,,,,” apakah ia cenayang??

“maaf kami ikut campur,,, kami hanya ingin kau dan Nara berbaikan”

“nee~”

“kalian butuh bicara. saling tenang dan selesaikan semuanya” ia menepuk bahuku dengan gentle. semua yang ia katakan benar. tak meleset 1 katapun

“yang perlu kau lakukan adalah berpikir kesalahan apa, bagaimana memperbaikinya, dan meminta maaf” imbuh Kyuhyun. entah mengapa Kyuhyun begitu,,, hmmm,,,

 .

“aku harus bagaimana??” gumamku melihat Nara tertawa dengan Luhan dan teman lainnya. semua di kelas ini sangat dekat dengannya, semuanya tersenyum bersamanya

 .

“uri babyboo,,,,,” ejek Taeyeon, teman sekelas kami

“boo boo boo” “cha cha cha. hahaha” imbuh Sangil dan Seohyun

“yaa!!! eerrghh,,,”

 .

mereka bersenda gurau bersama, dan Sangil, sepertinya Nara dan Sangil sangat dekat.

apakah aku cemburu? ketika ia dengan Kyuhyun ataupun dengan Sangil, aku merasa kosong.

aku merasa tak sanggup disini. melihatmu tertawa dan tersenyum bersama yang lannya, tapi tidak denganku.

haruskah aku pergi?

 .

Nothing was as easy as i imagined

love, now that wasn’t easy either

throwing away my deceived heart

that was what she wanted me to do

It would be nice if i could get another change

it would be nice if my heart would be accepted

anyhow, after turning around

One response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s