[FF] FOUND YOU


Main Cast:

  • Tegoshi Yuya
  • Han Nara

Support Cast:

  • Choi Siwon
  • Lee Donghae

Type: Oneshoot

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana (@keiichiro_nana)

.

———————————

Shibuya, Tokyo, Japan

November 1995

 .

Y : “ku berikan daun semanggi ini”

N : “untuk apa?”

Y : “untuk disimpan. lihat, aku juga punya”

N : “apa kita bisa bertemu lagi?”

Y : “suatu saat nanti kita pasti bertemu”

N : “kapan? dimana?”

Y : “tak tahu”

Y : “ingat aku ya”

N : “arasso, arigatou”

Y : “arasso??”

N : “itu sama dengan wakatta”

Y : “oh, iya, suatu saat aku akan belajar bahasamu dengan baik”

N : “nee, aku akan menunggu”

Y : “kita bertemu jika sudah besar ya”

 .

“chagi, cepat”

 .

N : “ah, okaasan sudah memanggil. jyaa ne. janji bertemu lagi ya”

Y : “wakatta, sayonara!!”

N : “sayonara”

Y : Jyaa ne, chikuu

N : byee, khiku

 .

**14 years later**

 .

Seoul Park, Seoul, South Korea

november 2010

 .

N POV

14 tahun yang lalu, kami berjanji bertemu. tapi tak tahu dimana,

14 tahun yang lalu, kami berjanji bersama. tapi tak tahu kapan,

14 tahun yang lalu kami berjanji saling berhubungan. tapi tak tau bagaimana,

 .

kau sekarang dimana?

apakah kau ingat aku?

Khiku,,, aitakatta

 .

“jangan melamun, kajja pulang”

“nee, mianhae. kajja”

 .

( di arah yang berlawanan )

 .

Y POV

14 tahun yang lalu, kami berjanji bertemu. tapi tak tahu dimana,

14 tahun yang lalu, kami berjanji bersama. tapi tak tahu kapan,

14 tahun yang lalu kami berjanji saling berhubungan. tapi tak tau bagaimana,

 .

kau sekarang dimana?

apakah kau ingat aku?

Chiku,,, Bogoshipoyo

 .

** tanpa mereka sadari, mereka sudah bertemu hari itu. persahabatan dan perjanjian yang diikrarkan 14 tahun yang lalu sudah terpenuhi**

 .

**bruuuk**

 .

“aduuh!”

“aaawww”

“ah, mianhae, aga-ssi”

“nee, gwencandha”

 .

~criiing~

*pluuuk*

 .

“ah, kalungmu jatuh”

“nee, gamsahamnida”

 .

Y POV

daun semanggi? daun itu di awetkan & di buat kalung, seperti milikku.

chikuu, masihkah kau menyimpan daun kita?

aku masih *Y melihat kalung*

 .

N Pov

“kenapa dia melihat kalungmu begitu?” bisik temanku

“ah, molla, mungkin dia atau temannya punya kalung sama sepertiku”

“kalungmu itu kenapa begitu dan dari siapa?” imbuhnya

“khiku memberikannya padaku 14 tahun yg lalu”

“nugu?”

“someone. hahaha. kajja”

“ah, arasso. kajja”

 .

aku dan seseorang tadi pun saling membungkuk berpamitan

hawa saat dekat seseorang tadi begitu aneh

ada apa ya ?

.

SIWON POV

aku lihat yuya menubruk orang lagi, lagi dan lagi hari ini. tak tau mengapa akhir-akhir ini dia terlihat murung dan yaa susah dijelaskan. semua karena yeoja yang ia cari. aku tidak tau seperti apa yeoja yang ia maksud. Kasihan~

diam, termenung, diam, melamun

.

“Fishy, lihat si pintar disana. dia menubruk, lagi, lagi, dan lagi hari ini” aku menepuk bahu donghae dan menunjuk ke arah Yuya

“geurae, apa yang anak itu pikirkan ya” ujar donghae “apa orang jepang kalau sedang galau seperti itu ? ”

“apa itu galau?”

“ah ya begitulah”

“,,,,,,,,,”

.

“padahal banyak yang menyukainya sejak SMA, tapi dia tak respect” gerutu Donghae “dia bilang hatinya sudah penuh” dari kejauhan aku melihat Yuya menghampiri kami sambil melambai. Benar-benar namja yang aneh

“kau benar. Pikirannya tersumbat”

“penuh dengan chiku nya” imbuh donghae dan aku mengangguk

 .

“hei kalian, jangan melamun melihatku” teriak yuya “orang jepang tampan ya? kkkk~”

“aniyo”  gerutu Donghae “kau salah!”

“eerrrrhhh~. jangan melamun bahaya, siwon-ssi, donghae-ssi”

“Ck!! tto!! harusnya kau bilang itu pada dirimu! Yuya-ssi” donghae menimpali tubuh Yuya & Yuya menimpali balik

“ah, beberapa hari ini melamun. waeyo??” tanyaku pada yuya

“ah, aniyo. gwenchana, chingudeul” yuya memukul lenganku pelan “naega jeongmal gwenchana”

“ih, jangan katakan chingudeul di depanku. aku geli” donghae bergidik mendengar kata-kata itu dari yuya. ya, mungkin karena yuya bukan orang asli korea, jadi donghae suka bergidik mendengar yuya bicara korea begitu fasih

“nee, anata tachi wa baka dayo ne” Yuya mulai berbicara bahasa jepang. alhasil Donghae hanya diam & menunduk. aku sedikit mengerti kalimat itu. yuya mengajari kami nihongo 4 tahun ini, tp donghae tetap saja tidak bisa

“yaa!! kau mau ku pasung yuya-ssi??” donghae menyeret yuya. dan akhirnya aku & yuya hanya tertawa melihat tingkah donghae. donghae lebih muda 1 tahun dari kami, & dia yg paling lugu. hahaha

 .

DONGHAE POV

namaku Lee Donghae. aku punya sahabat sejak SMA, Choi Siwon & Tegoshi Yuya. Yuya adalah orang jepang. sewaktu kelas 2, dia pindah ke kelas kami (aku & siwon), namun bahasa koreanya bagus sekali. jd kami tak masalah di komunikasi. kami bersahabat dengan baik. awalnya aku pikir ketika ia bercerita alasan pindah ke seoul adalah untuk bertemu sahabat kecilnya, aku hanya menanggapinya ringan. tapi ternyata niat itu benar-benar bulat. sampai detik ini, aku melihat keinginannya bertemu Chikuu itu sangat besar. aku rasa, chiku adalah cinta pertama yuya. aku & siwon hanya bisa membantunya seperti ini. tak mengerti8 harus apa, dan kami hanya bisa berdoa pada akhirnya~

.

YUYA POV

watashi wa Tegoshi Yuya desu. dari namaku terlihat jelas aku orang jepang. aku di Seoul sudah 4 tahun. aku pindah ke Seoul karena beasiswa, dan alasanku mencari beasiswa penuh adalah untuk bertemu dengan sahabat kecilku, Chikuu. sekarang aku kuliah di KyungHee university. berkat nilai sempurna, dan kemampuan berbahasa inggris, jepang, & mandarin, aku mendapat beasiswa penuh di universitas ini. aku mendapat kabar Chiku kuliah disini. di KyungHee banyak sekali nama yg sama dengan Chiku. tentu saja nama aslinya bukan Chiku.

 .

sekitar 1 bulan yang lalu, aku bertemu gadis. senyumnya mengingatkanku pada Chikuu, dan dia juga punya semanggi berdaun empat. teman-temanku sudah mengumpulkan banyak gadis yg bernama sama dengan Chiku di kampus. tapi, tak ada Chikuu ku. nama asli Chikuu adalah Han Nara, dan aku suka memanggilnya Chikuu atau Na-chan. suatu saat pasti bertemu. aitakatta, chikuu-chan.

 .

NARA POV

namaku Han Nara. aku tingkat pertama di KyungHee university. aku adalah perwakilan senat untuk tingkat pertama. aku masuk Kyunghee karena aku mendapat beasiswa penuh dari perusahaan Otsuka. perusahaan terbesar di jepang. karena aku mahir berbahasa jepang & inggris. aku belajar penuh bahasa jepang demi berkomunikasi lancar dengan sahabatku di masa kecil, yg bahkan sampai sekarang aku tak tau dimana dia. aku hanya tau dia sudah pindah. ya, dia pindah ke seoul & masuk universitas terkenal di seoul dengan beasiswa kampus tersebut. sebatas itu yg aku tau.

 .

sekitar 1 bulan yg lalu, aku bertemu namja. dia menubrukku hingga kalung daun semanggiku jatuh. dia melihatnya sangat serius. ketika ia menoleh padaku, ternyata dia orang jepang. wajahnya, tatapannya, mengingatkan aku pada khiku. khiku ku bernama Tegoshi Yuya, dia orang jepang. khiku, kau dimana, bogoshipoyo.

 .

**2 weeks Later**

** KyungHee University Park **

 .

YUYA POV

hari ini tugas tingkat ini harus di kumpulkan

berminggu-minggu santai karena terlalu memikir Chikuu

terlalu rindu, hingga jadi seperti ini

.

“aish, terlambat lagi. mau jam berapa naskah ini di serahkan” gerutuku sambil melihat jam berkali-kali “donghae, siwon, dimana kalian?!” aku hanya mondar-mandir di bangku taman. menunggu 2 sahabatku datang membawa proposal

“permisi, apa anda wakil senat tingat 2, Yu-kun??” aku mendengar yeoja memanggilku. tak tau kenapa aku di panggil Yu-kun disini, sejak pertama masuk sudah begitu

“nee, Yu-kun imnida. ah, tto??” yeoja yang waktu itu, kami sama-sama kaget, lalu ia tersenyum

“ah, ternyata kau yu-kun oppa? annyeong, na neun, nana imnida. aku wakil senat tingkat 1″ sapa yeoja ini. yeoja yang memiliki kalung semanggi berdaun 4, daun yang hanya bisa di temukan di jepang. Kalung yang sangat mengingatkanku pada na-chan

“lafalmu saat menanggilku Yu-kun sangat bagus, apa kau bisa jepang, nana-ssi??” tanyaku pada yeoja ini “atau,,,”

“geurae, aku bisa bahasa jepang. hajimemashite, watashi wa nana desu. doozo yoroshiku onegaishimasu” dia memperkenalkan dirinya dengan bahasa jepang, aku kaget & tersenyum. akhirnya aku menemukan junior yang sepaham “kau orang jepang itu ya?

“ha?”

“tingkat satu sangat heboh dengan sifatmu, kau misterius sunbae”

“aniya. kkk~”

.

“naskah itu??” dia menunjuk naskahku “milikmu?”

“ah, nee. aku menunggu temanku” aku melihat jam “sebentar lagi rapat di mulai tapi mereka belum datang”

“sebaiknya naskah kau titipkan kepadaku, setelah proposalmu datang, cepatlah ke ruangan!” nana merebut naskahku “ppalliwa”

“kau baru tingkat 1, tapi mengapa kau tau proposal itu?” aku merebut naskahku dari tangannya “dari mana?”

“mwo?? cheorom, lihat. aku pun membuatnya” dia merebut lg naskahku, sekilas ku lihat nama depannya Han. Han siapa ya?? “ya!! ppaliwa oppa”

“ah, arasso, onegaishimasu, na-chan” aku membungkuk, dia melihatku dengan wajah kaget

“he? waeyo?” ku tepuk pundaknya “gwenchana?”

“ah, aniyo, hanya ingat familiar dengan panggilan na-chan” ujarnya semangat “oh iya, ini kartuku, temukan aku ya. sudah ya, oppa. jangan lama-lama. sampai bertemu lagi” dia tersenyum berlari mundur & melambaikan tangan padaku.

.

sama seperti kejadian 14 tahun lalu. saat chiku pergi dariku,

temukan Nara.

temukan Na-chan,

temukan Chikuu,

 .

sekilas aku berpikir, mungkinkah dia na-chan ku?

“ah, namanya nana, bukan nara. tak mungkin dia chikuu ku” aku menggelengkan kepala

.

“yu-kun, yu-kun, yu-kun” suara dari belakang “hei jangan melamun !!”

“yaa!! babo namja. lama sekali, cepat, rapat hampir di mulai” aku menarik tangan siwon, dan kami pun langsung berlari menuju aula 1

.

**setelah rapat**

saat rapat aku memikirkan gadis itu

entah mengapa suara dan senyumnya memnuhi pikiranku

ah aniya ! aku adalah milik Han Nara, seperti apapun dia sekarang

.

@ canteen

“hei” tegur Siwon sambil memberikan makan siangku “ada apa lagi?

“kau kenapua luagi??” ujar Donghae dengan mulut penuhnya

“aniya gwenchana~”

.

“chakkanman, itu kartu rapat siapa?” tanya siwon padaku “tingkat 2 bukankah berwarna biru?”

“aku menitipkan naksah kita pemilik kartu ini” aku memberikan kartu na-chan pada siwon & donghae “jurusan apa aku lupa”

“oh, kau berikan ke nara” tanya donghae padaku “tenang pasti aman”

“aish, namanya nana, tapi tadi ku panggil na-chan” ku ambil kartunya

“tapi namanya nara, yu-kun” siwon menepuk pundakku, & menarik kartu na-chan lagi. Kami bertiga di kantin maloah rebutan kartu tanda rapat tingkat 1. Semua melihat kami heran

“dia bilang namanya nana, donghae-ssi, siwon-ssi” kami berdebat kecil karena sebuah nama. aku merebut lagi kartunya

“aigoo, namanya Nara, tapi dia suka di panggil nana atau na-chan, yu-kun!” siwon merebut kartunya. Nara? nama nana adalah Nara, & dia biasa di panggil na-chan?

“geurae, Han Nara” imbuh donghae. mwo? Han Nara?

“Han Nara??” teriakku “bukankah yang bernama Han Nara, atau nara sudah tak ada?”

“itu tadi Han Nara” teriak Siwon “eeerhhh”

 .

“ah, geurae, namanya juga Han Nara. mianhae yu-kun, masih ada satu, yaitu dia. namanya Han Nara, dia pernah tinggal di jepang waktu kecil. panggilannya nana atau na-chan” papar jelas donghae yg hanya membuat aku terdiam “eh?”

“ah, benar. keluarga suka memanggilnya chi chi, ah, apa ya? donghae, aku tak ingat?” siwon menepuk kepala donghae

“oh iya, Chikuu!!” chikuu? aku tersenyum mendengarnya

“dimana dia?? apa dia ikut rapat?” tanyaku buru-buru

“tidak, tingkat 1 seperti dia mungkin sekarang sedang ekplorasi di taman selatan, waeyo??” jelas donghae “karena tingkat 1 hanya bertugas mengumpulkan data”

“memangnya kenapa” tanya Siwon

“kalian ikutlah rapat, aku duluan tidak bisa ikut!! berikan alasan apa saja, ara??” aku berlari meninggalkan mereka

 .

Chajatda naesarang naega chatdun saram

Ddeugupgae anajoogoshipuh

Gamanhi nooneul gamajoollae

Naega ibmatchweo joolsoo-itgae

Fnally, I Found You!

.

“chikuu, chajatta!!”

aku berlari ke taman selatan sambil melihat kartunya.

selama 14 tahun aku menunggu & mencarinya. akhirnya ku temukan

 .

“na-chan!!” aku memanggilnya yang sedang mencatat “annyeong”

“ah, yu-kun oppa. waeyo??” aku terdiam menatapnya. melihat senyumnya, matanya, dan kalung daun semangginya yang terlihat di balik. kemejanya “hmm ??”

 .

“chi,,chikuu??” aku memanggilnya perlahan dengan nama kecilnya. dia kaget, binder yang ia bawa terjatuh. matanya fokus padaku

“kau tau dari mana nama itu, oppa?” tanyanya sambil mendekat ke arahku “kau mengenal orang yang menyebutkan nama itu”

“nee, sangat kenal” ujarku, dan ia tersenyum. apakah kau benar-benar uri chiku ?

“14 tahun yg lalu, aku memberikan daun semanggi kepada seorang yeoja. kami berjanji bertemu jika sudah besar” ujarku menatanpnya, dan ia pun mendengarkan dengan baik “yeoja yg manja, yg bernama nara. yeoja lucu yg selalu ku panggil chiku. chajatta, chiku!!” paparku

.

“anata wa tegoshi yuya desuka?” tanyanya perlahan “hontou ni, Yuya-san desuka ?”

.

“hai, ore wa tegoshi yuya desu, yuu desu, khiku desu” paparku sambil melambai padanya “ohisasiburi~”

“khiku?? omo, khikuu, bogoshipoyo….” dia berlari ke arahku, memelukku erat & menangis keras “khiku~”

“kau baik-baik saja kan?” tanyaku padanya, namun ia hanya diam & menangis dlm pelukku “daijoubu desuka ?” ia tetap diam menangis dalam pelukanku. Aku bahagia, sangat bahagia. Hey, finally i found you

“na-chan, uljima. arasso??” aku membelai rambut hitamnya. rambut hitam panjang favoritku, & ia terus saja menangis dlm dekapanku.

lama sekali dia memelukku, aku juga sangat rindu padanya.

akhirnya ku menemukanmu, Han Nara.

.

** SEOUL PARK **

NARA POV

aku tak menyangka, Yu-kun adalah Tegoshi Yuya ku, dia adalah khiku ku.

14 tahun tak bertemu, sungguh rindu. dia yang menemukanku lebih dahulu ternyata

.

“kau tau, khiku, aku sangat rindu padamu. 2 tahun setelah aku pindah, aku mencari tau keberadaanmu, tapi ternyata kau sudah pindah” paparku pada yuya yang sekarang nyata di sampingku, dan tangannya dalaman gengamanku. aku tak akan pernah melepasnya lagi. cukup sekali kehilangannya

“gomen ne. saat itu tiba-tiba, otoosan di pindah tugaskan ke osaka”

“ah, arasso, gwenchana, yuya” saat ku panggil dia yuya, dia tersenyum. senyuman yg tak akan pernah aku lupakan. senyuman 14 tahun yg lalu kini kembali “ah aku senaaang” aku memeluknya lagi

“nara, jangan pergi lagi ya. aku pasti gila bila kau pergi lagi” dia membelai wajahku dan tersenyum

“kimi wa soba ni iru kara, yuya-san” aku memeluknya, tiba-tiba di memelepaskan pelukanku, dan mendekatkan wajahnya ke wajahku “aishiteru yo”

.

“saranghae, jeongmal saranghaeyo, nara” dia menarikku & mencium bibirku. ciuman yg lembut, ciuman yg hangat. ciuman pertamaku, dengan cinta & pacar pertamaku, tegoshi yuya

“atashi mo, khiku” aku membalas ciumannya kali ini, aku tak mau kalah

.

YUYA POV

tak terasa waktu berjalan begitu cepat.

sekarang ada Nara disini, aku pasti akan bertahan

let’s talk about 14 years ago~

.

“aigoo, yaa!! terlalu, aku & donghae di rapat menggantikanmu, tapi kau malah dengan,,, nara???” siwon & donghae datang marah-marah. kami kaget. namun saat mereka tau aku sedang duduk dengan nara donghae jauh lebih kaget “tto??’

“Han Nara-ssi?” imbuh siwon

“ige mwoya?? Han Nara dengan Tegoshi Yuya? bisa kalian jelaskan?” donghae tampak bingung, siwon hanya menatap kami sambil menggaruk kepala “eh?”

“chakkanman, apakah nara adalah chikuu mu, yu-kun??” tanya siwon, lalu aku tersenyum menatap kedua sahabatku ini

“woaah, bingo. 100% percents for you, boy!” Nara menjentikan jari pada siwon “ah mian. Maksudku oppa”

“gwenchana, nara-ya”

“akhirnya juga setelah 14 tahun” donghae memeluk siwon & menangis “amazing”

“aish, sekarang aku paham mengapa, lee sora, mengatakan kau adalah crying baby, lee donghae” siwon berusaha melepaskan pelukannya dari donghae “lepaskan!!!”

“yaa!!!”

“bukankah kalian yang menjelaskan asal usul nara padaku?” tanyaku bingung “Nara, Na-chan, Chiku??”

“ah, geurae! babo, kan kita yang mengatakan bahwa Han Nara adalah Na-chan, yg berarti dia chikunya yu-kun” siwon menepak ringan kening donghae

“sakit! yaa!! ototmu lebih besar, jangan macam2, siwon-ssi!!” donghae memukul ringan lengan siwon yg berotot

“ah, oppadeul, gamsahamnida. kami hutang jasa pada kalian” nara berterima kasih & membungkukkan tubuhnya

“jasa?? kau memanggil tukang service, siwon?” tanya donghae pada siwon

“maksud nara, jasa karena kita membantu mempertemukan mereka, jeongmal babo namja!!” kali ini siwon benar-benar menepak kening sahabatnya “mengerti??”

“appooo. ya!! kau ini. ah, mianhe, yu-kun, na-chan” donghae mengacungkan 2 jempolnya & tersenyum bersama siwon

.

“hah, kajja kita pulang. aku traktir kalian makan malam”

“mwo?? jinja, yuya?”

“gamsahamnida”

“taratatata, i’m lovin it” ajakanku di sambut positif oleh nara, siwon, & donghae. kami meningkalkan areal kampus sore hari. sore yang sangat indah

.

sekarang aku benar-benar beruntung. aku punya 2 sahabat yg begitu baik, dan disisiku kini ada Nara. yeoja yg sejak 14 tahun yg lalu pengisi hatiku. dan sekarang?? hatiku penuh dengan dia.

benar kata orang dulu, jika masing-masing dari kita memiliki semanggi berdaun 4, maksimal 15 tahun pasti kita bertemu lagi. lebih awal 1 tahun bertemu. 14 tahun 1 bulan, aku menemukan kembali Chiku ku yang hilang.

hontou ni arigatou, kami-sama

.

.

– THE END – 

2 responses

  1. Loh na, ini bukannya udah pernah tamat ya?? apa belom? Lah aku lupa, tapi kayaknya udah deh, eh gak tau deh😀

    but for all. It’s great ^^ meskipun aku kurang dapet feelnya hehe
    ff kamu keren keren na.
    Lain kali bikin perubahan yaaa ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s