[FF] I WILL FORGET YOU [Part 1]


Main Cast:

  • CHO KYUHYUN
  • HAN NARA

Support Cast: You’ll found them by yourself ^^

Type: Part 1 of 2

Genre: Friendship, Romance, Life

Rate: R / AG (All Age)

Author: Nana (@keiichiro_nana)

————————————————

.

ketika kau mencintai seseorang,

bohong jika kau tak mengharap dicintai olehnya.

ketika kau melihat seseorang,

bohong jika kau tak mengharap di lihat olehnya.

.

namun jika mencintai begitu rumit, dan melihat begitu sakit.

haruskah aku mengabaikan semua?

.

KYUHYUN POV

“Kyuhyun!!” teriak seorang gadis kecil dengan dandanan sederhana dari ujung lorong kelas “kyuhyun, aku menyukainya”

“nugu??”

“yoseob”

“hmm dari kelas B ya?”

“that’s right”

“…….”

.

gadis kecil yang cerewet dan manja ini sudah berubah.

apakah mulai detik ini semua akan berubah?

.

**Backsound: Cherish That Person – Yoseob**

.

“kyu,,,”

“hmm,,,”

“waeyo??”

“ah aniyo. hehe”

“gadis bodoh!!”

.

** 5 DAYS LATER **

.

Kyuhyun’s home

I am invisible. but I am standing in front of you.

But your eyes look past me.

I am cold. but I am flowing toward you.

I despise myself for being square.

.

her name is Nara,,,

aku bertemu dengan gadis itu musim semi 4 tahun lalu saat pindah ke kelasku. saat pertama mengenalnya, ia sama sekali bukan gadis yang istimewa, ia gadis yang sangat biasa,  kecil mungil, cerewet, dan tidak pintar. namun senyumnya yang sangat ramah kepada semua orang membuatnya terkenal di lingkungan sekolah.

menurutnya aku ini namja yang angkuh dan minta di bunuh. pemikirannya sama seperti banyak namja dan yeoja yang mengenalku. bahkan mungkin termasuk sahabatku, Lee Sungmin. Aku bukan namja yang mudah bergaul dengan yang lain, hanya Sungmin sahabatku. ia mengubah pandanganku tentang teman. tak berapa lama kamipun bersahabat. aku mulai mengerti sifat dan sikapnya. apakah hanya sahabat? ya, memang harus seperti itu

.

“ah aku stress” ujar Nara sesaat setelah melempar buku matematikanya jauh-jauh melewati kepalaku “matematika membosankan. harusnya di skip ini!”

“andwaeyo, aku suka matematika” ujarku menyangkal bahwa matematika itu membosankan “lagi pula kau terlalu malas tuk belajar makanya susah”

“i don’t really like math. actually i hate it” ujarnya fasih dan saat itu aku hanya bisa tersenyum dan tertawa. dasar gadis bodoh, ah tidak, gadis ‘pintar’!!

.

gadis tomboy yang manis.

gadis aneh yang ramah.

gadis cerewet yang lugu.

gadis bodoh yang baik hati

.

**Backsound: Don’t Touch My Lady – Boyfriend**

.

**NEXT DAY**

@ school

sejak kemarin ia selalu tersenyum. hanya karena kebetulan bertemu yoseob dan seharian bersamanya. kenapa bisa? nara suka berkunjung ke yayasan yatim piatu, dan saat itu yoseob sedang mengantarkan sumbangan dari keluarganya.

apakah Nara beruntung? ya, sangat.

apakah Yoseob beruntung? ya, mungkin.

apakah aku beruntung? ya, tak tahu. bagaimana menurutmu??

.

“kyuhyun, bolehkah aku meminta?”

“apa”

“kau kan sering latihan vocal bersamanya. lain kali ajak aku yaa”

“hahaha, kau benar menyukainya?”

“hmm, iya”

“baiklah, minggu depan akan ku ajak”

“yes!!”

.

ia memelukku erat. seorang gadis yang lugu yang masih harus ku awasi hingga semuanya tiba.

tapi jika ia mengetahui semuanya, apakah ia masih mau memelukku?

.

“tapi nara,,,”

“waeyo?”

“jangan berulah ya”

“ha?”

“hidupmu itu penuh dengan ulah bodoh!”

“ya!!!”

“hei,, hei,,”

“arasseo kyuhyun-ssi”

.

ia mendengus kesal,

ya aku selalu membuatnya mendengus,

membuatnya marah dan menangis.

tapi bukan maksudku menyakitimu,

believe that, Han Nara

.

Her smile that flows so smoothly

The only thing I can do is sigh

What should I do? I’m just hesitating

.

NARA POV

nan geu namja joahaeyo,,,

namja yang ramah dan manis, yang bersuara sangat indah, dan namja yang begitu polos,

I love you, Yang Yoseob.

.

mungkin dia tak setampan, sekaya, dan sepintar Kyuhyun. lagipula aku juga baru mengenalnya, dan bukan tidak mungkin ia namja yang jahat. hmm, bukan maksud membandingkan dengan Kyuhyun. tapi baru ia yang mampu membuatku menatapnya begitu lama, lebih dari sekedar itu. lebih dari sekedar aku mampu bermain pelototan bersama Kyuhyun.

little bit different. Thank God I Found You

.

** TAMAN **

Kyuhyun,

Kyuhyun,

Kyuhyun,

kau benar-benar namja ‘pintar’ yang suka membatalkan janji.

selalu mengabari tiba-tiba. aku tak marah karena aku tau ia jujur.

geunde,,,

.

“hey, masih ingat aku” tegur namja yang ada di depanku. ia melihatku dengan tatapan ramahnya dan bertanya apakah aku masih mengingatnya. hello, harusnya itu yang aku tanyakan “hai??”

“ah, nee, nee” jawabku gelagapan

“kok sendirian? dimana Kyuhyun?”

“ia membatalkan janji karena urusan penting” ujarku muram sambil menatap 2 gelas capucinno dan vanilla late di tanganku

“itu capucinno ya??” tanya namja ini ramah dan aku mengangguk “untukku yaa,,,” ia mengambil gelas yang berisi capucinno dan langsung menyeruputnya. hal itu sukses membuatku berwajah badmood saat menatap namja ini

“that’s mine” ujarku datar dan ia tertawa lepas

“maaf, maaf, aku sangat haus, nara” ujarnya meminta maaf

.

*gleek*

he remembered my name,

he didn’t forget my name,

oh gosh!! Ambil deh ambil, capucinno-nya

.

“kau suka capucinno juga?” tanyaku padanya

“nee~ rasanya manis, pahit, hangat, dan semuanya. sama seperti cinta dan kasih sayang”

“bandinginnya jauh banget” gerutuku sambil nyinyir lalu ia mengacak-acak rambutku, dan oke aku melting saat ini

“ini untukmu” ia memberikan Birthday Party invitation dan tersenyum “datang ya jangan lupa”

“siapa yang ulang tahun?” tanyaku polos

“pak satpam sekolah kita” ujarnya datar dan aku langsung menggembungkan pipi “bercanda, nara-ssi. aku yang berulang tahun, jadi kau harus datang yaa”

“oh okay. mau aku kadoin apa?”

“kado ulang tahunku tahun ini adalah kamu, nara. so you must be there on time” ujarnya lembut lalu aku mengangguk dan membulatkan mulutku

“aku duluan yaa, dan terima kasih capucinno-nya” ia melambaikan tangannya lalu berlari menjauhiku. tiba-tiba dia berhenti dan kembali ke arahku yang sedang sedang asyik menyeruput vanilla late milik kyuhyun

“wae??” tanyaku sedikit judes

“kau ingat aku kan?”

“ha?”

“tanpa lihat undangan itu. ingat tidak padaku?”

“nee” ujarku singkat

“benar ingat aku tidak??”

“hmm,,,,” aku mulai risih dengan pertanyaannya. Kalau ia Kyuhyun, pasti sudah ku jambaki, ku tending, atau ku pukul kepalanya. Sayangnya ia adalah namja itu

“aku akan pergi hanya jika kau mengingat namaku. sedikit saja, lalu aku ,,,,”

.

aku terdiam memandangnya,

aku terdiam mendengar napasnya,

aku terdiam mencium parfumnya,

lalu aku tersenyum dan melihatnya matanya,

.

“Yoseob”

“ha?”

“Yang Yoseob, 2 B, Kyuhyun and Kwangmin’s Friends. right?” ujarku tanpa cela, dan kurasa itu cukup membuatnya puas karena ia tersenyum lebar

“jangan pernah lupakan aku ya”

“wae?”

“karena jika kau lupakan aku, hanya aku sendiri yang terus mengingatmu”

“,,,,,,,,”

“bye Han Nara”

.

ia pergi lagi,

meninggalkanku dengan sejuta pertanyaan.

astaga,,, aku dibuat shock parah olehnya hari ini !

gaaaah, aku mau mati disampingnya tadi.

Tuhan, sungguh terima kasih~

.

**THE NEXT DAY**

** lorong kelas Kyuhyun **

.

“Kyu, sabtu ada acara?”

“mau kemana?”

“kemarin aku sedang duduk di taman, dan tiba-tiba,,,”

“apaan? ngambek karena aku batalin janji? hah!”

“ah bodoh! bukan” aku menempeleng keras Kyuhyun

“terus?” nyinyirnya

“kemarin aku bertemu yoseob dan ia memberikan ini”

.

aku memperlihatkan kartu undangan ulang tahun Yoseob. Kyuhyun tertawa dan menepuk bahuku. ia mengeluarkan kartu undangan yang sama, dan membuatku tersenyum

.

“hey bodoh, sepertinya ia ada rasa padamu”

“mollayo kyu, aku kan jelek”

“you’re so beautiful to me~”

“jeongmalyo??”

“ah tidak. aku hanya bercanda, nara”

“……”

“aku aneh?”

“ya begitulah”

“,,,,,,,”

.

**jleeb!!**

#krik #hening

.

“sudahlah. besok aku jemput jam 7”

“,,,,,”

“jangan mimpi di siang hari. ara!!”

“arasseo”

“sudah beli ka,,,”

“sudah!!!”

.

aku mengerti apa yang akan ia tanyakan, dan saat aku spontan menjawab pertanyaannya, ia tertawa keras. Aku malu, sangat malu. Tentu saja semua siswa melihat ke arah kami dengan tatapan ‘apa yang mereka lakukan?’. Namja bodoh~

.

“kalian cocok kok”

“benarkah?”

“benar! Sama-sama keras kepala dan pendek! HAHAHA”

“Cho Kyuhyun!!!!” teriakku sambil menendang kyuhyun lalu berlari mengejarnya di lorong kelas

.

**Backsound: Moves Like Jagger – Maroon 5**

.

Itulah Kyuhyun.

sekasar apapun dia,

segalak apapun dia,

secuek apapun dia,

dia tetaplah sahabatku,

.

.

** 3 DAYS LATER **

@ Nara’s home

gaun panjang pemberian eomma ini semoga bisa membuatnya shock. Hyojoo unnie bilang aku seperti pengantin yang cantik. tapi sungguh, butuh waktu 3 jam untuk belajar berjalan dengan baik. oke, ini kali pertama aku menggunakan gaun. hanya untukmu, mr. Yang !

.

*tiiin*tiiin*tiiin*

.

“itu Kyuhyun. ppalli rapikan gaunmu” ujar eomma dan aku mengangguk

“jangan lupa tasnya” imbuh unnieku

.

“Nara, cepat!! pakai topi dan sepatu kat-mu!!” teriak Kyuhyun dari luar rumah “jangan lama-lama!!!”

“nee chakkanman” teriakku dari dalam rumah “sialan! kali ini aku tidak pakai apa yang kau pikirkan!! just wait and see, Kyuhyun Cho”

“jangan menggerutu sayang”

“nee~” aku memeluk eomma dan unnieku lalu berjalan menuju pintu

.

apa aku cantik?

apa aku cocok?

aku terus melangkahkan kaki ke arah pintu depan dengan gumaman.

aku takut Kyuhyun menjadi terlalu jujur karena gaunku yang aneh, dan pasti aku akan merasa sedih. ku mantabkan melangkah keluar dan tak peduli apa yang akan si bodoh katakan. saat ku buka pintu, ada Kyuhyun yang menungguku. kami terdiam dan ia terus memandangku. apa yang akan ia katakan?

.

Kyuhyun melihat ke arahku dari atas sampai bawah. membuatku sedikit malu karena gaun ini.

apa yang harus aku lakukan?

.

“aku sudah biasa melihatmu menggunakan jas berdasi dan aneka macam pakaian. sekarang lihat aku, apakah aku cantik dengan gaun ini?” ku putar tubuhku di depan Kyuhyun dan bergaya seperti putri menunggunya berkomentar

“you,, are,, so,, beautiful,, Han Nara” ujar Kyuhyun dengan mengangkat 2 ibu jarinya “silahkan tuan putri” ia menggandeng tanganku menuju mobil. senyum tulusnya terlihat, dan sesaat aku merasa aku sangat cantik

.

*deg*deg*deg*

.

perasaan apa ini?

ia sungguh berbeda hari ini.

sangat manis dan tampan tentunya.

apa karena hari ini memang hari yang spesial? atau ada rasa lain?

what’s going on?

.

**Backsound: Diva – After School**

.

KYUHYUN POV

what the hell!!!

she’s so cute !

for the real, she’s so beautiful!

aku tak percaya ia bisa secantik dan seperfect ini dalam waktu 3 jam!!

.

@ Yoseob Birthday Party

kami melangkahkan memasuki rumah yoseob yang besar.

semua orang memandang kami dan mengatakan kami sangat serasi.

agak aneh mendengarnya. biasanya kami dikenal sebagai sahabat bodoh.

.

“Kyuhyun aku malu”

“kau cantik, percayalah”

“,,,,”

“tegakkan wajahmu. You’re beautiful”

“nee”

.

genggaman tangannya begitu kuat ku rasakan di lenganku.

Nara kau sangat berbeda hari ini

.

“Kyuhyun!! Na,,ra??” Yoseob menghampiri kami dan ia super shock melihat dandanan Nara. kurasa semua orang yang mengenal dia akan shock melihatnya hari ini

“yoo!” ujarku membalas sapaannya

“hai” ujar Nara ramah. aku saja sangat jarang mendengarnya berbicara halus

.

“Kyuhyun, Nara, ayoo kesana. kita makan dan minum” ajak Yoseob sambil menepuk bahuku “Nara aku benar-benar terkejut hari ini. thankyou”

.

entah mengapa aku melihat cinta di mata mereka. aku tau Nara menyukai Yoseob, dan Yoseob? yaah, akhirnya aku paham. ternyata dugaanku selama ini benar, Yoseob sudah menyukai Nara sebelum Nara mengatakan padaku kalau ia mulai menyukai Yoseob. great!

.

** 2 hours later **

“babo! aku duluan ya. eomma memintaku pulang karena ada urusan”

“ya sudah aku juga pulang!”

“kau kesini kan karena yoseob. yakin?”

“kau pulang, aku pulang!”

“baiklah!”

“yakin tidak?”

“Kyuhyun-ssi!!”

“arasseo,,,”

.

kami mencari yoseob hendak pamit

tapi aku masih ragu dengan bocah ini

.

“yoseob, kami pulang dulu, di rumahku ada masalah”

“baiklah. Nara? kau juga pulang?”

“kyuhyun pulang, aku pulang”

“disini sebentar lagi. aku yang mengantar pulang. lagi pula masih ada kwangmin dan sungmin” ujar yoseob berusaha menahan nara untuk tetap tinggal. wajah nara terlihat bimbang

“aniya. pulang dan pergi harus sama Kyuhyun. mianhae~”

.

*deg*deg*deg*

.

aku tau ia sangat sangat ingin datang ke ulang tahun yoseob. saat yoseob melarangnya pulang, ia mengatakan ‘aniya. pulang dan pergi harus sama Kyuhyun. mianhae~’ dan membuatku sangat aneh. tak tau kenapa

.

“kami pulang ya”

“ya sudah hati-hati”

.

aku melihat raut kekecewaan di wajah Yoseob dan Nara saat mereka melambaikan tangan.

ada apa ini?

.

*di parkiran*

“hey bocah, kalau masih mau disana ya kesana. aku sudah besar dan bisa pulang sendiri”

“tak mau! aku takut sendirian, dan aku tak akan pergi tanpamu”

“takut apa sih?? ada Kwangmin, Sungmin, dan Yoseob. kalau pulang bisa minta antarkan mereka”

“tak mau! tak mau! sudah, ayo pulang!”

“,,,,,,”

.

gadis bodoh,

kau hanya perlu disana sebentar,

setelah itu Yoseob akan menjadi milikmu,

kurasa,,,

.

“Nara!!!! tunggu!!” teriak Yoseb dari pintu rumahnya, lalu ia mendekat ke arah kami

“wae??” ujar Nara datar. tak lama kemudian, semua tamu undangan keluar rumah dan melihat kami

.

“ada apa sih?” nara mendekatiku dan berbisik. wajahnya panik

“ah aku juga tak tau,,,,”

.

Yoseob maju mendekati Nara,

semakin Yoseb maju, semakin Nara mundur. karena aku tau ia takut dengan keadaan seperti ini. aku hanya tertawa melihatnya sembunyi di belakangku

.

“i love you Nara!!!”

.

“ha?”

“ngeekk?” suara shock Nara yang paling buruk!

“,,,,,,,,”

“hah?”

.

aku, Nara, Sungmin, Kwangmin, dan para undangan super shock mendengar pernyataan yoseob barusan

.

“jangan hanya ‘ngeeekk?’ Nara! jawab pertanyaanku” ujar Yoseob, dan aku hanya diam melihat pasangan baru akan lahir sebentar lagi. yeaah, i feel a bit different right now!

“harus jawab apa aku??”

“yang tadi”

“kau hanya bilang ‘i love you nara’, and just it” ujar Nara lantang dan kami semua mengerti kemana arah pembicaraan ini

.

Yoseob yang panik karena gugup menyatakan cintanya pada Nara, dan Nara yang bodoh karena tidak tahu kalau Yoseob menyukainya. pasangan otak pendek!!

.

“ah bodoh!! maksudnya Yoseob menyukaimu! mau tidak jadi pacarnya! nara bo,,doh,,,” aku menempeleng Nara keras, tapi di akhir kalimat aku sadar kalau aku keceplosan. semua undangan tertawa, dan aku hanya nyengir kuda. aku menyatukan tangan and say sorry to yoseob, lalu ia tersenyum dan mengangguk

.

“aku bukan namja yang sempurna. tapi aku akan berusaha mencintaimu sesempurna mungkin” ujar Yoseob, dan Nara tersenyum puas. akhirnya si bodoh mengerti

.

“you don’t need to promise me because i know that i’ll be happy if i’m with you” ujar Nara tanpa cela dan Yoseob berlari memeluk Nara karena aku tau Yoseob mengerti artinya. dan celakanya aku, ah tidak, kami semua tak tau apa yang Nara katakan dan hanya bisa bertepuktangan tanpa tau apa yang mereka katakan. aku yakin pasti jawabannya ‘ya’

.

“chukkae babo!!!!” ujarku menjitak Nara “jaga Nara ya~”

“ne Kyuhyun~” yoseob memeluk nara dari samping dan tersenyum ke arah tamu undangan

.

suara gemuruh kebahagian bertambah, dan kebahagiaan hari ini menjadi double. tapi aku? aku tidak merasa apa-apa. really feels nothing for this day. hmm, i just wanna say congrats to you, Yoseob and Nara. hope you’ll be happy for being together

.

.

**5 MONTHS LATER**

.

NARA POV

**Karaoke Center**

5 bulan sudah ku lalui hari bersamanya. Kyuhyun, Kwangmin, dan Sungmin pun selalu ada di kehidupanku. they’re the most important people in my life after my family. Mungkin waktu bersama Kyuhyun berkurang karena aku memilih bersama Yoseob. Tapi percayalah Kyuhyun, tak akan ada sahabat dan namja yang sepertimu. you’re my best friend

.

“kemana yoseob?” tanyaku pada Kyuhyun yang sedang sibuk dengan kwangmin dan sungmin *eh

“mollayo” jawab mereka bertiga bersamaan dan aku hanya mendelik ke arah kwangmin yang sedari tadi memutar-mutar ponselku

.

“nara, ada telpon dari Yoseob” ujar Kwangmin sambil melemparkan ponselku. astaga!!

.

*klik*

“yeobseyo??”

“nee~”

“di luar?”

“arasseo”

“wait ya~”

*klik*

.

“kenapa?” ujar sungmin dan kyuhyun bersamaan

“hey aku keluar sebentar ya” ujarku sambil merapikan rambut

“ayo aku temani” Kyuhyun mendorongku pelan ke arah pintu.

.

sejak yoseob mematikan ponselnya tadi entah mengapa jantungku berdegup kencang, hatiku tak karuan. saat aku mulai pacaran dengan yoseob aku bahagia dan sudah bisa mengendalikan degup jantungku. tapi ada apa ya barusan?

.

**luar gedung**

“itu Yoseob” ujar kyuhyun sambil melambaikan tangan pada yoseob yang berdiri di pinggir jalan

“nara~ wait yaa!!!” teriak Yoseob. ia melangkahkan kaki menyebrang jalanan dan menuju ke arahku. sekarang ia di hadapanku, dan tersenyum begitu manis “hey hoo”

“,,,,,,”

“waeyo?”

“kau tidak tampan. tapi mengapa aku begitu menyukaimu ya?”

“hmm, kau juga tidak cantik, pendek, cerewet. dan tidak pintar. tapi mengapa aku juga begitu menyukaimu ya?”

“i love you seobi”

“I love you more honey”

.

“aish, aku ke dalam duluan yaa. pacaran kok berdua aja. payah” gerutu Kyuhyun. lalu ia berjalan santai ke arah gedung “bye~”

“hati-hati oppa” ujarku meledek dan ia mengepalkan tangannya. Kyuhyun, you’re the most important man in my life after yoseob. just believe it

.

“ah!! aku lupa!!”

“wae?”

” bucket itu!”

“yang di sebrang?”

“itu milikmu, nara”

“woaa? jeongmal?”

“sebentar aku ambil”

“ne~”

.

ia hati-hati menyebrang untuk mengambil bucket bunga itu. Yoseob, this love more bigger than i though and i know that you’re my man. i hope~

“lihat!!” dengan bangga ia perlihatkan bucket bunga yang begitu cantik kepadaku “aku kesana yaa” ujarnya

.

Yoseob berlari kembali ke arahku dengan bucket itu. senyumnya benar-benar nafas untukku. tanpa memperhatikan jalanan, ia terus saja berlari. dari arah kanan ada mobil yang melaju kencang menuju Yoseob

.

“yoseob awas!!!!!”

“aaaaaa~~~”

“awaaas!!!”

.

*ccciiiittttt*

**jegeerrr**

.

“yoseob!!!!!!” aku melihat sedan itu menabrak Yosoeb dan membuatnya terpental

.

**Backsound: Even If Isn’t Necessary – Ft. Island **

.

aku berlari menuju Yoseob dan bucket bunga yang berhamburan menutupi tubuhnya

.

**cetaaaarrr**

.

“yoseob!!!”

Hujan datang membasahi tubuh kami. tubuh Yoseb benar-benar lemah. darah segarnya tersapu oleh derasnya hujan. orang-orang mulai berkerumun mengelilingi kami. seseorang yang menabrak yoseob itu segera menelpon ambulans terdekat. aku panik. sangat!

.

“yoseob??” darah segar mengucur di daerah kepala. Ya Tuhan, apakah ini Yoseobku?? “seobi??”

.

“na,,ra,,,”

“sssttt, sebentar lagi ambulans datang” ku tutup pelan mulutnya dengan telunjukku. aku gemetaran karena mendengar suara-suara yang berkerumun mengelilingi kami “kau pasti baik-baik saja”

“nee~”

.

aku mengambil ponsel yang ada di sakuku dan mencari kontak Kyuhyun dengan sigap

*klik*

“Hyunie!!! cepat keluar gedung sekarang!!!”

“ppalliwa, jebal!”

*klik*

.

“i,, lo,,ve you,, so,, much,,”

“arasseo seobie. sudah hemat tenagamu. apa dingin??” ia menggeleng pelan, lalu berusaha meraih bucket bunga yang ada disampingnya

“na,,ra,, ini bunganya” ujarnya terbata-bata. wajahnya begitu sayu. ku pangku kepalanya dan rok putihku berlumuran darahnya “ma,,af ya,, rus,,ak”

“gwenchana!!” aku mendekapnya di pelukanku. aku tak bisa berpikir jernih lagi. Kyuhyun cepatlah kemari

.

aku tak ingin kehilangannya,

aku sangat mencintainya,

Yoseob bertahan, ku mohon

.

“Nara!!!” aku mendengar suara Kyuhyun, Sungmin, dan Kwangmin dari belakangku

“astaga!! Yoseob!!” kwangmin shock melihat yoseob berlumuran darah “ambulans sudah??” aku hanya mengangguk. Sungmin memayungiku dan yoseob. kyuhyun dan kwangmin memberikan jaketnya untuk kami pakai. aku sungguh tak tau harus bertindak apa lagi

.

“hey,, can,,tik. a,,ku ber,,un,,tung,, meng,,e,,nal,,mu”

“na do ~”

“ka,,li,,an to,, long,, ja,,ga na,,ra” ujar yoseob terbata-bata

“selama ini kau menjagaku dengan baik. lanjutkan menjagaku!!!” ujarku setengah kesal. menangispun terasa tak berguna “itu ambulans datang” imbuh kwangmin

“a,,ku,, men,,ja,,ga,, da,,ri sa,,na,” ujarnya lemah sambil mendongak ke langit. aku semakin menangis. tenangan Kyuhyun untuk pertama kalinya tak berefek “te,,tap ja,,di ga,,dis ce,,ri,,a ya,,”

“kau harus tetap disini seobi!!”

“ta,,pi sa,,kit,,”

“,,,,,,” aku semakin menangis mendengarnya mengatakan ‘sakit’. lalu aku mengangguk dan mencium keningnya

“jal,,ga,,yo na,,ra”

“ah itu ambu,,, lans,,,”

.

Yoseob menutup matanya di saat ambulans datang menjemputnya.

Yoseob menutup matanya di saat aku benar-benar menyakini bahwa aku sangat amat mencintainya.

Yoseob menutup matanya, untuk selamanya…

.

Love deepens as much as the tears flow

And we mature as much as we hurt

If we walk towards the place where our heart touch

I want to believe it is possible

.

“yoseob!!!” kyuhyun, sungmin, kwangmin berteriak di tengah jalanan.

sedangkan aku? aku terus menangis! Tuhan, inikah takdirku?

“ku mohon, kau harus bertahan seobi. aku janji akan giat belajar, aku janji tak akan ambekan & manja, aku janji tak akan memintamu datang tengah malam tuk menemaniku belajar / sekedar jalan karena bosan. tapi jangan pergi dariku. Yoseob!!!! dashi dorawa, jebal”

.

**Backsound: In Heaven – JYJ**

.

kehidupan ini seperti apa,

hatiku ini seperti apa,

pikiranku ini seperti apa,

aku sudah tak tau lagi.

yang aku tau, hidupku, hatiku, dan pikiranku hancur lebur~

.

“seobi bisa kau kembali? aku hanya ingin memelukmu dan mengatakan betapa bangganya aku mencintai dan pernah memilikimu. bisakah??”

.

You can’t see so I love you like this

Even your fingerprints in the corner

I strongly engrave them into me

My blackened and bruised heart

I take it out and show it to you

But you just say that looks pitch-black outside

.

KYUHYUN POV

ia begitu tertekan melihat kematian Yoseob dengan mata kepalanya sendiri

selama ini aku tak pernah melihatnya begini tertekan

beberapa hari setelah kematian Yoseob ia tetap berdiam diri di kamar

pandangannya kosong dan ia terus menatap bucket bunga yang sudah layu

mungkin jika aku yang ada di posisi itu, akan ada Yoseob yang bisa membuatnya tersenyum

sepenting itukah Yoseob di hatimu, Nara?

.

“Nara”
“,,,,,,,” ia tetap diam menatap camera digitalnya. menatap selca-nya bersama Yoseob satu hari sebelum tragedy itu terjadi

“sudah beberapa hari kau tidak makan dan minum”

“tidak” jawabnya singkat

“makanlah. Ini aku belikan waffle stroberri dan orange tea kesukaanmu”

“,,,,,,,”

“nanti kau sakit nara”

“gwenchanayo”

.

aku mendekat dan membelai rambutnya

rambutnya begitu usang,

.

Your warm eye expression

Your warm love

You are growing bigger inside me

I kept wandering in the long darkness

To reach that place touched by the single ray of light

Now that the time has come, I’ll even my heavy breath

I’ll confidently stand in front of you

.

“igeo masisseoyo. makanlah,,,,”

.

*pryaaaang*

ia membanting piring dan gelas hingga pecah berserakan,

ia menatapku begitu dalam,

ia kembali menangis dan menunduk,

lalu ia kembali duduk di samping pecahan kaca,

.

“astaga” Kwangmin dan Hyojoo noona shock melihat apa yang dilakukan Nara “ada apa Kyu,, ”

“ia membantingnya” ujarku sambil merapikan pecahan kaca yang berserakan disamping Nara “kau tau Nara, hidup itu banyak pilihan. Salah satunya untuk bangkit dari keterpurukan setelah ditinggalkan orang yang kau cintai demi orang-orang yang mencintaimu~”

“,,,,,,,”

“kau harus berjuang demi orang yang meninggalkanmu itu. bukan inginnya meninggalkanmu, tapi takdirnya yang mengharuskan ia meninggalkanmu. oleh karena itu kau harus teruskan hidupmu demi orang itu”

“,,,,,,,,”

“kau tak harus melupakannya. kau harus belajar mengikhlaskannya. karena jika kau ikhlas semua terasa lebih baik”

.

ia masih terdiam menatap cameranya,

tetes demi tetes air mata ia usap,

aku tau ini berat, tapi kau harus bangkit nara.

.

“yoseob, dashi dorawa jebal!!!!!!”

.

 ia berteriak dan menangis keras sambil menggenggam cameranya,

ya aku yakin, saat ini Nara benar-benar berusaha untuk bangkit,

Good Girl~

.

.

NARA POV

I finally set my heart to leave

And it came to me like a harsh storm

It might be a fate that will wash away like the rain

Because it was more painful than a fate shattered like glass

At the end of this walk, I let you know but you wouldn’t know

.

“thank you Kyuhyun. you’re my saviour”

.

**3 WEEKS LATER**

@school

Aku mengitari taman, tempat biasa aku dan yoseob makan siang bersama Kyuhyun, Sungmin, dan Kwangmin. Semuanya begitu indah saat itu. tapi mulai sekarang hanya ada aku, kyuhyun, sungmin, dan kwangmin saja disini. Walaupun aku tau kau ada disini, dihatiku.

nee chagiya~

.

“ya, nara!! jigeum mwohaeyo??  kajja!!” teriak Kyuhyun dari jendela kelas

“eodiyo??”

“jeomsim sikssa!! palliwa!!!” aku melihat Kyuhyun menjauh dari jendela. Walaupun begitu, aku tau bahwa ini semua adalah rencana indah Tuhan

“kalau telat kita tidak dapat makan siang banyak. cepat!!” teriak Kwangmin sambil melambaikan tangannya “dan juga kimchi” imbuh Sungmin dari sela-sela lengan kwangmin

“nee~”

.

Aku berlari menuju mereka,

Aku berlari dengan mereka,

Aku berlari meninggalkan masa lalu,

Tapi,

Aku belum bisa berlari untuk melupakanku,

Dan,

Aku tidak akan berlari untuk meninggalkanmu.

.

**Backsound: Because I Miss You – Jung Yong Hwa**

.

There will come a day when we will have to separate.

We might not be able to see one another.

When that happens, our memories will give us strength until the day we are able to meet again.

Before we knew it

4 responses

  1. T.T selalu deh bikin angst kayak gini, nyesek bacanya. aku fujoshi tapi baca ff kamu dapet aja gitu feelnya.

    kasian nara jadi terpuruk gitu gegara di tinggal yoseob u,u kyuhyun jadi penyemangat nara biar nara bangkit. aaa~ aku sedih bacanya T.T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s