Dawn In Eden [Prolog]


Cast:

  • Lee Jinki (Onew)
  • Cho Kyuhyun
  • Han Nara
  • Jung Soora

Length: PROLOG

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

————-

jika tersesat di sebuah pulau tanpa penghuni, apa yang akan kalian bawa??

pasti banyak yang bilang akan membawa kamera, penyulut api, bahan makanan banyak, dan lain lain.

tapi aku cukup membawa diri, dan keberanian yang aku miliki. karena aku yakin, aku bisa menjaga diriku sendiri. seperti yang ia bilang

————–

“hey, kita bolos saja~” usul Soora saat kami baru saja tiba di Jeju

“aish~ kita disini 6 hari untuk belajar” ujar Kyuhyun dengan mimik berwibawa dan melirikku “benar kan Nara??”

“he? kenapa tanya aku??”

“kajja nara, kita ke kota” rayu Soora

.

“dia itu setengah namja setengah yeoja, tak ada pengaruhnya juga pendapatnya” ujar Onew dengan wajah ketusnya padaku

.

“ya!! orang asing, tutup mulutmu” Kyuhyun berteriak ke arah Onew. begitulah si bodoh ini kalo sudah kesal

“sudah ayooo~” Soora menyeret Kyuhyun, lalu Kyuhyun pun menyeretku menuju kapal. mau tak mau memang harus pergi

.

@ Soora’s boat

“hoaaah, kapal ini milikmu Soora-ya??” ujarku shock melihat bagusnya kapal ini “bagus ya! keren”

“iyaa, benar. sangat bagus, tapi mengapa ia ikut juga sih?? hah!!!” gerutu Kyuhyun melihat Onew ada di kapal, ia memandangnya dengan tatapan begitu datar

“memangnya kenapa? ini liburan kok, dan lagi pula Jung Soora mengizinkannya” bantahnya, lalu ia naik ke dek 2 memotret pemandangan meninggalkan Kyuhyun yang mengebul

“ya!! soora-ya, haruskah ada dia??” ujar Kyuhyun begitu manja pada soora, lalu soora hanya tersenyum dan menepuk ringan kepala sahabatku. jujur aku agak merasa aneh dengan hubungan kami bertiga

.

kami berempat adalah siswa/siswi Seoul Int High School yang sedang mengikuti seminar di pulau Jeju.

yang pertama adalah aku, Han Nara. aku kemari dengan Cho Kyuhyun, Jung Soora, dan Onew.

lalu Cho Kyuhyun, ia adalah sahabatku sejak kecil, kami saling mengerti dengan sangat baik.

lalu Soora, ia adalah teman sekelas kami. ia yang memiliki kapal mewah ini. dia begitu royal dan loyal.

yang terakhir adalah Onew, ia adalah murid baru di kelas kami, baru 4 hari. Namanya sebenarnya Lee Jinki, tapi panggilannya Onew. aku tak tahu mengapa begitu, karena kami belum mengenal ia dengan baik. dan hobbinya adalah memotret. apapun yang menurutnya menarik pasti ia potret. ia selalu membawa kamera DSLR-nya kemanapun

.

saat ini kami sedang membolos dan lebih memilih ke kota. bisa di bilang perjalanan ini adalah perjalanan yang menggunakan sistem “no parents guard”. jadi kami bisa bebas dalam beberapa hari ke depan.

sound’s fun, but the real’s not !

.

*kreetek kreetek*

.

“ada apa berhenti??” ujarku pada Kyuhyun dan ia menggeleng. lalu kami berlari ke depan memastikan keadaan

“soora kenapa berhenti? ini dimana?” ujar Kyuhyun

“aku tak tahu, padahal sudah aku set ke kota. dan itu masih 25 KM lagi ke arah sana” ujar soora menunjuk ke arah barat, dan kemudian ia berlari ke dalam, mengecek mesin

.

“kenapa??” ujarku sambil melongok ke arah bawah

“nara, aku tidak mengerti. bantu aku”

“aish~ awas”

.

dasar manja, apa yang ia bisa kerjakan selain menyusahkan? huh

.

*klik*

“nice expression”

“ya!! onew, masih sempat kau memotretku?”

“wajahmu absurd, bagusnya di abadikan”

“……”

.

*grumpyang*

“Kyu, ambil kunci inggris”

.

*tok tok tok*

“nara, bagaimana??”

.

*ceteek*ceteek*

.

“mesin dalam keadaan baik, semuanya baik kok” ujarku bingung

“lalu masalahnya dimana??” imbuh Kyuhyun, dan aku mulai merinding

.

“dasar kalian bodoh!!”

ujar onew sambil melihat kemudi kapal dan soora langsung berlari ke arah kemudi “aigoo~”

.

“wae??” ujar Kyuhyun “ah, paboya!!” aku yang penasaran dengan ekspresi Kyuhyun langsung ke arah mereka

.

“ah, jangan bercanda!!” ujarku lemah saat melihat apa yg membuat Onew, Soora dan Kyuhyun mengeluarkan ekspresi seperti tadi

.

“bensinnya habis!!!!!”

.

“huaa, mianhae, aku tidak tau!!” soora menangis, dan Kyuhyun memeluknya

.

*deg*deg*deg*

.

lagi, lagi, dan lagi.

perasaan kesal ini muncul lagi

kenapa slalu muncul di saat yang seperti ini??

.

“masih ada bensin!” soora berlari ke arah belakangku “ini, ada 5liter”

“engga bisa! jaraknya kejauhan” ujar Onew penuh keyakinan

“sok tau!!” aku mengambil derigen dari tangan soora “ayo coba!”

.

“chakkanman nara! biar ku hitung”

Kyuhyun mengambil pulpen dan kertas, dan mulai menghitung. 2 menit kemudian, ia memperlihatkan kertas itu dengan wajah kecewa “5 liter, kita hanya bisa tempuh 4 – 6 KM saja”

“see!! di tengah laut terdampar lebih mengerikan! bodoh~” imbuh Onew sambil merebut bensin dari tanganku

.

“kalau mobil bisa lama??” ujarku penasaran “mesin mobil dan mesin kapal semewah ini sangat jauh berbeda” imbuh Onew lagi

“eottohkkajyo!!” ah aku stress!!

.

*klik*

“ah, silau!!”

“ya!! kau kenapa memotret Nara terus?”

“soora kau tak sadar? wajahnya absurd!”

“mwo? ya!! Lee Jinki!!!”

“jangan panggil aku Jinki!!”

“makanya stop memotretku!! Onew Lee”

“………”

.

ia langsung turun dari kapal dengan membawa kamera dslr-nya tanpa mengiyakan syaratku, sebal. otaknya terbuat dari apa sih!!

“kemari, disini bagus kok” ujarnya

.

“hey, aku ikut!”

“soora pelan-pelan”

“kajja Kyuhyun”

.

akhir-akhir ini mereka begitu akrab, dan aku merasa jadi orang ketiga yang mengganggu mereka. bukankah aku sahabat kyuhyun?

.

“hey bodoh, sepatumu sangat bertolak belakang dengan keadaan. bisa ganti yang lain??” ujar onew kesal saat melihat sepatu hak yang di pakai soora

“tidak ada. kan awalnya kita mau ke kota” bantah soora kesal lalu Kyuhyun tersenyum dan menenangkannya

.

“sampai kapan mau di kapal??” tanya soora dengan senyum ramahnya, dan aku langsung loncat

.

“hap!! sudah di hadapanmu”

“nara, kau begitu mandiri, aku iri” ujar soora sambil mengacungkan 2 ibu jarinya

“uri Nara so awesome as always!!!” Kyuhyun menepuk bahuku

.

“gomawo. ah aku mau melihat sekitar dulu ya”

“mau apa??”

“barang kali ada yang bisa kita makan. Kyuhyun, soora, tolong bawa turun barang yg berguna ya”

“untuk apa??”

“kita akan berkemah”

“woaah, keren” ujar soora girang. dasar, yeoja feminim memang agak aneh dengan sifatnya. tapi dia benar2 yeoja yg baik hati dan cukup menyenangkan

.

Kyuhyun langsung masuk ke dalam kapal di ikuti soora. aku berjalan menelusuri hutan dengan membawa pisau dan tas plastik. hutan yang bisa di bilang begitu asri dan sejuk

.

“singkong??”

kakiku terhenti di sebuah rawa lebat dan melihat ada begitu banyak tanaman umbi-umbian disini. tanpa pikir panjang aku langsung menyabut umbi singkong untuk di masak. walaupun tidak tau bagaimana sisanya nanti

“eeeengghhhh!!! susaaaah. hmmfh”

.

“sini biar aku cabut. minggir!”

“ha?”

“pegang kameraku! hati-hati pegangnya”

“arasso”

Onew sudah ada di sampingku dan menggantikanku mencabut singkong. 20 menit kemudian, beberapa umbi singkong sudah kami dapatkan untuk makan

.

“terima kasih”

“hmm,,,”

“Nara,,,,”

“nee??”

“kalau tak bisa, katakan tak bisa. kalau takut katakana takut. kalau sedih, katakana sedih. jangan berpura-pura menutupi perasaanmu” ujarnya tegas, lalu ia membawa singkong itu di bahunya. Bahunya begitu besar dan hhmm, bagaimana ya menyebutkannya. dia keren~

“mworagoyo??”

“kau juga bisa bergantung kepada orang lain, dan tak perlu menutupi kelemahanmu”

.

“aish~ namja ini maunya apaan sih!!” gerutuku sambil mengikutinya

.

5menit, 10menit, kami berjalan menyusuri hutan lebih dalam

“ah, ada sungai!!!” ia langsung menarikku dan mempercepat langkah “Nara, kita temukan sumber air!”

“untunglah!!” aku langsung berjinjit dan memeluknya “ah, mianhae” wajahnya begitu datar saat menatapku

.

“ambil plastik besar di tasku” ujarnya santai, lalu aku mengudak-udak tasnya “ambil satu saja”

“ya!! kau mau study tour atau berkelana sih onew!!”

“aku sudah biasa seperti itu. cepat ambil!!”

“tapi ini??”

“jangan bawel”

.

aku begitu shock saat membuka tasnya. mengapa?? karena di tasnya ada begitu banyak perlengkapan berkemah. plastik besar anti sobek, pemantik api, pisau multifungsi, garam, merica, bahkan panci pun ada!!!

.

“penuhi plastik itu, lalu kita pulang” ujarnya dengan ekspresi datar

“sudah penuh dan ku ikat, kajja”

kami kembali ke kapal dengan membawa begitu banyak bahan makanan. Kyuhyun selalu mengatakan padaku kalau aku yeoja tangguh yang bisa selalu di andalkan. apakah aku benar-benar seperti itu di matanya? tapi mengapa Onew selalu bersikap dingin? dan mengapa ia selalu menganggapku remeh?

.

————————–

“ya!! Nara, kau kemana!! sudah 2 jam kau pergi!!” Kyuhyun menyeretku panik “kau tak apa-apa kan??”

“cari bahan makananlah!’ jawabku datar

.

*grasak grusuk*

.

“sama Onew??” ujar chaerin saat melihat Onew berjalan di belakangku dan aku mengangguk

.

“waah!!!” Kyuhyun langsung membantu Onew, dan mereka berdua langsung menyiapkan makan malam

.

setelah itu kami memasak air dengan panci besar yang ada di kapal soora. sedangkan panci milik Onew kami gunakan untuk merebus singkong. sungguh merepotkan, tapi sungguh beruntung

.

“ini bahan makanan yg ada di kulkas kapalku” soora datang dengan membawa banyak makanan kaleng, dan bahan mentah lainnya dari kapalnya. walau kami tak tau bahan makanan ini cukup atau tidak selama kami disini

.

“waah, banyak juga ya!”

“iya, harus irit!”

“nachan, 6 hari itu lama ya?”

“aku taktau. semoga kita bisa ya”

“tenang kita kan sama-sama”

.

kami masih beruntung karena kapal soora memiliki dapur yang bisa di bilang lengkap untuk memasak. jadi setidaknya kita masih bisa hidup tenang disini. tapi dengan keadaan seperti ini, apakah aku bisa mengatasinya?

.

.

**after dinner**

Laut ini begitu tenang, selain itu udara disini masih sangat baik

Kami bisa melihat bintang dimana-mana dan langit disini masih cerah

Semua terasa begitu berbeda

“sedang apa disini??”

“do nothing but relaxing”

.

*klik*

“ya!! onew!!”

“kkk~ apakah kau tak sadar, nara?”

“sadar apa??”

“jika kau sedikit saja seperti soora, kau jauh lebih baik darinya”

“aku pernah beberapa kali seperti itu. ya jika ada acara penting saja”

“pakai lagi,,,,”

“mwo?”

“aku ingin melihatmu seperti itu”

.

*gleek*

.

“mworagoyo??”

“lihat! tampangmu benar-benar absurd”

“onew, lebih baik kau memotret laut itu. tak usah menggangguku”

“lebih asyik mengganggumu”

“terserahlah,,,,”

.

“Jamdeulji anhneun bame nuneur gama

Geunyeoreul tteoollinda

Amugeotdo mollatdeon naega neomu miwoseo

Bureul kigo bangeur dulleobonda

Huimihage balgaoneun du nuni meomchun got

Beoriji mothaetdeon saengilseonmul

geurigo neo geu modeun geot”

.

“waah, suaramu bagus sekali”

“gomapta~”

“lagu itu??”

“judulnya In My Room”

“apa saja yang kau bisa, onew?”

“apa saja juga bisa. kkkk~”

“ckckck, geotjimal”

“aku juga bisa membuatmu mencintaiku”

“mwo~”

“bahkan ketika saat ini ka uterus melihat Kyuhyun”

“,,,,,,,”

“hanya bercanda, dasar bodoh”

“paboya~”

.

.

.

Your acting really surprised me

Because I was so surprised, I want to ignore it

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s