Marmalade Boy [Part 2]

Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Kim Jongwoon
  • Han Nara

Support Cast:

Jo Chaerin, Lee Eunhyuk, Shin Rae Kyung, KEY

Length: Part 2

Genre: Friendship, Romance, Family

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

—————

beberapa hari setelah itu, aku makin sering melihat Raekyung bersama Kyuhyun oppa. aku tau mereka sempat pacaran, tapi seharusnya tak usah membuat heboh satu sekolah, yang akhirnya membuatku susah. aku sudah lelah

.

“hey, kenapa?”

“ah chaerin. aniya, gwenchana, wae?”

“at least, i can see your jealouse face”

“…….”

“Kyuhyun atau Jongwoon, hanya kau yang mengerti”

“mollayo chaerin-ah”

“……”

.

aku seperti gadis yang tak punya pendirian. aku tak ingin melepaskan jongwoon. tapi aku juga tak ingin jauh dari kyuhyun. kalau Kyuhyun? jangankan hatinya, sifat dan sikapnya saja abstrak. aigoo~

.

“nara, kau sepertinya dekat sekali dengan kyuhyun”

“tentu saja, kami tinggal serumah”

“ah iya. pasti menyenangkan”

“lumayan,,,,”

“…….”

.

setelah jongwoon tau aku dan kyuhyun serumah, ia jadi lebih dekat denganku. ayoolah, jangan begitu, nanti aku bimbang!! tolong lepaskan aku lebih dulu. karena aku tak bisa melepasmu begitu saja, jongwoon-ah

.

“waeyo jongwoon-ah? ada yang mau kau katakan padaku”

“hmm, tidak”

“hmm, sudah ya, aku duluan”

“chakkanman!!”

.

“eh? ada apa?”

jongwoon menghampiri dan menarikku, lalu memelukku dari belakang dengan erat

“gajjimalayo nara, jebal”

“ha?”

“aku minta maaf atas kesalahan yang dulu. tapi itu aku tak ada maksud”

“aku yang salah, dan tenang, itu tak akan terulang lagi. bye~”

“kalau aku meminta itu di ulang lagi bagaimana?” ia menghadangku dengan wajah serius

“mworago yo??”

.

“kalian bodoh! tak ada pengulangan dalam hidup. makanya kehidupan harus di syukuri” Kyuhyun tiba2 masuk ke kelas dan merusak suasana

“oppa!!!”

“kajja~ sudah waktunya pulang” Kyuhyun menarikku dan meninggalkan jongwoon yang shock dan mematung karena ucapannya tadi

.

**on the way home**

“apa yang ia katakan tadi?”

“masalah yang dulu saja”

“kau ada masalah?”

“3 tahun yang lalu, saat di smp. insiden surat cinta. aish~”

“boleh aku tau??”

“begini ceritanya,,,,”

.

.

setelah Kyuhyun tau ceritaku tentang jongwoon dulu. wajahnya berubah jadi menyebalkan, rasanya aku ingin memasukan wajah juteknya ke tempat sampah. aku tak bergurau yang ini~

.

**next day**

@ school

apa yang jongwoon pikirkan sih. selama ini aku sudah coba “santai” bersamanya. aigoo~

“kau kenapa?”

“engga~ kkkk”

.

chaerin dari tadi pagi hanya itu yang ia tanyakan. rasanya geregetan~

.

“jongwoon memintamu mengulang insiden surat itu?” ujar chaerin dan aku shock mendengar kalimat itu meluncur dengan indahnya dari mulut chaerin

“mwo??? “uhhmpphh,,,”

“kecilkan suaramu Han Nara”

.

Chaerin menutup mulutku dengan telapaknya. aku begitu kaget mengapa ia mengungkit hal ini lagi. aduuh, aku mau gila

“kau ini terlalu polos”

“biar,,,”

“hati-hati, yeoja itu sering kemari”

“nuguya?”

“yang pernah kau ceritakan”

“Shin Rae Kyung?”

“ah, matta!!”

.

she comes everyday?

she trying to take him back?

who’s care?

.

** on the way home **

aku suka pada siapa sih ya?

Kyuhyun atau Jongwoon?

aku selalu ingin mencintai seseorang lagi.

tapi kali ini tidak boleh salah~

.

“hei!!!”

“nee? nee, apa??”

.

kyuhyun menepuk bahuku, dan reaksiku berlebihan karena kaget.

wajahnya langsung berubah super datar

.

“memikirkan apa?”

“jongwoon”

“masih yang kemarin?”

“nee, oppa”

“kau kenapa selalu memanggilku oppa??”

“bukankah kau lebih tua? lagi pula aku masih canggung padamu”

“canggung yaa”

“hmmm,,,”

“canggung,,,,”

.

ia lalu mendahuluiku dan jongkok di depanku dengan melebarkan tangannya ke belakang

“ayoo”

“he?”

“cepat naik”

“tapi,,,,”

“ce,, pat,,,”

“kenapa aku harus menurut??”

“neon, naege dongsaengie”

“dongsaeng ya??”

“……..”

.

*huuup*

saat ia bilang aku dongsaengnya, rasanya aku di timpuk batu koral 1kg. tak mengerti kenapa, rasanya kesal. aku bingung dengannya. ia benar2 namja yang terlihat angkuh dan kasar di luar, tapi manis dan baik di dalam. ia seperti marmalade wafer

.

“mulai sekarang berusaha agar tidak ada kecanggungan diantara kita”

“waeyo?”

“ingin lebih dekat denganmu”

.

*deg*deg*

.

“hei nara??”

“ah nee, oppa?”

“aniya,,,”

“oh,,,”

.

who knows?

aku benar-benar tidak mengerti hati ini.

semua pasti baik-baik saja~

.

** in front of home **

“hey nara, itu jongwoon?”

“ah kau benar oppa”

“mengapa ia kemari?”

“mollayo”

.

“Jongwoon!!!!”

.

“aku masuk duluan, kalian bicaralah”

“nee~”

.

*siiiiingg*

.

“ada apa kemari?”

“kenapa kau di gendong?”

“kenapa tidak di sekolah saja?”

“apa kau sakit?”

“mau bicara apa?”

“kaki atau apanya yang sakit?”

.

“……….”

“……….”

.

kami berdua berusaha mengalihkan pertanyaan yang seharusnya, dan itu nampak jelas di sikap kami. kenapa jadi begini sih?

.

“ah tadi hanya aku minta di gendong, lelah” aku berbohong karena takut salah bicara yang ini

“oh, aku hanya ingin bicara yang kemarin” ia mendekat dan tersenyum

“oh baik. bicaralah”

“……”

.

“jongwoon-ah?”

.

“aku menyukaimu!!! dari dulu hingga detik ini, Han Nara!!”

“ha?”

“insiden itu salahku! aku yang membiarkan mereka membacanya. aku pikir itu bercanda, tapi ternyata itu serius. dan aku sangat amat menyesal!!!!”

“……..” *sigh*

aigoo~ bagaimana ini??

.

“Nara, aku tak akan biarkan Kyuhyun merebutmu!! aku tak akan biarkan ada orang yang merebutmu untuk kedua kalinya!!!! no one can stealing you from me anymore”

“mwo??”

.

*greeep*

ia mencengkeram lenganku begitu kuat, dan aku kaget

.

“wae?”

“kau suka si Kyuhyun itu kan??”

“mwo?”

“memangnya aku kenapa??”

“tu,, tunggu dulu”

“aku sudah terlambat, hah?? “apa bagusnya dia?? jelaskan padaku Nara!!!!”

“jongwoon, lepaskan. lenganku sakit!”

“jawab aku!!!”

.

“hei, kenapa sih kalian berdua selalu berisik! suara kalian terlalu keras”

“…….”

Kyuhyun muncul dari dalam rumah dengan tangan dilipat dan wajah datarnya

“semua bisa mendengar pembicaraan kalian. apakah kalian memikirkan itu?? memalukan. punya otak tidak?”

.

*gleek*

kami langung sadar, dan jongwoon melepaskan genggamannya dari lenganku, lalu menunduk malu

.

“kalian liat-liat kondisi dong. jangan hanya memikirkan perasaan kalian berdua saja!!!”

“…….”

.

aku langsung masuk rumah tanpa memandang Jongwoon dan Kyuhyun. aku sangat malu pada Kyuhyun. wajahnya tegasnya begitu menyeramkan

.

Jongwoon, apa maumu?

aku tak percaya semua ini terjadi.

aku saja tidak pernah berpikir ini akan terjadi. bagaimana ini??

.

** on the phone **

“chaerin bagaimana ini??”

“masalah 3 tahun lalu ya”

“hmm, ini pertama kalinya ia begitu”

“lalu gimana dong?”

“chaerin, kenapa malah kau yang tanya??”

“ah iyaa. kkk~”

“jongwoon hanya seorang teman, dan cinta dari masa lalu”

“berpikirlah pelan-pelan, nara”

“aku tidak mengerti. ia tiba2 mau meyakinkan perasaanku padanya”

“karena Kyuhyun kan?”

“ha?”

“karena kau suka Kyuhyun kan??”

“aniya!!!”

“jinjja?”

“hmm, molla chaerin”

“besok bicara pada jongwoon, dan katakan pendapatmu. arasseo”

“……”

.

aku tahu bahwa aku tak memiliki apapun yang bisa aku pegang.

tapi bukan berarti aku sendirian dan hilang arah

.

** next day **

@school

“jongwoon-ah, bisa bicara sebentar?”

“nee~”

“setelah 3 tahun, ini kali pertama aku harus menjawab pertanyaan seperti ini. terlebih lagi, kau yang mengatakannya. aku butuh waktu”

“arasso, aku sudah membuatmu shock saat itu. mian”

“ah, gwenchana”

“……”

“bersikap seperti biasa saja yaa”

“hmmm”

“……”

“……”

“kalau begitu, daaag~”

.

selesai sudah, semua sudah ku katakan.

semoga aku bisa membuat keputusan tepat

.

**2 days later**

on the way school

2 hari ini aku dan jongwoon malah seperti jauh-jauhan. takut saling melihat, dan mungkin aku selalu menghindar menatap matanya. aku tak berani. dan Kyuhyun? masih saja berkutat dengan yeoja aneh itu. semuanya tak ada yang benar!!

.

“neo gwenchana?”

“…….”

.

hari ini aku berencana mengabaikan Kyuhyun. hmm, sejak kemarin tepatnya. semakin aku diam, semakin dia banyak tanya, dan orang rumah semakin bingung

.

“………”

Kyuhyun menarikku ke dalam pelukannya. memelukku begitu erat, tapi aku tetap diam tanpa suara

“malhebwa”

“………”

.

“nara!!”

“……….”

.

mianhae oppa, biarkan aku mengikis semuanya.

neo, uri oppa. uri oppa yeongwonhi !!

“ah, terserah!!” ia berlari mendahuluiku ke sekolah. kakiku lemas, tak mampu berlari sepertinya. apa harus seperti ini??

.

@ class

“jangan lihat ke belakang nara!” bisik chaerin padaku

.

“benar. di belakang tak perlu ada yang di lihat”

“fokus ke depan”

“di belakang tak ada apa-apa”

.

aku terus menekankan semua hal itu pada diriku. berusaha tidak melihat ke belakang. stress?? yaa, aku super stress. Chaerin yang merasakan usahaku pun membantu sebisanya. gomawoyo~

.

“annyeong!!!” Hyukie masuk ke dalam kelas dengan wajah lucunya

“annyeong Hyukie”

“bagaimana weekend kalian?”

“asal tak kau suruh latihan, semua begitu indah” celetuk Jongwoon dengan mimik khasnya dan membuat kami semua tertawa. kau memang pandai menyembunyikan hatimu, jongwoon

“ah, itu di luar siapa??” tanyaku pada Hyukie dan ia tertawa

“ah, chakkanman” Hyukie keluar kelas, dan berbicara sebentar pada namja di luar itu. lalu namja itu diajaknya masuk ke kelas

.

“wooaaahhh”

“neomu kyeopta”

“nuguseyo?”

“hmmm”

.

“ya, nara-ya, geu namja neomu kyeopta” ujar chaerin sambil menggodaku, namun aku tetap santai menatapnya. karena aku merasakan 2 pasang mata menatapku terus saat ini

.

“cho neun, Kim Kibum imnida”

“annyeong kibum-ah”

“ah, cukup panggil aku Key”

“waeyo??” tanyaku pada namja yang baru saja masuk ke dalam kelas kami, lalu dia diam. pertanyaanku langsung menusukkah??

“dari SD aku selalu di panggil Key. karena orang tuaku ingin aku menjadi kunci di setiap masalah”

“oh,,,,” jawabku tenang

.

ia menghampiri Chaerin dan tersenyum ke arahku

“noona, boleh aku duduk di sebelahmu?” tanyanya padaku

“kau ingin di sebelah Nara??” tanya chaerin sambil melirikku. aigoo~

“kalau boleh” ujarnya santai. aku tak tau mengapa, tapi “eye smile”-nya begitu, waw

“aku akan pindah ke depan. oke nara” Chaerin langsung menyabet tasnya dan pindah di depanku. aish, terlalu “eh, kenapa kau memanggilku noona??” gerutu chaerin dengan tampang absurdnya

“aku dari kelas 1, noona. tidak lihat belt kelas 1 ini?”

“mwooooo????” ha? kelas 1? apa maksud namja ini. satu kelas memperhatikannya

.

“ah iya, aku lupa katakan, ia murid axelerasi” ujar Hyukie dan kami semua kaget. ehemm, termasuk aku juga “otaknya sangat amat pintar lho. bersiaplah kalian”

.

“cho neun Key imnida. noona??”

“ah cho neun, Han Nara imnida~”

“mohon bantuannya noona”

“nee~”

.

daaaang!! akhirnya aku melihat belakang, dan mimik Kyuhyun begitu seram, sama seperti wajah kesal Jongwoon saat ini.

“noona neomu yeppo, micheo, replay, replay, replay”

.

“……….”

.

satu kelas menatapnya saat ia bernyanyi lagu itu ke arahku. saat ia menatapku, aku benar-benar gelagapan. chaerin lalu tersenyum licik melihatku

.

“oh my god”

.

——–

.

aku hari ini tetap pulang bersama Kyuhyun. walaupun ia tetap tenang, aku tau ia kesal, dan marah. tapi aku hanya ingin menghilangkan perasaan aneh ini. jusunghamnida

“neo gwenchana nara??”

“…….”

“what’s your problem, huh?”

“…….”

“nara, kau,,,,”

.

“noona, aku boleh pulang bersamamu??” tanya Key dengan semangat. ah benar, jika bersama dia, aku tak perlu pulang dengan Kyuhyun. dan aku bisa cepat lupakan iblis itu

“kenapa kau selalu menguntitnya??” ujar Kyuhyun geram dan Key menunduk

“boleh” jawabku padanya dan ia tersenyum

“bolehkah noona??”

“aku dari tadi pagi mengajakmu bicara, tapi malah kau abaikan!! ya Nara!!”

“ah, nee. kajja, Key” aku berjalan bersama Key mendahului Kyuhyun

.

“nara!!!” Kyuhyun menarikku dan menjauh dari Key. Key hanya melihat kami bertengkar. mungkin ia masih takut untuk bertindak. payaah

.

“…………”

“kenapa kau meninggalkanku??” ujarnya sedikit kasar. aku tetap diam

.

“Kyuhyun-ah!!!!!”

aish~ yeoja itu lagi. ini adalah alasan aku malas berbicara dengannya beberapa hari terakhir

.

“itu Raekyung. jaga saja dia!!”

“mwo??”

“kajja, Key”

“nee noona”

.

aku tidak berbalik lagi, karena aku tau ia masih memeluk Kyuhyun.

I hate it so much

.

“noona, kapan-kapan ajak aku ke namsan ya”

“namsan? mau apa?”

“aku belum pernah kesana”

“mwoo??” yang benar saja, masa ia belum pernah ke namsan

“karena selama ini aku di amerika. aku baru pulang 3 tahun yang lalu”

“dan belum kesana?”

“belum. maukah,,,,”

“tentu, akhir pekan kita kesana. but you should pick me up at my home”

“woaaa, kau bisa bahasa inggris noona”

“i need english to get better job”

.

*greeep*

.

“eh?”

“aku boleh ya menggandengmu”

“waeyo?”

“hanya ingin saja”

“…….”

“gwenchanayo?”

“gwenchana”

.

saat ia meraih tanganku, entah mengapa jantungku deg-degan. ini adalah kali pertama kami bertemu, tapi aku sangat senang saat bersama namja ini. eottokajyo??

.

——————

great!! hampir 1 minggu mengabaikan Kyuhyun dan Jongwoon, dan Key makin lengket padaku. aish, aku sudah mulai gila.

.

“aku benci melihatmu sedih”

“……..”

“aku lebih benci melihatmu menangis”

“apa aku tak boleh sedih dan menangis?”

“boleh,,, asal jelas mengapa kau sedih, dan menangisi siapa”

“………..”

“noona, you know that love’s pain? but you should to survive in another case, if you love one of them”

“ha?”

“Jongwoon hyung, Kyuhyun hyung, mana yang kau pilih??”

“aku,,,,”

“tak perlu kau katakan. karena aku akan sakit hati mendengarnya”

“mworagoyo”

“naega, noona saranghae”

“key,,,,”

“aku duluan ya noona~ see you tomorrow with your sincerely smile as always”

“……”

.

bahkan namja itu mengatakan hal yang bisa membuat aku stress mendadak!!!

apa semuanya ingin membunuhku??

like an idiot!!!

Advertisements

Dawn In Eden [Prolog]

Cast:

  • Lee Jinki (Onew)
  • Cho Kyuhyun
  • Han Nara
  • Jung Soora

Length: PROLOG

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

————-

jika tersesat di sebuah pulau tanpa penghuni, apa yang akan kalian bawa??

pasti banyak yang bilang akan membawa kamera, penyulut api, bahan makanan banyak, dan lain lain.

tapi aku cukup membawa diri, dan keberanian yang aku miliki. karena aku yakin, aku bisa menjaga diriku sendiri. seperti yang ia bilang

————–

“hey, kita bolos saja~” usul Soora saat kami baru saja tiba di Jeju

“aish~ kita disini 6 hari untuk belajar” ujar Kyuhyun dengan mimik berwibawa dan melirikku “benar kan Nara??”

“he? kenapa tanya aku??”

“kajja nara, kita ke kota” rayu Soora

.

“dia itu setengah namja setengah yeoja, tak ada pengaruhnya juga pendapatnya” ujar Onew dengan wajah ketusnya padaku

.

“ya!! orang asing, tutup mulutmu” Kyuhyun berteriak ke arah Onew. begitulah si bodoh ini kalo sudah kesal

“sudah ayooo~” Soora menyeret Kyuhyun, lalu Kyuhyun pun menyeretku menuju kapal. mau tak mau memang harus pergi

.

@ Soora’s boat

“hoaaah, kapal ini milikmu Soora-ya??” ujarku shock melihat bagusnya kapal ini “bagus ya! keren”

“iyaa, benar. sangat bagus, tapi mengapa ia ikut juga sih?? hah!!!” gerutu Kyuhyun melihat Onew ada di kapal, ia memandangnya dengan tatapan begitu datar

“memangnya kenapa? ini liburan kok, dan lagi pula Jung Soora mengizinkannya” bantahnya, lalu ia naik ke dek 2 memotret pemandangan meninggalkan Kyuhyun yang mengebul

“ya!! soora-ya, haruskah ada dia??” ujar Kyuhyun begitu manja pada soora, lalu soora hanya tersenyum dan menepuk ringan kepala sahabatku. jujur aku agak merasa aneh dengan hubungan kami bertiga

.

kami berempat adalah siswa/siswi Seoul Int High School yang sedang mengikuti seminar di pulau Jeju.

yang pertama adalah aku, Han Nara. aku kemari dengan Cho Kyuhyun, Jung Soora, dan Onew.

lalu Cho Kyuhyun, ia adalah sahabatku sejak kecil, kami saling mengerti dengan sangat baik.

lalu Soora, ia adalah teman sekelas kami. ia yang memiliki kapal mewah ini. dia begitu royal dan loyal.

yang terakhir adalah Onew, ia adalah murid baru di kelas kami, baru 4 hari. Namanya sebenarnya Lee Jinki, tapi panggilannya Onew. aku tak tahu mengapa begitu, karena kami belum mengenal ia dengan baik. dan hobbinya adalah memotret. apapun yang menurutnya menarik pasti ia potret. ia selalu membawa kamera DSLR-nya kemanapun

.

saat ini kami sedang membolos dan lebih memilih ke kota. bisa di bilang perjalanan ini adalah perjalanan yang menggunakan sistem “no parents guard”. jadi kami bisa bebas dalam beberapa hari ke depan.

sound’s fun, but the real’s not !

.

*kreetek kreetek*

.

“ada apa berhenti??” ujarku pada Kyuhyun dan ia menggeleng. lalu kami berlari ke depan memastikan keadaan

“soora kenapa berhenti? ini dimana?” ujar Kyuhyun

“aku tak tahu, padahal sudah aku set ke kota. dan itu masih 25 KM lagi ke arah sana” ujar soora menunjuk ke arah barat, dan kemudian ia berlari ke dalam, mengecek mesin

.

“kenapa??” ujarku sambil melongok ke arah bawah

“nara, aku tidak mengerti. bantu aku”

“aish~ awas”

.

dasar manja, apa yang ia bisa kerjakan selain menyusahkan? huh

.

*klik*

“nice expression”

“ya!! onew, masih sempat kau memotretku?”

“wajahmu absurd, bagusnya di abadikan”

“……”

.

*grumpyang*

“Kyu, ambil kunci inggris”

.

*tok tok tok*

“nara, bagaimana??”

.

*ceteek*ceteek*

.

“mesin dalam keadaan baik, semuanya baik kok” ujarku bingung

“lalu masalahnya dimana??” imbuh Kyuhyun, dan aku mulai merinding

.

“dasar kalian bodoh!!”

ujar onew sambil melihat kemudi kapal dan soora langsung berlari ke arah kemudi “aigoo~”

.

“wae??” ujar Kyuhyun “ah, paboya!!” aku yang penasaran dengan ekspresi Kyuhyun langsung ke arah mereka

.

“ah, jangan bercanda!!” ujarku lemah saat melihat apa yg membuat Onew, Soora dan Kyuhyun mengeluarkan ekspresi seperti tadi

.

“bensinnya habis!!!!!”

.

“huaa, mianhae, aku tidak tau!!” soora menangis, dan Kyuhyun memeluknya

.

*deg*deg*deg*

.

lagi, lagi, dan lagi.

perasaan kesal ini muncul lagi

kenapa slalu muncul di saat yang seperti ini??

.

“masih ada bensin!” soora berlari ke arah belakangku “ini, ada 5liter”

“engga bisa! jaraknya kejauhan” ujar Onew penuh keyakinan

“sok tau!!” aku mengambil derigen dari tangan soora “ayo coba!”

.

“chakkanman nara! biar ku hitung”

Kyuhyun mengambil pulpen dan kertas, dan mulai menghitung. 2 menit kemudian, ia memperlihatkan kertas itu dengan wajah kecewa “5 liter, kita hanya bisa tempuh 4 – 6 KM saja”

“see!! di tengah laut terdampar lebih mengerikan! bodoh~” imbuh Onew sambil merebut bensin dari tanganku

.

“kalau mobil bisa lama??” ujarku penasaran “mesin mobil dan mesin kapal semewah ini sangat jauh berbeda” imbuh Onew lagi

“eottohkkajyo!!” ah aku stress!!

.

*klik*

“ah, silau!!”

“ya!! kau kenapa memotret Nara terus?”

“soora kau tak sadar? wajahnya absurd!”

“mwo? ya!! Lee Jinki!!!”

“jangan panggil aku Jinki!!”

“makanya stop memotretku!! Onew Lee”

“………”

.

ia langsung turun dari kapal dengan membawa kamera dslr-nya tanpa mengiyakan syaratku, sebal. otaknya terbuat dari apa sih!!

“kemari, disini bagus kok” ujarnya

.

“hey, aku ikut!”

“soora pelan-pelan”

“kajja Kyuhyun”

.

akhir-akhir ini mereka begitu akrab, dan aku merasa jadi orang ketiga yang mengganggu mereka. bukankah aku sahabat kyuhyun?

.

“hey bodoh, sepatumu sangat bertolak belakang dengan keadaan. bisa ganti yang lain??” ujar onew kesal saat melihat sepatu hak yang di pakai soora

“tidak ada. kan awalnya kita mau ke kota” bantah soora kesal lalu Kyuhyun tersenyum dan menenangkannya

.

“sampai kapan mau di kapal??” tanya soora dengan senyum ramahnya, dan aku langsung loncat

.

“hap!! sudah di hadapanmu”

“nara, kau begitu mandiri, aku iri” ujar soora sambil mengacungkan 2 ibu jarinya

“uri Nara so awesome as always!!!” Kyuhyun menepuk bahuku

.

“gomawo. ah aku mau melihat sekitar dulu ya”

“mau apa??”

“barang kali ada yang bisa kita makan. Kyuhyun, soora, tolong bawa turun barang yg berguna ya”

“untuk apa??”

“kita akan berkemah”

“woaah, keren” ujar soora girang. dasar, yeoja feminim memang agak aneh dengan sifatnya. tapi dia benar2 yeoja yg baik hati dan cukup menyenangkan

.

Kyuhyun langsung masuk ke dalam kapal di ikuti soora. aku berjalan menelusuri hutan dengan membawa pisau dan tas plastik. hutan yang bisa di bilang begitu asri dan sejuk

.

“singkong??”

kakiku terhenti di sebuah rawa lebat dan melihat ada begitu banyak tanaman umbi-umbian disini. tanpa pikir panjang aku langsung menyabut umbi singkong untuk di masak. walaupun tidak tau bagaimana sisanya nanti

“eeeengghhhh!!! susaaaah. hmmfh”

.

“sini biar aku cabut. minggir!”

“ha?”

“pegang kameraku! hati-hati pegangnya”

“arasso”

Onew sudah ada di sampingku dan menggantikanku mencabut singkong. 20 menit kemudian, beberapa umbi singkong sudah kami dapatkan untuk makan

.

“terima kasih”

“hmm,,,”

“Nara,,,,”

“nee??”

“kalau tak bisa, katakan tak bisa. kalau takut katakana takut. kalau sedih, katakana sedih. jangan berpura-pura menutupi perasaanmu” ujarnya tegas, lalu ia membawa singkong itu di bahunya. Bahunya begitu besar dan hhmm, bagaimana ya menyebutkannya. dia keren~

“mworagoyo??”

“kau juga bisa bergantung kepada orang lain, dan tak perlu menutupi kelemahanmu”

.

“aish~ namja ini maunya apaan sih!!” gerutuku sambil mengikutinya

.

5menit, 10menit, kami berjalan menyusuri hutan lebih dalam

“ah, ada sungai!!!” ia langsung menarikku dan mempercepat langkah “Nara, kita temukan sumber air!”

“untunglah!!” aku langsung berjinjit dan memeluknya “ah, mianhae” wajahnya begitu datar saat menatapku

.

“ambil plastik besar di tasku” ujarnya santai, lalu aku mengudak-udak tasnya “ambil satu saja”

“ya!! kau mau study tour atau berkelana sih onew!!”

“aku sudah biasa seperti itu. cepat ambil!!”

“tapi ini??”

“jangan bawel”

.

aku begitu shock saat membuka tasnya. mengapa?? karena di tasnya ada begitu banyak perlengkapan berkemah. plastik besar anti sobek, pemantik api, pisau multifungsi, garam, merica, bahkan panci pun ada!!!

.

“penuhi plastik itu, lalu kita pulang” ujarnya dengan ekspresi datar

“sudah penuh dan ku ikat, kajja”

kami kembali ke kapal dengan membawa begitu banyak bahan makanan. Kyuhyun selalu mengatakan padaku kalau aku yeoja tangguh yang bisa selalu di andalkan. apakah aku benar-benar seperti itu di matanya? tapi mengapa Onew selalu bersikap dingin? dan mengapa ia selalu menganggapku remeh?

.

————————–

“ya!! Nara, kau kemana!! sudah 2 jam kau pergi!!” Kyuhyun menyeretku panik “kau tak apa-apa kan??”

“cari bahan makananlah!’ jawabku datar

.

*grasak grusuk*

.

“sama Onew??” ujar chaerin saat melihat Onew berjalan di belakangku dan aku mengangguk

.

“waah!!!” Kyuhyun langsung membantu Onew, dan mereka berdua langsung menyiapkan makan malam

.

setelah itu kami memasak air dengan panci besar yang ada di kapal soora. sedangkan panci milik Onew kami gunakan untuk merebus singkong. sungguh merepotkan, tapi sungguh beruntung

.

“ini bahan makanan yg ada di kulkas kapalku” soora datang dengan membawa banyak makanan kaleng, dan bahan mentah lainnya dari kapalnya. walau kami tak tau bahan makanan ini cukup atau tidak selama kami disini

.

“waah, banyak juga ya!”

“iya, harus irit!”

“nachan, 6 hari itu lama ya?”

“aku taktau. semoga kita bisa ya”

“tenang kita kan sama-sama”

.

kami masih beruntung karena kapal soora memiliki dapur yang bisa di bilang lengkap untuk memasak. jadi setidaknya kita masih bisa hidup tenang disini. tapi dengan keadaan seperti ini, apakah aku bisa mengatasinya?

.

.

**after dinner**

Laut ini begitu tenang, selain itu udara disini masih sangat baik

Kami bisa melihat bintang dimana-mana dan langit disini masih cerah

Semua terasa begitu berbeda

“sedang apa disini??”

“do nothing but relaxing”

.

*klik*

“ya!! onew!!”

“kkk~ apakah kau tak sadar, nara?”

“sadar apa??”

“jika kau sedikit saja seperti soora, kau jauh lebih baik darinya”

“aku pernah beberapa kali seperti itu. ya jika ada acara penting saja”

“pakai lagi,,,,”

“mwo?”

“aku ingin melihatmu seperti itu”

.

*gleek*

.

“mworagoyo??”

“lihat! tampangmu benar-benar absurd”

“onew, lebih baik kau memotret laut itu. tak usah menggangguku”

“lebih asyik mengganggumu”

“terserahlah,,,,”

.

“Jamdeulji anhneun bame nuneur gama

Geunyeoreul tteoollinda

Amugeotdo mollatdeon naega neomu miwoseo

Bureul kigo bangeur dulleobonda

Huimihage balgaoneun du nuni meomchun got

Beoriji mothaetdeon saengilseonmul

geurigo neo geu modeun geot”

.

“waah, suaramu bagus sekali”

“gomapta~”

“lagu itu??”

“judulnya In My Room”

“apa saja yang kau bisa, onew?”

“apa saja juga bisa. kkkk~”

“ckckck, geotjimal”

“aku juga bisa membuatmu mencintaiku”

“mwo~”

“bahkan ketika saat ini ka uterus melihat Kyuhyun”

“,,,,,,,”

“hanya bercanda, dasar bodoh”

“paboya~”

.

.

.

Your acting really surprised me

Because I was so surprised, I want to ignore it

SHINee TAEMIN ❤

YOU ARE YOUNGER THAN ME !! BUT YOU ALWAYS DID WELL WITH YOUR ALL ACTIVITY !! I LOVE YOU MAGNAE, LEE TAEMIN ❤ ❤

 

SHINee KEY ❤

 

I REALLY LOVE THIS PERSON !!!

I LOVE YOU SO MUCH KIM KIBUM (KEY) ❤ ❤

Almighty KEY

Main Cast:

  • Kim Kibum (KEY)

Other Cast: All SHINee Members

Length: KEY’s Short Story

Genre: Friendship

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

———————

hari ini aku akan ke acara dimana kami di undang untuk menjadi salah satu guess. hmm, seperti beraktifitas biasa. Terima kasih Tuhan

.

“hyung kau bawa apa itu” taemin tertarik dengan buku catatanku dan nyaris membukanya

“eits, this is my diary. Jangan di buka”

“diary?” tanya Jonghyun penasaran, dan aku mengangguk

.

“buka diary dengan buka hati” ujar Onew hyung polos, dan Minho tertawa

.

“………”

.

“kkkk~ mwo re do onew sangate,,,,” ujarku, taemin, Minho, dan Jonghyun bersamaan

“kkkkk~”

Kalimat favorite kami saat bersenda gurau. ya onew hyung selalu melakukan atau berkata hal yang benar-benar di luar dugaan kami. Uri leader, Lee Jinki

“ah itu Super Junior Sunbae, kajja~” onew hyung dan Minho menghampiri para Super Junior hyung begitu juga taemin dan Jonghyun

“kalian duluan saja” ketika sepi, aku kembali berkutat dengan diaryku dan tersenyum mengingatnya. Mengingat sesuatu yang bisa membuatku menjadi seorang “Almighty Key dari SHINee”. Lalu ku goreskan tinta hitam di bukuku

 .

—————–

The morning sunlight is like you

It might be a little childish, but I like it

.

hei, apa kabar kau disana?

baik-baik saja kan?

aku disini juga baik-baik saja.

hanya saja, aku sangat amat merindukanmu

.

kau tahu, 6 tahun yang lalu adalah masa tersulitku.

kau pergi begitu cepat, dan aku tak sempat mengatakan “terima kasih”

.

“You’ll always be my KEY. thanks”

.

mengingat kalimat itu, rasanya aku ingin mati, dan menggapaimu

sangat merindukan kalimatmu yang itu.

.

andai saja saat itu kita tidak bertengkar. pasti kau masih disini

andai saja aku bisa mengalah sekali darimu. pasti kau masih disini

andai saja aku tak memintamu datang di hari pengumuman audisi. pasti kau masih disini.

andai saja aku melarangmu pulang lebih dulu. pasti kau masih disini

.

Love forever and last forever

Even if I put in my whole heart

You are something I can’t catch or lose

But I still like you

and I still really love you

Love needs to go on like this

.

semasa training, aku selalu berusaha berjuang tuk bagianmu juga. seperti semboyanmu, yang bahkan kau  tak tahu dapat dari mana, Keep Moving Forward.

hei, sekarang aku sudah terkenal. Kim Kibummu sudah terkenal, seperti harapanmu saat itu. debut dan menjadi idola yang baik, penuh talenta, dan selalu bersinar. sekarang aku bersinar bersama 4 sahabat baruku di SHINee.

ya, SHINee adalah BB bentukan SM yang debut di 2008. Kami menyanyi dan menari seperti DBSK sunbae, dan Super Junior Sunbae. ah iya, apa di surga ada televisi atau internet?

ah, bagaimana dengan IPod, PC Tab, atau handphone? semoga Tuhan memberimu satu agar bisa memantauku. kkk~ aku harap kau selalu mendengar part dimana aku menyanyi. karena saat dimana aku bernyanyi dan menari bersama mereka adalah saat yang membuatku bahagia. Terima kasih telah membawa mereka dalam hidupku

.

Kau tahu, bagi SHINee member, aku adalah umma mereka. Mereka memanggilku “Key Umma”, karena menurut mereka aku yang paling cerewet masalah kesehatan dan masalah mereka. bukankah aku menirumu?? kkk~ Key Umma??

.

saat kau pergi aku tak bisa mengukir kata-kata. hanya bisa ikhlas, dan jalani hidupku seperti biasanya. tahun demi tahun ku jalani tanpa menyadari arti hadirmu. Seiring berjalannya waktu, mereka semualah yang membuaku bisa merasakan dan mengerti arti semua rasa itu.

.

rasa itu adalah cinta.

rasa itu adalah rindu.

rasa itu adalah kenangan.

.

Andai saja aku bisa mengerti semuanya saat itu

Andai saja aku bisa memutar waktu ke 6 tahun lalu

Andai saja aku bisa kembali ke hari itu

Tapi,,,

Jika ku putar waktu, apakah aku bisa mengenal mereka?

Jika ku putar waktu, apakah aku bisa menjadi “Almighty Key” seperti keinginanmu dulu?

Jika ku putar waktu, apakah aku bisa sebahagia ini bersama seluruh orang yang bahkan tidak aku kenal?

.

———–

i miss your sincerely smile

i miss your stupid acting

———-

.

“Key hyung, kajja!!!” teriak Taemin dari arah pintu

“nee chakkanman”

“kau nulis apa sih??” taemin melongok ke bukuku dan langsung aku tutup “aish~ Key Umma!” lalu ia keluar lagi dengan wajah polosnya

“tunggu sebentar saja~” teriakku dari dalam

.

———

hari ini aku mau recording dengan idolamu lho, Super Junior. mereka juga bersinar. seperti doamu dulu ketika menonton mereka debut. apa kau ingat? dulu kau membawa banner dan menulis ‘KIM JONG WOON, I LOVE YOU’, kkkk~.

ah iya, sekarang Yesung hyung keren lho. kkkk~ tapi aku harap, aku jauh lebih keren di bandingkan namja yang pernah kau temui dimanapun

——–

.

“hey, sedang apa kau!!” onew hyung datang mengagetkanku, dan aku sigap menutup diaryku

“aniya,, sebentar lagi aku menyusul hyung” gerutuku. jeongmal onew sangtae

“cepat ya~ sebentar lagi giliran kita” imbuh Onew hyung dan aku mengacungkan ibu jariku

.

———-

hari ini peringatan kematianmu. tak terasa sudah 6 tahun berlalu sejak kau pergi.

semuanya sudah berubah. berubah lebih baik

.

thanks for called me KEY

thanks for yelled me KEY

thanks for let me be your KEY

thanks for let me help you as KEY

.

even if i try to abandon you, i guess that won’t be happen.

it can’t works. kkk~

.

When this waiting and yearning

Gets you, and you can hear it

Just pretend nothing happened

.

Goodbye, 6th, Han Nara~

August 15th 2011

——

.

“hyung, kok aku tegang ya??” ujar Taemin dengan wajah polosnya. lalu member lainnya tertawa

“seperti baru debut saja. kajja~” aku melangkahkan kakiku di panggung yang membesarkan namaku dan juga SHINee. gemerlap lampu dan teriakan para Shinee World (Shawol) selalu membuat kami semangat. dan saat itu aku merasa tidak sendirian

.

“SHINee”

“aaaa,,,,,,”

“key, key, Almighty key”

“minho!!”

“taemin!!!”

“leader onew”

“jonghyun-ah!!!”

.

kau dengar mereka semua memanggilku apa?? “Almighty Key”

bantu aku agar tetap baik, ramah, dan rendah hati.

tetap jaga aku dan SHINee agar selalu bersinar, bersahabat, dan bersama.

.

.

hey, Han Nara, thanks for being my first love.

please support me for the next love story~

[Kim Bum Soo ft Taeyeon] Different Lyrics Translation

[Kim Bum Soo and Taeyeon]
Mukkyotdon undonghwa kkeuni pullideut
Jomjom morojinda
Sarang-eui bandemareun
Ibyori anida
Mugwansim ida

[Taeyeon]
I’m sorry I’m sorry ibyoreul chatneunda
Geulkyojin sangchonen ni motdwen maltteme
Michyotdon gaseumdo nol mot arabonda
Geumanhaja mareul handa heojija

Love sarangi apa
Love ibyori mareul gonda
Love dasi honjaga dwedo
Dotnan mameul kkok-kkyo-an-go yojan malhanda

[Kim Bum Soo]
I’m sorry so sorry geunyoreul chatneunda
Mot-hejun ildeuri negwireul makneunda
Chuogeul jiumyon na jiwojilkkabwa
Gobinaso mareul handa I’m sorry

Love sarangi apa
Love ibyori mareul gonda
Love dasi honjaga dwedo
Mianhada sagwahanda namjan malhanda

[Taeyeon & Kim Bum Soo]
Sarange honnan gaseumi
Ibyollo gochyojindamyon

[KimBumSoo]
I don’t leave you
[Taeyeon]
Leave me
[KimBumSoo]
I can’t leave you
[Taeyeon]
Leave me
[KimBumSoo]
So I love you you’re my soul ([Taeyeon] oooh! )

[Taeyeon]
Love sarangi apa
[KimBumSoo]
Apeun sarangeun nega gajyo love
[Taeyeon]
Ibyori mareul gonda
[KimBumSoo]
Niga animyon andwe you’re my love
[Taeyeon]
Dasi honjaga dwedo
Dotnan mameul kkok-kkyo-an-go yojan malhanda
[KimBumSoo]
Mianhada saranghanda namjan malhanda

.

TRANSLATION

.

Like a shoelace being untied
We’re growing farther apart.
The opposite of love
Is not separation
It is apathy

I’m sorry, I’m sorry, I seek separation
Because your cruel words have inflicted wounds
My once-loving heart cannot recognize you
It tells me to stop, let’s break up

Love, love hurts
Love, separation speaks to me
Love, even if I am alone again
A woman speaks, clutching her wounded heart

I’m sorry, so sorry, I seek her
Things I couldn’t do for her deafen me
I fear that if the memories are lost
I will be lost, too, so I say I’m sorry

Love, love hurts
Love, separation speaks to me
Love, even if I am alone again
A man speaks, saying I’m sorry, I apologize

If separation can mend a heart scolded by love
I don’t leave you
Leave me
I can’t leave you
Leave me
So I love you you’re my soul

Love, love hurts
I will take the painful love
Love, separation speaks to me
It can’t be anyone but you, you’re my love
Even if I am alone again
A woman speaks, clutching her wounded heart
A man speaks, saying I’m sorry, I love you

[GP Basic] Game Lyrics Translation

[Janey] A-yo who wanna get the talk negen dueolguleul gajinnan crow
aju yamjeonhan nanneoui fox! Action imisijagdwan my show lets go

[Hannah] neottaeme tto naegaga wae jakku nalul bulleo neomu hansimhae
[Leah] eolinaecheoleom jakkujakku naege muleomuleo ijae seontaeghae neodo cham kkamkkamhae

[Zion] go go go nae nunbitae deuleowa pretty boy boy boy
jom deo soljighage malhae my boy
[Trinity] oh diga boineun window geu sogae ni sogeun miro
now come in up back neoegelo dont stop it malhaejwo he say

[All] negelo one step two step deoegaro my step
dugeundugeun ttaljimalgo dont stop boy
siganeun tic toc tic toc jjaekkakjjaekkak my talk
ne dunungwa mamjyeo one two three get back

[Hannah]geudaelo boy naege boy anjabwa big gameeun imi daega igingeol
[Leah] neonimi naekkeonaekkeo naemeolido nikkeonikkeo naman barabwa dunun matchugo barabwa

[Zion] go go go nae nunbitae deuleowa pretty boy boy boy
jom deo soljighage malhae my boy
[Trinity] oh diga boineun window geu sogae ni sogeun miro
now come in up back neoegelo dont stop it malhaejwo he say

[All]negelo one step two step deoegaro my step
dugeundugeun ttaljimalgo dont stop boy
siganeun tic toc tic toc jjaekkakjjaekkak my talk
ne dunungwa mamjyeo one two three get back

[Janey] Let’s play my cutey, pretty, like it, just my quick plan
[Trinity] neowana hanadoen big game
[Janey] oh neoui nunbite missing neoui bore kissing
[Trinity] oh modu nae bite download geuui soneun nae eokkae wilo
[Janey] everybody listen back up dont touch my toy (game over now) come on

[All] negelo one step two step deoegaro my step
dugeundugeun ttaljimalgo dont stop boy
siganeun tic toc tic toc jjaekkakjjaekkak my talk
ne dunungwa mamjyeo one two three get back

Na Na Na Na
.

TRANSLATION

.

[Janey] Ayo who wanna get the talk, to you I’m a two faced crow
I’m your modest fox! Action! My show has already started, let’s go!

[Hannah] Because of you the fact that I’m calling you again is so foolish
[Leah] Like a small child, I keep asking please choose, you’re pretty damn narrow minded

[Zion] Go go go, come into my eyes, pretty boy boy boy
Please speak more truthfully, my boy
[Trinity] Oh, the window I can see you through is foggy.
Now come in up back towards you, don’t stop it, say it, he say.

[All] Come to me, one step two step, come to me my step
Don’t be nervous and don’t stop boy
The time goes tic toc tic tock, tick tick my talk
I stole your two eyes and your heart, one two three get back.

[Hannah] Just like that boy, sit down with me, I’ve already won the big game.
[Leah] You’re already mine. My thoughts are yours, please look only at me while looking into my eyes.

[Zion] Go go go, come into my eyes, pretty boy boy boy
Please speak more truthfully, my boy
[Trinity] Oh, the window I can see you through is foggy.
Now come in up back towards you, don’t stop it, say it, he say.

[All] Come to me, one step two step, come to me my step
Don’t be nervous and don’t stop boy
The time goes tic toc tic tock, tick tick my talk
I stole your two eyes and your heart, one two three get back.

[Janey] Let’s play my cutey, pretty, like it, just my quick plan
[Trinity] You and I have become one big game
[Janey] Missing your eyes, you’re kissing my cheek
[Trinity] Oh everybody download my spotlight, your hand on my shoulder.
[Janey] everybody listen back up don’t touch my toy (game over now) come on

[All] Come to me, one step two step, come to me my step
Don’t be nervous and don’t stop boy
The time goes tic toc tic tock, tick tick my talk
I stole your two eyes and your heart, one two three get back.
.
.

Translation Credits: shlver@ http://gp-basic.invisionzone.com/
Romanization Credits: doodlemonstar @ http://gp-basic.invisionzone.com/

[GP Basic] Jelly Pop Lyrics Translation

[Trinity] Tell me what U what U wanna~
Tell me what U what U wanna~
U really wanna~
Come on ya~ what U what U really that’s U runner~ Oh

[Trinity] Come on ya~ what U got to say~ (holla~)
rideume pa mudhyeo Today~ (holla~)
Come on ya~ what U got to say~ (holla~)
rideume pa mudhyeo save my day~ (holla back~)

[Amet] Ye~baby Turn it up~
deo jashin itge pyohyeon hae modeungeol
Let’s go~ (Do it~ Do it~ Do it Do it~ )
Let’s go~ (Do it~ Do it~ Do it Do it~ )

[Leah] Ye~baby Twist it up~
deo jashin itge umjigyeo nawa hamkke~
(Move it~ Move it~ Move it Move it~)
Let’s go~ (Move it~ Move it~ Move it Move it~)

(Oh ah Oh ah Oh) [Mui] sesangeul mollado
(Oh ah OH ah Oh) [Mui] won haneun geon hana
(Oh ah Oh ah Oh) [Mui] Oh~ Baby, naegen jibjung haebwa

[Zion] No doubt G.P.B urineun ojik
eumak iramyeon seulpeum do ijji
garo mak jima meomchuji anha nan (Never don’t stop Hey!!)

[All] Jelly POP~ G.P.B want TOP
neukkyeobwa~ urin dalla STOP
Jelly POP~ jipi jipi bi wa
sorichyeobwa~ keuge kuege KA POW

[All] Jelly POP~ G.P step one TOP
neukkyeobwa~ urin dalla STOP
Jelly POP~ bikyeo bikyeo bwabwa
oh oh oh~ KA POW~

[Janey] ssahyeo itdeon bulman do
eumak imyeon modu ga hanaro
jjingeuri deon pyo jeongeun No!! Hello~!!
bakkwo bullae dwi jibeo geudaero (A-yo!)

[Trinity] nan byeollo nan wiro baro
useumyeon kwiyeo un mashimaro
nal follow, imiro dwiro
dwi jibeo julge nan pumhaeng jero

(Oh ah Oh ah Oh) [Mui] sesangeul mollado
(Oh ah OH ah Oh) Mui] won haneun geon hana
(Oh ah Oh ah Oh) [Mui] Oh~ Baby, naegen jibjung haebwa

[Zion] No doubt G.P.B urineun ojik
eumak iramyeon seulpeum do ijji
garo mak jima meomchuji anha nan (Never don’t stop Hey!!)

[All] Jelly POP~ G.P.B want TOP
neukkyeobwa~ urin dalla STOP
Jelly POP~ jipi jipi bi wa
sorichyeobwa~ keuge kuege KA POW

[All] Jelly POP~ G.P step one TOP
neukkyeobwa~ urin dalla STOP
Jelly POP~ bikyeo bikyeo bwabwa
oh oh oh~ KA POW~

[Janey] Tik Tak~ Tik Tok~
Let’s get this started~!!
Huh! (Hey!) Huh! (Ho!)
Huh! (Hey!) Huh! (Ho!)
Let’s get this started~!!
[All] (Say ohh lala) [Janey] deo nopi deo Do it~
[All] (Say ohh lala) [Janey] modu nawa ttwi eo Do it~
[Janey] HOLLA BACK da waechyeo~
uri duri modu Sing the mix uh~

[All] Jelly POP~ G.P.B want TOP
neukkyeobwa~ urin dalla STOP
Jelly POP~ jipi jipi bi wa
sorichyeobwa~ keuge kuege KA POW

[All] Jelly POP~ G.P step one TOP
neukkyeobwa~ urin dalla STOP
Jelly POP~ bikyeo bikyeo bwabwa
oh oh oh~ KA POW~

Jelly POP~ !!

.

TRANSLATION

.

Trinity] Tell me what U what U wanna~
Tell me what U what U wanna~
U really wanna~
Come on ya~ what U what U really that’s U runner~ Oh

[Trinity] Come on ya~ what U got to say~ (holla~)
get into the rhythm Today~ (holla~)
Come on ya~ what U got to say~ (holla~)
get into the rhythm save my day~ (holla back~)

[Amet] Ye~baby Turn it up~
Express yourself more confidently
Let’s go~ (Do it~ Do it~ Do it Do it~ )
Let’s go~ (Do it~ Do it~ Do it Do it~ )

[Leah] Ye~baby Twist it up~
move with me more confidently~
(Move it~ Move it~ Move it Move it~)
Let’s go~ (Move it~ Move it~ Move it Move it~)

(Oh ah Oh ah Oh) [Mui] the world doesn’t know too
(Oh ah OH ah Oh) [Mui] what you want
(Oh ah Oh ah Oh) [Mui] Oh~ Baby, pay attention to me

[Zion] No doubt G.P.B only our music
will make you forget about sadness
Don’t stop me, I won’t stop (Never don’t stop Hey!!)

[All] Jelly POP~ G.P.B want TOP
feel it~ our differences STOP
Jelly POP~ G.P.G.P in the rain
scream out load~ loud loud KA POW

[All] Jelly POP~ G.P step one TOP
watch it~ our difference STOP
Jelly POP~ move move
oh oh oh~ KA POW~

[Janey]Even if this place is filled with unhappy people,
music will bring everybody together
make a better expression, No!! Hello~!!
I wanna turn this upside down (A-yo!)

[Trinity] I’m a star,
I’m smiling like the cute mashimaro
follow me, let’s turn this maze upside down
I’m well behaved

(Oh ah Oh ah Oh) [Mui] the world doesn’t know too
(Oh ah OH ah Oh) [Mui] what you want
(Oh ah Oh ah Oh) [Mui] Oh~ Baby, pay attention to me

[Zion] No doubt G.P.B only our music
will make you forget about sadness
Don’t stop me, I won’t stop (Never don’t stop Hey!!)

[All] Jelly POP~ G.P.B want TOP
feel it~ our differences STOP
Jelly POP~ G.P.G.P in the rain
scream out load~ loud loud KA POW

[All] Jelly POP~ G.P step one TOP
watch it~ our difference STOP
Jelly POP~ move move
oh oh oh~ KA POW~

[Janey] Tik Tak~ Tik Tok~
Let’s get this started~!!
Huh! (Hey!) Huh! (Ho!)
Huh! (Hey!) Huh! (Ho!)
Let’s get this started~!!
[All] (Say ohh lala) [Janey] higher Do it~
[All] (Say ohh lala) [Janey] everyone jump with me Do it~
[Janey] HOLLA BACK shout out loud~
Both of us together Sing the mix uh~

[All] Jelly POP~ G.P.B want TOP
feel it~ our differences STOP
Jelly POP~ G.P.G.P in the rain
scream out load~ loud loud KA POW

[All] Jelly POP~ G.P step one TOP
watch it~ our difference STOP
Jelly POP~ move move
oh oh oh~ KA POW~

Jelly POP~ !!

Chocolate Love [Part 2]

Main Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Victoria Song
  • Jo Chaerin

Support Cast:

Cho Nara, Jang Hyunseung, Lee Eunhyuk

Length: Part 2

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

.

———————–

@Kyuhyun’s House

aku memikirkan banyak tentang ini, tentang Chaerin, tentang Victoria, dan juga pemikiran dongsaengku yang bodoh

.

“oppa, neo gwenchana?”

“hemm,,,”

“oh”

“nara, bisa peluk aku?”

“wae?”

“peluk saja”

“waegeurae?”

“…….”

“ah, ara. begini boleh??”

“hemm,,,”

.

ia memelukku erat dan sesaat aku ingin menangis. ternyata itu benar, aku memang tak pernah belajar dari kesalahan, dan aku memang selalu kalah

.

*tok*tok*tok*

.

“Nara”

“ah itu Hyunseung!!”

.

Nara melepaskan pelukannya dan berlari ke Hyunseung yang menunggunya di pintu masuk dengan pakaian rapi

.

“annyeong Hyung!”

“nee~”

.

Nara dan Hyunseung begitu serasi. benar yang Chaerin katakan, aku harus membuka hati dan pikiranku tentang mereka. semoga Hyunseung bisa ku andalkan menjaga Nara~

.

** 2 weeks Later**

.

aku benar-benar mencoba menjadi seseorang yang baru. 2 minggu yang menyenangkan, walaupun sikap kyuhyun jadi tidak menyenangkan. aku benar-benar mencoba jadi yeoja yang pantas untuk ia cintai, thanks uri Hyukie

.

“noona!!” hyunseung berlari ke arahku dengan wajah panik “lihat Nara tidak??”

“memangnya ada apa??” aku melap keringatnya

“aku tidur siang dan mimpi buruk tentangnya” ujar Hyunseung begitu serius “nara meninggalkanku, noona! ia pergi, dan tak mau mengajakku!!”

.

*deg*deg*deg*

.

*plaaak*

.

“ya!!! mimpi adalah kembang tidur!” ujarku keras, namun wajah panik Hyunseung membuatku ikutan panik

“chakkanman, aku telpon Kyuhyun”

.

“yeobseyo Kyuhyun”

“aniya, ada Nara??”

“main game?”

“ah arasso”

“gwenchana”

*klik*

.

“kau mencari Nara dimana? hah!!” aku menempeleng Hyunseung dan dia tertawa bahagia “dasar namja bodoh. kkk~”

.

jujur untuk sementara jantungku seperti berhenti mendengar mimpi Hyunseung. karena biar bagaimanapun aku sangat amat menyayangi nara seperti dongsaengku sendiri. tak tau bagaimana hancurnya aku jika mimpi namja bodoh ini terjadi. aigoo~

.

“chagiya!!”

.

“ah itu Hyukie hyung. kalian mau kemana noona”

“dasar, mau tau saja kau. kkk~”

.

“hey hyunseung!!”

“hyung!!”

“lusa ada latihan dance lagi, datang ya”

“ara~

.

Hyukie dan Hyunseung adalah main dancer sekolah kami. Nara dan Kyuhyun adalah main vocal untuk sekolah kami. mereka semua sangat berbakat, sungguh beruntung aku memiliki Kyuhyun

.

“ah, aniya, Hyukie” aku menggeleng spontan

“waeyo noona?”

“ah aniya~”

“kajja, chaerin-ah”

“ah kajja, bye Hyunseung”

“bye”

.

sabar chaerin, melepaskannya dulu, baru kau lupakan Kyuhyun.

perlahan pasti bisa

.

Kyuhyun

waktu itu aku melihat Victoria jalan bersama seorang namja. sepertinya orang asing, tapi mengapa mereka begitu akrab. dan besoknya Chaerin berpacaran dengan Hyukie, dan sorenya Nara terpilih jadi duta sekolah menjadi solois. aku di kalahkan dongsaengku sendiri. sungguh minggu yang sangat mengejutkan bukan? “paboya!”

.

“neo gwenchana kyuhyun-ah?” victoria menepuk bahuku dan tersenyum “ceritalah jika ada yg mengganjal”

“ah aniya, aku merasa ada yg berubah saja”

“berubah apa Kyu?”

“tak tau”

“kemari~”

.

aku merebahkan kepalaku di pangkuan victoria. entah sejak kapan aku rindu tidur di pangkuan seseorang. victoria, kau tau, aku sangat menyayangimu. tapi mengapa semuanya jadi begitu berbeda. kau, chaerin, dan semuanya!!!

.

“neol saranghae, victoria” ujarku memeluk pinggangnya dalam rebahku

“arasso Kyu” kasih sayangnya yang begitu hangat, seperti kasih sayang seorang ibu yang aku rindukan. benarkan ia benar-benar masih mencintaiku seperti dulu? tolong jelaskan semuanya Song Qian

.

*kring*kring*

.

“ah, chakkanman Kyu”

.

ia mengangkat telponnya lalu tersenyum. siapa yang menelponnya

.

“ah ara, thanks”

“i’m okay”

“see you too~”

*klik*

.

“siapa?” ujarku sambil menarik vic ke atas pangkuanku

“temanku dari Thailand”

“Thailand??” tumben ia mau meladeni teman yang dari luar negeri “namja??”

“geu namja, Nickhun”

“…..”

“kami bertemu di perancis saat aku sekolah, kebetulan ia juga sekolah di sekolahku”

“oh,,,,”

“kau lapar??”

“hmm, buatkan aku nasi goreng tuna~ “

“kkk~ ara”

.

Nickhun? apakah ia namja yang sama yang aku lihat tempo hari. untuk apa ia menghubungi Victoria? dan apa sebenarnya hubungan mereka?

.

** 2 days Later **

**Taman Sekolah**

“chaerin-ah, kapan terakhir kali kita kesini??” tanyaku padanya. ia sibuk dengan handphone barunya

“hmm, beberapa bulan yang lalu. waeyo??”

“ah aniya” ujarnya ramah

.

aku terus menatap senyumannya

dulu senyuman itu milikku

dulu senyuman itu untukku

dulu senyuman itu selalu aku tunggu

dulu, dulu, dan dulu, bagaimana dengan sekarang??

.

“ya!! ada apa melamun??” ia menepuk bahuku dan tertawa

“tidak, hanya iri denganmu dan hyukie”

“kau sudah ada victoria? apanya yang di irikan??”

.

*deg*deg*deg*

.

entah mengapa saat ia mengatakan ‘kau sudah ada victoria, apanya yang di irikan’ hatiku remuk! ia seperti menggenggamku erat, lalu mendorongku hingga terjatuh. apakah terbalik? apakah aku yang bersikap demikian padanya?

.

“aku rindu padamu chaerin”

“he? maksudmu kyu??”

“bogoshipda, Jo Chaerin-ah”

“kkkk, niga neomu bogoshipoyo”

.

ia membelai lembut rambutku dan tersenyum di hadapanku. apakah senyum itu untukku? bolehkah aku meminta senyum itu hanya untukku? jangan diberikan untuk yang lainnya

.

@ Kyuhyun’s House

aku benar-benar kehilangan kenangan yang berharga. kenangan yang tak mampu aku pertahankan. menghapusnya saja aku enggan. harus bagaimana sekarang??

.

#backsound: memories – Super Junior

.

“oppa, kau yakin tak apa-apa?”

“mollayo, nara”

“boleh aku bertanya?”

“hatimu berat kemana??”

“hah??”

.

*pletak*

.

“ya!! kau!!”

“dasar namja bodoh! aku tanya, hatimu berat kemana??”

“aku tak tau!! aku tak tau!!”

“……”

“aku salah bicara ya nara? mianhae~”

“…….”

.

“nara!”

“nara!”

bahkan ia mengabaikanku. apa aku salah bicara? aku hanya jujur, aku tidak tau hatiku lebih ke arah siapa. Nara, jangan buat aku seperti orang bodoh~

.

beberapa kali aku melihat Victoria jalan dengan Nickhun. mereka begitu bahagia, apakah Victoria tak sadar bahwa aku selalu mengikutinya??

.

“victoria??”

“kyu,,, kyuhyun-ah??”

“kalian sedang apa??”

“annyeong, Nickhun imnida~”

“nee, Kyuhyun imnida~”

“bisa kita bicara, Kyuhyun?”

“justru itu~”

“khunnie, kau pulang saja, aku pulang dengan Kyuhyun. okay”

“it’s okay. aku duluan ya kyuhyun. bye qian~”

.

“apa yang mau kau bicarakan Kyuhyun??”

“harusnya kau tau, victoria”

“tau apa??”

.

Victoria terdiam menatap sisi yang berlainan. aku terus menatap matanya indahnya, dan berharap ia mengatakan hal yang baik dan yang ingin ku dengar

.

“Kyuhyun??”

“apa hubunganmu dengan Nickhun?”

“ha?”

“jawab saja, Victoria!”

“…….”

“hanya teman”

“jawab yang benar Song Qian!!!”

.

suasana hening menyelimuti kami. ia terdiam menatap sisi lain dan aku terus menatapnya. sungguh, jangan katakan hal yang tak ingin ku dengar saat ini!

.

“aku bertemu dengannya di pesawat sekitar 2 tahunan yang lalu”

“pesawat?”

“geurae, saat aku berangkat dari korea ke perancis, dan pesawatku transit di Thailand”

“lalu?”

“ternyata kami satu sekolah, dan sekelas”

“dan kalian langsung akrab?”

“that’s right. ia menjagaku dengan baik 2 tahun ini. ia terus menerus menyatakan cintanya untukku, tanpa peduli bahwa ia akan sakit hati”

.

“sakit hati? mengapa harus sakit hati?” aku mulai panas mendengar penjelasan victoria, tapi aku harus sabar demi penjelasan yang lebih baik

.

“ya!! Kyuhyun!! aku dulu sangat amat mencintaimu. tak pernah kau sadar bahwa aku mencintaimu lebih dari kau mencintaiku?? aku mencintaimu lebih besar dari yang aku tau? hah!!”

.

*deg*deg*deg*

.

“…….”

“2 tahun ia terus mendampingiku tanpa lelah. menjagaku dan membuatku luluh dengan kasih sayang tulusnya. Kyuhyun-ah, aku harus bagaimana??”

.

“kau tak usah kembali kesana, tetaplah disini!!” mengapa ia begini, mengapa semuanya begini!!

.

“ternyata hal ini benar”

“apanya??”

“saat aku datang kembali kau begitu senang, dan dalam sekejap kau melupakan seseorang yang sebenarnya kau cintai lebih dari pada kau mencintai aku ataupun dirimu sendiri”

“melupakan seseorang? a,, apa maksudmu?”

“Chaerin. Jo Chaerin, kau lupakan yeoja yang begitu setia menjaga dan menyayangimu bertahun-tahun. kau saja bisa memperlakukan Chaerin seperti itu. ada kemungkinan kau juga akan lebih parah memperlakukanku”

.

“tidak akan victoria, ku mohon, jangan pergi” air matanya perlahan menetesi pipi mulusnya, dan ia terlihat tegar menatapku

.

“Nickhun tak pernah lelah mengatakan ‘bolehkah aku menggantikan posisi Kyuhyun’ dan ia selalu mengatakan ‘aku akan disampingmu selama aku bisa, dan aku akan menjagamu seperti Kyuhyun menjagamu dulu’. kau tau Kyuhyun, ia lebih baik dari kau”

“……..”

.

victoria menangis di hadapanku, aku tak tau harus bagaimana. apakah aku begitu bodohnya melupakan 2 wanita terbaik dalam hidupku? apakah aku tak punya perasaan menarik 2 wanita yang menyayangiku?

“Jo Chaerin, Victoria, haruskah semuanya seperti ini?”

.

“Kyu bisa kau lepaskan aku?”

“Victoria?”

“mianhae~”

“wae??”

“…..”

“ya!!!”

.

Victoria meminta aku melepasnya, sedangkan Chaerin sudah melepasku. apa karena aku tidak bisa melepas kalian berdua sehingga kalian memilih yang melepaskanku??

.

“Victoria?” aku hampir menangis melihat victoria begini “haruskah??”

“Kyu, aku tak bisa” ia menangis di pelukanku “aku tak mungkin meninggalkan Nickhun”

.

2 tahun ini ia yg menjaga victoria, dan selalu mencintainya sepenuh hati. hanya saja Victoria harus memutuskan, pergi atau tetap tinggal, dan sekarang ia memilih tinggal, tinggal di hati Nickhun dan pergi dari hatiku selamanya

.

“aku harus pergi Kyu” ia tersenyum lalu berjalan mendekatiku

.

*chuu~

.

“ciuman ini yang terakhir untukmu. semoga suatu saat nanti kau temukan yg jauh lebih baik”

.

“tapi, victoria,,,,,”

“tapi ingat, jika kau temukan seseorang itu, jaga ia dengan baik”

“tapi,,,,,”

“jangan kau sakiti ia, jaga ia dengan baik, dan selalu berikan ia kasih sayang. karena jika ia pergi, kau akan merasa kehilangan untuk kesekian kalinya, Kyuhyun”

“……..”

.

ia datang kepadaku dengan senyuman, dan pergi dariku dengan senyuman. Bertemu dengan senyuman, dan berpisah dengan senyuman. Haruskah ku lepaskanmu juga, “SONG QIAN!!!!!”

.

.

**3 weeks later later**

day by day without her in my life. so empty and got bad feeling. do you know, how much i miss you??

.

“oppa, benarkah victoria eonni sudah pergi?”

“hemmm”

“ke Paris dengan Khun itu??”

“hemmm. Cho Nara, bisa gak tuk sementara tolong jangan bicarakan Victoria atau Khun itu?”

“engga”

“ha? wae?”

“Khun oppa neomu kyeopta”

“aku lebih tampan!”

“kau tidak sampai setengahnya~”

“ya!! babo dongsaeng!! ppalli ireona !!!”

“kyaaa!!!!”

.

*tok tok tok*

.

“……..”

“nee”

“hyung!!” aish, si Hyunseung pasti si nara,,,,

“OH! my prince Jang!!”

“OH! My lady!”

“ya! kalian mau ku bunuh? hah!!”

“ampuuuun~”

“babo!!!”

.

setidaknya aku bisa terhibur karena ulah dongsaengku yang bodoh. kau tau nara, aku memang beruntung memilikimu. dan terima kasih juga untukmu, Hyunseung

.

[AUTHOR]

Kyuhyun begitu terpukul karena Victoria pergi dengan Nickhun. tapi ia mencoba bertahan, karena ia paham kalau ia salah telah menarik Victoria dan Chaerin bersamaan. sekarang Kyuhyun sudah di lepas oleh keduanya, dan ia harus belajar dari awal untuk mencintai seseorang

.

@school

“oh can you smile??” Chaerin menepuk bahu Kyuhyun, dan ia tersenyum

“untuk siapa? untukmu? kkkk~” kyuhyun berpura-pura tertawa

.

*plaaaak

.

“jangan tertawa! menangislah!” chaerin menampar Kyuhyun “Kyu, jangan sok kuat! aku tau kau dengan sangat baik”

.

akhirnya Kyuhyun menangis di pelukan Chaerin. setelah sekian lama, Chaerin bisa merasakan hangatnya hati Kyuhyun lagi. hati mereka sebenarnya sudah satu, namun karena kesalahan Kyuhyun, hati Chaerin ingin lepas darinya

.

“nan eottohkke, chaerin-ah??” Kyuhyun merebahkan tubuhnya di rerumputan di samping chaerin

“apanya??”

“naega jeongmal babo gataseo”

“geurae~”

.

“ini~”

Kyuhyun memberikan permen cokelat kesukaan chaerin. cokelat kesukaannya yang hanya Kyuhyun yang tau. chaerin tersenyum melihat wajah kyuhyun

.

“ingat ini??”

.

“kenapa jadi melow begini??” Chaerin memakan 1 buah cokelat itu dan tersenyum

“aniya, hanya ingin mengingat sesuatu. kkkk~” Chaerin merasa sikap Kyuhyun berbeda, dan sebenarnya ia ingin mengatakan betapa ia merindukan Kyuhyun yang seperti ini. tapi tak bisa, karena chaerin memutuskan untuk pegi dari Kyuhyun

.

“Kyuhyun, jika suatu saat kau mencintai orang, perlakukan ia dengan baik”

“ha?”

“jangan kau pertahankan sesuatu yang bahkan kau sendiri tak yakin”

.

“…..”

Kyuhyun merasa bersalah karena selama ini tak sadar. ternyata ia  jauh lebih mencintai Chaerin dari victoria. Chaerin yang tanpa ia sadari telah ada jauh sebelum victoria. dan yang paling menyedihkan adalah, ia mencintai Chaerin yang sudah mulai mencintai Hyukie, namja yg begitu bertahan dengan hati chaerin

.

“Hyukie dan kau baik-baik saja kan??”

“tentu~ aku ingin mencintai ia yang mencintaiku”

.

“……..”

kalimat chaerin sukses membuat Kyuhyun tertegun

.

“Chaerin-ah, jika aku katakan kembalilah padaku apa kau akan kembali??” gumam Kyuhyun saat melihat Chaerin tersenyum menceritakan hubungannya dengan Hyukie

.

“hey bengong? kkkk~”

“aniya, hanya merasa hampa~”

.

Kyuhyun menunduk dan Chaerin merasa hancur melihat seseorang yang ia cintai begitu terpukul di tinggalkan oleh Victoria. sayangnya Chaerin tak tau yang membuat kyuhyun begini adalah karena Chaerin memilih tetap dengan Hyukie, dan meninggalkan Kyuhyun

.

*pletaaak*

.

“kau tak akan kehilanganku, aku disini dan akan selalu tersenyum Kyuhyun”

Chaerin menjitak kepala Kyuhyun hingga ia meringis kesakitan

“janji tak akan tinggalkan aku, chaerin-ah??”

Chaerin tertegun sekaligus sedih mendengar ucapan Kyuhyun

.

“ya! Cho Kyuhyun, selama ini apa aku pernah meninggalkanmu”

“aniya~”

“apa aku membiarkanmu sendiri”

“aniya~”

“ya sudah, kau sudah tau jawabannya. babo namja~”

.

#backsound: Coagulation – Super Junior KRY

.

Chaerin

aku memang tak akan meninggalkanku cho kyuhyun, tapi aku sedang belajar melepasmu. melepasmu dan berusaha ikhlas akan semuanya

.

** 2 months later **

aku masih bertahan dengan Hyukie, Nara masih bertahan dengan Hyunseung, dan Kyuhyun masih bertahan dengan menjadi pangeran sekolah. selama beberapa bulan ini, Nara mengubah total penampilannya

.

“aneh ya mendengar kata 5 angles” ujar Nara dan Hyunseung berbarengan

“………..”

“aku lebih suka di panggil nachan~”

.

“hey, latihan sebentar lagi. kajja~”

“aku mau beli cokelat dulu!!”

“ah aku ikut”

.

“Hyukie oppa! Kyuhyun oppa! it should be Chaerin eonni mine isn’t it? kkkk~” aku tertawa melihat tingkah Kyuhyun dan Hyukie saat Nara mengatakan ‘it should be Chaerin eonni mine isn’t it’

.

oh iya setelah kejadian waktu itu, kami jadi terkenal! Kyuhyun dan Nara menjadi main vocal sekolah. di samping itu Nara ternyata juga sangat hebat dalam dance, aku baru sadar. ia menjadi dancer bersamaku, Hyukie, dan Hyunseung. sekarang Kyuhyun memiliki fans, dan namanya choKYUlate. aish, ada unsur coklat kesukaanku. dasar~

.

Kyuhyun

beberapa bulan telah berlalu. Victoria kembali ke perancis bersama nickhun, dan Chaerin menjalani hidupnya bersama eunhyuk. aku tak tau harus bahagia atau tidak melihat chaerin dengn eunhyuk begitu serasi. hanya saja aku merasa sedikit tertekan. apakah aku berlebihan??

.

“oppa, yeoja kemarin yg memberikan coklat ini padamu siapa?” tanya Nara dengan membawa sekotak coklat

“dia Seohyun, kelas 2 di Neul Paran”

“neo, seohyun-ah joahae??”

“aniya, ia tau aku tidak mau berkomitman”

“terus?”

“ia memintaku menerima coklat ini. sudah kau makan saja, aku bosan makan coklat”

“bosan??”

“kalau tidak mau makan buang saja”

“……”

.

sesungguhnya aku sangat menyukai cokelat. saat SD aku dan chaerin sering menyebut coklat adalah “chocolate love”, tak tau mengapa. hanya indah saja menyebutnya begitu. mungkin saat itu aku sudah mengerti bagaimana mencintai, dan mungkin cinta pertamaku bukanlah Victoria, melainkan Chaerin, Jo Chaerin

.

#backsound: My Love, My Kiss, My Heart – Super Junior KRY

Is It OK? [Part 2]

Main Cast:

  • Tiffany Hwang – SNSD
  • Choi Seung Hyun (TOP) – Big Bang
  • Cho Kyuhyun – Super Junior

Support Cast:

Amber (Fx), Taeyeon (SNSD), Han Nara (Fiction)

–  Length: Part 2

– Genre: Friendship, Romance

– Rate: AG (All Age)

– Author: Nana

.

—————

@ Kyuhyun’s Villa

“waah, kita berapa hari disini??” ujar Nara dengan mulut penuh dengan coklat

“2 hari” Kyuhyun menjawab singkat pertanyaan Nara

“pelit, amit-amit!”

“……”

“kajja, minyoung unnie”

“nee, sini aku bawakan kopermu”

.

akhirnya aku berhasil mengajak mereka kemari.

tak akan ada orang yang akan menyangka ini akan menjadi hari yang buruk untuknya. bersiaplah, Hwang Minyoung !!

.

**siang hari**

.

Tiffany

entah ada angin apa Seunghyun tidak marah saat aku ikut acara mereka.

aku kira ia sudah tidak marah, tapi ia malah diam seribu bahasa padaku

.

“Fany, untukmu” Kyuhyun datang membawa segelas coklat

“ah, gomapseumnida”

“kau suka pegunungan ya Fany??

“ah biasa, tapi ia sangat menyukainya”

“neo namjachingu??”

“aniya~”

“cheorom, nugusi??”

“uri oppa”

“oppa??”

“nee, aku jadi rindu padanya~”

“telpon saja, dan katakan kau rindu”

“tidak bisa Kyuhyun~”

“ha? wae? ini pakai ponselku”

“tidak usah”

“pulsanya masih banyak dan sinyal juga oke~”

“aniya, gamsahamnida~”

“……”

.

oppa, bogoshipoyo. can you hear me?

please give me your strength. love you~

——

.

“wah, sore ini aku mau makan banyak ya unnie!!!”

“Nara kalau kau berisik, aku gantung kau di pohon itu”

“yo, yo, yo, jangan jahat Hyunie~”

“ya!! Amber, bersikaplah seperti wanita pada umumnya!!!”

“wa,, wanita??”

“pa,, pada umumnya??”

“…..”

“buahahaha”

“kkkkkkk~”

“…….”

“babo kyuhyun!!!”

.

“ini makananmu, sudah ku singkirkan wortel dan buncisnya~”

“……..”

.

Seunghyun tidak suka wortel dan buncis, jadi aku singkirkan 2 jenis sayuran itu. dia mengambil makanan yang aku berikan, tapi tanpa bicara dan melihatku. mengapa selalu begini~

.

** 2 hours later **

semua bersenda gurau, namun ia tetap diam padaku.

haruskah ku katakan sekarang??

“Minyoung-ssi??” tegur Taeyeon padaku dan aku tersenyum

“awkward untuk Tiffany eonni karena memasak makanan yang sangat enak” Nara memberikanku segelas es coklat dan tersenyum

“awkward??” aku tersenyum mendengar ucapan Nara mengatakan awkward

“dasar tolol! award !!” Kyuhyun menempeleng Nara dan yang lainnya tertawa

“kkkkk~” aku mendengar suara Seunghyun tertawa. entah mengapa, seperti ini lebih baik

.

Seunghyun

@Bukit Belakang Villa

dia begitu baik, aku tak bisa membencinya! aku tak bisa membuatnya menangis!

.

“kau tidak pernah membenci orang sebelumnya. katakan ada apa”

ujar Kyuhyun tiba-tiba

“mwo??”

“aku mengenalmu sejak smp. malhebwa”

“gwenchana, hanya ada masalah saja”

“dengan Minyoung?”

“ha?”

“maksudku Tiffany”

“hemm”

“semuanya melihat kau begitu membenci yeoja itu. bahkan ia sendiri sering menangis di taman gara2 kau”

“menangis??”

“bukankah kau yang memberikan pink ribbon itu”

“hanya sedikit menyesal”

“jangan jadikan hidupmu sebagai pendendam. ara??”

.

setelah mengatakan hal itu, Kyuhyun langsung kembali ke villa, dan meninggalkanku

“kenapa harus dia yang menjadi dongsaeng dari namja yang begitu aku benci!!!! aaaarrrrgghhh”

.

#backsound: Let You Go – The TRAX

.

@Villa

“annyeong!!”

“mwo?”

“ini~”

“apa?”

“teh hangat, bagus untuk kesehatan”

“apa kau beri racun??”

“ya!! Seunghyun, tentu saja tidak”

“dari mana aku tau kau tak bohong?”

“baboya!! kau temanku, aku tak mungkin mencelakaimu!!”

.

setelah itu dia pergi dari hadapanku, kalimatnya yang terakhir terngiang-ngiang di pikiranku. apa benar kau menganggapku teman?? bukankah kau sendiri tau kalau aku membencimu? malhebwa, Hwang Minyoung-ssi

.

“waeyo oppa??” gerutu Nara di depan wajahku “kau waras kan??”

.

*pletaak*

.

“appo!!”

“makanya punya mulut diikat! babo magnae”

“kalau aku babo, lalu kau apa? super babo? hah!!”

“mwo?”

“……”

.

“seunghyun oppa!!!”

“aish, ini lagi. ya aku geli kau memanggilku oppa!!”

“jangan begitu oppa, kkk~”

“ya!! hentikan!!”

“kkkk~ kau yg menyuruhku sedikit wanita. oppa!!”

“Amber Liu!!”

.

setelah ia berteriak seperti itu, ia bersikap dingin. lebih terkesan tidak peduli dan mengabaikanku. ah harusnya aku senang bisa jauh dari yeoja itu. tapi mengapa seakan-akan aku terpentok sesuatu yaa. Babo Hwang Minyoung !

.

**next day**

*sreeeng*sreeeng*

.

“pagi!!!”

“pagi unnie, bau masakanmu tercium sampai,,,,”

.

*gubraaaak*

“aw….”

“aigoo~ kalian bagaimana sih!”

“ya, Hyunie, Nara kenapa bisa jatuh dari tangga bersama-sama??”

“kenapa bisa jatuh sih? bodoh”

“seunghyun oppa, aku ini sedang jatuh, jangan bawel”

“hyung~”

“kkkk, humfh,,,,”

.

saat aku keluar kamar, aku melihat Tiffany sedang memasak. wajahnya ketika memasak sangat berbeda. mengapa jika aku sedang tidak ingin melihatmu, kau selalu ada di depan mataku?? mengapa harus kau yg ada saat aku menutup mata!!

.

“wae nae nunappe natana, minyoung-ssi?”

.

“ya! kau kenapa melamun?”

“aniya! aish~”

.

*bruk*bruk*

.

“seunghyun-ah mau kemana?? sarapan dulu”

“tiffany, jangan mengaturku. atur hidupmu!!”

“tapi,,,,”

“diam!!!!”

.

aku stress memikirkan semuanya. ku putuskan untuk menyendiri di sungai, aku berharap nanti bisa lebih baik “semoga~”

.

@sungai

————

“Hwang Minyoung adalah Tiffany”

“Hwang Minyoung itu dongsaengnya!!”

“geurae, dia akan pindah ke sekolahmu minggu depan”

“aku akan balas dendam ke adiknya!”

“hey keluarganya tak tau apa-apa”

“peduli apa? ia hampir mati karena namja berengsek itu!!”

“mau kau apakan dia??”

“ku sakiti hingga ia tak betah di seoul dan pergi selamanya dari lingkunganku”

“tapi katanya itu bukan salah namja bodoh itu”

“peduli apa??”

“aku akan membuatnya jatuh!!”

“oh baguslah!”

“kalo itu, silahkan”

“aku tak akan izinkan ia bernapas bebas selama berada di lingkungan ini!!”

—–

.

itu adalah pemikiranku beberapa hari sebelum bertemu Minyoung. Minyoung yang dipanggil Tiffany, adalah dongsaeng dari namja yang aku benci. aku sangat amat membenci semua yang bermarga Hwang sejak 3 tahun lalu karena kelakuannya. terlalu rumit untuk ku terima semuanya!!

.

“……….”

Aku harus bagaimana sekarang?

ah sialan!!

.

“choi seunghyun?” seseorang menepuk pundakku, ku alihkan pandanganku “kau?”

“ada apa disini??” ujarnya ramah

“bukan urusanmu” bantahku mengabaikannya

“mau ini??” ia menyodorkan koala march “enak lho, dan ,,,”

.

*bruuuk*

.

“jangan ganggu aku!!” aku menampik koala marchnya hingga tumpah ke air semua “pergi!!”

“yaa, padahal baru makan 2 buah~” wajahnya begitu sedih, astaga, bodohnya aku “ah masih ada satu” ia memungut koala march yg terjatuh di dekat kakinya

“waah, masih bisa dimakan. hmmm, enak” ia membersihkan dan langsung memakannya lalu menatapku “kau tau seseorang yg tak bisa menghargai makanan adalah seseorang yg jahat. terlebih seorang yg tak bisa menghargai makanan adalah laki-laki!!!”

.

ia berlari meninggalkanku dengan segudang rasa bersalah karena membuang makannya

.

“wae nae nunappe natana?”

“wae niga jakku natana?”

.

2 hours later

@Villa

ia termenung menatap Kyuhyun dan yang lainnya dari jendela villa. ia tersenyum saat nara melambaikan tangannya berkali-kali. sebenarnya yeoja ini bagaimana ya?

.

“ini untukmu, maaf tadi menampiknya” aku memberikan sekotak koala march untuknya

“…….”

“ambilah”

“gamsahamnida~” ia mengambilnya dari tanganku lalu langsung membuka dan memakannya

“ini enak. coklat memiliki anti oksidan dan berguna tuk memperbaiki mood jadi baik”

“kau suka coklat?”

“tidak”

“lalu kenapa kau selalu makan koala march?? dasar bodoh!!”

“karena aku hanya suka koala marchnya”

.

“ha? maksudnya?”

“apa karena aku tidak suka dalamnya, maka aku tidak boleh mencoba menyukainya?? aku suka luarnya”

“bisa lebih simpel?”

“jika kita tidak suka dalamnya, mulailah menyukai luarnya. walaupun awalnya hanya suka luarnya, lambat laun dalamnya pasti suka”

“ha?”

“aish begini, jika aku membenci sifatmu, bukan berarti aku membencimu. jika aku suka sifatmu bukan berarti aku suka padamu. jadi aku harus menyukai luarmu baru bisa menyukai sisi dalammu. ara??”

“aniya~”

“ya sudah lupakan!! aku kesana dulu, thanks for this cookies”

“…..”

.

aish yeoja itu membuat perumapaan yang begitu aneh. mengapa ia bilang masalah sifat?? dan kenapa harus aku yg jadi permisalan?

“memberikan musuh sekotak coklat, apa yang aku pikirkan!! sialan”

.

Tiffany (Minyoung)

aku merasa Seunghyun begitu kasar tiap hari. tapi kebaikannya terus bertambah juga. ia menjatuhkan koala marchku dan lalu ia menggantinya 2 jam kemudian. apa yg ia rencanakan??

.

“minyoung-ah, neo gwenchana??” Kyuhyun menepuk pundakku dan tersenyum

“nee, gwenchana. waegeurae?”

“kau dari tadi melamun menatap snackmu”

.

sudah berapa lama ia disini?? aku menatap snack ini hampir 30 menit

“sini minta dong”

“ini”

dari jendela ini Kyuhyun menatap Nara yang sedang bermain-main dengan Seunghyun dan Amber. tatapannya berbeda, kali ini sungguh berbeda dari yang biasanya

“ada apa dengan Nara??”

“eh??”

“kau menatap Nara sampai begitunya”

“kkk~ kelakuannya begitu lucu”

“kau menyukainya ya??”

.

“uhuuuk,,, uhuuuk,,,”

.

“aigoo, ini minum dulu Kyuhyun!!”

wajahnya memerah karena tersedak

“a,, a,, apa maksudmu??”

“tadi aku hanya bercanda, tapi reaksimu begitu berlebihan. pasti kau benar-benar menyukainya” ujarku berbisik di telinga Kyuhyun, dan ia tersenyum “katakan saja padanya”

“already! Nara hanya menganggapku oppanya, seperti ia menganggap Seunghyun”

“jeongmalyo?”

“aku hanya benar2 mencoba menganggapnya dongsaengku sendiri. jadi bisa ku aniaya. kkk~”

“cih~ dasar, keterlaluan. kkkk~”

.

“eonni ada hal apa??”

.

“waaaa!!!”

Nara tiba-tiba muncul di jendela, membuatku dan Kyuhyun terjatuh dari kursi “waduh~ kau tak apa2?”

.

“oppa, eonni, mianhae~”

“nee gwenchana babo”

“i’m okay, Nara”

Nara memelukku dan lalu memeluk Kyuhyun. disitu aku melihat wajah Kyuhyun benar-benar menyayangi Nara tulus. namun Nara tidak bisa menganggapnya lebih

“sungguh kasihan”

.

“apanya eonni??”

“ah aniya! kkkk~”

.

Kyuhyun dan Seunghyun menatapku tajam. ternyata mereka sudah mengerti satu sama lain

.

mungkin ini maksud cinta tak harus memiliki, sama seperti cinta Chansung pada yeoja itu. Cinta yang begitu dalam tapi harus berakhir dengan cara yang sangat tidak adil. haruskah seperti ini? Is It OK?

.

.