Is It OK? [Part 1]


 

Main Cast:
•    Tiffany Hwang – SNSD
•    Choi Seung Hyun (TOP) – Big Bang
•    Cho Kyuhyun – Super Junior
Support Cast:
Amber (Fx), Taeyeon (SNSD), Han Nara (Fiction)
–  Length: PROLOG
– Genre: Friendship, Romance
– Rate: AG (All Age)
AuthorNana

—————————————————–

menjadi gadis yang jahat dicela

menjadi gadis yang baik msh saja dicela

sekalian saja jadi gadis jahat, toh sama saja bukan??

.

“hey, ada apa??”

tegur Nara lalu menghapus total niatanku menjadi yeoja yang jahat khusus untuk si bodoh “ikut aku yuk!”

.

sudah 8 hari aku sekolah disini. semuanya sangat baik padaku kecuali namja itu. tak perlulah ku sebutkan namanya. mengesalkan~

.

“kita mau kemana??” ujarku saat Nara terus saja menggandengku berlari di sekitaran lorong kelas, dan akhirnya berhenti di sebuah ruangan yg cukup besar “dimana ini nara??”

.

*kreeeek*

.

“annyeong!!” teriak Nara dengan suara super besar yang membuatku shock dan menutup kupingku

.

“yoo, Nara!!” ada Taeyeon Amber dan Kyuhyun

“hey, kau lama se..ka..li.. mwo??” ada seunghyun juga disini?? “ya!! untuk apa kau membawanya?? Merepotkan!!”

.

“hush, kau pikir ia barang” gerutu Amber. aku selalu suka cara bicara Amber yang tegas, dan andaikan ia namja, aku akan mengejarnya!

.

aku tau ia yeoja 3 hari lalu saat ada acara sekolah. ia menggunakan gaun. oh my god, aku pingsan saat mengetahui Amber Liu adalah yeoja! bagaimana tidak, selama sekolah ia tidak menggunakan rok, tapi celana panjang. wajarlah aku mengira ia namja. aku hampir depresi saat itu “sialan” dia begitu manis dengan dress simpel milik Taeyeon. walaupun rambutnya yang kepalang pendek, Nara bisa menyesuaikan dandanan amber agar terlihat manis “terlalu~”

.

“ayoo, jangan melamun. gak boleh lho~” Nara menggandengku masuk ruangan. semuanya tersenyum melihatku. Kyuhyun, Taeyeon, Amber, kecuali Choi Seunghyun!!

.

“aku tidak diharapkan disini. aku pergi saja ya, Nara~” ujarku melepaskan genggaman Nara dan berbalik

“siapa yang menyuruhmu pergi?? aku yang mengundangmu kesini~” Taeyeon berlari dan menghadangku

.

“ya!! ahjumma!! biarkan manusia itu pergi, kita TAK BUTUH dia bukan??” ujar Seunghyun sangat kasar. oke, aku tak tau harus apa. kalimatnya yang ini terlalu menyakiti hatiku “pergi dari sini, bodoh~”

.

“maaf kalau aku mengganggu~”

.

*bruk bruk bruk*

.

aku berlari dari ruangan itu. tak satupun mengejarku. aku hanya mendengar suara teriakan Nara & Amber berulang kali. namun aku tak berbalik, terlalu sakit

.

@ Pojok Sekolah

.

“salahku apa?”

“apa salahku?”

.

aku menangis di pojokan gedung dan menenggelamkan kepalaku disela kedua kakiku. habis, semua bangku di taman sudah di duduki siswa lain “menyebalkan~” apa hari ini semuanya sedang bersedih hingga belasan bangku penuh??

.

“gwenchana??” tanya seorang namja, tapi aku tidak menjawab ataupun melihat siapa dia “hey, jika di tanya jawab~”

.

“nee, gwenchana” ku jawab cepat tanpa melihat namja itu “bisa tinggalkan aku sendiri” pintaku pada namja itu. namja itu menghembuskan napas, dan ku lihat kakinya sudah beranjak dari tempat semula

.

“siapa sih tadi?” gumamku melihat sepasang kaki melangkah menjauhiku. aku masih saja menenggelamkan kepalaku penuh di antara kedua kakiku, Dan berpikir “oppa eottohkkaehajyo??”

.

*next day*

@ class

.

dengan berat hati ku langkahkan kakiku menuju kelas.

aku berharap setiap hari ada kemajuan dalam hidupku. oke hidupku maju tapi mentalku mundur!!

.

“he?”

.

ada bungkusan kecil di mejaku, berwarna pink, sangat cantik.

Ku ambil dan ku perhatikan bungkusan pink ini

.

“Nara, ige mwoya??” tanyaku pada Nara dan ia menggeleng karena mulutnya penuh dengan donat “untuk siapa??”

“sepertinya untukmu~ itu sudah ada dari pintu kelas ini di buka oleh penjaga~” ujar Taeyeon. oke, aku penasaran, siapa yang memberikan bungkusan ini. seluruh kelas heboh karena tiba-tiba ada paket misterius

.

“yeoja bodoh kena teror!!!” ujar Seunghyun sambil melemparkan bola kertas kepadaku “rasakan!!”

.

“sssttttt~” Kyuhyun membekap mulut Seunghyun, lalu mengerling kearahku “buwwkalah, kuami ingin mewlihuatnya~” imbuh Nara dengan mulut penuh dengan makanan

.

“benar, yeoja ini dari tadi menggeser-geser kotak ini” ujar Taeyeon sambil menoyor-noyor kepala Nara yang terus memonyongkan mulutnya “jangan monyong Nara~!!” gerutu Kyuhyun dan Nara langsung menelan donat yang ada di mulutnya dalam sekali telan

.

“oke, aku buka ya. isinya apa ya kira-kira” ujarku begitu antusias membuka hadiah ini. ini pertama kalinya mendapat hadiah seperti ini “hmm,,,,,”

.

“he??”

.

“waaaw”

“aigoo~”

“hmm….”

.

“pink ribbon??” ujar Amber saat aku mengeluakan sesuatu dari kotak ini. aku memandang semua teman-temanku, termasuk Seunghyun yg berdiri di pinggir pintu “ya!! kenapa lihat-lihat??”

.

“aku, ah, ini dari siapa yaa??” aku memperlihatkan pita ini ke Kyuhyun, dan ia tersenyum “ada apa kyu??”

“penggemar rahasiamu maybe” ujar Nara, dan di acungi jempol oleh Taeyeon & Amber

“waah, murid baru kita terkenal yaa~” ujar Kyuhyun dengan nada bangga. padahal aku merasa aneh dengan semua ini

.

“pasti orang itu tolol karena memberikan hadiah kepadamu, tiff!!” ujar Seunghyun dengan tatapan licik ke arahku. aku terus menatapnya datar, tapi ia malah menatapku tajam

“astaga, matamu mau keluar ya oppa??” gerutu Nara melihat tatapan Seunghyun

.

*braaaak*

.

Seunghyun memukul keras pintu, lalu menatapku tajam, dan pergi

“sudah, abaikan~” ujar Kyuhyun sambil mengacak-acak rambutku “ayoo, coba pita itu~”

.

“is it ok?”

.

“aihh lucunyaaa~” ujar Nara mencubit pipiku. ia adalah magnae di kelas ini. kelakuannya sangat aneh dan entah mengapa aku begitu menyayangi yeoja autis ini sejak pertama kali bertemu

“kau cantik~” ujar Kyuhyun sambil merapikan rambutku

.

*peeeessshh*

.

“wajahnya merah, kkk~” ujar Taeyeon menggodaku. aku hanya diam memandangi diriku di kaca mungil milik Taeyeon

“bagaimana kalo kau besok tampil feminim?” usul Amber saat aku sibuk mengaca

“ooeeehhh!! ia sudah feminim~” gerutu Nara. aku heran dengannya, ada saja kalimat baru tiap harinya. Ia bisa saja jadi trending topic di twitter karena ucapan autisnya

.

“aku mengerti, maksudnya, ia lebih feminism dengan lebih banyak aksesoris??” papar Kyuhyun dan Amber mengacungkan 2 jempolnya

.

“mau feminim atau tidak, ia tetap sama, USELESS!!!” seunghyun selalu mengolok-olokku dengan kalimat tajam, tapi aku masih diam “hanya namja bodoh yang menyukaimu!!”

.

“oppa!!!” Taeyeon berlari ke arah Seunghyun dan menyeretnya keluar

“apa yang gadis bodoh itu lakukan??” Amber berjalan keluar menyusul mereka. sebenarnya ada apa dengan Seunghyun? apa salahku hingga ia begitu membenciku?

.

“tak usah di pikirkan ya Tiffany eonni” ujar Nara ramah

“eonni??”

“apa boleh??” jika ia bertanya seperti ini, seakan di atas kepalanya terpasang tanda tanya yang besar. kkkk~

“tentu boleh, uri Nara” aku memeluknya, dan sejenak melupakan Seunghyun yang sikapnya semakin keterlaluan

.

“am i useless?? am i stubborn girl? So hurt but i won’t do anything worst with him. i just don’t know how to handle it”

.

“waeyo eonni??” tegur Nara membuyarkan lamunanku

“ah, no problem, let’s go” ujarku sambil menggandeng Nara, ia terdiam memandangkku “waeyo??”

“kau tadi ngomong apa??” sahutnya dengan wajah polos

.

“kkkkk~ kau tak bisa bahasa inggris??” ia menggeleng pelan. wajahnya begitu polos, rasanya ingin ku lipat dia & ku masukan dalam kantong “i will be you teacher, is it OK??”

“artinya aku akan menjadi gurumu, ini tak apa??” ujarku sambil menggendengya menuju kantin

.

“jeongmalyo?”

“nee~”

“neol saranghaeyo”

“kkk~ nado saranghaeyo”

.

**3 Days Later**

beberapa hari ini rasanya otakku lebih baik. tapi tetap, kelakukan seunghyun mengganggu. kehidupan disini semakin runyam, aku merasa ada hal yang membuatku di perlakukan seperti ini. apakah tak apa-apa??

.

“hey, apa yg kau lihat!!” gerutu seunghyun saat berpasapan mata denganku “weird girl”

“siapa yg kau sebut aneh! stupid boy” bantahku dan Kyuhyun tertawa terbahak-bahak melihatku “ya!! apa yang kau tertawakan Kyuhyun!!!” aku membentak Kyuhyun dan ia langsung menutup mulutnya

.

“noona kau galak sekali. kkk~” Kyuhyun makin hari makin sering menggodaku

“masih butuh adaptasi? jalani dengan baik, ok?” imbuh amber dan aku langsung tersenyum. andai kau namja, pasti aku akan berusaha membuatmu menyukaiku. kau tau, kau begitu tampan Amber

.

“aku boleh tanya??” Nara mendekatiku dengan membawa data yang akan ku serahkan pada wali kelas nanti “namamu kan Hwang Minyoung, kenapa jadi Tiffany Hwang??”

“oh, dulu aku pernah tinggal di amerika. nama minyoung sangat susah di eja disana. dan karena eomma suka nama Tiffany jadi eomma memanggilku Tiffany Hwang” mereka semua mengangguk. tapi wajah seunghyun kali ini membuatku takut. amarah, benci, dan entah apa itu namanya. semua tertahan

“kau punya 1 oppa ya?” ujar Kyuhyun saat melihat kertas yg Nara pegang

“uri oppa, Hwang Chansung imnida”

.

“uhuuk,,, uhuuk,,,”

.

“neo gwenchanayo oppa??” Taeyeon membawakan minum ke arah Seunghyun “ada apa bisa tersedak??” imbuh Kyuhyun

“lebih baik minum vitamin ini” aku memberikan vitaminku dan tersenyum “bagus tuk keseha,,, tan”

.

“tidak perlu!!!” ia menampik vitaminku hingga berantakan di lantai “jangan pernah baik di depanku!! ara!!” ia pergi dan menginjak beberapa vitaminku hingga remuk

.

“aish~ keterlaluan” amber membantu memungut vitaminku “Minyoung-ah, gwenchana??”

.

“minyoung??” untuk pertama kali disini, Taeyeon memanggilku Minyoung “nee gwenchanayo”

.

apa salahku hingga aku di perlakukan seperti ini. aku tidak marah, hanya saja butuh penjelasan mengapa begini??

.

“hwaiting!!” Nara menyodorkan vitaminku yg sudah di kumpulkannya bersama teman yg lain “uri Tiffany, hwaiting!!”

“kkkk~ geuraeyo, hwaiting!” aku memeluk Nara, dan saat memeluknya, jantungnya berdegup begitu cepat “are you ok?? your face look pain today”

“………..” wajahnya langsung berubah badmood. ah iya aku lupa Nara tak bisa bahasa inggris makanya dia terdiam menatap Amber, dan Amber tertawa

“maksudnya apa kau tak apa? wajahmu terlihat pucat hari ini” amber mentranslate bahasaku ke hanguk untuk Nara dan Nara mengacungkan jempolnya padaku

“jangan pedulikan Seunghyun, semua pasti akan baik-baik saja” Kyuhyun menepuk pelan kepalaku dan kami kembali tertawa di kelas

“eonni nyanyi dong~” Nara bergelayut manja dengan Taeyeon “ah, geurae!! Ppali!!” imbuh Kyuhyun

“kau bisa menyanyi taeyeon-ah??”

“cheorom!! Suaraku dan Nara adalah yang terbaik di sekolah ini”

“eheemmm!!”

.

“You are my everything to me

You are my everything to me

haneurui byeolcheoreom hwanhage bichwojuri

geudaeneun namanui sarang

yeongwonhan namanui sarang

uri saranghaeyo

geudae hanamyeon nan chungbunhaeyo”

.

aku begitu dihargai oleh mereka. Kasih sayang dan oerhatian yang tak pernah putus. Jeongmal gamsahamnida uri chinguya~

“is it OK?”

.

** 3 weeks later **

Seunghyun

“hey, mengapa sikapmu jadi berubah drastis sih oppa??” Nara selalu mengusikku dengan pertanyaan yang sama beberapa hari terakhir “malhaebwa oppa”

.

anak ini begitu sensitif dengan apa yang terjadi di sekelilingnya. aku harus cepat membuat Tiffany pergi. walaupun aku tak yakin

“gwenchana Nara-ya. hey, kau pacaran sama siapa??” ujarku mengalihkan perhatiannya

“setelah putus dari Minhyuk, aku sama Shin Dongho, dia begitu manis. jadi saat dia nyatakan cinta, aku terima saja. kkkk” anak ini mudah putus, mudah pacaran, tidak bisa melihat namja yang manis & lucu sedikit “oppa, aku mau ke Tiffany eonni dulu ya. bye~”

.

“nara!! nara!!”

“yaa!!”

.

kenapa harus Minyoung itu lagi? sudah cukup perhatian yang ia berikan padaku. aku tak mau lagi, aku takut, takut melupakan misi utamaku

.

“aku harus membuat Tiffany sadar dan pergi dari hidup kami. aku tak boleh lagi berpikir ia yeoja yang baik. tidak boleh”

.

“hey, ada apa bicara sendiri??” Kyuhyun menepuk pundakku “otakmu konslet ya??”

“aniya, gwenchana, Kyu” aku berdiri dan menatap sekeliling

.

“hey bagaimana kita jalan-jalan”

“ha? mau jalan-jalan kemana??”

“baiknya kemana Kyu??”

“pantai? pegunungan?”

“pegunungan saja?”

“okay, aku beritau yang lain. kkkk~”

.

*bruk bruk*

.

bagus, Kyuhyun kena sasaran. aku tau dia suka pegunungan dan Tiffany ada masalah dengan pegunungan. tapi pasti Tiffany ikut. aku akan buat Tiffany terjatuh dan pergi dari hidup kami!!

.

.

“HWANG MINYOUNG, I’M SORRY BUT YOU HAVE TO DIE SOON!!”

 

2 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s