MARMALADE BOY [Part 1]

marmalade boy

.

Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Kim Jongwoon
  • Han Nara

Support Cast:

Jo Chaerin, Lee Eunhyuk, Shin Rae Kyung

Length: Part 1

Genre: Friendship, Romance, Family

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

.

—————–

*prolog*

namaku Han Nara, aku hidup begitu bahagia dengan appa dan eommaku. sampai saat keputusan bodoh mereka mengubah semuanya. bercerai sih aku masih bisa terima dan aku masih bisa mengerti, tapi kenapa harus seperti ini sih!!!!

.

“ha?? bertukar pasangan!!!”

.

itulah yang aku pikirkan saat eomma dan appaku mengenalkan mereka padaku, Tuan dan Nyonya Cho beserta anak mereka

.

“dengarkan mereka bicara dulu” ujar anak lelaki Tuan dan Nyonya Cho, yang bernama Cho Kyuhyun

.

“tapi yang benar saja!!!”

.

“appa dan eomma sudah sepakat dengan Tuan dan Nyonya Cho, kami akan bertukar pasangan”

.

“appa!! eomma!! naega eottohkke??”

.

“tenang, kita akan tinggal di satu rumah besar. semuanya di satu atap” ujar Cho Ahjussi lalu menepuk bahuku pelan dan tersenyum

.

“geotjimal!!”

.

“aniya, nara. jadi kau akan punya 2 appa dan 2 eomma, dan oppa di rumah itu nanti” imbuh appa dengan wajah yang berseri-seri. apa-apaan ini? jeongmal babo appa!!

.

“ha?”

.

Cho Kyuhyun hanya lebih tua beberapa bulan denganku. tapi rasanya begitu frontal jika ia harus jadi kakakku!!

.

“aaaaa!!! how stupid my family!!!!”

.

*prolog end*

.

—————-

.

*tok tok tok*

“Nara!!! sudah mandi belum??”

“sudah eomma”

“ayoo, kita sarapan, kami tunggu yaa”

“nee ahjumma, chakkanman”

.

2 bulan sejak kejadian itu, kami benar-benar tinggal di satu rumah besar bersama. 2 keluarga di 1 atap. tinggal tunggu beberapa bulan dan surat menikah alias tukar pasangan selesai, hancur sudah. apa-apaan hidupku ini

.

“mulai sekarang Kyuhyun akan bersekolah di sekolahmu” ujar Cho Ahjussi dan aku mengerutkan keningku

“dan aku meminta ia di tempatkan di kelasmu. tak apa-apa kan?” imbuh eomma

.

*bruuuuurrr*

.

“mworago!!!” aku menyemburkan serealku ke arah appa, karena aku begitu shock. tapi appa menangkisnya dengan koran paginya dengan lihai

“yang benar saja!!!”

.

“benar kok, 2 hari yang lalu aku dan ahjumma ke sekolahmu” ujar eommaku sambil memasukan bekal makan siangku ke dalam tas

.

“kalian berangkat sana, sudah siang” imbuh Cho Ahjumma ramah

.

“nee”

.

aku masih tidak percaya dengan apa yang mereka katakan. ini mimpi kan?? aduuh, mengapa harus 1 sekolah sih, dan satu kelas pula dengan namja itu

.

“kami pergi dulu. kajja, nara~”

.

ku berbalik dan melihat Kyuhyun dengan seragam Yang sangat familiar di mataku “seragam sekolahku!!!”

ia turun tangga dengan ekspresi datar lalu keluar rumah tanpa mengambil bekal makan siangnya. Rasanya mau ku timpuk wajahnya!

.

“ini sekalian bawa tuk Kyuhyun. cepat sana” eomma langsung mendorongku keluar rumah. Kyuhyun menungguku di luar rumah, dan lagi-lagi dengan ekspresi datar

.

*sigh*

“oppa?”

“hmm,,,”

“wajahmu bisa tidak jangan datar hari ini?”

“mwo?”

“tersenyum sedikit, seperti ini. bisa??” ujarku sambil menyunggingkan senyuman manis agar ia ikut tersenyum. tapi ia malah berjalan lebih cepat dan meninggalkan aku, menyebalkan “oppa!! chakkanman!!”

.

#backsound: Run Devil Run – SNSD

.

@ Paran High School

Class 2-1

setibanya di sekolah aku mengantarkan Kyuhyun ke ruang wali kelas, dan aku kembali ke kelas. perasaanku campur aduk saat menatap bangku kosong di belakangku “aigoo~”

.

“annyeonghaseyo yeorobun!!”

Eunhyuk seonsangnim, yang biasa kami panggil Hyukie datang bersama Kyuhyun. dan seketika itu juga satu kelas heboh. ah aniya, super heboh

.

“ah, kyeopta!!”

“aigoo~”

“nugu-ya??”

.

“oke, mulai hari ini, dia akan jadi bagian dari kelas ini. silahkan perkenalkan namamu~” Hyukie mendorong oppa maju, namun wajahnya masih asing terhadap kelas ini. tentu saja, ia murid baru dan belum 30 detik disini!

.

“annyeong, cho neun Cho Kyuhyun imnida~ bangapseumnida”

.

“aaa!!!”

“Kyuhyun!!!”

“annyeong!!”

.

ih berisik sekali!! aku menutup kuping lalu memandangnya datar, karena ia pun begitu. apa ia mau kita tak saling kenal? okelah, tak apa, malah bagus begitu

.

“kau duduk di belakang yeoja itu ya” Hyukie menunjukku dan Kyuhyun langsung duduk di belakangku tanpa sepatah katapun. namun para yeoja di belakangku begitu heboh, berisik!

.

“ya!! Nara, kau tak heboh seperti yang lain??” bisik sahabatku. yeoja cantik, cerewet, pintar, dan ramah. Sahabatku yang sangat aku sayang, Jo Chaerin “waeyo??”

“ah, tak penting. lebih baik kemarikan matematikamu, aku mau lihat!!” aku merebut buku matematika dari tangannya lalu berkutat dengan pelajaran yang begitu membuat otakku kalang kabut

“kau belum selesai??” ujar Chaerin dengan mata melotot

“aku bahkan bekum menyentuh buku matematika hingga detik ini. nih baru aku pegang” jawabku santai dan chaerin menepuk keningnya, pertanda badmood, ya sudah abaikan saja, sudah biasa begitu

.

** @ 12 pm **

Lunch Break

.

“kau mau bekalku??” ujar chaerin menawarkan roti sandwichnya. aku menggeleng pelan “Nara, kenapa bekalmu dobel sih??”

.

“ah itu sebenarnya begini, ehmm, ng,,,” aku bingung harus bagaimana mengatakannya. chaerin sama sekali tidak tau masalah keluargaku yang begitu autis “begini sebenarnya,,,,”

.

“Nara, kemarikan bekalku” Kyuhyun berdiri di sampingku dan meminta bekalnya

“mwo??” chaerin shock mendengar ucapan Kyuhyun

.

“ini bekalmu!” aku memberikan bekalnya lalu ia pergi dengan ekspresi datar. yeoja-yeoja yang dari tadi di belakangku langsung berlari mengikuti Kyuhyun pergi “paboya!!”

.

“Nara??” wajah chaerin seperti hantu dan sangat menakutkan

.

“oke, sepulang sekolah akan ku ceritakan!!” aku memang harus jujur padanya, hanya ia yang ku percaya. aku buntu menghadapi semuanya, begitu tiba-tiba!!

.

.

——–

“apa??? bertukar pasangan? hmmmfff” aku langsung membekap mulut chaerin saat ia teriak di halaman “nghh, kau gila!! masa bisa gitu??”

.

“kau teriak, nah aku, bisa kau bayangkan bagaimana aku??” aku lemas mengingat kebodohan appa dan eommaku waktu itu “menyebalkan!!”

.

“kalian satu rumah?”

“hemm,,,”

“apa menyenangkan??” ia memberikan pertanyaan bertubi-tubi padaku. astaga, cerewetnya

.

“belum terbiasa, aku lebih suka di kamar atau tidur seharian dari pada kumpul sama mereka”

“aduh nara, kepalaku migrain!!”

“aigoo~ bantu aku menghadapinya chaerin-ah”

“aku tak ada akal, ya sudah jalani saja. i guess, it’ll be fine” ujarnya optimis sambil memakan buah apel

.

“Nara, ayo pulang” teriak Kyuhyun dari ujung, dan di belakangnya aku lihat segerombolan gadis mengikutinya dan berteriak-teriak “kajja~”

.

“aigoo~ mengapa harus begini sih” ujarku pada chaerin

“kkkk~ just let it flow. aku duluan yaa” chaerin di jemput supirnya dan meninggalkanku dengan Kyuhyun

.

“oppa?”

“hmm??”

“………”

“wae?”

.

“oppa, bisakah tak usah membawa buntut??” bisikku ke telinga Kyuhyun, lalu melirik ke arah yeoja-yeoja di belakang. ia menanggapi pertanyaanku dengan tersenyum padaku untuk pertama kalinya

.

“tanya pada mereka” ujar Kyuhyun

“ha?”

“kajja!!!!” ia menggenggam tanganku, lalu berlari meninggalkan gadis-gadis autis itu di belakang. aku jadi olahraga setelah 1,5 bulan absent olahraga “menyebalkan!”

.

@ home

“hosh~ hosh~ baru sehari saja sudah kacau begini. aish!!!” gerutuku sambil memijat kakiku di depan pintu rumah “oppa, nih, buka pintu, aku pegal!!”

.

“kegendutan sih, biasakan lari!” ujarnya sambil membuka pintu

“mwo??” apa maksudnya!!!

“oh iya, mulai sekarang pasti biasa lari!!!” ia membopongku ke dalam, dan aku diam saja karena kaget. ini pertama kali di bopong namja kecuali dengan appa dan si bodoh, jongwoon

.

“go,,,gomawo oppa”

“hmm,,,,”

.

“oppa, mengapa kau setuju mereka bertukar pasangan??”

“mereka semua kan sudah bercerai”

“hmm,,,,”

“kau mau aku jawab apa??”

.

“aish, otaknya konlset rupanya. aku kan sedang tanya, kenapa ia balik tanya!!” gumamku sambil terus memperhatikannya membuka kemeja sekolah “dasar aneh”

.

“Nara~”

“ah, nee?”

“sampai kapan kau mau duduk di lantai dengan posisi seperti itu??” ujarnya sambil menunjuk-nunjuk rok pendekku yang tersingkap

.

“ya!! oppa!!! aish~ menyebalkan!!” aku langsung menutup rok ku lalu menggerutu kesal padanya “frontal!! itu frontal!! paboya” ia memandangku datar tanpa mengucapkan sepatah katapun, dasar pelit

.

melihat tubuh kecilnya yang tinggi dan hanya memakai kaus putih transparan, aku jadi merasa risih melihatnya seperti ini

.

“jawab pertanyaanku oppa!!!!” aku langsung mendatanginya dan merebut minumannya. ia menatapku tajam “ah, mianhae”

.

“mau makan tidak??” ujarnya keras dan aku langsung mengacungkan jariku, refleks jika mendengar kata ‘makan’

“nih makan bekalku”

“ha? kau tidak makan tadi?”

“engga. mau gak nih”

“mau, mau, mau”

.

ia melempar bekalnya ke arahku dan duduk di meja makan. aku lalu ikut duduk di depannya dan tersenyum menatap makanannya

“gomawo oppa”

.

“aku selalu mendukung apapun yang membuat mereka bahagia” ujarnya lembut, dan aku menghentikan aktifitas makan gilaku dan mendengarkannya

“bahagia? maksudmu?”

.

“mereka bilang bertukar pasangan adalah hal yg mereka inginkan. aku menyetujuinya saja” imbuhnya

.

“kok asal setuju begitu? bisakah??”

“tentu bisa, “mereka pasti mengerti”

“oppa, kau mengerti?”

.

“aniya, hanya mencoba mengerti. ah sudah, bicara dengan gadis kecil sepertimu membosankan”

.

ia berlari ke arah kamar tanpa pamitan padaku, dan begitu saja meninggalkanku. aku berpikir keras tentang apa yang ia katakan tadi. tapi otakku tidak sampai

.

“hei nara”

“nee??”

“jika otakmu tidak sampai berpikir, jangan di paksakan” ujar oppa dari kamarnya dan membuatku geram terhadapnya “nanti mengebul bisa menyusahkan”

“mwo??”

.

“NAPPEUN CHO KYUHYUN!!!!!”

.

“apa kau bilang??”

“ah aniya oppa! gak jadi! hehe~”

“dasar~”

.

*braak*

.

dia menutup pintu dengan santai, lalu aku melanjutkan makan siangku dengan hati kesal. aku sungguh pusing, bahasanya saat menjawab pertanyaanku sangat tinggi. dan seperti katanya, otakku memang tak sampai. tapi ya jangan begitu juga mengatakannya padaku “sialan”

.

** 2 Days Later **

@school

“Nara, itu oppamu bak selebritis ya di sekolah” gerutu Chaerin yang merasa aneh dengan kelakuan yeoja di sekolah “bukan bak, tapi ember!!”

.

“ha? sekolah kita ember??”

“chaerin-ah!!!”

“wa,, waeyo?? kau yg bilang sendiri”

“aish, lupakan”

.

oh iya, oppa sudah sangat terkenal satu sekolah dan parahnya lagi mereka tau aku tinggal serumah dengannya. jadi tiap hari aku harus membawa pulang puluhan coklat, permen, kue, dan lain-lain pemberian mereka untuk Kyuhyun oppa. karena terlalu banyak, pasti sisanya diberikan untukku, beruntungnya disitu

.

“ANNYEONG!!!” jongwoon tiba-tiba datang dan masuk kelas “bogoshipda Nachan”

.

“jongwoon-ah!!” aku memeluknya erat “aigoo~ turnamentnya kelamaan”

.

“kkk~ lho, tempat dudukku di duduki siapa? anak baru?” bisik jongwoon yang kaget karena tempat duduknya di tempati Kyuhyun

“iya. kau pindah disini saja, di sampingku”

“ah, ara~”

.

“terkenal sekali ia di kelas” ujar jongwoon yang begitu absurd memandang Kyuhyun

“bukan di kelas saja, tapi satu sekolah” imbuh chaerin “dan berisik jadinya kelas kita”

.

“kkkk~ tapi makannya yg di berikan semua yeoja itu masuk ke dalam perutku” bathinku menatap jongwoon

“kenapa tertawa sendiri?”

“ah aniya, jongwoon-ah”

.

*kring kring kring*

.

“ah, bell pulang. baru juga 10 menit duduk!!” gerutu jongwoon, aku dan chaerin tertawa geli melihat kicauannya

.

“eh??” Kyuhyun menarikku hingga kursiku miring

“ya!! jangan kasar padanya!!” Jongwoon mendorong Kyuhyun hingga ia hampir terjatuh

.

“eits sudah. jongwoon-ah, aku pulang ya. kajja oppa” aku langsung mengandeng Kyuhyun dan pergi menjauhi jongwoon

“Nara!!!”

“biar chaerin yang jelaskan! chaerin tolong ya!!”

“mwo???”

.

**on the way home**

selama perjalanan pulang, keadaan sungguh hening. ia sibuk dengan headphonenya, dan aku? karena pulsaku habis dan aku tak punya headphone, maka aku diam sepanjang perjalanan

.

“hmm,, oppa”

“nee??”

“neo gwenchana??”

“mwo?”

“jongwoon kan tadi mendorongmu. apakah,,,, “

“gwenchana~”

“……..”

.

langkah kakiku terhenti saat melihat gerbang yang begitu besar. di dalam gerbang itu penuh dengan permainan yang menyenangkan. di gerbang tertulis “OPENING SOON” yang begitu besar

“waeyo nara?”

“ah aniya oppa”

“kau mau kesana??”

“mau!! kau mau??”

“engga!!”

“……..”

.

pintar!! ia kembali meninggalkanku dengan berlari, dan aku ketinggalan jauh di belakang. aku tak bisa mengejarnya hingga aku benar-benar ditinggal oleh namja itu “hosh, hosh, aduh capek. menyebalkan!! ya Cho Kyuhyun, nan jeongmal nappeun oppa!!!”

.

“apaan sih??”

“mwo!!!”

Kyuhyun tiba-tiba ada di belakangku dengan wajah juteknya

.

“lha? kok bisa di belakang?”

“tuh muterin situ”

“ngapain?”

“jadi kalau kita kesini, aku bisa tau jalan memutar. agar tidak hilang~”

“kapan??”

“jika suatu hari nanti kau ingin kemari” ujar Kyuhyun sambil menunjuk taman bermain. sejenak aku berpikir sangat menyenangkan memiliki oppa seperti dia. walau jutek dan menyebalkan, namun ia begitu perhatian dan baik hati.

.

“kajja”

ia jongkok di depanku dan menyuruhku mendekat

“apa??”

“naik, cepat!!”

“naik?”

“bukankah kau lelah??”

“iya sih. tapi aku berat oppa!!”

“aku tau, makanya cepat!!”

“ara~” ujarku lemas

.

saat ia mengatakan aku tau, seakan-akan, aku memang berat. aish, aku harus diet, semua karena Kyuhyun bodoh!! mengapa harus??

.

#backsound: I Go Crazy Because Of You ~ T-ara

.

aku masih kaku menghadapinya, walau terkadang tak segan aku menghujatnya dengan kalimat tajam. tapi ia selalu mengalah dan memilih diam. aku menghujatnya bukan karena membencinya, hanya terkadang aku terlalu bingung menghadapi ketiba-tibaan ini. dan terkadang aku menjadi begitu bahagia dan nyaman disampingnya. sungguh membingungkan

.

oppa, kau tau tidak, kau itu benar-benar seperti selai marmalade

.

terkadang manis,

terkadang pahit,

terkadang asam,

namun di sukai semua orang,

.

“MARMALADE BOY”

.

.

** 2 days later **

@school – class 2-1

“Nara!! dia benar? ah maksudku,,,”

jongwoon memandangku was-was setelah mengetahui cerita sebenarnya dari chaerin

“ya begitulah~”

“kau gak risih??” sela chaerin dan langsung melirik ke jongwoon

“ya!! matamu mau ku colok? hah!!” gerutu jongwoon, dan kami tertawa melihat tingkahnya

.

terkadang aku masih merasa sedih mengingat kejadian 2 tahun lalu. surat cinta itu benar-benar membuat aku marah besar dan melupakan cintaku padanya. oleh karena itu aku berusaha mengikis semuanya, dan berharap semuanya berjalan seperti ini. iya kan, Kim Jongwoon!

.

*ring ding dong*ring ding dong*

.

“ah pulang”

“kajja~”

“ayoo-ayoo”

.

“nara aku duluan yaa” chaerin bergegas pulang seperti biasanya

“aku juga ya, see you” jongwoon juga pergi setelah chaerin. senyuman bodoh yang masih ku ingat dengan baik. senyuman yang membuatku mencintainya sepenuh hati, kini harus ku kikis. can i ??

.

“kajja, nara-ah” kyuhyun menarik tanganku

.

** on the way home**

jongwoon bodoh!! aku harus bagaimana menghadapi ini.

semuanya terasa bodoh!! aarrrgghhh~

.

“nara!!”

“nara?”

.

“waeyo oppa??” Kyuhyun berhenti lalu menatapku

“kau kenapa??” ujarnya ramah dan aku menggeleng pelan

“jangan begitu, aku risih melihatnya”

“ha?”

“aku tak suka nara yg seperti ini” ujarnya lalu berjalan duluan

.

aku tak suka nara yang begini? apa maksudnya??

“oppa, chakkanman!!”

.

@home

“nara, kau suka ke taman bermain?” tanya cho ahjussi padaku

“nee~ waeyo??”

“ini~”

.

cho ahjussi memberikan 2 tiket gratis di pembukaan taman bermain yang dulu aku inginkan

.

“ini untuk kami ahjussi??” ujarku senang dan melirik Kyuhyun oppa “aahh, gamsahamnida~”

“kami? ah aku malas kesana” Kyuhyun oppa langsung menunduk

“kkk~ ayolah Kyuhyun temani dongsaengmu” rayu ahjumma

.

“aku takut anakku hilang Hyunie” imbuh eomma, aish aku bukan akan kecil yang bisa hilang!!

.

“ya sudah aku sama jongwoon saja ya. besok aku jalan ah” ujarku lalu bangkit dari sofa hendak menelpon jongwoon

“chakkanman!!” oppa menahanku “jongwoon??”

.

“geurae! teman sekelas kita. masa kau tak tau??” gerutuku sambil mengacung-acungkan tiket ke wajahnya

“eh?” dia merebut 1 tiketku

“pergi denganku saja, kau tanggung jawabku” ujar Kyuhyun, lalu ia masuk ke dalam kamar

“jeongmal?” aku berteriak sesaat sebelum ia menutup pintu kamar, dan ia mengangkat jempolnya

“yeaaah!!!!” aku bersorak girang bersama eomma dan ahjumma. cho ahjussi dan appa tertawa melihat tingkah kami. benar-benar menjadi gila. kkkk~

.

oke ku akui, keluarga mereka benar-benar menyenangkan. anggap saja 2 keluarga tinggal di satu rumah, dan anggap pertukaran pasangan dan perceraian itu tidak terjadi. itu tak apa kan?

.

** the day**

–taman bermain–

“woaaah!! besarnya!!” aku begitu antusias ketika memasuki gerbang taman bermain ini

“aish~ dasar anak kecil!!” gerutu Kyuhyun tapi aku benar2 mengabaikannya

“kajja oppa!!” aku menariknya dan berlari menuju permainan pertama

.

tak terasa hampir 6 jam kami berada di arena bermain ini. makan siang bersama, photo bersama, naik permainan bersama, dan melakukan hal yang unik-unik bersama

.

“sudah kenyangkan sekarang??” gerutu kyuhyun, karena dari tadi ia yang membayar makananku

“kkk~ maaf oppa, aku kan lapaar” ujarku manja padanya, dan entah mulai kapan mengapa aku begitu nyaman saat bersamanya

.

“Kyuhyun!!”

.

“nuguayeo??” ujarku melihat seorang yeoja berdress pendek yang begitu cantik “kau siapa??”

.

“Shin Rae Kyung??”

ujar Kyuhyun santai saat melihat yeoja di depan kami

.

“apa kabar Kyuhyun??” ia tersenyum dan langsung memeluk Kyuhyun di depan mataku

“baik RaeKyung. kau bagaimana??” ujar Kyuhyun menjawab pertanyaannya

.

“ah, Raekyung, ini Nara. Nara, ini Shin Rae Kyung” ujar Kyuhyun memperkenalkan yeoja cantik ini padaku

.

“annyeong nara”

“annyeong rae kyung”

.

“kau siapanya Kyuhyun oppa??”

.

“Kyuhyun oppa?? neo dongsaeng??” ujar rae kyung heran. apa-apaan yeoja ini. tapi Kyuhyun tersenyum saja dan mengiyakan pertanyaan rae kyung ini

.

“cho neun Shin Rae Kyung, mantannya Kyuhyun oppamu”

“mantan?” ujarku penasaran, dan mereka mengangguk

.

“tapi Kyuhyun-ah, aku masih sangat menyukaimu, kenapa kau selalu menghindar”

.

“ha??”

.

“maaf aku tak bisa Rae Kyung”

“Kyuhyun-ah”

“mianhae~”

.

Kyuhyun menggandengku pergi meninggalkan Rae Kyung. jujur aku shock mendengar ia masih menyukai Kyuhyun. tatapan yeoja ini benar-benar tidak mengatakan kebohongan. ia benar-benar menyukai Kyuhyun?? maksudnya apa sih ini !!!

.

.

.

TO BE CONTINUED ^^~

[Miss A] Good-bye Lyrics Translation

Good bye baby, good bye
dwi doraseo geudaero apeuro gamyeon dwae
amureon maldo, haji malgo, idaero sarajyeo juneun geoya
Baby good bye, good bye

.

nae ireumeun suji ga, aninde
jakkuman shilsuro sujira, bureul ttae
geuttae ara charyeoya haesseo, wae aesseo, neoreul mideo juryeo haet neunji molla
(niga eotteon aenji arasseo) gwaenhi uljima
(neoye mulgeon deuk da nae nwasseo) yeongi neun ije geuman

.

Good bye baby, good bye
dwi doraseo geudaero apeuro gamyeon dwae
amureon maldo, haji malgo, idaero sarajyeo juneun geoya, Oh
Good bye, baby good bye
jeulgeo wosseo jaemi isseot dago saenggak halge
geureoni yeogi, kkaji hagi, neoye shoneun ije kkeut nan geoya
Baby good bye, good bye

.

chingu deuri moduda mallil ttae, geuttae geu yaegil deureosseo ya haet neunde
wae naneun neoye geu nun bichi, jinshilchi ,mot hada neun geol jeonhyeo mollat neunji
(dwi eo nan neoye geu yeongi ga) jeongmal nolla wo
(neomu dwei eo naseo gyeolguken) nal ulligo marasseo

.

Good bye baby, good bye
dwi doraseo geudaero apeuro gamyeon dwae
amureon maldo, haji malgo, idaero sarajyeo juneun geoya, Oh
Good bye, baby good bye
jeulgeo wosseo jaemi isseot dago saenggak halge
geureoni yeogi, kkaji hagi, neoye shoneun ije kkeut nan geoya
Baby good bye, good bye

.

eojjeom bbigeo deok, bbigeo deok, georineun sori hana do eobshi
georeohke gureongi dam neomeo ga deut budeureobge nal sokyeotji
cham daedabhan shoreul bwasseo naega, ni deoke pyodo an sago da
gong jjaro joheun jari e ttak, hajiman No ijeneun Bye bye

(dwi eo nan neoye geu yeongi ga) jeongmal nolla wo
(neomu dwei eo naseo gyeolguken) nal ulligo marasseo

.

Good bye baby, good bye
dwi doraseo geudaero apeuro gamyeon dwae
amureon maldo, haji malgo, idaero sarajyeo juneun geoya, Oh
Good bye, baby good bye
jeulgeo wosseo jaemi isseot dago saenggak halge
geureoni yeogi, kkaji hagi, neoye shoneun ije kkeut nan geoya
Baby good bye, good bye

TRANSLATE

Good bye, baby good bye, turn around and go on
Just don’t say a word, disappear as it is, baby good bye, good bye

My name isn’t Suzy, but you keep calling me that
I should’ve know back then, but I wanted to believe you as much as possible
I know how immature you are. Don’t cry in vain
I’ll throw away all your stuff. Quit acting now

Good bye, baby good bye, turn around and go on
Just don’t say a word, disappear as it is
Good bye, baby good bye, thing it was good and fun
But we’re done right here. Your show is now over, baby good bye, good bye

My friends all told me and back then I never really listened
Why can I really tell if the way you look at me is sincere or not?
Your acting really surprised me
Because I was so surprised, in the end I stopped crying

Good bye, baby good bye, turn around and go on
Just don’t say a word, disappear as it is
Good bye, baby good bye, thing it was good and fun
But we’re done right here. Your show is now over, baby good bye, good bye

There will be no whining sound from you anymore
The snake passed the wall and gently betrayed me
It was quite an amazing show that I watched, even without buying a ticket
I just didn’t get this spot for free, no. Now it’s bye bye

Good bye, baby good bye, turn around and go on
Just don’t say a word, disappear as it is
Good bye, baby good bye, thing it was good and fun
But we’re done right here. Your show is now over, baby good bye, good bye

.

.

Translation Credits: flowinglyrics@lj

[Park Shin Hye] The Day We Fall In Love Lyrics Translation

.

eonjebuteo yeoss-eulkka nae mam-e jakku deul-eowa

dugeundugeun tteollyeowa jag-eun neoui misokkajido

olaen sigan dong-an na gidalyeoon unmyeong gat-eun salang

geugeon neoyeoss-eo nan al su-iss-eo

o nae salang geudaelan geol

geudaeneun nae mam-e on jong-il nog-a naelin somsatang gat-a

geudaeneun nae mam-e nunbusige dagaon mujigae gat-a

naegeman deullige dalkomhan mogsolilo yaegi haejullae

cheoeumbuteo geudae ma-eumdo Everyday Loving me salanghae Just be my love

waenji jakku usge dwae jangnanseuleon ne mogsoli

jag-eun du nun-e bichin nae moseub majeodo tteollyeowa

olaen sigan dong-an na gidalyeoon unmyeong gat-eun salang

geugeon neoyeoss-eo nan al su-iss-eo

o nae salang geudaelan geol

geudaeneun nae mam-e on jong-il nog-a naelin somsatang gat-a

geudaeneun nae mam-e nunbusige dagaon mujigae gat-a

naegeman deullige dalkomhan mogsolilo yaegi haejullae

cheoeumbuteo geudae ma-eumdo Everyday Loving me salanghae Just be my love

geudaen al-assnayo

uli ileohge salanghagedoeneun nal

geudaen mid-eossnayo

haneul-eseo bonaen kyupiteu hwasal-eul

geuleohge dagaon gijeog-ui seonmul gat-eun geudael salanghae

yeong-wonhi hamkke haejwo Everyday, Loving me salanghae Just be my love

 .

TRANSLATE

 .

Since when is it, You come into my heart
My heart keep thumping even for your little smile
For along time, I’ve been waiting for this fate like love
It’s you, I know it.
Oh~ That my love is you

You’re like a cotton candy that melting my heart all day.
You’re like rainbow that coming dazzlingly into my heart
Will you whispered me with your sweet voice
That from the beginning your heart everyday loving me too
I love you just be my love.

Why I keep laughing when i heard your playful voice
When your two little eyes stare at me, I even trembling like this
For along time, I’ve been waiting for this fate like love
It’s you, I know it.
Oh~ That my love is you

You’re like a cotton candy that melting my heart all day.
You’re like rainbow that coming dazzlingly into my heart
Will you whispered me with your sweet voice
That from the beginning your heart everyday loving me too
I love you just be my love.

Do you know?
The day we fall in love like this
Do you believe?
The Cupid’s arrow sent from Heaven
I love you who come like miracle’s gift
Let’s be together forever. loving me everyday
I love you just be my love

[Jung Yonghwa] Because I Miss You Lyrics Translation

.

늘 똑같은 하늘에 늘 같은 하루
neul ttokgateun haneure neul gateun haru
그대가 없는 것 말고는 달라진 게 없는데
geudaega eomneun geot malgoneun dallajin ge eomneunde
난 웃고만 싶은데 다 잊은 듯이
nan utgoman sipeunde da ijeun deusi
아무일 아는 듯 그렇게
amuil aneun deut geureoke
웃으면 살고픈데
useumyeon salgopeunde

그리워 그리워서 그대가 그리워서
geuriwo geuriwoseo geudaega geuriwoseo
매일 난 혼자서만 그대를 부르고 불러봐요
maeil nan honjaseoman geudaereul bureugo bulleobwayo

보고파 보고파서 그대가 보고파서
bogopa bogopaseo geudaega bogopaseo
이제 난 습관처럼 그대 이름만 부르네요
ije nan seupgwancheoreom geudae ireumman bureuneyo
오늘도
oneuldo

난 보낸줄 알았죠 다 남김없이
nan bonaenjul aratjyo da namgimeobsi
아니죠 아니죠 난 아직 그대를 못 보냈죠
anijyo anijyo nan ajik geudaereul mot bonaetjyo

그리워 그리워서 그대가 그리워서
geuriwo geuriwoseo geudaega geuriwoseo
매일 난 혼자서만 그대를 부르고 불러봐요
maeil nan honjaseoman geudaereul bureugo bulleobwayo

보고파 보고파서 그대가 보고파서
bogopa bogopaseo geudaega bogopaseo
이제 난 습관처럼 그대 이름만 부르네요
ije nan seupgwancheoreom geudae ireumman bureuneyo
오늘도
oneuldo

하루하루가 죽을 것만 같은 어떻게 해야 해요
haruharuga jugeul geotman gateun eotteoke haeya haeyo

사랑해 사랑해요 그대를 사랑해요
saranghae saranghaeyo geudaereul saranghaeyo
말조차 못하고서 그대를 그렇게 보냈네요
maljocha motagoseo geudaereul geureoke bonaenneyo

미안해 미안해요 내말이 들리나요
mianhae mianhaeyo naemari deullinayo
뒤늣은 내 고백을 그댄 들을 수 있을까요
dwineuseun nae gobaegeul geudaen deureul su isseulkkayo
사랑해요
saranghaeyo

.

TRANSLATION

.

Always under exactly the same sky, always exactly the same day
Other than your not being here, there’s nothing different at all
I just want to smile, want to forget everything
Just like absolutely nothing has happened, smiling to live my days

Miss you, miss you so much, because I miss you so much
Everyday all by myself, calling and calling you
Want to see you, want to see you, because I want to see you so much
Now it’s like I have this habit, keep calling out your name
It’s the same today

I thought I’d let go, not leaving anything behind
No, no, now I still can’t let you go
Miss you, miss you so much, because I miss you so much
Everyday all by myself, calling and calling you

Want to see you, want to see you, because I want to see you so much
Now it’s like I have this habit, keep calling out your name
It’s the same today

Everyday, everyday, it feels like I’m gonna die, what should I do?

Love you, love you, I love you
I hadn’t even spoken the words, I just let you go
Sorry, sorry, do you hear my words
My late confession, can you hear it
I love you

.

.

.

credit by http://lyricsjuzz.blogspot.com

 

[Jung Yonghwa] You’ve Fallen For Me Lyrics Translation

Uyeonhido geureoke uri sijakdoennabwa
Cheoeumen sarangilkkeorago kkumedo mollanneunde geuge sarangiljuriya
Simjangi mak jakkuman dugeundugeun georigo
Nalbomyeon misoman heureugo nimamdo moreuge nal saranghage doengeoya

Neon naege banhaesseo banhaesseo dalkomhan naesarange nogabeoryeosseo
Neon naege banhaesseo banhaesseo hwangholhan nae nunbiche chwihaebeoryeosseo
See my eyes neon naege ppajyeosseo
See my eyes neon naege banhaesseo

Sarangeun neul gapjagi unmyeongcheoreom onabwa
Eoneunal chajaon sonagicheoreom nal jeoksyeonoko geuge sarangiljuriya
Nungamado jakkuman mundeungmundeuk tteoolla
Ppalgaejin eolgureul bolttaemyeon nimamdo moreuge nal saranghage doengeoya

Neon naege banhaesseo banhaesseo dalkomhan naesarange nogabeoryeosseo
Neon naege banhaesseo banhaesseo hwangholhan nae nunbiche chwihaebeoryeosseo
See my eyes neon naege ppajyeosseo
See my eyes neon naege banhaesseo

Nado neol saranghae saranghae ije neol saranghanda gobaekhal geoya
Nado neol saranghae saranghae naemami saranghanda malhago isseo
See your eyes naman barabwajwo
See your eyes nan neoreul saranghae
(see my eyes) isigani jinado yeongwonhi
(see my eyes) nado moreuge neon naege banhaesseo

TRANSLATE

the beginning started coincidentally for us.
at first, I’d never knew this would be love even in my dream, but it is.
your heart keeps going thump thump
you keep smiling at me and starting to love me without even realizing it.

you have fallen for me, fallen for me, melted in my sweet love.
you have fallen for me, fallen for me, mesmerized by my charming gaze.
see my eyes you fell for me
see my eyes you have fallen for me

love always comes unexpectedly like destiny.
it soaked me like shower I’d never know it was love.
even eyes closed, i occur to you from time to time.
whenever you see your face blushing, you fall in love with me without even realizing it.

you have fallen for me, fallen for me, melted in my sweet love.
you have fallen for me, fallen for me, mesmerized by charming gaze.
see my eyes you fell for me
see my eyes you have fallen for me

i fall in love with you too now i will confess i am in love with you.
i fall in love with you too my heart says i am in love with you.
see your eyes just look at me
see your eyes i love you
(see my eyes) forever and ever even after time passes
(see my eyes) without knowing it you have fallen for me

.

.

 ::: dari berbagai sumber:::

Chocolate Love [Part1]

Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Victoria Song
  • Jo Chaerin

Support Cast: Cho Nara, Jang Hyunseung, Lee Hyuk Jae (Eunhyuk)

Length: Part 1

Genre: Friendship, Romance, Family

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

Backsound: Chocolate Love – F(x)

——————————————–

“haruskah aku melepasmu?”

“haruskah aku menghapusmu?”

“apa yang harus ku lakukan?”

.

Chaerin

kemarin aku melewati rumah Victoria. yeoja yg membuat seorang Cho Kyuhyun bersikap romantis untuk pertama kalinya !! Nara yg dongsaengnya saja jarang dimanja. oleh karena itu ia tidak suka pada Victoria walaupun Victoria sebenarnya yeoja yg sangat baik dan ramah~

.

“menyebalkan~” aku menggerutu sambil berjalan ke sekolah “bahkan ia tdk mengejarku ketika aku pergi. dasar bodoh!”

.

“chaerin noona!!”

“chaerin eonni!!”

.

“hey, Nara, Hyunseung, ada apa ??” sapaku pada dancing couple ini. dongsaeng Kyuhyun ini mendatangiku dg wajah muram “nara ada apa?”

.

“Vic eonni kembali ya??” ujarnya dengan wajah badmood “noona tak apa?” imbuh namjanya, Hyunseung. aku tersenyum lebar dan mengangguk

“memangnya dia bisa apa? kkk~” ujarku menenangkan dirinya. ah, ani, menenangkan diriku sendiri

.

wajah Nara tiba-tiba berubah 180 derajat ketika melihat ke arah kanan “tuh, bisa mengajak Kyuhyun oppa naik sepeda sambil sarapan untuk pertama kalinya!!!” Nara menunjuk oppanya dg wajah murka “akan ku bunuh kau Kyuhyun oppa!!!!” Hyunseung melongo shock, dan aku menatap datar pasangan KyuToria ‘hey, thats should be KyuRin’

.

“oppa!! mwoha neun goya ?!”

.

*bruuuk*

.

Nara berlari ke arah Kyuhyun & menendang sepeda yg Kyuhyun & VicToria naiki hingga mereka terjatuh ke tanah hanya dg 1 tendangan Nara

.

“Nara!!” Kyuhyun membentak Nara sambil membantu Victoria berdiri “waeyo uri oppa?” Nara dengan santainya menjawab bentakan Kyuhyun

.

“apa yang kau lakukan!!”

“tidak melakukan apa-apa oppa”

“kakimu mengapa begitu? hah!!”

“aduh, terbang sendiri tuh”

“Cho Nara!!!”

“wa e yo ??”

“baboya, babo yeoja!!”

“kalo aku babo, kau idiot ya??”

“mwo??”

“kkkk~”

.

kemudian ia menggandengku & Seungie meninggalkan Kyuhyun dan Victoria yg di tertawakan murid2 lain karena terjatuh. benar-benar mengabaikan bentakan Kyuhyun begitu santainya. apa yang sebenarnya ia pikirkan??

.

* school *

“uri Kyuhyun, jeongmal nappeun namja. mianhae~” Nara menangis di pelukanku “apa kau mencintainya eonni?”

.

“aku mencintai oppamu, bahkan sangat mencintai oppamu. namun jika ia bahagia menjadi KyuToria dari pada KyuRin, aku akan bahagia” oke, aku sakit mengatakan kata ‘KyuToria’, tp Nara mungkin lbh sakit saat ini. ia melihat oppanya begitu manis & memanjakan yeoja lain selain ia. bahkan sebenarnya Kyuhyun jarang memanjakan Nara “Hyunseung, jaga Nara. aku harus masuk, ada tugas. dan kau tidak boleh menangis Nara”

.

“hwaiting noona!” aku berhigh five dg Hyunseung, stlh itu berlari ke kelas menahan tangis yg teramat sangat. aku memang menganggap Victoria eonni adalah eonni kandungku, yg tak lain cinta pertamanya cinta pertamaku. tapi bisakah lebih baik lagi? “cho kyuhyun sialan”

.

Kyuhyun, mana yg kau pilih? KyuToria ataukah KyuRin ?

.

Kyuhyun

“dongsaeng berengsek!!”

.

aku membersihkan debu2 yg menepel di kemejaku di kamar mandi dg hati marah. sedangkan Victoria sudah di jemput pulang oleh supirnya. aku bersalah padanya “mianhae Song Qian~”

.

“babo nara!! yeoja tak berotak” aku terus menggerutu karena ulah adik perempuanku. apa yg ia pikirkan~

.

“siapa yg kau pikirkan?” ujar seseorang di sampingku “Chaerin? atau Victoria?”

.

*braaaak*

.

“jangan sentuh Chaerin!! she is MINE!” aku mendorong tubuh kekarnya hingga terbentur pintu “jangan sentuh Victoria!! she is my … “

.

“my ? my apa? ya!! kyuhyun-ah, jika KAU PLIN PLAN, kau akan kehilangan keduanya. dengar, kalau kau begini, Chaerin akan ku rebut!! lihat saja”

.

*bruuuk*

.

ia menyela pertanyaanku dan mendorongku hingga aku terjungkal dan menabrak pintu. ia lalu keluar kamar mandi dengan wajah kemenangan

.

“sialan!!! berengsek kau Lee Hyuk Jae”

.

“hyung??” seseorang menepuk punggungku “neo gwenchana?”

.

“hmm” ternyata dia. aku berbalik dan meninggalkan dia. dari pada kalimat pedas terlontar untuknya, lebih baik aku mengabaikannya. aku membencinya karena membuat Nara menangis saat putus dulu. memutuskan Nara karena ia harus pindah ke Amerika, tetapi batal. dan ia meminta hati Nara kembali dg perasaan tak bersalah “Gikwang Berengsek”

.

*lorong kelas*

“Hyunseung!!!” aku memanggil namja yg sebenarnya menyebut namanya saja malas “kemari!”

“ada apa hyung??” aku menariknya ke tempat yg agak sepi “he?”

.

“mengapa si bodoh menendang sepedaku?” saat ku ajukan pertanyaan itu, dia menunduk takut “jawab~”

.

namja ini tetap diam. sebenarnya apa yg ia lihat dari namja bodoh ini? mengapa Nara begitu mencintai namja ini? Gikwang jauh lebuh baik dari pada dia. babo Nara~

.

“sarapan” ujar yeoja di belakangku. ia tersenyum, lalu menarik Hyunseung dari cengkeraman tanganku “kamu ga pernah mau sarapan di jalan dari dulu. tapi tadi kamu sama Victoria sarapan sambil jalan. tentu Nara mengamuk~” ujarnya simple, dan aku mengerti mengapa Nara sangat menyayangi yeoja ini, karena ia bisa menenangkan otak bodoh dongsaengku “kami duluan ya, Kyu~”

.

setelah yeoja itu pergi dengan wajah senyum. entah mengapa ada yg aku lupakan tentangnya. sesuatu yg bahkan mungkin terlalu berharga tuk di anggap angin lalu. apakah aku benar-benar melupakan sesuatu? “Ada apa dengan Chaerin ??”

.

*5 days Later*

Hyunseung lebih diam di banding biasanya. Nara jg tidak cerewet minta antar ke gedung seni tuk latihan. dan Chaerin tidak pernah menghampiriku lagi. semua terasa begitu berbeda. ada apa ya ??

.

“Kyu, kau tak apa?” Victoria skg ada di sampingku, membuatku mengingat 3 tahun lalu “kau tak suka aku disini?”

“aniyo~ sangat suka, aku suka menjadi KyuToria” aku memeluknya hangat “kau akan tetap begini kan, Vic ?

“Nara membenciku! mollayo, Kyuhyun” wajahnya sedih “aku hanya merasa ada atmosfir yang berbeda. kau disini, hatimu untukku, namun pikiranmu entah kemana”

.

“salahmu disini Hyung~” teriak seorang namja dari jauh. ia berlari mendekatiku “kau melupakannya~”

“kau??” ada apa dg namja ini. tiba2 berani menegurku dg wajah datar

.

“annyeong Victoria noona. masih ingat aku?” tegur Hyunseung

“ne~ Jang Hyunseung” jawab Victoria hangat, tapi tidak dengan tatapan Hyunseung padanya

.

“KyuToria!!!”

.

ia berteriak keras, aku dan Vic shock. matanya merah, tangannya mengepal, dan seperti bukan Hyunseung yg biasanya. bahkan aku tak pernah berpikir bahwa ia bisa seperti ini

.

“jangan sok kau!! pergi~”ujarku mengusirnya

.

*pluuk*

.

ia melempar album photo, terbuka halaman pertama. Photoku dan Chaerin 2 tahun lalu

.

“kau masih tdk mengerti Hyung?” tanyanya sekali lagi dg tatapan benci “malhebwa hyung!!!!”

“Kyuhyun??” Vict memanggilku seolah meminta jawaban atas pertanyaan namja bodoh itu “kalian selesaikan masalah ini, aku pulang dulu. Kyu, ku tunggu nanti malam” Vic berlari ke arah mobilnya dan menghilang

.

“aigoo, eottohkkajyo, ternyata kau memang mencintai Vic noona” ujar namja ini dengan nada pasrah “tolong pikirkan hati Chaerin noona juga hyung~” setelah selesai mengatakan hal yg sangat membuatku shock ia berlari meninggalkanku sendiri bersama album photo ini “apa yang salah dengan Chaerin?”

.

@ Kyuhyun’s house

Nara

“oppa sudah pulang?”

.

*braaaak*

.

ia menutup pintu kamarnya dg kencang “apa yg td ia bawa yaa?”

.

*kring kring*

“yeobseyo?”

“ah, Chaerin oenni”

“mwo?? Jigeum”

“jeongmalyo!!”

“tapi… !!”

“ah, aniyo, oke~”

“ne~”

*klik*

.

“oppa!! aku keluar dulu,,, “

.

*bruk bruk bruk*

.

“chakkanman, nara!” si bodoh menarik lenganku

“oppa kau kenapa?” ia memelukku dan rautnya wajahnya begitu berbeda

.

“katakan apa aku lupa sesuatu??” ujarnya sambil mengangkat album photo itu “ini,,, apa yg aku lupakan nara?? malhebwa !!”

.

“siapa yang bilang??”

“Hyunseung yang bilang”

*sigh*

.

“oppa, akan ku jelaskan, tapi aku harus pergi dulu~” ujarku pada Kyuhyun oppa “kau hny terlalu senang bertemu Vic eonni, tp salahmu adalah, kau melupakan hal PENTING DI ALBUM ITU” aku mencium pipi oppa lalu berlari menemui Chaerin eonni. terkadang aku berpikir, apakah Kyuhyun oppa pintarnya murni atau tidak?? ia tidak punya gejala sakit apapun, tapi mengapa ia bisa melupakan Chaerin yang sudah bersamanya begitu lama “sialan”

.

Chaerin

“aku salah apa hingga Kyuhyun lupa padaku. benar-benar semua hal tentangku” mengeluh dan menangis sendiri di tempat ini. saat ini memang hanya itu yang bisa aku lakukan

.

“cengeng banget kamu~” ujar seseorang dari arah belakang

.

“kyuhyun???” ujarku senang, namun ketika aku berbalik bukan kyuhyun yg ku harapkan

“kau berharap namja bodoh itu ya? kkk~”

“aniya~ kau bisa tau aku disini?” ujarku pada namja ini. namja yg selalu ada ketika aku sedih dan menangis. namja yg selalu setia mencintaiku selama 4 tahun. perhatian yg tak pernah hilang walaupun aku tak pernah mencintainya

“tentu aku tau. hmm, hanya ingin memberi ini” ia memberikan coklat batang kesukaanku “coklat baik tuk redakan emosi. kau tak pantas menangisinya”

.

“baby don’t talk to me, i’m trying to let go. not loving you is harder than you know. cause girl you make me so crazy”

.

“ha??” aku kaget mendengar suaranya bergetar saat menyanyikan lagu ini “maksudnya?”

“bukan apa-apa, hanya menyanyi~” ujarnya sambil mengacak-acak rambutku “lebih baik pulang sana~” ia pergi menjauhiku, dan ia perlahan hilang dari pandanganku

.

“mianhae~ Lee Hyuk Jae”

.

** 10 minutes later **

“eonni!!!” ku lihat Nara berlari tunggang langgang ke arahku “eonni! “haah, haah, haah”

“kau kenapa?? ada apa??” aku mengusap keringatnya

.

“tak apa. kkkk~” ujar Nara dengan kening penuh dengan keringat. aku jadi ingat kelakuan Kyuhyun yang seperti ini

.

*flashback*

*bruuk*bruuk*bruuk*

“chaerin!!! Jo Chaerin!!”

“astaga, apa sih??”

wajahnya penuh dengan senyuman dan keringat yg keluar dari pori2 kulitnya

“tak apa. kkk~”

“maksudnya??”

“begini lho!”

ia memeluku hangat sekali

“ada apa??”

“tak apa. kkk~”

“hey, chaerin-ah,,,,”

“waeyo?”

“gomawo~”

“kkkk~ araa”

*flashback end*

.

“kau mengingatkanku dengan kelakuan Khuhyun”

“geu namja?”

“nee”

.

“eonni,,, ng….”

“waeyo Nara?”

“sepertinya si bodoh lupa padamu eonni~” ujar Nara pasrah “bahkan ia bertanya padaku apakah ia lupa sesuatu”

“ssttt, biarkan saja, tak apa~ kita lihat kelanjutannya” ujarku sambil memeluknya “kita bagi dua ya cokelatnya”

“makasih eonni~”

.

“ini dari siapa??” ujarnya saat mulutnya penuh dengan coklat “enak sekali”

“itu dari Eunhyuk~”

.

“mwo??” ujarnya shock “Eunhyuk oppa??” aku mengangguk dan ia tersenyum licik, persis Kyuhyun. benar-benar Kyuhyun dongsaeng

.

“aw, aw, aw, i got you babe. i call, i call it, Chocolate Love. kkkk~”

“jangan nyanyi itu ya”

“eonni, sebaiknya kau mencoba membuka hati tuk Eunhyuk oppa, ia begitu baik”

“maunya begitu, tapi tak tahulah”

.

“mr boogie, if i want you, i can have you”

“ha?”

“mulai sekarang berlakulah seperti itu eonni”

“does Kyuhyun is my Mr Boogie?”

“kkkk~”

.

gamsahamnida, nara. walaupun Kyuhyun adalah oppamu, kau selalu membelaku. yeoja bodoh yang sangat aku sayang, Cho Nara~

“niga neomu bogoshipo, Mr. Cho”

.

@Victoria House

Kyuhyun

apa yang aku lupakan sebenarnya?

apa yang aku lepaskan sebenarnya?

.

“kau kenapa Kyuhyun??” sela victoria saat lamunanku melambung tinggi “apa kau tak suka aku pulang? apa,,,,”

“aniya, haengbokaeso” ujarku membantah pernyataannya “jangan banyak berpikir~”

.

aku memang senang tapi ada hal yang terlupa, dan aku tak tau itu apa. haruskah aku mencari??

.

“ada Hyunseung tadi??” tanya victoria penasaran. aku membelai rambutnya “tak ada apa-apa, sifat bodohnya tak jauh dari Nara”

“apa semua baik-baik saja Kyuhyun-ah??” aku mengangguk lalu mengecup kening victoria “saranghaeyo Kyuhyun-ah”

.

** 4 days later **

“ya!! chaerin, kemana kau 2 hari absent?? baboya!!” aku menjitak kepala chaerin keras “kajja~”

“mau kemana??”

“ke atap sebentar”

“oh!”

.

@ atap

“kau menghindar chaerin!!”

aku ingin jujur dan meminta penjelasannya karena aku tak tahan begini. ia sudah tak pernah lagi bersenda gurau denganku, apalagi menghinaku habis-habisan

“chaerin-ah malhebwa!!”

.

ia tersenyum dan tertawa “aniya, kyuhyun-ah. aku sedang berpikir”

“berpikir apa??”

ia menatapku dalam. aku jarang melihat tatapan sayunya. ada apa dengannya sebenarnya??

.

“i learn and practice how to be better person and how to be the special one for someone”

.

“for someone??” untuk siapa ia berubah “nuguayeo??”

“aniya, Kyuhyun-ah. aish, kau mengajakku kesini hanya tuk begini??”

.

*aawww

.

“dengar ya, Kyuhyun bodoh, aku ini sedang berpikir jadi jangan banyak tanya. ara??”

ia menendangku, setelah hampir 2 minggu akhirnya ia kembali seperti semula. apa hanya perasaanku saja, atau memang hal penting yang aku lupakan menurut Nara adalah, aku melupakan Chaerin??

.

“you’ve learn everything, but i learn nothing”

.

.

TBC ^^

Thank God, I Found You [Part2]

——————————

Cast:

  • Kim Kibum
  • Cho Kyuhyun
  • Han Nara

Length: Part 2

Genre: Friendship, Romance, Family

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

Backsound: Coagulation – Super Junior KRY

—————————

aku seperti De Javu menatapnya. Kyuhyun panik melihat Nara pingsan. sudah 1 jam lebih ia pingsan dan kami benar-benar takut membawanya pulang dengan keadaan begini

.

*cekreeeek*

.

“kibum!!” ujar seseorang dari arah pintu depan

“nugu??” teriak Kyuhyun dan berjalan ke arah pintu depan, sedangkan aku menunggu Nara siuman

.

“appa? eomma?” ternyata Kyuhyun bersama appa dan eomma

“siapa dia Hyunie??” tanya eomma panik pada Kyuhyun saat melihat Nara pingsan di sofa

“Hye Jin, cepat ambil kompres, dan handuk!! Kyuhyun cepat ambil selimut dan bantal di kamar tamu!!” perintah appa sigap

.

“ada apa dengan yeoja ini?? ini siapa??” tanya appa penasaran

“dia Nara yg pernah aku ceritakan. dia, dia, ah aku juga tak tau dia kenapa!” jelasku panik

“itu mengapa foto berserakan, bumie??” tanya eomma sambil mengompres kening Nara

“ah, yeoja bodoh itu yang membolak-balikannya eomma” sahut Kyuhyun menggantikanku menjelaskan pada eomma. Appa melirik Kyuhyun karena menyebut nara yeoja bodoh~

“membolak-balikkan photo? tuk apa?” tanya eomma

“tak tahu~~” sahutku dengan kyuhyun bersamaan

.

Kyuhyun dan Donghae dari dulu memang slalu memanggil eomma dan appa seperti aku memanggil mereka. karena kami bersahabat sudah sangat lama. Jadi kami semua adalah satu~

.

“yeoja ini~ mirip kau saat kecil, bumie~” ujar appa sambil membelai rambut Nara

“tuh~ tuh~ ada yang aneh padanya” bisikku pada Kyuhyun lalu ia menoyorku

“kalian jangan bercanda!” eomma mencubitku dan kyuhyun lalu kami diam dan sabar menunggu Nara terbangun dari tidurnya

.

** 20 minutes later **

.

“ugh~~”

.

“Nara???” Nara siuman. aku langsung membangunkan eomma dan appa, dan memanggil Kyuhyun yang sedang mengganti air kompresan

.

“Nara?” panggilku pelan

“agasshi??” panggil appa pada Nara. saat matanya benar2 terbuka ia tersenyum manis, bahagia, sangat bahagia. itu yang tersirat di senyumannya saat ini, dan Kyuhyun merasa aneh dengan yeoja ini

.

“maaf merepotkan~” ujar Nara lalu duduk di sofa, dan tiba2 eomma memeluk Nara erat

“he?? eomma ada apa?” tanya Kyuhyun penasaran

“neo gwenchana agasshi??” tanya appa ramah dan ia mengangguk

.

setelah ia sadar, dan beristirahat, aku dan Kyuhyun mengantarnya pulang. ternyata ia tinggal dengan paman dan bibinya, karena orang tuanya sudah meninggal. Paman dan bibinya sangat ramah. Dan ternyata Nara orang berada!! Sangat berada~ pantas ia selalu cantik

.

** The 7th, 8th, 9th, 10th day in summer **

kami berkeliling seoul tanpa Nara. Sunye tiap hari ke rumahnya di antar Donghae. ia selalu memberi kabar keadaan Nara, ia bilang Nara sudah sehat dan hari ke 12 ia ingin ikut kami ke pantai busan. Rasanya sepi tanpa senyumannya

.

aku mengupload photo di me2day dan blog.naver agar ia bisa melihat apa saja yang kami kerjakan. ia tak mau camfrog, hanya chatting. ia bilang ia jelek saat sakit, jujur aku khawatir padanya!

.

“entah sejak kapan, aku mulai mencintaimu, Han Nara~”

.

“kau sedang apa?” tanya Kyuhyun merusak lamunanku

“buang sampah!!” ujarku asal, lalu ia menggeretku beserta kursiku

“yaa!! Kau sedang apa?” teriakku

“membuang sampah!!” serunya di telingaku dan aku hampir saja budek

.

“dasar~” ternyata yg ia maksud buang sampah adalah aku.

akulah sampahnya. dasar namja sinting~

.

“saranghae?” ujar Kyuhyun ramah dan itu membuatku shock

“hee???”

“maksudku NARA, dasar bodoh~” ujar Kyuhyun menoyor-noyor kepalaku “jangan seperti Gikwang dan Eunhyuk lah bodohnya!!” imbuhnya kesal dan aku hanya diam memandang photo terakhir kami dengan Nara saat di pantai

.

“baru hampir 2 minggu, kau sudah mencintainya~” ujar Kyuhyun sambil menepuk bahuku

“seperti sudah mengenalnya lama~” ujarku pasrah, dan Kyuhyun tertawa melihatku, aku paham itu

.

“Kibum!! Kyuhyun!!” panggil eomma dari arah bawah

“kajja~ eomma berteriak seperti gorilla!!” ujar Kyuhyun yang langsung berlari meninggalkanku menuju suara eomma dan aku mengikutinya di belakang

.

“waeyo?” tanyaku dan Kyuhyun bersamaan

“annyeong~” sapa yeoja di belakang eomma

“Nara??” seruku dan Kyuhyun

“aku ingin berterima kasih karena berkat Ahjumma, Ahjussi, Kyuhyun, dan Kibum aku sudah tak apa-apa” ujarnya sambil membungkuk 45derajat, dan aku kagum melihatnya seperti itu

“woow” ujar Kyuhyun saat melihatnya membungkuk sedalam itu

.

“ah, gwenchana, nara. mainlah kesini kapanpun kau mau, arasso??” ujar appa ramah dan ia hanya tersenyum dan mengangguk

“sepertinya kau sudah di restui, bumie. hehe~” bisik Kyuhyun dan aku hanya tersenyum malu menatap Nara

“boleh aku photo keluarga disini??” tanya Nara pada eomma

“he?” ujar eomma kaget

“appa & eommaku sudah tak ada. tapi kalian membuatku merasa sedang di dalam keluarga yg begitu hangat” ujarnya semangat. kalimat itu bisa ia ucapkan dengan ramah, yeoja ini. sungguh membingungkan

“tentu~ kajja yeobo, Kibum, Kyuhyun, Nara~” ujar eomma semangat

“ah, kemarikan kameramu~ biar ku photo kalian” ujar Kyuhyun

“tak bisakah kita photo bersama?” Nara memohon pada Kyuhyun

“nanti~ kalian dulu. arasso??” dan Nara menurut apa yg Kyuhyun ucapkan

“aku di sampingmu ya Bumie-ah?” ujar Nara ramah

.

**deg**deg**

.

“bumie?” tanyanya lagi dan kyuhyun tersenyum meledek

“ah, ne~ cepat kemari” aku menggandeng Nara di lengan dan ia tersenyum sangat manis

.

saat berjejer seperti ini aku seperti merasakan hal-hal yang lama telah kembali. hal yang hilang telah di ketemukan. senyuman itu, tawa itu, semangat itu, aku seperti sangat terbiasa. Nara, ada apa denganmu? mengapa aku selalu De Javu?

.

** 30 minutes later **

.

Kyuhyun

sesi foto-foto selesai, entah mengapa aku melihat kesedihan di raut wajah eomma “sssttt” aku menyenggol kibum dan melihat ke arah eomma

“gwenchana, eomma??” tanya Kibum pada eomma

“waeyo, Hyejin?” imbuh appa

“ah, aniyo, gwenchana~ aku senang ada yeoja di rumah ini” jawab eomma dengan senyuman ramah seperti biasa

.

** 4 hours later **

“ahjumma, ahjussi, jeongmal gamsahamnida~ aku pulang dulu” ujar Nara saat di pintu lalu ia melambai dan menjauh. raut appa aneh, aku jadi sedih melihat appa begini

“hey, kau knp aneh?” tanya kibum padaku

“kau yang aneh~” bantahku, dan ia bingung

“wajahmu itu, entah mengapa, aigoo sulit ku jelaskan” ujarku bingung, lalu ia memegang dan menepuk-nepuk wajahnya

“bukan itu~ mirip!” akhirnya kalimat itu keluar juga dari mulutku

“saat donghae melihat photo mereka, ku yakin pasti itu benar” bathinku saat melihat photo Nara & Kibum yang sedang photo berdua

“matamu juga mirip. Saat ia memandang sesuatu dengan serius mirip sepertimu!” ujarnya tegas “kenal saja tidak, langsung bilang mirip. mengapa tak sekalian kau sebut kami kembar??” imbuh Kibum dengan nada sebal

.

** pryaaangg **

.

“mwo??” aku dan kibum berlari ke dalam melihat suara apa itu

“gwenchana, hyejin?” tanya appa pada eomma. wajah eomma pucat dan membuat kami panik

“Kyuhyun, tadi kau bilang apa?” tanya eomma gemetaran

“kembar??” ujarku ragu-ragu, dan wajah appa juga berubah

.

“annyeong!! eomma?!!” Donghae datang dan langsung shock melihat eomma pucat “hey, bodoh, eomma kenapa?” Donghae menoyor Kibum

“mollayo~” jawab Kibum kesal

“kajja eomma” aku memapah eomma ke kamar. suara eomma sesak, dan seperti tangisan yang tertahan. aku tidak mengerti apa-apa. sepertinya ada sesuatu hal besar yang di sembunyikan di keluarga ini

.

Kibum

setelah memapah eomma, Kyuhyun memanggil Donghae dan memperlihatkan photo-photoku dengan Nara tadi

“he??” teriak Donghae saat melihat photo di hpku

“untung hpmu iPhone~” ujar Kyuhyun menatapku, dan membuatku bingung. akhirnya aku mendekati mereka

“apa hubungannya?” tanyaku pada Donghae

“diam!!” bentak donghae. wajahnya sangat serius menatap photoku dan Nara tadi

“ku suruh mereka pose sama, dan itu  beberapa hasilnya!” ujar Kyuhyun mengarahkan donghae

“tadi sunye menelponku, ia bilang senyum samping Nara benar-benar mirip senyum sampingmu. saat itu juga aku berlari kesini, dan aku langsung di perlihatkan photo-photo ini. astaga~” senyum samping? ya aku dari SD memang terkenal sebagai killer smile atau senyum samping. semua orang menyukai senyumku, dan itu juga yang ku pikirkan saat pertama kali bertemu dengannya

“aku penasaran! apakah Nara mengenalmu sebelum kami mengenalmu?” tanya Kyuhyun tegas mengacung-acungkan iPhoneku

“kalau aku tau, aku tidak mungkin menyeret kalian dalam masalah ini~” ujarku tegas

“sudahlah~ kebenaran pasti terungkap” ujar Donghae sambil melihat ke arah jendela luar. ada rahasia yang di sembunyikan di balik masalah ini. tapi apa ??

.

** summer **

.

liburan musim panas akan berakhir dalam 4 hari. baru 12 hari, tapi sudah banyak terjadi kejadian unik yang tidak terduga. membuatku pusing bukan main~

.

* Seoul Park *

janji bertemu dengan yang lain saat jam makan siang. tapi aku terlalu cepat. bahkan ini baru jam 10 lebih. seperti orang bodoh~

“bosan!” gerutuku sambil mengetuk kursi

“i’m coming to be with you, Kibum~” ujar seorang yeoja dengan suara lembut, kurasa aku tau siapa dia. ku dongakan kepala dan melihat siapa yang berbicara

“Nara?” ternyata benar

“cepat sekali kau datang” imbuhku padanya, lalu ia duduk di sampingku

“kau juga~” ujarnya sambil tersenyum ramah. ah iya, mantul sekali pertanyaanku tadi

“geurae, hahaha, mianhae~” ia mengabaikan jawabanku. matanya memandang anak kecil berlarian dan bermain-main di kotak pasir

“neo gwenchana?” matanya berkaca-kaca

“aku ingin seperti mereka~ bermain bersama kakak atau adiknya~” ujarnya sedih

.

*deg*deg*deg*

.

entah saat ia bicara seperti, dadaku sakit. hampir sesak napas melihatnya berkaca-kaca. rasanya ingin menangis juga~ dengan alasan yang absurd tentu saja

“mau main di pasir?” ujarku mengajaknya

“ha? ingat umur, bumie-ah” ujarnya meledekku, dan ternyata aku lebih suka senyuman seperti ini. aku merasa hangat

“gwenchana” aku langsung menariknya ke kotak pasir, dan bermain bersama anak kecil itu. membuat istana, dan lain-lain. baju kami penuh dengan pasir

.

** 40 minutes later**

.

“oppa, eonni, kalian suka bermain pasir?” tanya salah satu anak laki-laki

“ne~ waktu kecil aku dan oppaku sering sekali bermain~ dan HAP jadilah!” dan HAP jadilah?? aku seperti sangat familiar mendengar kalimat itu, dan saat mengatakan kalimat itu wajah Nara sangat bahagia. ada apa denganmu, Han Nara??

“kau punya oppa?” tanyaku kaget, dan ia hanya tersenyum menatapku. saat ia tersenyum seperti ini, baiknya ku hentikan pertanyaan tentang “oppa” nya

“wah, menyenangkan!! kalian sering bermain apa, noona?” tanya anak kecil yang lain, dan aku sibuk membuat istana pasir dengan yang lainnya

“istana pasir, dan membuat kolam~ tapi disini tidak boleh basah. tempat umum jaga dengan baik lho” ujar Nara mengingatkan anak itu dan mereka semua menuruti Nara

“kalimatmu seperti familiar di telingaku, Nara” ujarku menatap Nara, dan senyum sampingnya keluar, membuatku salah tingkah menatapnya

“kau tau, ini alasan aku sangat menyukaimu, Nara. saranghae” bathinku saat menatapnya

“noona neomu yeppo~ kalau sudah besar aku mau menikahimu!!” ujar seorang anak dengan suara lantang, dan kami hanya bisa tertawa dengan tingkah mereka

.

tiba-tiba aku ingat bayangan anak kecil terlintas lagi di pikiranku, membuatku limbung

———————–

“bumie-ah!!”

“aku mau main oppa!!”

“dijaga baik-baik lho~”

“HAP jadilah!”

“kau suka?”

“Kyuppa!”

“gamsa oppa~”

————————

Kalimat itu?? sekilas dalam memoriku terputar percakapanku saat masih kecil dengan seorang yeoja. aku tak tau dia siapa, namun aku merasa dia adalah aku!

.

—-

“saranghanda oppa”

“janji kau selalu menjagaku~”

“gamsahamnida~”

“saranghae, bumie”

.

“bumie, kemari”

“bumie!!!!”

.

“bumie, tolong aku!!!”

“bumie, aku takut!!!”

“aaaaaa, bumie-ah!!”

—-

.

“bumie-ah??”

“bumie-ah??”

.

Ku buka mata dan semua putih. suara anak kecil tadi membuat kepalaku berputar-putar “ah, kepalaku pusing”

“kau tak apa-apa?” itu suara Nara, dan yang lainnya

“kau membuatku panik!” teriak Donghae “bodoh!!” imbuh siwon dan Gikwang bersamaan

“tadi kau pingsan di kotak pasir, lalu aku menelpon sunye, dan ia memberitahukan ke yang lain~” ujar Nara hampir menangis dan menggenggam tanganku

“aku mendengar suara anak kecil tadi~” ujarku pada Kyuhyun. ia, eunhyuk, dan sunye terus menatapku heran

“anak kecil??” ujar eomma menyela

“ne~”

“siapa??” tanya appa

“mollayo. saat aku masih kecil. yeoja itu mengikuti aku terus” ujarku pada appa & eomma. tatapan eomma sedih melihatku

“apa yang kau ingat?” tanya appa, dan eomma menarik pelan baju appa

“eomma, gwenchana??” tanyaku bingung, lalu eomma tersenyum dan pergi keluar dengan appa, Kyuhyun, dan teman-teman yg lain, kecuali Nara

“cepat sembuh, oppa” ujarnya semangat

“cepat sembuh, oppa?” bathinku

.

aku seperti pernah di panggil dan di beri semangat seperti ini.

oppa, oppa, dan oppa. mengapa saat ia memanggilku oppa, hatiku sesak~

saat dia batuk, tenggorokanku yang  terasa gatal. hey, Nara. ada apa denganmu?

“ada apa??” tanya nara penasaran

“ah, aniyo~” jawabku “ah, kau tidak makan??”

“nanti saja, bumie” ujarnya ramah. Kau tau Nara, aku merasakan hangat saat di sampingmu

“hey, Nara, I Love You”

“ha??”

“aku tau kau belum bisa menjawab”

“bukan tidak bisa~”

“lalu?”

“aku tak mungkin menjawab~”

“maksudmu?”

.

Nara terdiam, lalu menghela nafas panjang

.

“aku tak mungkin mencintaimu!!”

“tak mungkin??” “memangnya kenapa??”

“aku tak bisa, bumie!!” “karena,,,,,,, “

.

 “karena apa??”

“karena aku lebih memilih mencintai Kyuhyun~!!”

.

“oh ternyata kau mencintai Kyuhyun?” tanyaku dengan nada mencoba sabar dan tegar

“ne~ mianhae~” ia menunduk dan menangis

“hey, jangan menangis. Kalau dengan Kyuhyun aku tak apa~” ujarku menariknya dalam pelukanku

“benarkah??” ia tersenyum lalu menatapku

“iya, sudahlah. Kau makan sana. Setelah makan kembalilah kesini, ara??” ujarku saat mendorongnya pelan menjauhi tempat tidurku

“oke, oke. I’ll be back soon~” ia melambai dan pintu kamar ini menutup

.

“kenapa Kyuhyun?”

“kau bisa mencintai yang lain. Donghae, atau Gikwang, atau Siwon yang jauh lebih tampan”

“tapi mengapa harus kyuhyun??”

.

2 Days Later

.

Kyuhyun

Bocah gila ! apa yang Kibum katakan padanya hingga ia jadi menempel kemanapun aku pergi

“hey, itu, itu, ada apa sih??” gerutu Donghae saat melihat kedatangan Nara

“namja sinting itu! Pasti ia berbicara sesuatu~” aku mulai aneh dengan sikap Nara

.

“Kyuhyun!!!” teriak Nara, ia bergelayut manja di lenganku

“hey, kau suka pada Kyuhyun?” ujar Donghae frontal.

Walauapun aku sudah melotot donghae tetap usil pada Nara

“tentu~ ne~ Kyuhyun!” ia tetap bergelayut manja padaku. Aish

“sssttt, kau tau, mata dan tatapan matanya sepertimu, Kyuhyun~” bisik donghae

“ha??”

“geurae~ tatapan matanya yang tegas benar-benar sepertimu” ya, aku memang merasa sejak ia memandang Siwon bingung saat pertama kali masuk ke kelas. Tapi apa masalahnya?? Hanya kebetulan mirip kan mataku dengan matanya?

“yo~” Kibum mendatangi kami, aku berusaha melepaskan pelukan Nara tapi ia tetap bergelayut padaku

“ah, kibum, ini bisa ku jelaskan” aku tak mau ia salah paham

“waah, kau centil sekali nara~” ujar Kibum, he? Dia tidak cemburu? Senyuman tulus itu??` astaga, ada apa ini

“hati-hati, mantannya galak lho” imbuh Kibum, dan Donghae tertawa. Ya, aku tau maksud namja ini ‘Chaerin’

“aku tak peduli, sekarang Kyuhyun denganku!” ujar nara tegas. Oke, entah mengapa aku merasa sedikit aneh dengan yeoja ini

.

“aish, kajja~” Kibum berjalan di depan Nara dan tertawa. Sekarang aku yang bingung. Senyuman itu?

.

“Kibum!! Awas !!!”

.

*jegeeeerrrr*

.

“kibum!!!”
“oppa!!”

.

Aku dan Donghae berlari ke arah kibum. Ia terdiam dan tergeletak di aspal

.

“hey, hey, bertahan!!” Kibum tersenyum, dan nara terus terdiam

“ya, nara, panggil ambulans. Ppalli!!!”

“ya! Nara!! Ppalli!!”

“ne~”

ia langsung menelpon ambulans dan tak lama kemudian ambulans pun tiba. Para medical membopong Kibum. Memang tidak parah, tapi, aku khawatir dengan sahabatku ini~

.

** bruuuk**

.

“Nara!!!” aku shock melihat Nara tiba-tiba terjatuh di depanku

“astaga!! Bawa dia sekalian!!” ujar salah satu suster dari ambulans, dan aku membopongnya ke ambulans

.

@ Rumah Sakit

“ya!! dua orang bodoh itu ada apa??” Eunhyuk dan Gikwang berlari ke arahku dan aku hanya terdiam memandang kamar mereka

“semoga mereka tak apa-apa” Siown duduk dan berdoa, rasanya jika ada dia aman

.

“maaf, maaf!! Apa ada salah satu di antara kalian yang golongan darahnya B- ??” suster keluar dari ruangan dengan panik. tak ada satupun dari kami yang bergolongan darah B-

.

“hanya Kibum!” ujar Donghae “tapi ia namja yang di dalam!!”

“aduh, kami tak mungkin mengambilnya. Tubuhnya lemah” suster itu panik

“untuk siapa suster??” tanya siwon “biasanya B- itu untuk kembar identik tapi tidak satu ovum~”

“nara golongan darahnya B- !!” ujar Sunye spontan, dan suster itu tersenyum. Ia langsung kembali ke dalam ruangan

“hey, Nara dan Kibum B- ?? tanya Donghae padaku

Kibum memang B-, tapi nara??” aku berpikir satu hal, dan aku merasa yakin, perasaan ini adalah benar!

Nara juga B- !” imbuh Sunye, dan Siwon langsung tersenyum

“aku rasa semua itu benar” ujarnya yakin “setelah ini, aku harus pastikan sesuatu”

.

“Kyuhyun! Hasil ini??” eomma berlari ke arahku dengan wajah sangat absurd

“ada apa eomma??” tanya Donghae dan eomma memberikan hasil lab Nara dan Kibum pada Donghae

“yang benar saja!!!!” donghae berteriak dan aku langsung mengambil kertas itu. Aku terdiam membaca hasil lab. Gikwang mengintip hasil lab dan shock

“oh my god!!” ia mengambil kertas itu dari tanganku

.

“ahjumma??” tanyanya pada eomma, dan eomma hanya terdiam

“Hyejin! Jeongmal uri yeoja~” appa memeluk eomma. aku tidak mengerti semua

“Kyuhyun, kau juga B- bukan!!!” ujar appa dengan tatapan tegas, aku mengangguk. Donghae dan yang lain shck mendengarnya. Oleh karena itu aku ingin memastikan ini!! Aku B-, Kibum B-, dan Nara B- , ada apa sebenarnya!!!

.

[author]

eomma dan appa Kibum merasa janggal dan aneh dengan hasil lab nara dan kibum. Kyuhyun dan siwon malah sudah merasa aneh sejak Nara hadir di tengah-tengah mereka. Kibum tidak mau jauh dari nara, tetapi Nara tidak mau jauh dengan Kyuhyun.

Menurut Kyuhyun, senyuman dan wajah nara mirip dengan Kibum. Tapi menurut Donghae, mata dan tatapan nara mirip dengan Kyuhyun. Tidak ada yang tau siapa nara yang sebenarnya, tidak ada yang bisa menebak bagaimana itu Nara~ ada apa dengan seorang nara??

.

.

.

To Be Continued!!!

.

I’m Sorry. I Love You [Part 1]

.

—————————–

Cast:

  • CHO KYUHYUN (Super Junior)
  • CHOI NARA

Support Cast: Kim Heechul, Lee Donghae, Song Joong Ki, Choi Minho

Length: Part 1

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

.

—————————

suasana sekolah masih seperti biasa.

jika hari ini ada kejutan, siapa yang tahu??

.

*bruk*bruk*bruk*bruk*

.

“ppalli, ppalli”

“ke kelas menari!!”

“kajja~”

“wah~”

.

baru ku injakan 3 langkah di kelas ini, semuanya berlarian keluar kelas dan menuju ke kelas seni

.

“ada apa?” tanyaku pada heechul

“sebaiknya kau ikut~” ujar donghae

“ada apa?” tanyaku lagi

“kau penasaran kan dengan siswi baru itu??” imbuh heechul “kabarnya dia mengalahkan cantikku!!”

“………….” aku dan donghae terdiam seperti orang bodoh

“tidak penasaran!!” ujarku ketus

“ikut, kalau tidak ku bunuh kau!!” Donghae menyeretku seperti kuda, dan aku terpaksa ikut

.

*Art Class*

“waaah, kelas ini jadi hidup ya”

“mereka cantik sekali!”

“si murid baru yang sexy”

“beautiful”

“dari ballet langsung begini~”

.

ya, ku akui, mereka sangat kompak dan tariannya bagus.

terutama center dancenya, siapa dia?

.

“siswi baru itu cantik! aku kalah!” gerutu Heechul

“ya!! kau itu namja!!” sela donghae, dan heechul tertawa geli. aku terus memperhatikan center dance itu

“yang center itu??” tanyaku pada donghae

“oh, itu dia si murid baru. pertama kali datang biasa saja, tp setelah hari ke 2, langsung berubah & memimpin kelas seni!” ujar donghae menjelaskan, dan aku semakin penasaran

“lagu apa ini??” tanyaku penasaran

“Lachata f(x) sepertinya~” ujar heechul sambil berusaha mengikuti gerakan dance mereka bersama Donghae

“aigoo~ mereka keren” ujar donghae dan aku hanya diam menatap mereka

.

*music off*

.

“wah, sudah selesai”

“kajja~”

“wah, keren”

.

saat si center keluar kelas dengan keringat yang mengucur, aku terus memperhatikannya

.

“hey, kau hebat sekali” donghae menghampiri si center itu, dan ia tersenyum manis

“thanks~” ujarnya singkat, lalu melengos pergi

“waaah, dia cantik” ujar donghae “tapi ia tidak melting melihatku”

.

“hey, Kyuhyun, kau seperti kerupuk alot, yang di ceburkan ke dalam kuah mie instan!!” gerutu Heechul, tapi aku mengabaikannya, dan memilih kembali ke kelas

.

@ Kyuhyun’s class

.

“ya! kau lihat tadi?” “dia akan ku ajak kolaborasi, pasti bagus” ujar donghae semangat. ya donghae adalah dancer yang hebat, ku rasa si center itu cocok

“siapa ya namanya?” tanya heechul padaku

“mana ku tahu~”

.

“hey, kau sudah dengar berita anak baru itu??” ujar Joongki berteriak

“ya!! Song Joong Ki!! aku tidak tau, dan tidak mau tau apapun tentang anak baru itu!!” aku kesal, hari ini hanya anak itu yang di bahas “cih~ baru juga ahli dancer, belum ahli pelajaran seperti aku”

.

* braaakkk *

.

“i can do anything that i want. i don’t need anyone like you in my life. keep your mouth!” si center itu tiba-tiba ada di kelasku dan menggebrak mejaku. aku shock bercampur marah melihatnya tengil

“tak bisakah kau sopan dengan senior??” aku berteriak di depan wajahnya, ia tersenyum samping

“aku tak perlu SOPAN terhadap senior sepertimu! permisi~” ia pergi meninggalkanku dengan keadaan emosi sangat buruk

“hey, kembali kau!! yeoja sialan!! berengsek!! nappeun yeoja!! ppalli ireona!!!” aku melempar semua yang ada di mejaku “sial!!”

.

“waaw, that girl so amazing” JoongKi menepuk pundakku

“galak! aku takut!” ujar heechul dan donghae mengangguk setuju

“galaknya mengalahimu, Hyunie~” imbuh Joongki “dan Ahra noona!!”

.

sialan! sok sekali dia. baru juga bisa bahasa inggris seperti itu sudah sombong. ku buat kau mengagumiku! tak ada satupun yeoja yang tidak mengagumi ketampanan dan kepintaranku, lihat saja~

.

** 2 Days Later **

* game center *

.

“ah sialan! hampir saja aku kalah” aku menggerutu

“itu baru datang dari pagi, game dari amerika” ujar Taemin, anak pemilik game center yang biasa ku kunjungi

“ajarkan aku dong” ujarku memohon

“aku tak bisa hyung, kalah terus. aku saja tidak sekolah demi memainkan game itu~” ia berwajah sedih, dasar Lee Taemin tak berguna

.

“kau hanya perlu menekan 2 tombol merah dan biru bersamaan, setelah itu lepas portal kendali dan tekan tombol biru. Setelah itu gerakan ke arah musuh, dan tembak~” ujar seseorang, lalu aku mengikuti saran seseorang di belakang Taemin

.

* winner *

.

“yes, aku menang!! aku menang!!” aku berteriak senang. setelah 2 jam main akhirnya aku bisa juga. Taemin juga senang melihat tulisan “winner” di layar gameku

“hyung daebaak~”

.

“gomawoyo noona~” ujar Taemin berbalik ke belakang ke arah seseorang yang tadi memberitahuku cara memenangkan game baru ini. Aku berdiri dan melihat siapa yang memberitahuku. Sangat pintar orang itu~

“gamsahamnida,,,,, kau!!!!” ternyata yang memberitahuku cara bermain game ini adalah si stupid

“kkkkk~ mudah bukan??” ujarnya dengan nada kemenangan

“ppalli ireona, naja~” ia bingung saat aku memanggilnya naja

“mwo?? nugu si naja??” dengan wajah mengesalkan ia mendatangiku

“kau!!” ujarku cuek “nappeun yeoja, Naja” ia shock mendengar panggilan barunya dariku

.

“noona neomu yeppo” ujar Taemin mendekat ke arah naja

“jinja??” sahut naja semangat

“geurae~ neomu yeppo!!” wajah Taemin merona saat mengatakan ‘neomu yeppo’

“gomawoyo, dongsaeng~” sahutnya ramah

“cih~ sama sekali tidak cantik! nappeun yeoja” ujarku kesal dan menarik Taemin menjauhi dia. aku sama sekali tidak pernah mau respect ke yeoja seperti itu. yang benar saja~ “stupid girl~”

.

.

3 days later

@ Music class

.

“hari ini saya akan menggabung kelas kalian dengan kelas junior kalian” ujar Yesung seonsangnim. yesung seonsangnim adalah satu-satunya guru yang suaranya sangat sangat indah. umurnya 26 namun ia terlalu tampan untuk usia itu, seperti gossip-gossip para yeoja

.

“kelas junior??” ujar Donghae bingung, dan seonsangnim memanggil mereka. satu persatu mereka masuk ke dalam kelas dengan seragam biasa

“mwo?” si Naja ?

“hey, naja, kau di kelas ini juga ternyata? kkkk~” ujarku meledek Naja, namun ia tetap tenang memandangku

“cantik sekali menggunakan rok pendek itu” ujar donghae, ia tak mengalihkan pandangannya dari Naja, begitu juga Joongki

“aish, aku tak suka dia~” ujarku sedikit keras

.

“kau menyanyilah” yesung seonsangnim memberikan mic padanya. suaraku yang paling bagus, jangan harap kau bisa mengalahkanku~

“aku tidak bisa, mianhae” ia menolak menyanyi

.

“nyanyi” “nyanyi” “nyanyi”

.

semunya berharap ia menyanyi, sekan-akan suaranya begitu bagus

.

“noreul saranghago bamse ji hugo. ape dugo dagasol su opgo. nol monijoso niga geuriwoso. sumeul swineun-ge jugeumgata. duryowojyo”

*prokprokprokprok*

“amazing voices!!” seru Heechul

“genious!! genious!!” ujar yesung seonsangnim, dan Joongki makin tersenyum ke arah yeoja itu

oke, oke, ku akui suaranya bagus. hmm, sangat bagus.

baru kali ini aku mendengar suara yeoja begitu cantik secara langsung. aku menatapnya dalam-dalam, dan berharap bisa berduet dengan nappeun yeoja itu suatu saat “ih, malas berduet dengannya!!!”

“hey, hati-hati, kau bisa menyukainya~” ujar heechul iseng, ia terus tertawa

ia melihat ke arahku, aku terus melihatnya datar. aku tak bisa mengalihkan pandangan ini darinya~ “cepat berpaling, naja. cepat berpaling!!!” bathinku berharap ia cepat-cepat mengalihkan matanya dariku. aku tak bisa mengerak, kaku

“Kyuhyun?? gwenchana??” tanya donghae, dan akhirnya aku bisa lepas dari matanya, syukurlah

“ne~”

“you’re awesome” ujar yesung seonsangnim “menarilah dengan temanmu~ terserah mau menari seperti apa. ppalli ireona” ia dan teman-temannya mengangguk setuju

* music on *

ia dan 3 temannya membentuk barisan. ia memutar lagu “Mr. Boogie” f(x)

“aigoo~ lenturnya!!” Donghae terus melihat naja dengan tatapan kagum, begitu juga namja-namja di ruangan ini

“dasar bodoh~ sexy dance” gerutuku

“kompak ya mereka~” ujar Heechul. dari awal heechul slalu memuji yeoja aneh itu “astaga~ memukau!!”

oke, mereka sangat bagus, dan Naja sebagai dance center sangat keren. tapi kali ini ia bukan sebagai center, tetap saja keren

*music off*

*prokprokprokprok*

“kau memang multi talent, narachan” ujar yesung seonsangnim

“narachan??” ujarku kaget. Aku memang sedikit sensitive dengan yeoja yang mempunyai nama depan “Nara”

“oh iya, bisa perkenalkan dirimu Agassi??” ujar donghae dengan senyuman playboynya. 3/4 yeoja di dalam ruangan ini berteriak heboh saat Donghae meminta yeoja aneh itu memperkenalkan diri. Tentu saja Donghae adalah ulzzang sekolah

“ah benar, perkenalkan dirimu, nachan” ujar seonsangnim lagi. ia berdiri di samping seonsangnim

“naja~ naja~ naja~” ujarku mengacaukan pikirannya. entah mengapa aku suka melihatnya kesal, marah, dan berwajah badmood

“annyeonghaseyo chingudeul, cho neun Choi Nara imnida~ bangapseumnida” ujarnya sambil tersenyum. oke, senyumannya kali ini seperti tanda kekalahan bagiku

Nara?? yeoja ini bernama Nara??

“namamu Nara??” tanyaku ulang, dan ia mengangguk. astaga, aku jadi ingat dengan Nara yang dulu~ yeoja yang membuatku darah tinggi setiap mengingatnya

“umurmu berapa agassi??” Joongki mulai iseng dan satu kelas heboh karena ia memunculkan aegyeo-nya

“16 tahun, oppa~” saat ia mengatakan ‘oppa’ , Joongki terlihat sangat senang

“cih~ apa bagusnya umur 16” gerutuku

“sudah, sudah, kita sudahi sesi tanya jawab dengan Nara. Kita kembali ke pokok pelajaran. Setuju??” usul yesung seonsangnim

“setuju!!!”

** 4 Hours later **

@ Kyuhyun’s Class

“Nara~ Nara~”

Semenjak keluar dari kelas music, Joongki terus memikirkan yeoja itu. Menurutku ia biasa saja. Tidak terlalu istimewa. Tapi mengapa namja di kelasku hampir semuanya membicarakan nara. Dan tidak terkecuali para yeoja, tukang menggossip

“hey, berisik!!!” aku membentak Joongki, dan Heechul tertawa

“woot, woot, uri Kyuhyun sedang sensitive. Kkkk~” Donghae menepuk pundakku

“yeoja itu, ada yang beda dari yeoja itu. Dandanan yang simple, dan ramah” ujar Joongki “matanya begitu berbinar, dan lekuk tubuh yang mungil. Sangat indah di pandang”

“apanya yang ramah!! Mulutnya setajam pisau! Bodoh~” aku menyanggah pernyataan JoongKi tentang Nara

“hey, kenapa mantul?” ujar heechul

“mwo??” maksudnya

“kau bilang mulutnya setajam pisau. Yah, 11 12 lah denganmu, Kyuhyun. Kkkk~” ujar Donghae dengan nada kemenangan, dan yang lainnya tertawa geli sambil melempariku makanan kecil

Brengsek!! Hmm, benar juga sih. Mulutku memang tajam, tapi tidak seasal yeoja bodoh itu. Sialan, beraninya donghae menyamaiku dengan anak itu

** next day **

Kyuhyun’s House

“hey, kapan ya appa mencari yeoja itu??” ujar noona dengan nada mengejek. Mulai aku SD, dan aku membenci yeoja itu, mulai saat itu juga noona tak oernah bosan membicarakan yeoja itu

“in your dream, noona!!” aku mulai gerah dengan sikap noona beberapa hari ini. Di tambah ada anak baru bernama Choi Nara. Sangat menganggu !!

“apa para yeoja hanya bisa mengganggu??” bathinku menggerutu

“hey, jangan berpikir kalau yeoja hanya bisa mengganggu!! Suatu saat kau akan

mati kutu dengan yang namanya YEOJA!!” bentak Ahra noona, aku malas berdebat dengannya. Pasti eomma akan mengomeliku

“ah, ara, ara” ujarku

Kehidupanku memang sangat menyenangkan. Punya appa dan eomma yang sangat baik, punya noona yang sangat amat perhatian walaupun berisiknya sangat menganggu, punya sahabat seperti Song Joong Ki, Kim Heechul, dan Lee Donghae, punya otak yang sangat baik, dan juga wajah yang tampan. Hampir sempurna. Hanya cinta yang tak pernah aku punya, merasakan sekali saja tidak~

.

.

@ Music Class

“mulai hari ini, kelas 2-A dan 1-A kelas music akan di gabung. Setelah mengisi form harap masuk dan tunggu seonsangnim datang. Tertanda Kim Jong Woon seonsangnim”

.

“di gabung lagi??” ujarku sangat malas

“bagus dong~ ayeeiiyy” Joongki sangat senang bertemu nara, justru itulah yang membuat aku malas

“kajja~” Donghae dan Heechul menyeretku masuk

.

“waaah!!”

“itu mereka~”

“yang pakai sweater biru itu siapa yaa?”

“ah tampan!”

.

baru 2 langkah ku injakkan kaki di ruangan ini, kupingku sudah pengang dengan hebohnya anak kelas 1-A!! Donghae dan Heechul melambaikan tangan bak artis, dan para yeoja hebohnya memekakkan telinga

“hanya satu yang santai~”

.

“hai nara~ kau cantik sekali hari ini” goda Joongki dan seluruh murid heboh dan berteriak, sedangkan Nara hanya tersenyum menanggapi Joongki

“dasar yeoja gila~”

            .

“oke~ duduk semua. Karena hari ini resmi di gabung, maka siswa baru harus memperkenalkan diri secara resmi. Silahkan agassi~” ujar Yesung seonsangnim, dan Nara berjalan pelan menuju depan kelas

.

“apakah aku harus mengulang perkenalan dari awal seonsangnim??” seonsangnim mengangguk dan mengiyakan pertanyaan Nara

.

“annyeong chingudeul, cho neun Choi Nara imnida. Bangapseumnida~”

.

“annyeong uri Nara~” Joongki sejak ada Nara makin menjadi playboynya. Senyuman maut namja autis ini terlihat jelas saat Nara tersenyum

“mengapa kau pindah kemari??” tanya salah seorang namja

“karena oppaku harus intensif belajar agar di terima di Seoul National University. Jadi aku ikut pindah~”

“orang tuamu?” tanya seonsangnim, dan aku terus saja menatap yeoja ini tanpa berkedip lama

“appa dan eomma ada di Australia. Hanya aku dan oppa disini~”

“hanya punya oppa??” akhirnya aku membuka mulut dan bertanya. Ia tersenyum dan mengangguk

.

“ne~ satu oppa” ujarnya bangga “Minho imnida~”

.

“choi??” tanyaku pada Nara dan ia menatapku aneh

‘tentu saja bodoh!! “ gerutu Heechul

.

“ish, marga dan nama itu mengingatkanku pada masa lalu” bathinku kesal

“ada apa??” Donghae merasakan sesuatu yang aneh di diriku, dan aku hanya tersenyum

.

“tidak ada yang kebetulan, semua di atur. ne~ Kyuhyun” imbuh Joongki dengan tatapan licik. selalu mengatakan seperti itu. ya, ya, ya, semuanya sudah takdir, dan itu pasti sudah di atur!

.

“mwo???” astaga!!! aku berteriak dan berdiri, semua orang melihat ke arahku. aku berlari keluar dan kembali ke kelas

.

* lorong kelas *

.

tunggu~ tunggu~

namanya Nara, marganya Choi, ia punya oppa bernama Minho, berarti Choi Minho & Choi Nara~ dan berarti yeoja itu adalah, NARA !!! astaga, jangan-jangan Nara ini adalah Nara itu. ah, sial ~

.

“OH MY GOD!!!!”

.

@ School Park

Astaga!! Bodoh sekali aku. Yang bernama Choi Nara dan Choi Minho kan tidak di keluarha mereka saja. banyak yang benama Nara, banyak yang benrama Minho. Toh, itu wajar!!! “sialan~”

.

“hey, kenapa meninggalkan kelas??” tegur Heechul sambil mengunyah takoyakinya “tadi di kelas heboh lho, Donghae adu dancing dengan Nara

“dia lincah sekali!” imbuh Joongki membanggakan

.

“aku tak perduli, dan bisa tolong jangan bicarakan yeoja itu??” aku kesal, sedang sangat amat keal. Sayangnya masalah ini masih belum ku beritahu mereka “jangan bicarakan dia dulu, ara??”

.

Sungguh menyulitkan!!!

Sebenarnya aku yang telalu bodoh atau nasibku sial atau bagimana??

AHRA NOONA, KAU AKAN MATI!!! MENYEBALKAN!!

Is It OK? [Part 1]

 

Main Cast:
•    Tiffany Hwang – SNSD
•    Choi Seung Hyun (TOP) – Big Bang
•    Cho Kyuhyun – Super Junior
Support Cast:
Amber (Fx), Taeyeon (SNSD), Han Nara (Fiction)
–  Length: PROLOG
– Genre: Friendship, Romance
– Rate: AG (All Age)
AuthorNana

—————————————————–

menjadi gadis yang jahat dicela

menjadi gadis yang baik msh saja dicela

sekalian saja jadi gadis jahat, toh sama saja bukan??

.

“hey, ada apa??”

tegur Nara lalu menghapus total niatanku menjadi yeoja yang jahat khusus untuk si bodoh “ikut aku yuk!”

.

sudah 8 hari aku sekolah disini. semuanya sangat baik padaku kecuali namja itu. tak perlulah ku sebutkan namanya. mengesalkan~

.

“kita mau kemana??” ujarku saat Nara terus saja menggandengku berlari di sekitaran lorong kelas, dan akhirnya berhenti di sebuah ruangan yg cukup besar “dimana ini nara??”

.

*kreeeek*

.

“annyeong!!” teriak Nara dengan suara super besar yang membuatku shock dan menutup kupingku

.

“yoo, Nara!!” ada Taeyeon Amber dan Kyuhyun

“hey, kau lama se..ka..li.. mwo??” ada seunghyun juga disini?? “ya!! untuk apa kau membawanya?? Merepotkan!!”

.

“hush, kau pikir ia barang” gerutu Amber. aku selalu suka cara bicara Amber yang tegas, dan andaikan ia namja, aku akan mengejarnya!

.

aku tau ia yeoja 3 hari lalu saat ada acara sekolah. ia menggunakan gaun. oh my god, aku pingsan saat mengetahui Amber Liu adalah yeoja! bagaimana tidak, selama sekolah ia tidak menggunakan rok, tapi celana panjang. wajarlah aku mengira ia namja. aku hampir depresi saat itu “sialan” dia begitu manis dengan dress simpel milik Taeyeon. walaupun rambutnya yang kepalang pendek, Nara bisa menyesuaikan dandanan amber agar terlihat manis “terlalu~”

.

“ayoo, jangan melamun. gak boleh lho~” Nara menggandengku masuk ruangan. semuanya tersenyum melihatku. Kyuhyun, Taeyeon, Amber, kecuali Choi Seunghyun!!

.

“aku tidak diharapkan disini. aku pergi saja ya, Nara~” ujarku melepaskan genggaman Nara dan berbalik

“siapa yang menyuruhmu pergi?? aku yang mengundangmu kesini~” Taeyeon berlari dan menghadangku

.

“ya!! ahjumma!! biarkan manusia itu pergi, kita TAK BUTUH dia bukan??” ujar Seunghyun sangat kasar. oke, aku tak tau harus apa. kalimatnya yang ini terlalu menyakiti hatiku “pergi dari sini, bodoh~”

.

“maaf kalau aku mengganggu~”

.

*bruk bruk bruk*

.

aku berlari dari ruangan itu. tak satupun mengejarku. aku hanya mendengar suara teriakan Nara & Amber berulang kali. namun aku tak berbalik, terlalu sakit

.

@ Pojok Sekolah

.

“salahku apa?”

“apa salahku?”

.

aku menangis di pojokan gedung dan menenggelamkan kepalaku disela kedua kakiku. habis, semua bangku di taman sudah di duduki siswa lain “menyebalkan~” apa hari ini semuanya sedang bersedih hingga belasan bangku penuh??

.

“gwenchana??” tanya seorang namja, tapi aku tidak menjawab ataupun melihat siapa dia “hey, jika di tanya jawab~”

.

“nee, gwenchana” ku jawab cepat tanpa melihat namja itu “bisa tinggalkan aku sendiri” pintaku pada namja itu. namja itu menghembuskan napas, dan ku lihat kakinya sudah beranjak dari tempat semula

.

“siapa sih tadi?” gumamku melihat sepasang kaki melangkah menjauhiku. aku masih saja menenggelamkan kepalaku penuh di antara kedua kakiku, Dan berpikir “oppa eottohkkaehajyo??”

.

*next day*

@ class

.

dengan berat hati ku langkahkan kakiku menuju kelas.

aku berharap setiap hari ada kemajuan dalam hidupku. oke hidupku maju tapi mentalku mundur!!

.

“he?”

.

ada bungkusan kecil di mejaku, berwarna pink, sangat cantik.

Ku ambil dan ku perhatikan bungkusan pink ini

.

“Nara, ige mwoya??” tanyaku pada Nara dan ia menggeleng karena mulutnya penuh dengan donat “untuk siapa??”

“sepertinya untukmu~ itu sudah ada dari pintu kelas ini di buka oleh penjaga~” ujar Taeyeon. oke, aku penasaran, siapa yang memberikan bungkusan ini. seluruh kelas heboh karena tiba-tiba ada paket misterius

.

“yeoja bodoh kena teror!!!” ujar Seunghyun sambil melemparkan bola kertas kepadaku “rasakan!!”

.

“sssttttt~” Kyuhyun membekap mulut Seunghyun, lalu mengerling kearahku “buwwkalah, kuami ingin mewlihuatnya~” imbuh Nara dengan mulut penuh dengan makanan

.

“benar, yeoja ini dari tadi menggeser-geser kotak ini” ujar Taeyeon sambil menoyor-noyor kepala Nara yang terus memonyongkan mulutnya “jangan monyong Nara~!!” gerutu Kyuhyun dan Nara langsung menelan donat yang ada di mulutnya dalam sekali telan

.

“oke, aku buka ya. isinya apa ya kira-kira” ujarku begitu antusias membuka hadiah ini. ini pertama kalinya mendapat hadiah seperti ini “hmm,,,,,”

.

“he??”

.

“waaaw”

“aigoo~”

“hmm….”

.

“pink ribbon??” ujar Amber saat aku mengeluakan sesuatu dari kotak ini. aku memandang semua teman-temanku, termasuk Seunghyun yg berdiri di pinggir pintu “ya!! kenapa lihat-lihat??”

.

“aku, ah, ini dari siapa yaa??” aku memperlihatkan pita ini ke Kyuhyun, dan ia tersenyum “ada apa kyu??”

“penggemar rahasiamu maybe” ujar Nara, dan di acungi jempol oleh Taeyeon & Amber

“waah, murid baru kita terkenal yaa~” ujar Kyuhyun dengan nada bangga. padahal aku merasa aneh dengan semua ini

.

“pasti orang itu tolol karena memberikan hadiah kepadamu, tiff!!” ujar Seunghyun dengan tatapan licik ke arahku. aku terus menatapnya datar, tapi ia malah menatapku tajam

“astaga, matamu mau keluar ya oppa??” gerutu Nara melihat tatapan Seunghyun

.

*braaaak*

.

Seunghyun memukul keras pintu, lalu menatapku tajam, dan pergi

“sudah, abaikan~” ujar Kyuhyun sambil mengacak-acak rambutku “ayoo, coba pita itu~”

.

“is it ok?”

.

“aihh lucunyaaa~” ujar Nara mencubit pipiku. ia adalah magnae di kelas ini. kelakuannya sangat aneh dan entah mengapa aku begitu menyayangi yeoja autis ini sejak pertama kali bertemu

“kau cantik~” ujar Kyuhyun sambil merapikan rambutku

.

*peeeessshh*

.

“wajahnya merah, kkk~” ujar Taeyeon menggodaku. aku hanya diam memandangi diriku di kaca mungil milik Taeyeon

“bagaimana kalo kau besok tampil feminim?” usul Amber saat aku sibuk mengaca

“ooeeehhh!! ia sudah feminim~” gerutu Nara. aku heran dengannya, ada saja kalimat baru tiap harinya. Ia bisa saja jadi trending topic di twitter karena ucapan autisnya

.

“aku mengerti, maksudnya, ia lebih feminism dengan lebih banyak aksesoris??” papar Kyuhyun dan Amber mengacungkan 2 jempolnya

.

“mau feminim atau tidak, ia tetap sama, USELESS!!!” seunghyun selalu mengolok-olokku dengan kalimat tajam, tapi aku masih diam “hanya namja bodoh yang menyukaimu!!”

.

“oppa!!!” Taeyeon berlari ke arah Seunghyun dan menyeretnya keluar

“apa yang gadis bodoh itu lakukan??” Amber berjalan keluar menyusul mereka. sebenarnya ada apa dengan Seunghyun? apa salahku hingga ia begitu membenciku?

.

“tak usah di pikirkan ya Tiffany eonni” ujar Nara ramah

“eonni??”

“apa boleh??” jika ia bertanya seperti ini, seakan di atas kepalanya terpasang tanda tanya yang besar. kkkk~

“tentu boleh, uri Nara” aku memeluknya, dan sejenak melupakan Seunghyun yang sikapnya semakin keterlaluan

.

“am i useless?? am i stubborn girl? So hurt but i won’t do anything worst with him. i just don’t know how to handle it”

.

“waeyo eonni??” tegur Nara membuyarkan lamunanku

“ah, no problem, let’s go” ujarku sambil menggandeng Nara, ia terdiam memandangkku “waeyo??”

“kau tadi ngomong apa??” sahutnya dengan wajah polos

.

“kkkkk~ kau tak bisa bahasa inggris??” ia menggeleng pelan. wajahnya begitu polos, rasanya ingin ku lipat dia & ku masukan dalam kantong “i will be you teacher, is it OK??”

“artinya aku akan menjadi gurumu, ini tak apa??” ujarku sambil menggendengya menuju kantin

.

“jeongmalyo?”

“nee~”

“neol saranghaeyo”

“kkk~ nado saranghaeyo”

.

**3 Days Later**

beberapa hari ini rasanya otakku lebih baik. tapi tetap, kelakukan seunghyun mengganggu. kehidupan disini semakin runyam, aku merasa ada hal yang membuatku di perlakukan seperti ini. apakah tak apa-apa??

.

“hey, apa yg kau lihat!!” gerutu seunghyun saat berpasapan mata denganku “weird girl”

“siapa yg kau sebut aneh! stupid boy” bantahku dan Kyuhyun tertawa terbahak-bahak melihatku “ya!! apa yang kau tertawakan Kyuhyun!!!” aku membentak Kyuhyun dan ia langsung menutup mulutnya

.

“noona kau galak sekali. kkk~” Kyuhyun makin hari makin sering menggodaku

“masih butuh adaptasi? jalani dengan baik, ok?” imbuh amber dan aku langsung tersenyum. andai kau namja, pasti aku akan berusaha membuatmu menyukaiku. kau tau, kau begitu tampan Amber

.

“aku boleh tanya??” Nara mendekatiku dengan membawa data yang akan ku serahkan pada wali kelas nanti “namamu kan Hwang Minyoung, kenapa jadi Tiffany Hwang??”

“oh, dulu aku pernah tinggal di amerika. nama minyoung sangat susah di eja disana. dan karena eomma suka nama Tiffany jadi eomma memanggilku Tiffany Hwang” mereka semua mengangguk. tapi wajah seunghyun kali ini membuatku takut. amarah, benci, dan entah apa itu namanya. semua tertahan

“kau punya 1 oppa ya?” ujar Kyuhyun saat melihat kertas yg Nara pegang

“uri oppa, Hwang Chansung imnida”

.

“uhuuk,,, uhuuk,,,”

.

“neo gwenchanayo oppa??” Taeyeon membawakan minum ke arah Seunghyun “ada apa bisa tersedak??” imbuh Kyuhyun

“lebih baik minum vitamin ini” aku memberikan vitaminku dan tersenyum “bagus tuk keseha,,, tan”

.

“tidak perlu!!!” ia menampik vitaminku hingga berantakan di lantai “jangan pernah baik di depanku!! ara!!” ia pergi dan menginjak beberapa vitaminku hingga remuk

.

“aish~ keterlaluan” amber membantu memungut vitaminku “Minyoung-ah, gwenchana??”

.

“minyoung??” untuk pertama kali disini, Taeyeon memanggilku Minyoung “nee gwenchanayo”

.

apa salahku hingga aku di perlakukan seperti ini. aku tidak marah, hanya saja butuh penjelasan mengapa begini??

.

“hwaiting!!” Nara menyodorkan vitaminku yg sudah di kumpulkannya bersama teman yg lain “uri Tiffany, hwaiting!!”

“kkkk~ geuraeyo, hwaiting!” aku memeluk Nara, dan saat memeluknya, jantungnya berdegup begitu cepat “are you ok?? your face look pain today”

“………..” wajahnya langsung berubah badmood. ah iya aku lupa Nara tak bisa bahasa inggris makanya dia terdiam menatap Amber, dan Amber tertawa

“maksudnya apa kau tak apa? wajahmu terlihat pucat hari ini” amber mentranslate bahasaku ke hanguk untuk Nara dan Nara mengacungkan jempolnya padaku

“jangan pedulikan Seunghyun, semua pasti akan baik-baik saja” Kyuhyun menepuk pelan kepalaku dan kami kembali tertawa di kelas

“eonni nyanyi dong~” Nara bergelayut manja dengan Taeyeon “ah, geurae!! Ppali!!” imbuh Kyuhyun

“kau bisa menyanyi taeyeon-ah??”

“cheorom!! Suaraku dan Nara adalah yang terbaik di sekolah ini”

“eheemmm!!”

.

“You are my everything to me

You are my everything to me

haneurui byeolcheoreom hwanhage bichwojuri

geudaeneun namanui sarang

yeongwonhan namanui sarang

uri saranghaeyo

geudae hanamyeon nan chungbunhaeyo”

.

aku begitu dihargai oleh mereka. Kasih sayang dan oerhatian yang tak pernah putus. Jeongmal gamsahamnida uri chinguya~

“is it OK?”

.

** 3 weeks later **

Seunghyun

“hey, mengapa sikapmu jadi berubah drastis sih oppa??” Nara selalu mengusikku dengan pertanyaan yang sama beberapa hari terakhir “malhaebwa oppa”

.

anak ini begitu sensitif dengan apa yang terjadi di sekelilingnya. aku harus cepat membuat Tiffany pergi. walaupun aku tak yakin

“gwenchana Nara-ya. hey, kau pacaran sama siapa??” ujarku mengalihkan perhatiannya

“setelah putus dari Minhyuk, aku sama Shin Dongho, dia begitu manis. jadi saat dia nyatakan cinta, aku terima saja. kkkk” anak ini mudah putus, mudah pacaran, tidak bisa melihat namja yang manis & lucu sedikit “oppa, aku mau ke Tiffany eonni dulu ya. bye~”

.

“nara!! nara!!”

“yaa!!”

.

kenapa harus Minyoung itu lagi? sudah cukup perhatian yang ia berikan padaku. aku tak mau lagi, aku takut, takut melupakan misi utamaku

.

“aku harus membuat Tiffany sadar dan pergi dari hidup kami. aku tak boleh lagi berpikir ia yeoja yang baik. tidak boleh”

.

“hey, ada apa bicara sendiri??” Kyuhyun menepuk pundakku “otakmu konslet ya??”

“aniya, gwenchana, Kyu” aku berdiri dan menatap sekeliling

.

“hey bagaimana kita jalan-jalan”

“ha? mau jalan-jalan kemana??”

“baiknya kemana Kyu??”

“pantai? pegunungan?”

“pegunungan saja?”

“okay, aku beritau yang lain. kkkk~”

.

*bruk bruk*

.

bagus, Kyuhyun kena sasaran. aku tau dia suka pegunungan dan Tiffany ada masalah dengan pegunungan. tapi pasti Tiffany ikut. aku akan buat Tiffany terjatuh dan pergi dari hidup kami!!

.

.

“HWANG MINYOUNG, I’M SORRY BUT YOU HAVE TO DIE SOON!!”

 

[HITT] Good Night Lyrics translation

(Intro)
naeane sara sum swineun neowaui modeun chueokgwa
gakkeum nal apeuge haetdeon jeonjaenggwa gateun sarangdo
nal boneun neoui pyojeonggwa iksukhan neoui malturo
ajikdo neoreul gieokhae ijeul su eobseo
.
(Rap)
Yo girl I still believe in my life is right here with you drop the beat
.
ajikdo sikji anheun neol wihan naui mam
oneuldo eogimeobsi chajaon neoui jip
bulkkeojin ni bangwiro chagaun byeolbitman
ipgae maemdoneun geu mal Good night
.
* mideul su eobseo amugeotdo nan hal su eobseo
(RAP) aniya naege jeongmal ireogiya neon wae geureoke igijeogiya
neol itji motae jageun pyojeong hanakkajido
(RAP) Tonight just one night han beon deo dasi I’ll try try
.
** Can’t you feel my heart nareul tteonagajima
Can’t you see my love neoreul bonael su eobseo
honja saragal su itdago neo eobsi beotyeonael su itdago
geureoke dajimhaetdeon haruga hansungan muneojineun bam
.
(RAP)
Ma baby boo good luck to you
but tteonal suga eobseo my love is true
modu jwo beoryeoseo gajin ge deoneun eomneunde
neoneun where you at
na cham huhoe doe neoreul chajaseo fine again
himdeureo jeomjeom jichyeoga
neo eomneun harue na michyeoga
.
eodumeun sarajigo tto oneul haruga
gojangnan sigyecheoreom jakku heotdoldaga
haruga il nyeon gata goerowo michyeo na
nae mameul eojireopge hae my love
.
* ijeul su eobseo jigeum nae mami muneojyeoga
(RAP) Broken my heart neo tteonago geuriwo neoe jansorido
neomu duryeowo neo eomneun nal eotteokharago
.
(RAP)
Tonight just one night han beon deo dasi I’ll try try
.
** Can’t you feel my heart modu jiwojyeobeoryeo
Can’t you see my love neoreul ijeul su itge
neoreul saranghanjeok eopdago charari jal doen iriyeotdago
sueobsi doe noeigo malhaedo ulda jichyeo jamdeuneun bam
.
majimak insareul nanugo doraseon geu sunganbuteo
niga neomu bogo sipeo amuraedo an doegesseo
nal boneun seulpeun pyojeonggwa chagaun neoui maltudo
ajikdo mideul su eobseo neomuna duryeowo
(naegeseo tteonajima I’m beggin U i jarie yeojeonhi nan For U)
.
** Can’t you feel my heart nareul tteonagajima
Can’t you see my love neoreul bonael su eobseo
honja saragal su itdago neo eobsi beotyeonael su itdago
geureoke dajimhaetdeon haruga hansungan muneojineun bam
(modeun geosi Break around Bomb!)
.

TRANSLATION

.
your living breathes inside me, and all of your memories
Sometimes it was painful for me, like a war because of love
your expression while looking at me, and the familiar tone of your voice
.
[rap]
yo girl i still believe in my life is right here with you)
i still remember you, i can’t forget you
.
[rap] drop the beat
i still can’t give my heart for you
even today i will surely come to your house
turning the lights off on the back of your room leaving only the cool starlight..
that word keeps revolving in my mouth Good night
.
I can’t believe it, i can’t do anything about this
.
[rap]
being like this is really not for me, why are you so selfish?
I can’t forget you, neither even one little expression of yours
.
[rap]
tonight just one night, once more again i’ll try try
.
can’t you feel my heart, don’t go away from me
can’t you see my love, i can’t send you away
i couldn’t live alone, i couldn’t survive without you
that day i committed myself to you, for a moment it made me crumble at night
.
[rap]
ma baby boo good luck to you
but i can’t leave you my love is true
i’m able to give everything to you, you don’t have to do nothing else
you, where you at
i really regret it, i’m gonna find you, fine again
it’s getting harder, i’m getting tired
i’m going crazy, the day i’m not with you
.
the darkness disappeared, today is another day
like a broken clock, turning around, trying to approach me
.
a day seems like a year, hurting me like crazy
my heart is confused, my love
.
i can’t forget you, now my heart is crumbling
.
[rap]
broken my heart, you leaving me is like the sound of broken glass, i miss you
i’m so afraid to be without you, what will i do?
.
[rap]
tonight just one night, once more again i’ll try try
.
can’t you feel my heart all abandoned, you erased it
can’t you see my love, i’m not able to forget you.
maybe it was better if i never loved you
for many times i’ve tried to tell you, when i’m tired I sing until I fall asleep at night
.
since that moment, this is our last greeting
i miss you so much, but somehow i can’t
you
your sad expression while you look at me, and the tone of your voice
i still can’t believe it, i’m so scared
.
([rap] don’t leave me i’m beggin u, i’m still in this place for u)
.
can’t you feel my heart, don’t go away from me
can’t you see my love, i can’t send you away
i couldn’t live alone, i couldn’t survive without you
that day i committed myself to you, for a moment it made me crumble at night
.
([rap] everything break around bomb)