And I Love You ~ [Prologue]


and i love you ~

Cast:

  • Cho Kyuhyun (SJ)
  • Han Nara à Cho Nara

Support Cast:

Soora, Eunji, Wooyoung (2PM), Yesung & Donghae (SJ)

Length: Prologue

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana (@keiichiro_nana)

Backsound: And I Love You ~ (Yesung ft Luna)

—————————–

“annyeong! na neun Han Nara Imnida. kelas 2-3 Korean International High School. Bangapseumnida~”

.

begitulah caraku berkenalan dengan semua orang sejak aku masuk KISS.

dan mungkin saja akan berubah !!

.

** On the way home **

.

Nara

“kami duluan yaa~” ujar yesung dan soora dari kaca bus, dan bus mereka pun menjauh

“aku duluan ya~ hati-hati” ujar Donghae dari atas motornya

“yakin kau tak apa sendiri?” Tanya wooyoung

“nee~ naega gwenchana~” ujarku pada wooyoung, ia tersenyum lalu menggas motornya dan pergi menyusul Donghae

“bye, nara, sampai bertemu~” teriak eunji dari kaca mobilnya, aku melambai sambil tersenyum

“aku ingin sekali punya pacar, yang tampan, dan ….” kalimat permohonanku terhenti setelah melihat seseorang terjatuh

“mwo?? Nugu si??” orang itu tergeletak di jalanan. aku berlari menghampirinya

“yaa~ gwenchana?? yaa~ ….” aku langsung menutup hiduku cepat-cepat

“dasar laki-laki~” mulutnya penuh dengan bau alkohol berat

“wah~ kau tampan juga yaa!” sepintas aku tertarik dengan namja ini. rambutnya, wajahnya, dan tangan mungilnya

“ya~ ya~ bangun !!!” matanya tak terbuka namun mulut dan badanya tetap bergerak

“ah! tanda pengenal!!” ku rogoh sakunya dan ku temukan identitasnya

“kartu pelajar KISS??” apakah dia sekolah di KISS juga ?

“tampan juga kau disini” karena aku bingung tak tau harus apa, aku memanggil taksi dan mengantarkannya ke apartemennya yg ada di tengah kota

.

** apartemen **

.

“kau tinggal di apartement sebagus ini, oppa?”

astaga, kurus, tinggi, tampan, tapi berat juga, dan satu lagi menyusahkan!!!

.

* klik *

.

Pintu kamar terbuka, aku langsung merebahkannya ke kasurnya yang sangat empuk. lalu aku kembali ke depan tuk menutup pintu

.

“andwae~ andwae~” suaranya saat mengigau saja merdu, apalagi saat menyanyi yaa

“cih~ malas!!” bodohnya bisa terpikat dengan namja seperti dia, namja yang menyusahakan. ku ambil kompresan lalu menaruhnya di dahinya

.

“omo na, sudah jam 9! tapi dia masih sakit! sms sajalah” aku mengambil hp lalu mengirimi pesan ke eomma

.

————————————–

To: eomma

From: Nara

annyeong, eomma. maaf aku telat mengabari. aku pulang telat sekali malam ini. kuncilah pintu, aku bawa cadangan. Gamsahamnida~

—————————————–

** 10 minutes later **

——————————————

From: eomma

To: Nara

nee, arasso. Gwenchana~

——————————————-

.

“apa yang membuat kau mabuk? hah?” ujarku sambil menempeleng namja absurd ini

“waa~” tiba-tiba dia menarik dan memelukku, dan aku tak bisa lepas dari pelukannya. ia memelukku erat di atas kasur

“mianhae~ jeongmal mianhae~” ujarnya saat mengigau. sepertinya ia sedang sedih, makanya mabuk

“ah, bodo amat! lepaskan! lepaskan” aku meronta-ronta tapi tenaga yg aku punya tak cukup kuat. Haruskah aku latihan taekwondo mulai besok ??

.

*krruucuukkk*

.

“astaga, aku lapar~” tiba-tiba pelukannya mengendur, aku langsung lompat menjauhinya, dan memasang kuda-kuda takut ia menerkamku lagi (?)

.

“aduh, tak ada kah makanan matang??” ku ubek-ubek dapur apartmennya, tak ku temukan makanan ringan ataupun makanan yg sudah matang

“aduh, ini siap saji semua~ pantas kau kurus!!” ku keluarkan makanan dari kulkas, dan mulai memasak. Mencuci beras tuk bubur, dan mencari bumbu simpel tuk membuat makanan berkuah

.

* 2 hours later *

.

“bubur sudah, sup sudah, lauk sudah~ hmmm, wanginya!!” ujarku berbangga sambil mencium bau masakanku

.

“yaa!! kau siapa~” ia terbangun dan membentakku keras, kaget aku

“na? na neun Nara, Han Nara imnida” ujarku tersenyum

“maksudku kau sedang apa di apartemenku, dan apa yg kau lakukan pada dapurku??” bentak namja itu semakin keras, rasanya ingin ku lemparkan pisau daging ke arah wajahnya, dasar!!

.

“yaa!! kalau kau tak ku tolong kau bisa mati tadi~ bodoh!!!” teriakku keras dan melotot tajam ke arahnya. dia terus menatapku tanpa berkedip

.

* bruuk *

.

namja itu terjatuh dari tempat tidur. ia memegangi kepalanya

“hey, bantu aku! BODOH!” mwo? seenaknya menyuruhku, dasar gila~

“lebih baik aku pulang sajalah~” ujarku dalam hati sambil memandang namja itu. aku mengambil tas lalu berjalan ke arah pintu keluar

“yaa!! kau mau kemana??” tanya namja itu sambil berteriak

“back to home~” ujarku singkat lalu membuka pintu

.

* cekreeek *

.

“chakkanman!! Mianhae~” panggil namja itu sopan. ku berbalik dan menatapnya raut wajahnya

“itu kau bisa sopan! dasar gila~” bathinku. Aku menutup kembali pintu itu, dan akhirnya aku membantunya bangkit dari lantai

.

“gwenchana??” tanyaku ketus. dia diam menatapku

“tenang, aku akan pergi setelah kau bilang ‘ne, gwenchana’ oke!” dia tersenyum melihatku

“eomma dia sungguh tampan~” bathinku

“aniyo, gwenchana anirago” ujarnya lemah. akhirnya ku bawa dia ke meja makan

.

“makanlah~ aku membuatnya tuk mu. aku harus pulang sekarang!” ku siapkan makanannya dan mengambil tas, lalu bersiap pulang

“andwae~ ” ia memeluk pinggangku, aigoo eomma !!

kalau begini mana bisa aku pulang. dasar namja stress yang manja!!

.

“makanlah, aku menunggumu~” ujarku sambil menyuapinya.

ia makan masakanku dengan lahap, aku senang.

.

* 30 minutes later *

.

aku memapahnya ke kasur agar ia beristirahat.

Badannya jadi tambah berat, apa karena fakor kenyang ??

“kau disini sendiri?” tanyaku, dan ia hanya mengangguk pelan

“keluarga?” tanyaku lagi

“mereka tinggal di sekitar myeongdong. aku disini” ujarnya lemah

“siapa namamu?” tanyanya padaku

“kan tadi sudah!!! aigoo~ na neun Nara??” ujarku kesal

“kau tidak bertanya namaku?” Tanya namja ini sambil tersenyum ringan

“aku sudah tau alamatmu dari kartu identitas. Sudah pasti aku tau kau siapa~ dasar bodoh!!!” jawabku kesal. Namja ini membuatku naik darah

“jeongmal??” tanyanya

“ne~ Cho Kyuhyun-ssi!!” saat ku ucapkan namanya, dia tersenyum. Senyuman yang ramah yang dari tadi tak ku lihat~

.

“lebih baik kau tidur, oppa. aku harus pulang~” ujarku berpamitan

“tinggallah sampai aku benar2 tidur. Please?” astaga, permintaanya terlalu sulit, tapi aku juga tak bisa meninggalkannya dalam keadaan begini

“aish, menyusahkan~” bathinku menggerutu

“arasso. Tidurlah~” ia mulai memejamkan matanya.

dan aku? aku sibuk memejamkan mata di bawah, di samping kasurnya agar aku bisa langsung keluar saat ia terlelap

.

(Author)

eomma nara panik karena sampai subuh nara tak kunjung pulang. dan eomma kyuhyun juga panik karena mendengar kabar kalau kyuhyun pingsan

.

Hp nara di lengkapi GPS, eomma Nara langsung menyusulnya di apartemen Kyuhyun. saat ingin masuk ke apartemen Kyuhyun, Nara eomma bertemu dengan Kyuhyun eomma

.

“maaf, ini, ah anu, anak saya disini~” ujar Nara eomma. kyuhyun eomma bingung

“maksud anda?” tanya kyuhyun eomma pada Nara eomma.

Lalu Nara eomma menunjukkan GPS Nara yg aktif di apartemen Kyuhyun. Kyuhyun eomma kaget melihat GPS Nara ada di apartemen anaknya~

.

* cekreeek*

.

“aigoo, Kyuhyun-ah!!!” teriak Kyuhyun eomma melihat Kyuhyun dan seorang yeoja berada di satu ranjang

“Nara-ah!! mwoha neun goya??” Nara eomma pun teriak melihat putrinya tidur di sebelah namja yang tak ia kenal

.

Kyuhyun & Nara membuka mata dan saling menatap

.

“mwo???”

“hee??”

“waaaa!!!!” ujar Nara berteriak sambil memukul-mukul Kyuhyun

“yaaa!!!” Kyuhyun pun berteriak Kaget

“kenapa aku di atas??” teriak Nara

“kau tidur di bawah~! tak mungkin ku biarkan kau disana!!” ujar Kyuhyun dan membuat Nara eomma & Kyuhyun eomma pingsan seketika

.

“eomma!!!!!” teriak Nara & Kyuhyun bersamaan lalu lompat dari tempat tidur menuju eomma-nya masig-masing

.

“kalian harus menikah secepatnya!!!!!” ujar Kyuhyun appa dari pintu masuk

“mwo???” “tapi….” Kyuhyun kaget dengan ucapan appanya

“Nara!!” Nara appa teriak sangat keras

“kau!!!!” Nara memukul-mukul Kyuhyun saking kesalnya

“kami tidak ada apa-apa. Sumpah, appa!!” ujar Kyuhyun sambil mencengkeram lengan appanya

“geurae. aku hanya menolongnya, appa!! Percaya padaku~” Nara pun berusaha membujuk appanya yang benar-benar marah dengan kelakukan Nara

“tak ada alasan~!!!” ujar Kyuhyun appa membentak mereka, dan Kyuhyun tidak bisa apa-apa mendengar appanya berteriak seserius itu

.

semuanya sia-sia. pernikahan akan tetap di langsungkan, dan hari itu adalah awal dari emosi-emosi yang tak terbendung di kehidupan nara dan Kyuhyun~

.

* 2 days later *

.

** the wedding day **

.

“aigoo~ uri nara kyeopta~” ujar Kyuhyun eomma sambil membelai calon menantunya

“beruntungnya Kyuhyun punya istri cantik dan pintar memasak sepertimu, Nara~” ujar Kyuhyun noona, Ahra

“harus jadi istri yang baik ya~” ujar Nara eomma, dan Nara langsung menangis di pelukan eommanya

.

Nara

“harus jadi istri yang baik ya~” ujar eomma, dan aku langsung memeluk eomma

“aku dan dia tak ada apa-apa, tapi kenapa harus jadi sejauh ini~ bathin Nara

.

“pengantin pria sudah di altar~ mari” panggil seseorang dari wedding organizer

.

*cekreeek*

.

Pintu di buka, dan ada seseorang di sana. namja yang sangat rapi, bersih, dan tampan dengan setelah jas putih. Sayangnya namja itu bukan namja yang ku inginkan dan tidak seharusnya aku disini bersamanya. ku berjalan di iringi appa menuju ke tempat namja itu berdiri~

“appa saranghae” aku mengeratkan pelukanku di lengan apaa, dan appa tersenyum lebar

.

ada soora, eun ji, yesung, donghae, dan namja yang sebenarnya aku cintai “wooyoung” menggunakan kemeja biru pilihanku dulu. ia melihatku menggunakan dress pengantin ini dengan senyuman

“apakah kau tak tau, aku sangat menyayangimu, uri wooyoung!” bathinku

.

di depanku sekarang sudah ada namja yang sama sekali tak ku kenal. membantunya dulu merupakan musibah bagiku. menikah dan terpaksa hidup dengannya.

.

Kyuhyun

ia datang ! sebenarnya aku tak mau menikah dengan yeoja tak tau sopan-santun seperti dia.

ia pikir ia siapa? Berani-beraninya membentak Cho Kyuhyun!! aku tau aku berhutang nyawa, tapi tak seharusnya begini. brengsek!!!

.

“Nara?” ya Tuhan, dia cantik sekali dengan baju pengantin itu.

tapi dia tak tersenyum sama sekali. tatapannya hanya ke namja berkemeja biru yang ada di barisan keluarganya. Aku merasakan sisi feminism dari yeoja itu saat menatap namja berkemeja biru itu

“apakah itu seseorang yg kau cintai??” bathinku

“Cho Kyuhyun apa kau bersedia menikah dengan Han Nara? mencintainya saat suka maupun duka? dan saling menjaga sampai maut memisahkan?” tanya pastur kepadaku

“iya, saya bersedia” jawabku tegas

.

“anda, Han Nara apa kau bersedia menikah dengan Cho Kyuhyun? mencintainya saat suka maupun duka? dan saling menjaga sampai mau memisahkan?” tanya pastur kepada Nara. Nara hanya terdiam memandang namja itu

“Han Nara??” ujar pastur memanggilnya lagi

“iya, saya bersedia!” ujar Nara lemah

.

“mulai detik ini, kalian syah menjadi suami istri! Semoga pernikahan kalian di restui Tuhan~ amien!” ujar pastur, dan semua orang berteriak gembira. aku hanya tersenyum miris dengan keadaanku. Dan nara, tatapannya hanya ke namja itu

“yeoja ini terlalu melankolis~ aneh” bathinku melihatnya

.

“mianhae~” ujar Nara pelan ke namja tadi. namja tadi tersenyum dan mengacungkan jempol ke arah nara bersama teman-temannya yang lain

.

“ya!! jangan kau tunjukkan senyum begitu!! jelek!” ujarku pedas ke arah nara, dan senyuman manis itu seketika berubah jadi rautan kesal di wajahnya

“aku merasa suatu saat harus berhenti!! aku tak mencintainya!!” bathinku

“biarlah begini, suatu saat pasti terlepas” ujar Nara saat menatapku tajam

“cih~ tak berguna!” ujarnya pedas

“kau lebih tak berguna~” ujarnya membalikkan kalimatku

“kau~” ujarku kesal

“kenapa kau tak mati??” dan ternyata ucapannya bisa lebih pedas dari ucapanku, dan aku tak suka yeoja yang seperti ini! Sangat ~

“……” aku hanya diam menatapnya

.

**3 days later **

.

Kyuhyun

“back to school!” ujarku semangat sambil merapikan buku

.

ya, setelah menikah, aku dan Nara tinggal di apartemen. tidur ? tentu saja terpisah. aku membeli kasur kecil untuknya agar bisa di pakai di ruangan lainnya. dan hari ini saatnya sekolah dengan title “Cho Kyuhyun yang sudah menikah!” apa-apaan itu!!

“cih~ lihat saja kau! buat masalah di sekolah, ku bunuh kau di rumah!” ujarku memperingatkan Nara sambil melempar bantal

“kalau kau banyak bicara di sekolah, ku GANTUNG kau saat itu juga di sekolah!!!” ujar Nara dengan penekanan kata GANTUNG dan memukul bantal yang aku lempar ke dia sebelumnya

“baru kali ini ada yang berani melawanku. yeoja pula. Dasar tengil. brengsek!!” bathinku kesal

“hah! aku berangkat!” ujarnya melengos pergi

“chakkanman!! berangkat bersama, tunggu di bawah” ujarku padanya. ia langsung menutup pintu keras

.

*blaaamm*

.

* 5 minutes later *

.

“semoga hari ini bisa ku jalani dengan baik dengan yeoja gila itu” doaku sebelum berhenti di depan yeoja itu di depan pintu masuk apartemen

“ya!! mwohaneun goya?? ppali!!” Nara kaget melihat mobil ini. andai dia tau ini hadiah pernikahan dari appa, pasti dia senang bukan main

“ini mobilmu??’ Tanya Nara bingung sambil melihat-lihat isi mobil

“geurae~ bagus kan?” ujarku mengejeknya

“sangat~ bagus !” “kajja” ujarnya semangat

“berisik!!” aku menggas mobil ke arah sekolah

.

** 20 minutes later **

.

Nara

“hah, sampai” ujarku senang. kyuhyun melihatku seperti ingin membunuhku

“jangan macam-macam kau!!” ujarku tegas memperingatkan Kyuhyun. Kyuhyun menampakkan wajah kesal dan  langsung memarkirkan mobilnya, dan aku masuk ke kelas sendirian

** Kelas 2-3**

dulu aku selalu bangga memperkenalkan diri di hadapan teman baru. sekarang sudah berubah. namaku dan hidupku berganti rupa.

.

“annyeong ! na neun Cho Nara Imnida. kelas 2-3 KISS. Status: menikah, istri Cho Kyuhyun kelas 2-1 KISS. Bangapseumnida~”

.

semua teman-temanku melihatku bingung. aku memang masih di kelas yang sama dengan sebelumnya, dan masih bersama sahabatku. wooyoung, soora, eunji, yesung, dan donghae. tapi ini sungguh malapetaka di hari pertama !!

.

“wah~ uri Nara sudah menikah sekarang~ chukkae, nara~” ujar taemin semangat

“dengan si tampan Kyuhyun~ beruntung sekali” ujar Luna

“hahaha~ dia akan selalu beruntung~ ne Nara?” ujar Wooyoung tiba-tiba

.

Hatiku teriris saat dia mengatakan kalimat itu dengan senyuman santai.

Ingin ku katakan “tetaplah di sampingku seperti biasanya~” tapi tak bisa !

Bisakah waktu di putar kembali?

Jika bisa, malam itu aku ingin pulang bersama Wooyoung dan bersama dengannya saja, dan tidak bertemu dengan Kyuhyun. Biar saja yeoja lain yang menolongnya. Bukan aku~

.

.

“Cho Kyuhyun, aku bersumpah akan membunuhmu sampai di rumah nanti!!!”

.

.

.

Prologue is over, please wait for 1st part of And I Love You ~ ^^

.

.

읽어 주셔서 감사합니다 ^^

(Thank you so much for reading)

Don’t forget to give me your comment here ^^

2 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s