HARDER THAN YOU KNOW (Part 1)


Annyeong!! Aku buat FF autis ini pas lagi dengerin lagunya Escape The Fate yang judulnya Harder Than You Know. Suka banget lagu ini. Jadi aku mau coba buat FF dengan inspirasinya lagu ini. HAPPY READING ^^

harder than you know

*** HARDER THAN YOU KNOW ***

 

Cast:

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Lee Donghae (Super Junior)

Yang Yoseob (BEAST)

Choi Minho (SHINee)

  • Choi Nara
  • Jo Chaerin

Support Cast:

Siwon, Heechul, Eunhyuk, Sungmin (Super Junior), Victoria (Fx), Lee Soo Man

Length: Part 1 –🙂

Genre: Friendship, Romance

Rate: AG (All Age)

Author: Nana

 

 

**Prologue!!

Nara

Hey, my name is Choi Nara. I was 17 years. I went to Neul Paran Senior High School. I’m pretty, smart, kind, friendly, and rich. My nickname is a little Nara, because I’m cute. Everybody likes me. But there is one who does not like me!

** CHANGE **

Kyuhyun

Hey, my name is Cho Kyuhyun. I was 17 years. I went to Neul Paran Senior High School. I’m handsome, smart, friendly, and rich. My nickname is Evil Kyu, because I often nosy. Everybody likes me. But there is one who does not like me!

**End Prologue!!

 

Neul Paran High School

Class: 2 A

(AUTHOR)

kelas 2A adalah kelas terpilih. dimana di dalam kelas tersebut hanya ada 16 siswa/siswi berprestasi cemerlang. semua bersahabat dengan baik. salah satu dari mereka bernama Nara & Kyuhyun, dan menurut yang lain, mereka adalah rival abadi !!

“aku akan dapatkan nilai terbaik dalam matematika kali ini” ujar nara semangat dengan tangan di kepal ke atas. tanpa Nara sadari Kyuhyun sudah memandang Nara dengan perasaan menang

“jeongmal babo yeoja!!” sombong Kyuhyun yang langsung membuat Nara memerah kesal

“sudahlah, Kyu” ujar Donghae memperingatkan. terkadang ucapan Kyu terlalu tajam pada Nara dan Donghae harus mengingatkannya

“ah, arasseo!” Kyuhyun pun menurut dan diam menatap siwon seonsangnim. Mengabaikan Nara yg terus-terusan mendengus kesal ke arahnya walaupun sudah di redakan Chaerin

“baiklah akan saya bacakan nilai terbaik” seluruh murid penasaran akan hasil ujian yg akan di bacakan oleh Siwon seonsangnim. Hanya ada 2 pilihan, Cho Kyuhyun atau Choi Nara.

“Perfect score! chukkae, Nara!!” imbuh siwon seonsangnim. dan semua murid bersorak!

“do you hear?! i’m the winner! wooo” ujar nara bangga. Kyuhyun dengan wajah kesal menutup wajah dengan handuk miliknya. dan Donghae pun tertawa melihat kelakuan mereka

“chukkae nara!” ujar Donghae memberi selamat dan acungan jempol

“gomawoyo” sahut nara girang di ikuti Chaerin, teman dekatnya

Kyuhyun berusaha menutupi kupingnya dengan tangan agar tidak mendengar jeritan heboh Nara, Chaerin, dan yang lainnya.

.

** ring ding dong **


“baiklah. cukup sekian pelajaran hari ini. selamat libur musim panas! annyeong!!”

setelah siwon seonsangnim meninggalkan kelas, tak lama satu persatu murid pun keluar. Donghae & Chaerin pun berpamitan pulang terlebih dahulu. Yang tersisa hanyalah Nara yg masih berbenah, dan Kyu yg wajahnya masih tertutup handuk

“yaa!! Kyu?” tanya Nara pelan sambil membuka handuk. Nara mendapati Kyu tertidur dengan wajah polosnya

“aigoo~!! ups! ya!! bangun!!!” Nara menutup mulutnya & menepuk keningnya pelan. lalu ia memukul kepala Kyu agar ia tak harus melihat wajah polos Kyu

“aish!! pakailah perasaan jika membangunkan. manusia bodoh! Biadab!” bentak Kyu pada Nara yang memandangnya aneh.

.

* bruuuuk *


tas Kyuhyun jatuh. foto-foto mereka ketika perpisahan SD Kyu & Nara berserakan. Nara mengambil semua foto itu dan tersenyum. Kyuhyun yang sadar bahwa Nara melihat semua foto-foto dulu pun refleks merebut foto itu dengan kasar

“tak di ajarkankah kau tuk tidak mengambil yg bukan milikmu, Han Nara??” ketus Kyuhyun menutupi malu. nara yg kesal meninggalkan Kyu sendiran. Sebelum menutup pintu Nara berbalik & mengepalkan tangannya ke arah Kyu.

“Don’t talk to me!!”


Nara langsung berlari meninggalkan Kyu sendirian di dalam kelas

“see! You ran away again!”

“how can i miss you if you never would stay?”


Kyuhyun meninggalkan sekolah dengan termenung memandang foto Nara & Kyuhyun yang tersenyum ketika masih SD. senyuman anak-anak yg sebenarnya bersahabat dengan baik.

“cause girl you drive me so crazy”


** 4 days later **

Nara

aku teringat photo-photo yg Kyu miliki. aku membuka album SD-ku dulu. ku buka satu persatu halaman dg sabar. semoga aku jg punya foto-foto menggemaskan itu.

“ah! ada!!” photoku bersama Kyuhyun dulu. sangat banyak dg berbagai pose-pose lucu ala anak SD. Ada juga foto bersama minho oppa & Ahra eonni. Sangat menyenangkan

“Actually, we are best friends aren’t we??”

sebenarnya aku tidak pernah membenci Kyu. entah sejak kapan teman2 selalu membandingkan aku dengan Kyu, dan tiba2 saja kami sudah menjadi rival selama 3 tahun.

“yaa!! cepat beli susu! aku buat ice cream!” teriak oppa dari lantai 1 membuyarkan lamunanku. aku pun turun lalu membuka pintu depan, dan bersiap ke mini mart

“ne, oppa. aku berangkat!!

*blaaamm*


minggu ini giliranku membeli keperluan rumah tangga. maklum eomma & appa tinggal di amerika. dan sedari SD hanya ada aku di rumah bersama oppaku, Choi Minho. Terkadang Soo Man Ahjussi, datang melihat keadaan kami. Kami selalu bergantian mengurus rumah. Oleh karena itu aku tak pernah menghabiskan waktu tuk hal tak penting. waktuku ku habiskan di rumah bersama Kyuhyun. Tapi itu dulu.

.

@ mini mart

“mana, mana, mana. ah, ini dia!! ah~~” tanganku bersentuhan dengan tangan seseorang ketika ingin mengambil susu

“Nara??” ujar seseorang itu

“sungmin??” Lee Sungmin!! mantanku ketika smp, astaga dia makin manis

“hey, sudah 2 tahun tak bertemu” ujarnya penuh senyum

“hmm, kau tambah tampan, sungmin-ah!” ujarku malu-malu. dia pun tersenyum lalu mengambil 2 kardus susu dan di taruhnya ke dalam keranjangku

“he??” tanyaku bingung

“kau saja yg ambil. tak apa nara” imbuhnya penuh senyum. King of Aegyo, my first love, Lee Sungmin

“waeyo??” tanyaku lagi

“karena kau suka susu plain low fat. Right!” ujar Sungmin yang sukses membuatku tersenyum malu.

“ah, gomawoyo” aku merasa ada yg memperhatikan kami dari jauh, ku sipitkan mata

“mwo? Kyuhyun!!” panggilku padanya. matanya seram, aku langsung diam. lalu dia pergi meninggalkan kami

“kau masih bertengkar dengan Kyuhyun?” tanya sungmin tiba-tiba sambil menepuk kepalaku

“ah bagaimana dengan sekolahmu?” ujarku mengalihkan pembicaraan ini

“jangan mengalihkan pembicaraan!” Sungmin menjitakku dengan handphonenya

“…….” aku hanya diam. diam tak bisa menjawab. jawaban yg sebenarnya tak pernah ada alasan bagiku tuk membenci Kyu, sahabat kecilku. hanya saja terasa asing, sangat asing!!

“dia sahabatmu! kau menyayangi dia lebih dari yang kau tau. percayalah, nara” ujar sungmin mengingatkanku.

aku terdiam sendirian. di jalan tatapanku kosong. berpikir dan berpikir. berhari-hari aku mengingat kenangan bersama Kyu. sejak pertama bertemu sampai saat itu. kami selalu bersama dan tak pernah jauh satu sama lain. walaupun sudah menjadi rival, kami selalu duduk & berdiri berdampingan. dan ketika sungmin mengatakan itu aku hanya diam.

“how can i miss you if you never would stay?”


* 4 days later *

@ taman

“dia sahabatmu! kau menyayangi dia lebih dari yang kau tau. percayalah, nara”

kalimat itu terus terngiang di telingaku berhari-hari

“gerimis??” ku angkat tanganku tuk memastikan lagi

“ah! deras!!” makin lama makin deras, dan bajuku pun basah semua tanpa ada jeda untuk aku berteduh

“apa yg kau lakukan disini?” tanya seseorang padaku. payung menghalangi hujan membasahiku. ku tengadahkan kepala dan melihat siapa yg memayungkanku

“mwo??” dia ? dia memayungkanku?

“hmm” sahutnya singkat lalu tersenyum

“kau kehujanan!” ujarku sambil menepiskan payung ke arahnya

“gwenchana!” ujarnya singkat. Tatapannya selalu tajam melihatku

“na joha shireo?? imbuhnya tiba2 yg membuatku sangat kaget

“mwo??” ujarku ketus dan berusaha tenang

“na joha shireo?” tanyanya lagi. apa-apaan dia ini

“waeyo??” tanyaku tegas, matanya tajam memandangku

“na joha shireo!!!” teriaknya sambil membuang payung yg ada di atasku. kami berdua kehujanan, terutama dia

“waegeurae???” balasku berteriak. dia memelukku erat

“yaa!! Han Nara! chua aniya??” tatapannya menyedihkan. Aku tak ingin melihat matanya. Namun ia memaksaku melihatnya

“chua aniya??” tanya ulang

aku harus bicara apa? 5 menit aku terdiam memikirkan semua

aku tak pernah berpikir sejauh ini. aku tak pernah menyadari semuanya. semua yang ada di depan mataku. ini terasa sangat sulit. bagaimana ini??

“katakan!!” ujarnya sambil meletakan kedua tangannya di pundakku

“oppa!!” sudah lama aku tak memanggilnya ‘oppa’ lagi. Selama ini aku selalu memanggilnya sunbae. Dan dia terdiam

“ah, aku tau. sudahlah” ujarnya lemas

“oppa!!” panggilku. lalu dia tersenyum & mengacak-acak rambutku

“gwenchana!” ujarnya pasti. lalu aku memeluknya.

“kau lebih dari sekedar ini, oppa!” ujarku meyakinkan

“ne, ne, arasso, nara!” dia memelukku erat. di depanku aku melihat sesosok bayangan

“mwo?” babo namja? Ku melepaskan pelukan oppa dan memandang ke arah sosok tersebut

“waeyo?” tanya oppa melihat kemana mataku melihat

“Kyuhyun-ah!!” panggilku. dia mendekat tanpa ekspresi. hujan sudah reda tapi baju Kyuhyun terlihat sangat basah. seperti sudah lama di tempat yg terkena hujan

“hey, kyu!” tegur oppa. lalu Kyuhyun tersenyum ramah

“annyeong, hyung!” ujarnya singkat

“jangan lupa datang latihan besok” ujar oppa mengingatkan. Ya mereka sedang latihan drama untuk pentas bulan depan

“ne, hyung” jawab Kyuhyun

“ah, aku duluan ya” ujar oppa menepuk pundak Kyu. lalu Kyu tersenyum pada oppa

“gamsahamnida!!” teriakku pada oppa yg sudah agak jauh dari tempat kami berdiri. Kyu menatapku heran.

.

.

Kyuhyun

“gamsahamnida!!” begitulah teriakan Nara setelah hyung meninggalkan kami berdua

“kau sedang apa di mini mart waktu itu?” Tanya Nara ramah padaku

“diam! bukan urusanmu!” ujarku ketus. ku lihat dia terdiam. aish, mulut ini memang terbiasa kasar

“lalu kenapa kau ada disini?” tanyanya padaku. dia sedikit menunduk & menutup matanya

“tak apa. hanya berjalan” ujarku lembut & matanya langsung terbuka dan tersenyum

“kau mau takoyaki? dulu kau suka takoyaki kan” ujarnya ramah. aku msh terdiam. ku pikir dia sudah melupakanku sebagai temannya. Tapi dia bahkan ingat makanan kesukaanku

“boleh” dia menyuapiku satu buah lalu tersenyum lagi

“enak?” tanyanya ramah

“sangat” ujarku singkat.

.

Entah sudah berapa lama aku dan dia tidak duduk berdampingan seperti ini. aku sangat merindukan sikapnya yg keibuan. dulu aku sangat sering makan satu piring dengannya, walau terkadang itu sangat kurang. Selalu bersama-sama melakukan semua hal. sangat menyenangkan.

.

“tadi sunbae sedang apa?” tanyaku membuka pertanyaan

“dia bertanya ‘na joha shireo?’ ‘chua aniya?’ padaku” ujarnya bingung sambil memainkan garpu. aku sangat kesal mendengarnya

“kau menyukainya?” tanyaku padanya. dia diam dan memandangku aneh

“hyung-ah joha shireo?” ku ulangi pertanyaanku. Dan dia tetap diam memandangku. aku rasa aku tau maksudnya

“kau ini seperti wanita murahan!!” bentakku kesal

“mwo?” tanyanya memastikan

“nappa yeoja!!” ujarku setengah oktaf

“buruk?? yaa!! siapa yg kau maksud?” bentaknya padaku

“kau! siapa lagi! Han Nara” bentakku sambil mendorong Nara

“apa maksudmu Kyu!” ujarnya tegas memandangku

“waktu itu dengan sungmin, sekarang hyung, bsk siapa lagi. hah!!” bentakku di depan wajahnya persis

“sungmin memang masa laluku, dan oppa ? dia adalah sahabatku!!!” teriak Nara keras. matanya memerah. Sahabat? Jeongmal!!

cih! mana mungkin gadis sepertimu puas dengan 2 laki-laki!!” ujarku keras. lalu aku terdiam melihat Nara terpaku. dan aku rasa aku sudah keterlaluan

“puas?? ah, geurae! aku tak puas!” ujarnya dengan nada pasrah, lalu membuang takoyakinya ke arahku, dan menatapku sedih.

.

Dia tidak akan pernah menyisakan makanan, apalagi membuangnya. Entah yang ia suka ataupun yang ia benci. Ia akan memakannya sampai habis. Tapi kini ia membuang takoyaki itu.

.

“ah, ani, aniyo” aku mulai gelagapan, matanya memerah, dan menangis

“sungmin, sunbae, besoknya mungkin dengan asisten siwon seonsangnim, atau mungkin dengan siwon seonsangnim saja? bagus bukan?” ujar Nara sambil menangis

“ya! hentikan. minhae. aku tak bermaksud!” ujarku panik lalu mengusap air mata di wajahnya. Namun dia menepis tanganku

“kau tau. aku punya alasan tuk memastikan semua. dan aku MEMBENCIMU CHO KYUHYUN!!!” Nara mendorongku keras & berlari meninggalkanku. dia menangis.

.

Nara menangis. dia bahkan tak pernah menangis sejak SD hingga sekarang. Dan detik ini aku melihat ia menangis, di depanku!

“you said this would only get better. there’s no rush cause we have each other”

 

“seharusnya aku paham hyung memang menyukai Nara sejak pertama masuk sekolah! Dan Nara selalu menganggapnya sebagai oppa-nya saja! Aish, babo namja!!!”

.

aku menampar diriku berulang kali, dan hujan pun datang lagi. Ini adalah kesalahan terbodoh yang pernah ku buat. aku pikir walaupun rival, kami selalu bersama. dan setelah ini, apakah kami bisa bersama, dan bersikap seperti biasanya??

.

.

TO BE CONTINUED !!

.

.

.

Yak !! Part 1 is done ^^ Thanks For Reading, and of course thanks to Karyn🙂

12 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s