Love U (Part 1)


ku rentangkan kedua tanganku

ku tutup mataku

ku hembuskan napas perlahan

ku rasakan angin merasuki tubuhku

 

dengan berani, aku maju 1 langkah dari tempatku berpijak sekarang. aku teringat apa yg kau bilang waktu itu

“jika kamu berani maju satu langkah, keajaiban pasti terjadi dan kau bisa melihat dunia ini dari sisi yg lain”

 

ya, kau memang benar. aku bisa melihatnya dari sini.

 

melihat luasnya kota disini.

melihat luasnya langit disini.

merasakan sejuknya angin disini.

dan merasakan kehadiranmu disini.

 

#nowplaying Love U – HowL

 

*flashback*

* 1 year ago *

 

aku, heechul, dan donghae baru saja selesai olahraga. aku seperti biasa istirahat di atap gedung 6. atap gedung 6 berlantai 10, jadi rasanya tenang tanpa ada gangguan. baru beberapa langkah , ku lihat yeoja berdiri di pinggir pagar pembatas. ah, tidak, sudah di luar pagar pembatas

“aigoo, yeoja itu sedang apa?” tanyaku pada diri sendiri. tatapan gadis itu jauh sekali. memandang lurus ke depan. yeoja itu maju satu langkah & merentangkan tangannya, aku panik & berlari ke arah pagar pembatas. ku pikir dia mau bunuh diri

“yaa!! agassi!! jangan bunuh diri. disana berbahaya” bujukku padanya yg acuh tak acuh terhadap kehadiranku. dia tersenyum tapi tidak menatapku. dia maju 1 langkah lagi. aku panik lalu melompat melewati pagar

“hey, disana bahaya. mundurlah, pegang tanganku” aku mengulurkan tangan dan mendekatinya perlahan. dia tersenyum & tertawa. aku merasa aneh dengan yeoja ini

“dasar gadis sinting!” bathinku sambil menatap gadis ini. dia menatapku sambil tersenyum

“kau takut ya?? kakimu gemetaran. hahaha” ledek gadis ini padaku. aku hanya menggelengkan kepala 3 kali. dia kembali tersenyum

“lihatlah bawahmu. tinggi yaa. hahaha” dia menunjuk arah bawah

“woaah, ini bahaya ini. ini bahaya agassi!!” aku kaget & langsung berlari ke arah gadis ini lalu memeluknya erat, & menariknya mundur 1 langkah. dia menepuk kedua pundakku

“hey. aku tidak mau bunuh diri” dia maju 1 langkah ke depan. aku berteriak namun tak di gubris. dia berbalik & tersenyum padaku

“kau tau, jika kamu berani maju satu langkah, keajaiban pasti terjadi dan kau bisa melihat dunia ini dari sisi yg lain” gadis ini kembali berbalik memunggungiku & merentangkan kedua tangannya. aku penasaran maksud gadis ini. dan aku akhirnya maju 1 langkah dan berdiri di sampingnya. aku tersenyum & mengerti apa yg ia maksud

“semua jadi terlihat luas & bersih ya dari sini” aku menatap indahnya kota & langit & merasakan hembusan angin di tubuhku. aku mendengar dia tertawa pelan

“sudah ya, bye~” dia melompati pagar lagi & meninggalkanku

“hey, namamu siapa??” aku pun berbalik untuk menanyakan nama gadis ini. dia tersenyum & mengacungkan jempol kanannya

“nara. ne neun Han Nara imnida. kelas 2 IPA A” namanya nara. gadis yg mengajariku pelajaran berharga hari ini

“na kibum. Kim Kibum, 2 IPS C” teriakku pada nara. dia tersenyum & melambaikan tangannya padaku. lalu dia menghilang di balik pintu masuk atap ini.

 

sejak itu aku berpikir kita harus berani maju 1 langkah. semua pasti bisa kita atasi. baik atau buruk pasti kita bisa melihatnya nanti. yang utama adalah keberanian.

 

* 2 hari kemudian *

sejak aku bertemu dengan nara, aku terus memikirkannya. senyuman yg ikhlas & ramah, membuatku terus memikirkannya. hidupnya seperti tanpa beban. tawanya begitu renyah. 2 hari ini dia tak pernah datang. apakah jamnya tak pas?

 

* di atap *

ku buka pintu, dan melihat sekitar. aku tersenyum. ku dapati nara sedang tiduran di ujung atap. aku menghampirinya, & dia tersenyum melihatku

“hey, kibum. apa kabar?” dia menatapku saat menanyakan kabarku. aigoo dia manis sekali

“hey, jawab!” astaga, aku terpana melihat senyumnya sampai-sampai aku mengabaikan pertanyaannya

“ah, baik. kau 2 hari ini tak disini. apa kau baik-baik saja, nara-ah??” aku merebahkan tubuhku di sampingnya. dia tersenyum. lalu dia menunjuk langit

“gwenchana. hey, langit itu luasnya. dari sini, kita bisa lihat langit tanpa halangan, kibum” saat itu berbicara, matanya fokus. lesung pipinya terlihat jelas. dia menatapku

“luruskan kepalamu ke arah langit. lalu tutup matamu. relax, relax” dia membenahi posisi kepalaku. lalu matanya menutup ke arah langit. aku pun ikut menutup mataku. rasanya damai. beban di pikiran seperti hilang

*30 minutes later*

“kibum!! kim kibum!! kibum” aku mendengar suara heechul & donghae di saat ku menutup mata. lalu ku rasakan ada yg menepuk bahuku & aku pun membuka mataku. ku dapati heechul & donghae ada di sampingku

“ya!! kau sedang apa disini sendiri?” tanya heechul padaku

“benar! Pelajaran sudah di mulai” imbuh donghae

“lho? mana gadis itu? mana nara??” tanyaku pada mereka. karena nara tak ada di sampingku

“gadis? tak ada siapa2 disini saat kami datang. hanya ada gelang ini di sampingmu” heechul memberikan gelang tali simpul padaku

“hah, kajja. sudah telat. Kyuhyun seonsaengnim kan galak. ppalli, ppalli” donghae menarik tanganku, & kami bertiga meninggalkan atap dengan riang tapi 1 pertanyaanku

“kemana nara pergi??”

 

* 3 hari kemudian *

aku kembali tak menemukan gadis itu. susah sekali menemukan dia. seharian aku disini. 3 jam menunggunya datang. aku pasrah & aku merasa ingin pulang saja. baru saja ku berbalik, aku kaget, nara di belakangku

“woaahh, astaga, kaget aku, nara-ah!!” aku terduduk & merasakan jantungku berdetak kencang. dia tersenyum, lalu rebahan di sampingku

“kau menungguku, kibum?” tanyanya padaku. aku menatapnya

“tidak” jawabku singkat. dia menataku balik, & mulutnya membentuk huruf O, lalu dia duduk & tersenyum

“oh, baiklah” jawabnya ringan sambil tersenyum

“ah, geurae. aku menunggumu” jujurku pada gadis ini. entah kenapa senyumannya berarti untukku

“arasso, kibum. arasso. hahaha” lenganku di peluknya & kepalanya bersandar di bahuku. kau tau rasanya jantungku dag dig dug. aku membelai rambut panjangnya. halus sekali. dia terpenjam di pundakku, di pelukanku. saranghae nara

 

* keesokan harinya *

 

“kibum. kibum. kibum!!”

“ya!! bangun!”

suara bising heechul & donghae membangunkanku dari tidur. ku buka mata perlahan. rasanya terang sekali, ku lihat donghae & heechul menatapku dengan tatapan khawatir

“hey, kau kemana kemarin?” tanya heechul padaku

“kemarin??” tanyaku pada heechul

“benar!! kau tidur disini semalaman??” imbuh donghae sambil menatapku dalam. ku lihat sekitar, terang, dan panas

“mwo?? matahari?? jam berapa sekarang??” tanyaku kaget. aku bangun lalu menggeliat

“jam 7 pagi, di atap gedung 6, Korean International Social Study, Seoul, Korea Selatan” jawab donghae lengkap dengan tatapan heran. aku hanya tersenyum lalu melihat keadaan sekitar. lagi-lagi nara pergi, dia tak ada

“mencari siapa?” tanya heechul bingung

“kemana nara?” tanyaku pada heechul & donghae

“nugu si?? nara?” tanya donghae

“kemarin aku bersama nara disini. apa kalian tak melihat dia?” jelasku singkat. mata heechul menyipit & donghae hanya menggaruk-garuk kepala

“hey, lihat tidak?” tanyaku ulang. donghae & heechul saling menatap, lalu menatapku

“tidak. tidak lihat” jawab mereka kompak. aku hanya diam & tersenyum melihat mereka. mereka berdua membantuku berdiri

“kajja” heechul merangkulku, lalu donghae di sampingku sambil bercerita tentang pacar-pacarnya. aku & heechul tertawa saja mendengarnya. tapi 1 pertanyaanku, dan itu sama “kemana nara pergi??”

Dia selalu datang dan pergi tiba-tiba. Membuatku penasaran, siapa sebenarnya gadis ini

 

 

To Be Continued🙂

3 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s