THIS I PROMISE YOU


“kau tau, kami adalah sahabat baik. kemana-kemana selalu bersama. tapi tidak kali ini. dia pergi sendiri. dia tak ingin bersamaku”

aku melamun dan berbicara dengan boneka teddy bear di atap sekolah sambil memperlihatkan photoku dengan sahabatku. sejak 3 bulan yg lalu boneka ini selalu disini, tak tau milik siapa. tak pernah ada yg mengakuinya. sejak saat itu aku mulai bercerita semuanya padanya

 

“hey, apa yang kau lakukan??” teriakan kasar seseorang membuyarkan lamunanku yang langsung membuatku bad to the mood to the max

“aku sedang memasak!” jawabku asal

“tapi mana peralatanmu?” tanya polos namja itu sambil celingukkan. astaga, bodoh sekali dia. aku diam memperhatikan namja itu. tampan sih, tapi aku tak suka tatapan tajamnya

“yaa!! babo yeoja! kau mempermainkan aku ya?” dia membentakku saat dia sadar aku mempermainkannya. aku kaget dengan bentakannya tapi tetap tenang

“tidak” jawabku singkat

“terlalu! yeoja sepertimu itu!!” dia memakiku & hampir melempar roti yg ada di tangannya. aku tersenyum

“jika roti itu mau di lempar, aku mau kok menangkapnya” tangan kananku menengadah ke arah namja itu. tatapannya agak sinis ketika melihatku tersenyum

“ini..” tak ku sangka dia benar2 melempar roti yg ada di tangannya ke arahku

“jeongmal, babo yeoja! aku pergi” namja itu pergi setelah melemparkan roti padaku sambil menggerutu. siapa namja itu?? cih angkuhnya, tapi terima kasihlah rotinya

 

** keesokan harinya **

 

“sore, puppy!! hari ini ujian algoritma & statistikaku lancar sekali. hahaha” aku menjentikkan jariku ke arah puppy. puppy adalah boneka teddy bear yg aku ceritakan waktu itu

“kau sedang apa??” tiba-tiba ada seorang namja menepuk pundakku dari belakang

“oppa?? ah, aniyo, sedang duduk saja” jawabku pada sunbae itu. dia tersenyum, lalu bilang

“sejak kehilangannya kau selalu disini. gwenchana??” aku tertawa, lalu merangkul lengannya

“jeongmal gwenchana, oppa” oppa adalah sunbae yg sangat-sangat baik padaku. dia menjagaku seperti menjaga adiknya sendiri

“but, i guess not. kau sangat merindukannya bukan??” oppa mendekatiku & bertanya kau merindukannya?? aku hanya memeluk puppy erat

“cheorom, oppa. sangat amat rindu” aku tersenyum padanya. dia memelukku

“ya sudah. aku pulang duluan ya!” dia tersenyum & menepuk kepalaku. baru beberapa langkah dia meninggalkanku, aku berteriak

“oppa!! kau merindukannya??” tanyaku pada sunbae. dia diam, kemudian berbalik dengan senyuman

“jika ada orang yg paling merindukannya, yg pertama adalah kau. jika ada orang yang paling merindukannya, yg kedua adalah aku. bye~ jaga dirimu & cepat pulang!” dia berbalik & melambaikan tangan padaku. aku tau dia sama halnya denganku, sangat merindukamu. tak terasa air mataku menetes

“sunbae, mianhae” aku menunduk. sungguh, baru beberapa bulan kau meninggalkanku, aku & oppa sudah seperti ini

“bogoshipo. jeongmal bogoshipo” samar-samar ku lihat bayangan namja di hadapanku. ku hapus air mataku, & mencoba lebih dalam melihatnya. dia?? mengapa melihatku begitu. tak pernahkah dia melihat seorang yeoja menangis?

“kau??”

“mengapa menangis?” dia mendekat & memberikanku sapu tangannya. aku menolak, karena aku sudah punya tissue

“ah, tidak, terima kasih!!” jawabku ketus. bagaimana tidak, dia juga menatapku ketus

“aku benci melihat yeoja menangis!” dia berjalan ke arah pagar, lalu meilhatku tajam

“pergilah jika tak ingin melihat yeoja menangis!” bentakku pada namja aneh ini. dia tertawa lepas. tidak tersenyum, tapi dia langsung tertawa. aku kaget. ku pikir dia tak bisa tersenyum, apalagi tertawa lepas begitu.

“bukan begitu, agassi. rasanya jika sahabatmu melihatmu menangis spt ini, pasti dia sedih. apa kau tak kasihan padanya??” aku kaget & hanya bisa terdiam mendengar kalimat bijak dari seorang namja yg seperti ini. dia menatapku, berjalan ke arahku, lalu jongkok di depanku

“dengar! aku tau, aku bukan siapa-siapa. tapi jika kau berpikir kau kehilangannya, kau salah” aku mulai tak suka dengan sikapnya yg terlalu ikut campur. aku melihatnya sinis & mulai bangkit dari dudukku, tapi dia menahanku, & mendudukanku lagi

“dia memang sudah mati, tapi kenangan tentangnya tak akan pernah mati. dia tak disampingmu secara wujud, tapi dia selalu ada di hatimu & menjagamu. kau harus ingat itu baik-baik” iyaa, benar, dia selalu dihatiku. aku mulai menangis di hadapan namja ini. dia mengusap air mataku dengan tissue ku & tersenyum

“yaa!! uljima!! arasso agassi??” dia menjitak kepalaku keras lalu kembali jadi namja yg jutek

“aappooo!! yaa!! kau itu siapa memukulku seenak jidatmu!!” aku bangkit & berteriak keras. dia tersenyum, lalu berbalik meninggalkanku

“yaa!! kau dengar tidak?” terlalu, namja gila. otaknya konslet apa. aku menatapnya dengan tatapan heran

“Kyuhyun!!” namja itu berbalik, & berteriak. aku kaget karena suaranya memang sangat keras

“mwo??” tanyaku ulang

“na Cho Kyuhyun, 2 IPA A !! salam kenal yaa!” namja itu teriak lagi. dia melambai sambil berjalan mundur

“na neun Jo Chaerin!! 2 IPA B” aku berteriak mengucapkan namaku. aku melihatnya tersenyum & melambai ke arahku. senyum yang tak ku lihat kemarin & sampai beberapa saat yg lalu. senyuman hangat dari seorang teman baru yg bernama Cho Kyuhyun.

“ups” aku membekap mulutku. astaga, aku berteriak?? hal yg tak pernah ku lakukan lagi setelah sahabatku pergi. hal yg hanya ku lakukan dengan sahabatku. hal yg biasa di lakukan seseorang yg sudah pergi meninggalkanku selamanya. sahabatku, Han Na Ra.

 

aku berjalan ke arah pagar dengan membawa puppy dalam pelukanku.

 

“Nara, bogoshipoyo”

 

“kau dengar tadi, namjamu merindukanmu. yesung sunbae, sangat amat merindukanmu”

 

aku menatap langit sambil memeluk puppy. dulu kami suka ke atap tuk melihat langit. nara sangat suka langit. langit itu indah, seperti katanya.

 

Nara, aku janji, aku akan selalu tersenyum.

Nara, aku janji, kau akan ku kenang selamanya.

Nara, aku janji, persahabatan ini akan ku bawa sampai mati.

 

Nara, This I Promise you.

 

 

– FIN –

5 responses

  1. huaaaaaaaaaaaaaa..
    nanaaaaaaaaaaaaaaa..kenpa kau meninggalka akuuuu!!!huhuhuhu
    aku dan yesung sgt merindukamu TT_TT

    huoooo..DAEBAK!!! ini kereeeeen!!!
    makasih ya udah buat ff Kyu-Rin lagi..hehehe…

  2. mian cingu aku ikut baca, td brows cr lirik lagu ternyata nemu ff,
    aku suka bgt ff cingu, emang sakit kehilangan sahabat,
    btw knpa nara meninggal????
    apa da sakit????
    mian cingu ijin baca yang lain ya…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s