Found You (Part 2)


Y Pov

namaku Tegoshi Yuya. dari namaku terlihat jelas aku orang jepang. aku di Seoul sudah 3 tahun. aku pindah ke Seoul karena beasiswa, dan alasanku mencari beasiswa penuh adalah untuk bertemu dengan sahabat kecilku, Chikuu. sekarang aku kuliah di KyungHee university. berkat nilai sempurna, dan kemampuan berbahasa inggris, jepang, & mandarin, aku mendapat beasiswa penuh di universitas ini. aku mendapat kabar Chiku kuliah disini. di KyungHee banyak sekali nama yg sama dengan Chiku. tentu saja nama aslinya bukan Chiku.

 

1 bulan yg lalu, aku bertemu gadis. senyumnya mengingatkanku pada Chikuu, dan dia juga punya semanggi berdaun empat. teman-temanku sudah mengumpulkan banyak gadis yg bernama sama dengan Chiku di kampus. tapi, tak ada Chikuu ku. nama asli Chikuu adalah Han Nara, dan aku suka memanggilnya Chikuu atau Na-chan. suatu saat pasti bertemu. aitakatta, chikuu-chan.

 

N Pov

namaku Han Nara. aku tingkat pertama di KyungHee university. aku adalah perwakilan senat untuk tingkat pertama. aku masuk Kyunghee karena aku mendapat beasiswa penuh dari perusahaan Otsuka. perusahaan terbesar di jepang. karena aku mahir berbahasa jepang & inggris. aku belajar penuh bahasa jepang demi berkomunikasi lancar dengan sahabatku di masa kecil, yg bahkan sampai sekarang aku tak tau dimana dia. aku hanya tau dia sudah pindah. ya, dia pindah di seoul & masuk universitas terkenal di seoul dengan beasiswa kampus tersebut. sebatas itu yg aku tau.

 

1 bulan yg lalu, aku bertemu namja. dia menubrukku hingga kalung daun semanggiku jatuh. dia melihatnya sangat serius. ketika ia menoleh padaku, ternyata dia orang jepang. wajahnya, tatapannya, mengingatkan aku pada khiku. khiku ku bernama Tegoshi Yuya, dia orang jepang. khiku, kau dimana, bogoshipoyo.

 

** KyungHee University Park **

 

Yuya

“aish, terlambat lagi. mau jam brp naskah ini di serahkan. babo namja! donghae, siwon, kau dimana” bathinku. aku hanya mondar-mandir di bangku taman. menunggu 2 sahabatku datang membawa proposal

“permisi, apa anda wakil senat tingat 2, Yu-kun??” aku mendengar yeoja memanggilku. tak tau knp aku di panggil Yu-kun disini, sejak pertama masuk sudah begitu

“nee, aku Yu-kun. ah, tto??” yeoja yg waktu itu

“ah, ternyata kau yu-kun ya? annyeong, na neun, nana imnida. aku wakil senat tingkat 1” sapa yeoja ini. yeoja yg memiliki kalung semanggi berdaun 4, daun yg hny bisa di temukan di jepang

“lafalmu saat menanggilku Yu-kun sangat bagus, apa kau bisa jepang, nana-ssi??” tanyaku pada yeoja ini

“geurae, aku bisa bahasa jepang. hajimemashite, watashi wa nana desu. doozo yoroshiku onegaishimasu” dia memperkenalkan dirinya dengan bahasa jepang, aku kaget & tersenyum. akhirnya aku menemukan junior yg sepaham

“naskah itu??” dia menunjuk naskahku

“ah, aku menunggu temanku” aku melihat jam

“sebaiknya naskah kau titipkan kepadaku, setelah proposalmu datang, cepatlah ke ruangan!” nana merebut naskahku

“kau baru tingkat 1, tapi mengapa kau tau proposal itu?” aku merebut naskahku dari tangannya

“mwo?? cheorom, lihat. aku pun membuatnya” dia merebut lg naskahku, sekilas ku lihat nama depannya Han. Han siapa ya??

“ah, arasso, onegaishimasu, na-chan” aku membungkuk, dia melihatku tp dengan tatapan sedih

“he? waeyo?” ku tepuk pundaknya

“ah, aniyo, hanya ingat familiar dg panggilan na-chan. oh iya, ini kartuku, temukan aku ya. sudah ya, oppa. jangan lama-lama. sampai bertemu lagi” dia tersenyum berlari mundur & melambaikan tangan padaku. sama seperti kejadian 14 tahun lalu. saat chiku pergi dariku

 

sekilas aku berpikir, mungkinkah dia na-chan ku?

“ah, namanya nana, bukan nara. tak mungkin dia chikuu ku” aku menggelengkan kepala

“yu-kun, yu-kun, yu-kun” suara dari belakang

“yaa!! babo namja. lama sekali, cepat, rapat hampir di mulai” aku menarik tangan siwon

“chakkanman, itu kartu rapat siapa?” tanya siwon padaku

“aku menitipkan naksah kita padanya. dia junior kita, ini lihat kartunya” aku memberikan kartu na-chan pada siwon & donghae

“oh, kau berikan ke nara” tanya donghae padaku

“aish, namanya nana, tapi td ku panggil na-chan” ku ambil kartunya

“tapi namanya nara, yu-kun” siwon menepuk pundakku, & menarik kartu na-chan

“dia bilang namanya nana, donghae-ssi, siwon-ssi” kami berdebat kecil karena sebuah nama. aku merebut lagi kartunya

“aigoo, namanya Nara, tp dia suka di panggil nana atau na-chan, yu-kun!” siwon merebut kartunya. Nara? nama nana adalah Nara, & dia biasa di panggil na-chan?

“geurae, Han Nara” imbuh donghae. mwo? Han Nara?

“Han Nara??” teriakku

 

“ah, geurae, namanya juga Han Nara. mianhae yu-kun, masih ada satu, yaitu dia. namanya Han Nara, dia pernah tinggal di jepang waktu kecil. panggilannya nana atau na-chan” papar jelas donghae yg hanya membuat aku terdiam

“ah, benar. keluarga suka memanggilnya chi chi, ah, apa ya? donghae, aku tak ingat?” siwon menepuk kepala donghae

“oh iya, Chikuu!!” chikuu? aku tersenyum mendengarnya

“dimana dia?? apa dia ikut rapat?” tanyaku buru-buru

“tidak, tingkat 1 seperti dia mungkin skg sdg ekplorasi di taman selatan, waeyo??” jelas donghae

“kalian ikutlah rapat, aku duluan tidak bisa ikut!! berikan alasan apa saja, ara??” aku berlari meninggalkan mereka yg memanggil namaku

 

“chikuu, chajatta!!”

aku berlari ke taman selatan sambil melihat kartunya. selama 14 tahun aku menunggu & mencarinya. akhirnya ku temukan

 

 

To Be Continue :D 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s