About Us (Part 8 – End)


setelah pengajuan berkas selesai. esok kami akan menempuh bangku kuliah. aku & shinhwa kuliah di Seoul National University jurusan manajemen bisnis, yah, kami selalu lengket. kyuhyun mengikuti donghae di post modern music di kyunghee. Haerin? dia di Kyonggi University jurusan arsitektur. impiannya mendesain rumah aku & donghae, rumahnya & shinhwa, dan kyuhyun dan tak taulah nanti. hahaha

appa bangga padaku, setiap malam aku mendengarnya. appa cerita pada oemma

“lihat, aku bisa membuat anak itu dewasa kan, yoona”

 

ku lihat appa duduk di balkon kamar sambil memandang foto oemma. Aku sayang appa. Appa membuat aku bangkit dengen nasehat-nasehat dan banyolannya. Appa yang selalu ingin ke kanada. Hanya appa yang aku punya. Appa, doakan aku. Saranghae, appa.

*****

aku ingin ke rumah donghae hari ini. sebenarnya aku janji jam 5, dan skg baru jam 3 lebih. aku ingin buat surprise. Nanti aku ingin membuatkan spagetty, choco cake, dan sampai akhirnya mataku tertuju pada seorang pria. Aku merasa dia mirip donghae  ku berhenti dan perhatikan dia dengan seksama

Mwo?? Donghae-ah?? aku lihat donghae ciuman dengan gadis lain

“donghae-ah?? oethokke?” aku mendekat. donghae, & gadis itu panic. Lalu gadis itu sedikit menjauh dari Donghae, dan menutup mulutnya

“tunggu aku bisa jelaskan” donghae kaget lalu menggenggam tanganku

“jelaskan apa, oppa? kau itu milikku!!” celetuk gadis itu dan mencengkeram lengan donghae

“kau!! perjanjian itu, ingat. kita pura2 di depan ayahmu!” donghae membentak gadis itu. Ah iya, dia adik kelasku, dia sering tertangkap basah melirik donghae

“ara, tapi aku cinta kau! ku mohon. masalah aku mau di jodohkan, aku tak peduli. aku hanya ingin kau! kau milikku” gadis itu tetap bersikukuh sambil menarik-narik tangan donghae

“kau!!” donghae menuding gadis itu dengan telunjuk

“hentikan, oppa” aku mulai bicara dengan halus

“ku kira 2 tahun ini kau berubah. ya sudah, aku tau ini menyakitkan bagiku. tapi tak apa, pergilah” lanjutku lalu meninggalkan donghae dg gadis itu. aku mendengarnya memanggil namaku, dan dia ribut dg gadis itu. ya tuhan, inilah sakit hati? inikah rasa kehilangan? rasanya sakit Tuhan. aku tak tau begini, dan aku tak mau begini. hentikan Tuhan

“jebal! jgn begini. jgn tinggalkan aku!! aku akan jelaskan semua!” donghae tiba2 ada di hadapanku, dia menangis. dia menatapku dalam

“oppa, kau tau aku tak suka lihat kau menangis kan?” aku membentak donghae, tapi dia hanya diam

“kita bicara!!” ku ajak dia ke taman, dan bicara

 

***taman***

“kau tau aku sensitif, kan? uljima, donghae, uljima!!” aku ikut menangis dg nya

“mianhae, dia minta tolong padaku untuk pura2 ciuman. aku tak menyangka dia bnr2 menciumku, aku kaget, hyuna, aku kaget” elak donghae

“tapi kau senang kan?? senang?? sudah, cukup saja” aku duduk di atas pasir, rokku kotor, aku tak peduli. pikiranku, hatiku, hidupku, kalut seperti pasir ini

“saranghae, kim hyun ah. jeongmal saranghae. beri aku kesempatan” donghae bersimpuh di kakiku. ya tuhan, kau tau aku cinta mati padanya. appa, aku hrs bgmn skg. saatnya melepasnya kah? merelakan orang yg kita cintai pergi? spt appa merelakan oemma?

“oke, sudahlah, lupakan aku tuk sementara. aku ingin sendiri!” aku berlari meninggalkan donghae yg msh bersimpuh

“mianhae, chagi. aku butuh waktu. jika kau memang untukku, kita pst bersatu” dari jauh ku awasi dia. ku jalani hari tanpa dia, aku kost bersama temanku di dekat kampus

 

**2 bulan kemudian**

Donghae POV

hal yg menyakitkan seumur hidupku ada 2. yg pertama oemma lebih peduli tentang cafe Super Juniornya, dan yg kedua gadis yg pertama kali aku cintai pergi dari pelukanku karena kesalahanku

“aaaarrrgghh, sial!! Kim Hyuna, kau kemana? yesung ahjussi blg kau kost di dekat kampus. tp knp aku tak pnh melihatmu? aku tak pernah bertemu dg mu? ku mencarimu dimana-mana? ku mohon jgn tinggalkan aku begini” aku menendang2 pohon yg ada di blkg kampus

“babo namja!! kau tau itu, kau sangat bodoh, hyung. Merusak property dan pemandangan kampus. bosan hidup? tuh lihat disana ada taman bermain, loncatlah dari bianglala, dan teriak. pst kau lupa semuanya, dan mati!!” suara itu? Kyuhyun?

“astaga, mengagetkanku saja” aku terduduk krn kaget krn perkataan namja ini. sahabat Hyuna ini sangat tajam jika berbicara. mau di pukul spt apa tak akan berpengaruh dg apa yg dia katakan

“sejak insiden kalian waktu itu, aku & haerin jarang bertemu dia. hanya shinhwa yg tau, dan shinhwa blg ia tak apa. sudah tak apa, sambil tersenyum. hyung-nim, knp kau tolol skali!! muak aku melihat tingkahmu sejak SMA! tau tidak? manusia menggelikan!!” aku tau kyuhyun adalah namja yg terus terang, tapi keterusterangan dia kali ini menyadarkanku. Menyadarkanku betapa berartinya Hyuna dalam hidupku, dan sekali lagi, aku hanya bisa menangis dan terdiam

“kau bodoh! aku tkdg berpikir, tuk apa kau hidup. semasa SMA kau jahat. sunbae macam apa kau? kau harusnya berterima kasih pada hyuna? seorang anak soshi & suju yg dulu kau hina itu. dia merubah total pikiran, sifat, dan hatimu. hingga kau byk yg menyukai! bodoh!” ucapan namja ini sangat tajam, terlalu tajam mungkin, aku sadar ternyata aku mencintai Hyuna lebih dari yg aku tau

“aku sudah benar-benar kehilangan gadis itu kan, kyu??” aku menunduk & menangis

“hanya menangiskah yg bisa kau lakukan, hyung?” suara itu? shinhwa? ku angkat wajahku

“shinhwa? haerin? eothokke? haruskah aku menyerah? apa aku harus merelakannya” aku bangkit dan kyu membantuku berdiri. namja bermulut pisau, berhati es, tapi berkelakuan matahari (hangat)

“waeyo?? kau tak mencintai hyuna?” haerin beari ke arahku dan meremas kedua lenganku

“aniyo, aniyo. aku sangat amat mencintainya. tp aku sadar diri, dia pst membenciku. 2 bulan ini aku merasa ini latihan. latihan tuk mampu tanpa dia. sangat menyiksa, dan ini terlalu berat” aku mulai menangis lg dlm pelukan kyuhyun

“yaa!! babo yeoja! 2 bulan yg menyiksa” shinhwa tiba2 teriak, dan aku tidak terlalu peduli, dia memang suka teriak2 dg hyuna

*kreseek kreseek*

“2 bulan yg menyiksa? jjinjaa, donghae oppa??” ada suara yg berasal dari semak-semak. ah, suara itu? suara itu? aku mengangkat wajahku dari pundak Kyu, dan lihat Hyuna di depanku

“hyunaa!!!” panggilku, lalu berlari memeluknya erat

“omo oppa. kau kurusan. mana otot lenganmu?” dia trs menyentuh seluruh lenganku

“kau tidak akan ku lepas lagi!” aku memeluknya, dan menangis. ku harap ini bukan mimpi, ya Tuhan

“geurae! jika kau lepas lg, aku tak akan kembali” cibir hyuna, lalu aku menciumnya lembut, dan perlahan

“mwoo? yaa!! dasar manusia2 biadab. haerin, aku mau, chuu~” manja shinwa ke haerin yg lgsg berlari ke Kyuhyun

“yaa! Kyu, tolong aku” haerin sembunyi di belakang Kyu, lalu shinhwa berusaha mengejarnya

“yaa! kalian sama-sama babo! dasar! pergi kau. menggelikan. hahaha” Kyu selalu ketus, tapi aku lihat dia tertawa lepas. hahaha. jarang2 dia spt itu. sedangkan aku? aku hangat dalam pelukan Hyuna. Hyuna yg sangat ku cintai, selamanya

 

***8 tahun kemudian***

Hyuna

“appa, appa, aku mau itu, itu, dan itu” “oemma, lihat itu” “oemma, aku mau bunga itu”

rumah kami ramai, seramai harapan kami. donghae oppa sibuk meladeni mereka. Lee Min Ho dan Lee Min Ra, itulah nama anakku dan donghae

“yaa, nabung dulu yaa! baru nanti oemma tambahkan, arasso!” telunjukku mulai ahli menenangkan anakku yg hobbi membeli sesuatu yg pada akhirnya adalah untuk yesung appa. anak kami sayang sekali pada yesung appa

“hyuna, gomawoyo. hyuna saranghaeyo” lengan donghae sigap melingkar di pinggulku, membalikku perlahan, dan menciumku. perlahan tapi pst menjalar ke tubuh lain

“yaa. kami datang!” astaga kami kaget dg shinhwa, haerin, kyuhyun, dan karina. donghae lgsg melepaskan pelukannya. shinhwa menikah dg haerin 2 tahun setelah kami. kyuhyun & karina? baru 2 bulan yg lalu mereka menikah, itu jg karina yg mendesak. kyuhyun tak akan bisa jujur mengenai perasaannya. untung karina tanggap, kalau tidak. woaah, tak taulah. hahaha. kyuhyun bisa stress. Kami bisa di maki-maki

Shinhwa & Haerin memiliki 1 anak laki2 Jung Shin woo, dan bayi perempuan mungil Jung Hae Ra.

 

Karina & Kyuhyun? yapp karina hamil 1 bulan, ternyata langsung gol. hahaha. sudah jgn ungkit, kyu malu, dan akhirnya dia ngambek

 

siwon? taemin? heechul? sungmin? eunhyuk? minhyuk? Doo Joon? nadya? fitri? poespitha? Maya?

aku tak tau lagi kabar mrk. terakhir aku mendengar Nadya menikah dg Heechul 4 tahun yg lalu dan tinggal di Namwon, dan Siwon pindah ke amerika. Poe tunangan dg Taemin, tapi malah menikah dg Minhyuk. Fitri menikah dengan Sungmin, dan Doo Joon, membuka kedai es krim baru di Indonesia dengan Maya, yah, Doo Joonn menikah dengan Maya. hanya itu yg ku tau.

 

“hey, ayo kita ambil photo bersama?” seru shinhwa. lalu kami menata diri kami agar pas

 

dan Hana Dhul Shet “about us”

 

photo persahabatan kami yg indah. terutama aku dg shinhwa 25 tahun lebih kami bersama. skg ada anggota baru. kita mau apa, dan bagaimana tak ada yg tau. aku sangat bahagia bertemu mereka

 

“saranghaeyo, chingudeul”

 


😀 — THE END —😀

4 responses

  1. Oh my GOD, aq menikah dgn dj,n akhrx jualan es di indo, , ,enak bagian nikahx ,tp knp jualan es, , ,
    aish malux ngebayanginx
    TAPI KENAPA NADYA YG DPT HEECHUL

  2. astaga, aku gak bilang oenni, takut di marahin buat FF gini. hahaha
    ya, next aku yang buat oenn maya sama heechul deh🙂

    woot, jualan es krim yang super mahal. kan dia pemilik kedai es krim ternama di korea selatan tau. haha😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s