Tiramisu (part 8 – end)


Kyuhyun

hari ini tgl 3, hari ulang Tahun Hyuna. sesungguhnya aku ingin merayakannya. tp aku takut dia terluka “aish, bgmn ini. aku tak mau dia menangisi Minhyuk. aku tak ingin melihat wajahnya spt setahun yg lalu. tak ingin melihat menangis” *kringkringkring* ku angkat tlp “yeobseyo” “Kyu~ ayo kita rayakan ulang tahunku. bogoshipoo” suaranya yg memekakkan telinga, aku lgsg tau siapa dia “Hyuna” “kita bertemu di Makam Minhyuk. ku tunggu 30 menit. oke” tanpa membiarkan aku bicara, Hyuna menutup tlpnya. mwo? di makam minhyuk? dia sdh disana? “aigoo, shit, aku hrs buru-buru” ku ambil kunci mobil & kado yg sudah ku persiapkan, kalung liontin hati.

sesampainya di makam, aku kaget, dia sudah mempersiapkannya. cola, cake + lilin 19, makanan ringan, dan balon?? hahaha “kau knp tiba-tiba, kan bisa mengabariku, kita persiapkan bersama” aku memeluk erat Hyuna, lalu mengecup keningnya “saengil chukae, Irie Hyuna, saranghaeyo” ku serahkan kado, dan dia terlihat sangat senang “pakaikan Kyu, cepat cepat” dia meminta ku memakaikannya, dan saat itu jg aku lihat cincin saphire blue pemberian Minhyuk terpasang di jari manisnya. aku senang, & tdk bertanya apapun. dia tersenyum manis. Tuhan, terima kasih atas anugerahmu yg indah ini
——-

Hyuna
aku merayakan ultahku ke-19 bersama Kyuhyun & Minhyuk, 2 pria yg sangat aku cintai. sedari rumah, jantungku merasa kurang baik.

ya sebulan lalu aku penasaran thdp sakitku, stlh ku cek, ternyata aku sakit jantung, sudah lumayan parah “hahaha. mungin sebentar lg kita bertemu Minhyuk. tp berarti aku meninggalkan Kyuhyun. andwae. aku pnh merasakan di tinggalkan. aku tak akan meninggalkan Kyuhyun. saranghae”

ulang tahunku sangat spesial, ada cincin pemberian Minhyuk, & ada kalung pemberian Kyuhyun “gamsahamnida, Kyuhyun. saranghaeyo” aku memeluk Kyuhyun, & mencium Kyu lembut di dpn makan Minhyuk, kurasa tak apa “saranghae Hyuna” dia gantian menciumku, ku rasakan setiap detail lekukan di bibirnya yg tipis, hembusan nafasnya, & kulit putihnya yg lembut. setelah itu kami meniup lilin, makan kue, & bernyanyi, sungguh sangat menyenangkan

namun tiba-tiba jantungku kumat “Kyu, dadaku sakit, sakit kyu, sakit sekali” aku menangis krn sangat sakit, aku memegang dadaku, dan aku jatuh ke pelukan Kyu, dan membuat berantakan semuanya
—–

Kyuhyun
kami bersenang-senang bersama, namun tiba-tiba Hyuna menundukan badannya, lalu menangis “Kyu, dadaku sakit, sakit kyu, sakit sekali” Ya Tuhan, jantungnya. dia ambruk ke arahku, & pingsan. aku membawanya ke rmh sakit

**Rumah Sakit**

“yesung-ssi, yesung-ssi, tolong Hyuna, jantungnya kumat. dia blg rasanya sakit, sgt sakit” bicaraku pada yesung-ssi “cepat taruh dia di UGD” aku menidurkannya di ranjang “kau keluarlah dulu” aku keluar, & menghubungi semuanya, Minhwa dtg yg pertama “bgmn Hyuna?” tanyanya dg napas tersengal-sengal krn berlari “molla, sudah 1 jam. aku takut. ya! minhwa, aku merasakan paniknya Hyuna saat Minhyuk spt ini, kalutnya Hyuna saat itu. ternyata spt ini rasanya” tanpa sadar aku menangis, & Minhwa memelukku erat, pelukannya hangat, sangat nyaman

tak lama kemudian, yesung-ssi & suster lainnya keluar, semua suster yg kebetulan suster yg sama saat merawat Hyuna itu menangis “oppa, adikku bagaimana?” minhwa bertanya pada yesung-ssi, yg notabene adalah sunbaenya di SMA, yesung-ssi melepas masker & menggeleng “mianhae, dia terkena serangan jantung. sdh 2 kali. aku mendengar kalimat yg di tujukan untuk Kyu” yesung-ssi melihatku “Kyu, 4 bulan yg indah. Kyu 4 bulan yg hebat. Kyu, Gomawoyo. Kyu, neol saranghae! Kyu, Tiramisu! dia menjatuhkan ini” kalung yg td aku berikan padanya

aku berlari masuk ke dalam, & menangis. Hatiku hancur “yaa!! kau meninggalkanku di hari ulang tahunmu. hebat sekali dirimu! Hyuna! bangun. ku mohon! bisa apa aku tanpamu” aku menangis di samping tubuh wanita yg sangat amat ku cintai, dia tersenyum. persis saat Minhyuk meninggal “kau tau, aku mencintaimu saat pertama kali kita bertemu kls 5 SD, aku mencintaimu sejak kita slalu bersama, aku mencintaimu sampai skg, Hyuna. neol saranghae” aku memeluk Hyuna tuk terakhir kali. memeluk Hyunaku yg skg menyusul Minhyuknya ke surga. aku memang tak melihat ia menangis spt setahun yg lalu. karena dia sdh pergi, & menutup mata tuk selamanya dg senyuman “aku mengizinkanmu ke surga Hyuna -Tiramisu-”
———

** 10 tahun kemudian **

singkat bersamanya, itu yg ku rasakan. tp rasa itu tak akan pernah hilang. aku duduk termenung di depan makan Minhyuk & Hyuna. skg photo mrk ada dua, mrk tak akan terpisahkan lg.

“appa, ayo beli cake” “ayolah, appa, lapar” teriak 2 anak kecil dari samping, mrk memelukku dari belakang, spt kebiasaanmu, Hyuna

ya, mrk anakku dengan Minhwa, aku menikah dengannya 5 tahun yg lalu. dia membantuku bangun saat 10 tahun yg lalu kau meninggalkanmu begitu saja di hari jadimu, aku merasa ingin mati, tp dia bisa membuatku semangat lg

“kkajja, Hyuna, Minhyuk” anak kami kembar, 1 laki2 & 1 perempuan, ku namai Hyuna & Minhyuk, kenangan kalian tetap abadi di hatiku & Minhwa “kalian mau apa, chagi??” tanyaku pada kedua malaikatku “tiramisu cake, appa” jawab mereka bersamaan, riang sekali “nama & sifat mrk memang mirip Hyuna & Minhyuk. Aku harap, anak kita adalah reinkarnasi dari mereka” senyum minhwa padaku “iya. hahaha” imbuhku

kau bangkit karena aku, aku bangkit karena minhwa. hey, Minhyuk & Hyuna, bantu kami untuk bangkit, & jaga keponakan kalian yaa~

** TIRAMISU END **

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s