Tiramisu (part 7)


Hyuna
“aigoo, Hyuna, bogoshipo” itu adalah luapan bahagian Kyuhyun saat mendengar aku bicara. menurut mereka aku koma 2 minggu setelah kematian Minhyuk.

**2 bulan kemudian**
“yaa!! babo Kyuhyun. aku tidak mau ke taman itu!” teriakku pada Kyuhyun yang terus menarikku agar senam. belakangan ini dadaku sering sakit, terasa benar-benar sakit. aku tidak tahu kenapa. Kyuhyun hanya menyuruhku untuk tidak capek & terlalu sedih / senang. sekarang aku bisa lebih baik “hey, minhyuk, jeongmal bogoshipoyo. suatu saat kita bertemu ya, tunggu aku” ku tatap langit biru nan indah saat itu, lalu tersenyum, karena aku melihatmu di antara awan itu.

1, 2, 3, sampai 6 bulan, aku merasa seperti di terapi. ada apa aku tak tau, & aku memang tak mau tau. Aku sekarang lebih pasrah terhadap apapun.

hari ini aku ingin ke Makam Minhyuk. aku sudah siap bertemu, dan melihat makamnya. aku rindu padanya. aku sudah siapkan Tiramisu Cake & Choco Vanila kesukaannya. Kyuhyun akan mengantarku kesana.

Kyuhyun
Hyuna sudah sadar, sifatnya sudah kembali 75%, itu lebih baik ketimbang 8 bulan yg lalu, rapuh. aku mengajaknya ke Makam Minhyuk, aku ingin meminta izinnya untuk selalu di samping Hyuna “Hyuna, cepat, kau pikir waktu bisa berhenti. hah??” teriakku pada Hyuna yg jalannya sangat lambat (kebiasaan) “tiramisu & choco vanila sudah kau bawa?” tanyaku “hmm, sudah. ayo kita berangkat!!” teriak Hyuna semangat. aku tau di merindukan Minhyuk, setelah Minhyuk meninggal ini kali pertama ia mengunjungi makamnya **30 menit kemudian** “yap, kita sampai, Hyuna-ssi” senyumku pada Hyuna, & Hyuna langsung keluar dari mobil setelah ku beri tahu arah makam Minhyuk
—-

Hyuna
aku baru siap skg, setelah Minhyuk meninggal ini kali pertama ku mengunjungi makamnya. Kyuhyun memberi petunjuk dimana makamnya, & aku pergi terlebih dulu, menunggu Kyu disana. setelah 10 menit mencari “chajatta” aku menemukan makamnya “Kang Minhyuk photomu tampan sekali disini. bogoshipoyo” aku menangis, mengingat semua kenangan. ciuman pertamaku, kencan pertamaku, cinta pertamaku, & pacar pertamaku “kau baik-baik sajakah? aku srg sakit skg, aku tdk tau knp, & tak mau tau, tp aku baik2 saja. aku bersama Kyuhyun hari ini. itu dia datang. yaa!! lamanya dirimu!” aku mulai bawel pada Kyu “mianhae, parkiran penuh. huh” sesal kyu padaku lalu aku memaafkannya “ayo kita berdoa, setelah itu kita makan bersama” kami berdoa bersama, ku pejamkan mata. tp aku merasakan pelukan hangat & parfum Minhyuk “Minhyuk??” aku tersenyum “kau harus bahagia bersama Kyuhyun, arasso. aku disini bahagia. chagi, aku rela menunggumu disini. saranghae, jeongmal saranghae” aku mengerti maksud Minhyuk. aku buka mata, tapi knp aku tiduran? ruangannya putih semua? apa aku mati? tapi samar-samar aku lihat Kyu memegang tanganku “kyu, dimana ini?” tanyaku “kau di rumah sakit. kau tiba2 pingsan. aku panik, dan lgsg membawamu, Hyuna” oh ternyata aku pingsan. jd Minhyuk td hny mimpi? apa dia merindukanku? aku bangun & lgsg memeluk Kyu “mianhae, gomawoyo, Kyu” Kyuhyun hny tersenyum “saranghae, hyuna. jeongmal saranghaeyo” bisik Kyuhyun di telingaku, sontak membuatku tersenyum “nado. gomawo” Kyu, bantulah aku bangkit
—–

Kyuhyun
tak lama kami berdoa, Hyuna tiba2 ambruk “ya!! hyuna, hyuna” aku panik, & lgsg menggendongnya ke mobil, lalu dg kecepatan tinggi ke rumah sakit.

aku mengungkapkan perasaanku pada Hyuna stlh dia sadar, dan ternyata Hyuna mencintaiku jg. Terima Kasih Tuhan, aku akan merawat dia dg baik, jgn biarkan dia tau ttg jantungnya.

** 4 bulan kemudian **

kami berpacaran spt yg lain. makan, jalan, belajar, dll. Hyuna di sampingku, dia nyata. tp entah knp aku merasa dia jauh, sangat jauh “saranghae, Hyuna” ku dekatkan wajahku padanya. dia tersenyum manis padaku “nado, Kyuhyun-ssi, gomawoyo” dia menciumku tiba-tiba, aku kaget “mwo?? hahaha” lalu ku tarik dia, dan menciumnya, lebih dalam, lebih dalam, hingga kami tak tau sudah brp lama kami berciuman
—–

Hyuna
sudah 4 bulan aku & Kyuhyun pacaran, aku senang, dia berusaha spt Minhyuk. aku tau aku egois, tp aku akan berusaha lbh dlm mencintai Kyuhyun “ciumanmu mengagetkanku, kyu” aku memeluknya lama, sangat lama “kau tau, aku sangat mencintaimu, jgn pergi dariku ya” Kyuhyun sangat terus terang mengenai ini. ku lepas pelukanku “aku disini kok. saranghae” ku bentuk jari-jemariku membentuk hati. kami tertawa bersama. ya dia Cho Kyuhyun, seorang sahabat, dan kekasihku, saranghae Kyuhyun
——

2 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s