Persahabatan Seperti Botol dan Tutupnya


ketika itu, aku pergi dengan seseorang. kita duduk di taman. aku bilang padanya bahwa aku haus, dan mengajak mencari minum. ia tersenyum manis padaku, lalu ia menengok ke arah bayi yang sedang meminum susu dari botol. entah kenapa dia bilang “aku mau persahabatan ini seperti botol dengan tutupnya”. aku bingung, lalu aku menjawab ” kok begitu, emang kenapa, ryan ? gak ada yang lain apa ?” kebetulan namanya ryan. lalu ia menoleh dan tersenyum padaku. ia bilang “botol dan tutup botol itu harus selalu sama-sama. kalo kamu beli minum di botol, harus ada tutupnya, biar gak tumpah. tapi kalo kamu cuma punya tutupnya, berasa gak ada untungnya kan ?” aku kaget ketika ia bicara seperti itu. Ryan, temanku, bukan tipa cowok yang mengungkapkan sesuatu mengenai persahabatan secara gamblang. lalu aku menjawab “ih, tega banget sih. kamu ngapain bandingin gitu” dengan nada sinis aku mencoba membantah. lalu dia mengelus rambutku dan bilang “botol dan tutupnya adalah satu kesatuan penting. ketika ada botol, tapi gak ada tutupnya, maka air yang ada di dalam botol akan tumpah. tapi kalo kamu punya tutupnya, tutup itu mau kamu gunakan tuk apa ? pasti tuk menutup botol kan ? Iya kan” tanpa mengerti satu hal apapun, aku menganggukan kepala. kemudian ia melanjutkan “botol gak boleh terpisah dari tutupnya karena di dalam botol akan terisi kenangan-kenangan di dalam persahabatan. kisah yang akan kamu kenang selamanya. agar gak habis & hilang harus di tutup rapat” ucapnya padaku. tapi aku bilang “kalo isinya habis atau botolnya bocor atau hilang atau gimana gitu. apa persahabatan jadi begitu” dengan nada tertawa, dia menjawab “ya enggak dong. apa menurut kamu persahabatan yang kamu buat dengan semua orang bisa gitu ?” aku spontan jawab “gak gak, ih, gak banget, yan. jangan dong!” dia melanjutkan pembicaraan “makanya sebisa mungkin kita harus jaga persahabatan kita, gak cuma kita aja, kamu sama yang lain juga, na. seperti yang kamu lakuin sekarang. walaupun udah putus sama pacar, kamu tetep anggap dia teman baik kamu. itu bagus kok. jadi diri sendiri aja, gak usah pusing dengan hal yang gak kamu ngerti. who knows ?” sejak saat itu aku jadi suka kata-kata who knows itu. dan aku semakin pingin menjaga persahabatan aku sama yang lain.

 

 

aku suka punya banyak teman, bisa di ajak seru-seruan bareng. dan aku akan coba ngejaga persahabatan itu sampai nanti. aku sayang teman-teman & sahabatku. aku gak mau kehilangan teman-teman ku. Tuhan akan selalu punya rencana bagi umatnya yang selalu bisa bersikap ikhlas menjalani apapun🙂🙂

 

aku mau terima kasih sama temanku ♥ Ryandra Kusuma ♥ atas perkataannya tentang “persahabatan seperti botol dan tutupnya” . ngena banget di hati🙂🙂

next lagi yaa😀 ♥♥gomapta ♥♥

One response

  1. Pingback: Kau Akan Selalu Ada « Ganbatte Kudasai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s